Felly juga kaget dengan dobrakan pintu. Tetapi Felly baru melihat ketika penghuni dapur sudah menundukkan kepala dan melihat kearah pintu.
Rasa kagetnya semakin bertambah ketika melihat Pria yang berdiri itu adalah Pria yang 2 hari lalu telah memperkosa dirinya.
Dia juga tidak percaya jika memang benar Aditya adalah pemilik Restauran tempatnya bekerja dan hari ini Pria itu menunjukkan diri sebagai bos.
" Semua keluar!" Perintah Aditya dengan tegas.
" Baik Tuan!" ucap salah pimpinan koki dan mengajak semua yang ada di dalam itu keluar.
Felly yang masih bengong juga akhirnya menyadari perintah itu. Felly segera mencuci tangannya yang penuh sabun dan mengikuti barisan untuk keluar.
Meski menjadi korban tetapi Felly tidak bisa melakukan apa-apa atau mengumpat kekesalannya dan tidak mungkin dia mengatakan hal itu di depan orang rame. Sama saja itu membuka aibnya sendiri.
" Kecuali kau," tunjuk Aditya pada Felly yang berbaris paling belakang.
Mendengar suara lancang dan menunjuk dirinya membuat jantung Felly berdetak tidak beraturan ada rasa ketakutan pada dirinya semakin besar.
Saat melihat Aditya yang menatapnya bak seorang Monster sangat menyeramkan sorotan matanya begitu menakutkan dan menusuk.
Setelah semua penghuni dapur itu pergi. Aditya dengan langkah kakinya yang panjang mendekati Felly yang semakin panik dan reflex mundur dengan tubuh bergetar dengan wajah penuh kemarahan yang tidak bisa di keluarkan.
Felly pun yang seakan takut menghindar dan langsung pergi tetapi tangannya di tahan Aditya dan Aditya langsung menghimpit tubuh Felly kedingding.
" Lepaskan aku," berontak Felly.
Aditya kembali mendengar suara khas itu. Tidak tau kenapa suara itu begitu indah di telinganya. Apa dia masih ingin menjamah tubuh wanita itu lagi.
" Lepaskan! lepaskan aku brengsek," bentak Felly mendorong dada Aditya yang kekar.
Dia benar-benar kehilangan kesabaran dia tidak peduli Aditya adalah bosnya sekarang baginya Aditya hanya laki-laki biadap yang merampas kehormatannya.
Aditya bisa melihat wajah Felly yang penuh kemarahan yang tidak bisa di ungkapkan Bola mata itu menatap dengan penuh kebencian. Bahkan jika ada kata benci itulah namanya.
" Apa yang kau inginkan!" pekik Felly menekan suaranya.
" Apa kau sangat bermimpi bisa menjadi menantu di keluarga Harison, sadarlah dengan dirimu. Kau hanya wanita murahan yang tidak pantas menjadi bagian keluarga Harison. Kau begitu sangat ingin mengubah nasibmu dengan tetap melanjutkan pernikahanmu," desis Aditya yang selalu meremehkan Felly. Berbicara tanpa ampunan.
Plakkk.
Tidak tahan dengan amarahnya tangan Felly akhirnya melayang ke pipi Pria biadap itu. Mata Aditya memerah saat pipinya di tampar seorang wanita untuk pertama kalinya.
" Berani kau menamparku," Aditya menekan suaranya. Seakan tidak terima dengan hal itu.
" Seharusnya aku melakukan sejak awal bahkan lebih dari itu," ucap Felly dengan kedongkolan hatinya.
" Mulut dan kelakuanmu, tidak ada bedanya. Kau pria yang sangat biadap. Aku ingin menikah bukan urusanmu, kau sudah menghancurkan hidupku bajingan dan sekarang kau menghinaku. Apa kau memang satu-satunya manusia yang tidak memiliki hati," umpat Felly menekan suaranya.
Kata-kata itu belum cukup untuk Pria seperti Aditya. Dia sangat ingin memaki lebih banyak lagi.
Aditya dengan geram mendapat tamparan dari Felly, mencengkram tangan Felly dan membalikkan tubuh Felly, sehingga pipi Felly menempel di dinding. Dengan ke-2 tangan yang di cengkram di belang tubuhnya kecil itu.
" Lepaskan! Sakit bajingan, lepaskan! berontak Felly kesakitan dengan cengkraman pergelangan tangannya.
" Jangan berani-berani menghinaku. Wanita sepertimu tidak pantas mengatakan itu," ucap Aditya menekan suaranya.
