Bab 2 : Siapa bayi itu?

Halwa membuka kotak tersebut, disana terdapat satu buah liontin. Dimana di liontin tersebut, terdapat foto dua bayi kembar. Hatinya bertanya-tanya, otaknya diliputi oleh banyak pertanyaan. Ia pun membuka surat dengan amplop berwarna merah, surat yang ditulis oleh ibunya sendiri sebelum meninggal.

Hatinya takut, tangannya bergetar, saat hendak membuka amplop tersebut. Namun, seperti apa yang dikatakan sang Kakek, ia harus menjadi wanita yang kuat. Ia robek ujung amplop tersebut, dan mengeluarkan isinya.

Halwa putriku,

Bagaimana kabar kamu sayang?

Ibu meminta maaf karena tidak bisa melihatmu tumbuh dewasa. Akan tetapi sebelum ibu meninggalkanmu untuk selama-lamanya, ibu sudah menitipkanmu kepada kakek dan nenekmu. ibu yakin, mereka akan menjagamu dengan sangat baik.

Halwa, kamu pasti bingung, kenapa ibu menuliskan surat ini untukmu?

Sebenarnya tujuan ibu menulis surat ini adalah ibu ingin memberitahukan kepadamu sebuah rahasia, bahwa kau memiliki saudara kembar, Sayang. Dia bernama Salwa. Sekarang ini dia tinggal di Indonesia. Ibu ingin kau mencari dan menemukannya, ia ikut ayahmu di Indonesia. Ayah dan ibu terpaksa bercerai karena diantara kami sudah tidak ada kecocokan. Kami terpaksa memisahkan kalian, karena keegoisan kami. Ibu meminta maaf.

Pesan terakhir ibu, tolong cari dia dan temukan dirinya.

Dari ibumu,

Anna William Vander

**********************************

Tidak terasa, air matanya luruh begitu saja. Dia tidak menyangka kalau dirinya masih memiliki keluarga, dan itu adalah saudara kembarnya sendiri. Halwa melipat surat itu kembali dan meletakkan surat tersebut di kotak itu lagi. Sedangkan kalung liontin, ia kalung kan dilehernya.

Halwa menghubungi asisten pribadinya bernama Adam Cullen. Adam Cullen adalah asisten sekaligus sekertaris pribadi. Halwa sangat mempercayai Adam, karena dia memang pria pilihan yang kesetiaannya tidak diragukan lagi. Semua keluarga Adam mengabdi cukup lama pada keluarga William Vander.

"Adam, kamu harus ke Indonesia! Aku ingin kau sendiri yang mencari tahu keberadaan saudara kembarku," ucapnya penuh penekanan.

"Saudara kembar?" tanyanya.

"Iya." ucapnya lagi.

"Nona memiliki saudara kembar!"bingung Adam.

Halwa tahu kalau Adam nampak bingung, kemudian ia memberikan surat yang ditulis ibunya kepada Adam, agar dia membacanya dengan seksama.

"Bagaimana menurutmu?" tanya Halwa.

"Baik, Nona! Saya mengerti." ucapnya. "Saya akan mengurus semuanya," ujarnya, dijawab anggukan oleh Halwa.

"Secepatnya kau harus ke Indonesia, mencari tahu dimana dia?" ucap Halwa.

"Baik, Nona! Apakah ada petunjuk lain agar saya dengan mudah menemukannya?" tanya Adam.

"Sayangnya tidak ada, Adam! Aku cuma memiliki surat dan liontin ini saja," ujarnya. "Tapi, nanti aku cari di ruang kerja kakekku," ucapnya kepada Adam.

"Baiklah, Nona! Saya tunggu kabar dari Anda! Masalah ke Indonesia bisa saya urus semuanya, Nona jangan khawatir," ujarnya, dijawab anggukan oleh Halwa.

Adam melangkah keluar dari ruangan Halwa. Ia langsung menelfon seseorang untuk memesan tiket dan membuatkan paspor. Bukan hanya cerdas, Adam juga orang yang sangat tegas, bicaranya sangat irit sekali. Dia adalah mantan dari pasukan khusus di Belanda. Ia memilih keluar dari pekerjaannya untuk menggantikan pekerjaan ayahnya sebagai asisten pribadi keluarga William Vander.

Halwa keluar kantor, semua karyawan menundukkan kepala, tanda penghormatan tinggi untuk Nona Ceo-nya. Didepan Perusahaan sudah ada sopir yang menjemput. Dia duduk di kursi penumpang, sambil memandangi liontin tersebut. Ada rasa bersalah, keingintahuan yang besar dan tanggung jawab besar yang harus dia pikul.

Tidak terasa mobilnya sudah sampai di depan rumah. Ia turun dari mobil, para pelayan berjejer menyambut kedatangan nona muda dengan menundukkan kepala mereka masing-masing.

Halwa dengan gaya kasualnya berjalan, dan memasuki rumah megah tersebut. Ada dua puluh pelayan dan dua sopir pribadi yang bekerja di rumah itu. Setiap pelayan memiliki tugasnya masing-masing.

Seorang pelayan datang membawakan jus jeruk untuk untuk nona mudanya. Halwa langsung meminumnya sampai tandas tanpa sisa.

