Kata-kata Felly hanya membuat Aditya geleng-geleng sama sekali tidak percaya.
" Sangat tidak masuk akal, kau sengaja memasuki kamar ini. Kau sangat profesional dalam setiap hal sampai kau tau trik-triknya. Kau masuk sembarangan. Karena kau tau, aku akan datang. Kau juga sengaja tidak menutup pintu agar pancingan mu cepat datang dan kau bisa melanjutkan rencanamu," ucap Aditya dengan semua teorinya.
" Kenapa dia bicara seperti itu. Sepertinya dia mabuk," batin Felly semakin takut saat mencium aroma alkohol.
" Apa pacarmu tidak terlalu memuaskanmu," ucap Aditya lagi. Yang menurut Felly semakin ngelantur
" Apa yang kau katakan, aku tidak mengerti, sebaiknya kau keluar, aku tau ini kamarmu, tetapi aku hanya meminjamnya sebentar, aku hanya berganti pakaian," ucap Felly yang terus menjelaskan kali ini dia sedikit tegas dengan Pria itu.
" Kau sangat pintar berpura-pura, cara mu memang berbeda dengan yang lain. Baiklah! Karena semua sudah terlanjur, maka kita lanjutkan saja," ucap Aditya dengan matanya berpindah pada belahan dada Felly.
Refleks Felly langsung menutupnya dengan menyilangkan tangannya di dadanya karena resnya yang tidak terkancing membuat pakaiannya turun sedikit dan pasti menampilkan belahan dadanya.
" Aku rasa dia mabuk, sebaiknya aku pergi dari sini, aku tidak ingin terjadi kesalah pahaman," ucap Felly sudah mulai merasa ada yang tidak beres. Felly memutuskan untuk pergi. Saat Felly melangkahkan kakinya melewati Aditya.
Dengan cepat Aditya menarik tangannya dan langsung menghempas tubuh Felly dengan kasar keranjang besar itu. Sontak hal itu membuat Felly kaget dengan matanya yang melebar sempurna.
" Berani sekali kau pergi, setelah menggodaku," ucap Aditya geram.
" Apa maksudmu?" tanya Felly dengan mengeraskan suaranya dia benar-benar sangat takut dengan Aditya. Mata Aditya memerah dengan rahang kokoh yang mengeras. Seperti Monster yang ingin menerkam mangsanya.
" Jangan berpura-pura suci aku membenci wanita munafik, dan aku ingin mengetahui seperti apa tubuhmu. Sehingga membuat Pria-pria itu menggilaimu," ketus Aditya menatap intens tubuh Felly.
" Aku tidak mengerti apa yang kau katakan, jangan bicara sembarangan. Jadi minggirlah, jangan bermain-main denganku," Felly berusaha kembali duduk. Tetapi Aditya kembali mendorong tubuhnya dan kembali terhempas di ranjang.
" Lepaskan aku," berontak Felly saat Aditya sudah mencengkram ke-2 tangannya dengan kuat dan Aditya sudah menindihnya. Felly benar-benar sudah berada di bawah kungkungannya.
" Apa yang diinginkannya," batin Felly terus ketakutan dengan mencium aroma alkohol semakin tajam.
" Kau tidak bisa lari dari ku," ucap Aditya menatap wajah itu dalam-dalam.
" Apa yang kau lakukan lepaskan aku! Lepaskan," teriak Felly.
" Aku ingin tau bagaimana reaksinya ketika mengetahui calon istrinya yang sangat murahan ini bercinta denganku," bisik Aditya membuat bulu kuduk Felly berdiri.
Felly melepas tangannya dari Aditya dan mendorong tubuh Aditya kuat.
Plakk, Felly berhasil melayangkan tangannya kepipi Aditiya.
" Jangan sembarang bicara, aku calon adik iparmu, jadi Menjauhlah," pekik Felly yang kembali ingin meloloskan diri tetapi Aditya langsung mendorong kembali tubuhnya dan menindihnya kembali.
" Dasar munafik," desis Aditya yang ******* kasar bibir Felly.
" Lep,,,," Felly yang tidak bisa bicara hanya bisa memberontak saat Aditya menciumnya dengan kasar.
" Apa yang di alakuaknnya, dia menciumku," batin Felly. Saat pertama kali mendapat ciuman dari seorang Pria. Meski berpacaran dengan Damar tetapi dia tidak pernah melakukan itu.