" Lepaskan aku berengsek, lepaskan, dasar binatang, biadap, lepaskan aku," umpat Felly lagi terus memaki Aditya.
" Lepaskan katamu. Jangan bermimpi kau pikir semudah itu. Kau sudah masuk kedalam semua ini. Aku akan menunjukkan bagaimana sebenarnya manusia yang tidak punya hati kepadamu," desis Aditya berbisik di telinga Felly seakan merencanakan sesuatu.
" Apa maksudmu?" tanya Felly semakin panik memiliki firasat buruk.
" Batalkan pernikahan mu dengan Pria itu!" ucap Aditya to the point. Ucapan Aditya membuat Felly kaget sekaget-kagwtnya.
" Siapa dirimu, berani menyuruhku, aku tidak akan melakukannya. Tidak akan. Aku akan tetap menikah dengan Mas Damar," ucap Felly dengan yakin.
Aditya kembali membalikkan tubuh Felly kembali menghadap dirinya menghimpitnya di dingding sampai Felly benar-benar terkunci dan tidak bisa bergerak sedikitpun.
" Apa kau melakukan semuanya demi uang," tebak Aditya dengan sinis dengan wajah mereka yang sangat berdekatan.
Felly terdiam memang iya Felly akan menjadi wanita munafik ketika menikahi Damar demi uang dengan kondisinya yang tidak pantas.
" Jangan sembarangan bicara. Aku mencintainya, makanya aku menikah dengannya. Kau tidak akan mengerti apa itu cinta," sahut Felly menatap kebencian pada Aditya yang sekarang tersenyum miring mendengar kata cinta.
" Cinta katamu. Lalu apa cinta kalian akan tetap menyatu di pelaminan ketika dia mengetahui bagaimana dirimu. Atau aku perjelas. Bagaiman jika dia mengetahui wanita yang akan dinikahinya bercinta denganku di dalam kamarku," ucap Aditya membelai pipi Felly dengan kurang ajar.
Felly dengan geram langsung menepis tangan Aditya yang menyentuh kulitnya dengan matanya yang bergenang menahan air matanya.
" Brengsek, apa yang kau inginkan, kenapa kau menghancurkan hidupku apa salahku, kepadamu, apa yang sudah aku lakukan, sampai kau harus membuat hidupku berantakan," teriak Felly memukul-mukul dada Aditya yang benar-benar sangat kejam kepadanya.
Aditya mendengus dan menangkap ke-2 lengan tangan itu.
" Hanya kecil kesalahanmu, kau salah karena masuk kedalam kehidupannya. Tetapi jika kau melakukan kesalahan maka benar-benar kau akan mendapatkan hal yang lebih buruk dari apa yang terjadi malam itu," desis Aditya dengan penuh ancaman.
Menatap mata Felly yang penuh kemarahan. Marah tetapi terlihat sangat pasrah.
" Jadi jangan banyak bermimpi untuk menjadi menantu di keluarga Harison. Karena kau sangat tidak pantas untuk hal itu. Kau akan merasa lebih terhina. Jika semua orang mengetahui apa yang terjadi," Aditya benar-benar membuat Felly terdiam. Ancaman Aditya memang pasti tidak main-main.
" Jadi lakukan apa yang aku katakan. Sebelum aku yang mengatakan kepadanya dan semua orang dan pasti jika kau masih ingin bekerja di tempat ini," ucap Aditya menegaskan dan melepas kasar tangan Felly.
Aditya mundur selangkah dari tubuh Felly. Melihat tubuh Felly dari bawah sampai atas dengan menyunggingkan senyum.
" Jangan membuatku kesal. Aku tidak suka jika pada akhirnya harus berakhir lagi di atas ranjang. Jadi lakukan apa yang aku katakan," ucap Aditya lagi yang penuh ancaman. Aditya merapikan jasnya dan pergi dari hadapan Felly.
Napas Felly naik turun mendengar ancaman Aditya dan membuat tubuhnya lemas dan terduduk di lantai.
Kepergian Aditya membuat air matanya menetes. Ternyata Aditya menoleh kebelakang sebentar dan melihat wanita itu yang lemas terduduk.
Tetapi hati yang di penuhi dendam akan menutup rasa iba di dalam dirinya. Seakan dia menutup mata untuk memberi ketenangan dalam hidup Felly yang tidak ada hubungannya dengan balas dendamnya.
Bersambung....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 324 Episodes
Comments
indah-yt27🍒
berharap Aditya jadi bucin..cekungan kk uthor🥰
2022-06-03
2