Dan sekarang Pria yang bisa di katakan tidak dikenalnya malah mencuri ciuman pertamanya dengan kasar sampai dia kesulitan bernapas dengan air matanya yang jatuh.
" Ya Allah aku mohon tolong aku jangan biarkan Pria ini menyentuhku, aku mohon," batin Felly yang ketakutan dengan Aditya yang benar-benar kehilangan kendali.
Aditya yang benar-benar di penuhi hasrat, dendam kepada keluarganya sudah tidak mempedulikan Felly yang berusaha menolaknya dengan memukul- memukul dadanya.
Tetapi Aditya tidak memperdulika semua itu. Dia memegang ke-2 pipi Felly memajukan wajah wanita itu agar ciumannya semakim dalam. Sangking brutalnya Ciuman Aditya turun keleher Felly. Hanya melakukan itu saja Aditya sudah di buat gila.
" Aku mohon lepaskan aku, aku mohon jangan melakukan itu aku mohon," Felly hanya memberontak dengan mengelak apa yang di lakukan Aditya yang membabi buta. Felly terus memukul-mukul dada bidang Aditya dengan sekuat tenaganya.
Dia sangat berharap Aditya melepaskan dirinya yang sudah mulai tidak bertenaga.
Aditya yang merasa terganggu langsung melepas dasinya. Dan mengikat tangan Felly di atas kepala Felly.
" Hentikan aku mohon, hentikan," Isak tangis Felly sama sekali tidak di pedulikan Aditya yang terus menciumi leher Felly memberikan tanda kepemilikan di sana hal itu membuat gariah nya semakin memuncak.
Sekilas Aditya menghentikan perbuatannya, melihat gadis itu sudah di penuhi air mata. Aditya tersenyum miring. Aditya membuka 1 per satu kancing kemeja. Felly yang melihatnya hanya geleng-geleng menangis terisak.
" Jangan lakukan itu, aku mohon!" Pinta Felly dengan suaranya yang semakin pelan. Selesai membuka kemejanya Aditya membuang sembarangan.
" Caramu menolakku membuatku tidak akan mengampunimu, perempuan murahan sepertimu tidak pantas sok jual mahal kepadaku," bisik Aditya di telinga Felly dan kembali melakukan aksinya. Kemabil meraih bibir Felly yang membuatnya ketagihan.
Bahkan dia sudah berhasil menurunkan dress Felly. Felly tidak bisa berbuat apa-apa karena tangannya yang terikat.
Tangan Aditya Bakan sudah kemana-mana memang tidak akan meninggalkan sedikitpun tubuh Felly yang berbeda dengan beberapa wanita yang bercinta dengannya.
Dia terus mencumbui tubuh Felly tanpa menyisakan 1 helai benang. Sementara tangisan Felly semakin terdengar sesak.
" Gila kenapa wanita ini benar-benar membuatku semakin gila," batin Aditiya yang benar-benar kesetanan, belum melakukan penyatuan saja dia sudah menggilai tubuh Felly.
" Apa aku akan berakhir di tangannya, kenapa harus seperti ini, Kehilangan kehormatanku dengan cara seperti ini,"
" Apa yang harus aku lakukan, tolong tolong aku, aku tidak ingin hidupku hancur di tangannya, apa salahku," batin Felly yang benar-benar lelah menangis melihat Pria yang di atasnya benar-benar di penhui hasrat yang luar biasa.
" Ahhhhh,,,," teriak Felly saat merasakan sakit di area sensitifnya, airmatanya semakin menngalir deras saat rasa sakit itu datang dengan tangannya terikat di atas sana yang mengepal kuat.
Sakit yang tidak pernah di rasakannya. Sampai Felly merapatkan giginya menahan sakit yang luar biasa. Namun dia tidak ingin membuka matanya.
Karena tidak sanggup melihat Pria yang di atas tubuhnya yang bisa di rasakannya. Pria itu sudah tidak memakai pakaian. Karena kulit mereka yang sudah bersentuhan.
" Sial, dia masih...." Aditya menatap sejenak Felly yang bercucuran air mata yang menahan sakit dengan mata terpejam. Aditya schok mengetahui wanita itu ternyata masih gadis suci yang belum pernah di sentuh.
Bersambung
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 324 Episodes
Comments
Sonia pramita
😭😭😭😭😭😭
2022-06-06
0
indah-yt27🍒
hayo loh dit..nyesel gak nih..msh nyimak min.cemungut💪💪
2022-06-02
2