"Tolong siapkan air aromaterapi untukku, aku mau langsung mandi," ucapnya kepada

Tina adalah seorang pelayan yang tugasnya menyiapkan keperluan nona muda. Tina langsung menyiapkan air, sabun dan handuk yang bersih. Dia menyiapkan air bersih dalam bathtub yang sangat besar, ia berikan aromaterapi yang baunya sangat wangi menyeruak sampai luar ruangan.

Halwa masuk ke kamar mandi, ada pelayan yang bertugas melepas pakaian Halwa, hingga menyisakan dalaman saja. Setelah itu ia menyuruh pelayanannya untuk keluar, karena ia akan melepaskan bagian penutup aset berharga miliknya. Dengan tubuh yang polos, dia masuk dan berendam di bathtub tersebut.

"Ah, segarnya," ucapnya.

Sekitar satu jam lamanya dia berendam di bathtub, selesai mandi dan memakai baju ganti dia langsung membuka laptopnya. Menyelesaikan sedikit perkejaan dari kantor. Pelayan datang membawakan susu hangat dan sepiring cemilan. Hari-harinya, ia disibukkan dengan pekerjaan. Itu merupakan tanggung jawabnya sebagai CEO di sebuah Perusahaan besar. Bukan hanya itu saja, dia juga harus mengurus lahan pertanian kakeknya. Dia harus mengurusnya dengan sangat baik, karena nasib para karyawan bergantung pada lahan pertanian tersebut.

Lahan pertanian sang kakek, ditanami gandum dan jelai, kentang dan umbi-umbian, sayur-sayuran dan buah-buahan seperti jeruk, apel dan buah pir. Halwa tidak mungkin menjual dan membiarkan lahan pertanian kakeknya tidak berproduksi, karena sebagian masyarakat di desanya bergantung kepada pertanian tersebut.

Seperti mendiang kakek, Halwa juga sangat loyal memberikan upah kepada para buruh. Sehingga semua pekerja dipertanian sangatlah betah bertahun-tahun lamanya mengabdikan diri kepada keluarga William Vander. Setelah menyelesaikan sedikit pekerjaan, perut Halwa terasa sangat lapar. Ia pun keluar dari kamar menuju meja makan. Semua makanan sudah disajikan oleh pelayan, dia tinggal duduk dan menikmati makan saja.

Biasanya ada sang Kakek dan Nenek yang menemaninya makan, sekarang dia menikmati makan malamnya seorang saja. Juru masak sudah menyajikan makanan khas orang Belanda yaitu stamppot dan sup ercis. Stamppot adalah kentang panas yang sudah dihaluskan disajikan dengan daging sapi asap. Kemudian ada sup ercis, adalah sejenis sup namun sangat kental dengan isian daging asap dan sosis asap. Daging asap dari sup juga bisa diletakkan pada roti gandum dan dimakan dengan mustar. Selesai makan, Halwa juga disuguhkan dengan beberapa macam desert yang menggugah selera. Ada Apple flapen, boterkoek dan stroopwafle. Halwa memasukkan satu sendok stroopwafle ke mulutnya, rasanya sangat enak dan pas di lidah. Dia tidak bisa memakan semua hidangan itu, karena memang makannya tidak terlalu banyak.

Selesai dengan makan malam, dia masih mempunyai waktu bermain dengan kucing kesayangannya bernama Leksa. Di rumah mewah inilah Leksa sebagai penghibur dikala hatinya sedih dan hampa. Kemudian dia teringat dengan liontin yang menggantung di leher. Dia memandang kembali foto Salwa.

"Aku pasti akan menemukan mu," ujarnya, berdialog dengan dirinya sendiri.

to be continued....

Terpopuler

Comments

Sandisalbiah

Sandisalbiah

kembar tp beda nasib.. hem.. 🤔🤔

2024-09-18

0

Pak Yan

Pak Yan

ASSALAM MUALLAIKOM KAK AUTHOR..... SALAM KENAL DR : BU ' AI ( SUAMI SAYA YG PUNYA AKUN SOSMED INI ( PAK YAN NAMANYA ))..... KAK MINTA MAAF UTK PEMBETULAN DIKIT ATS TULISANNYA..... " ROYAL DN BUKANNYA LOYAL..... ROYAL = MURAH HATI DN TDK PELIT BIN MEDIT..... SEDANGKAN " LOYAL " = SETIA / PATUH JUGA JUJUR...... SEKALI LAGI MAAF ATS INTRUPSI DN KOREKSIANNYA...... LANJUT LAGI...... 🤔🤔🤔🤔😖😖😖😖😲😲😲🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏👌👌👌👌👌👍👍👍👍👍👍👍🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏💖💖💖💖💝💝💝💝

2024-07-01

2

Dede Mila

Dede Mila

mulai baca

2024-05-07

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 : Perkenalan Tokoh
2 Bab 2 : Siapa bayi itu?
3 Bab 3 : Datang ke Indonesia
4 Bab 4 : Salwa berhasil ditemukan
5 Bab 5 : Kedatangan Halwa
6 Bab 6 : Mama pulang
7 Bab 7 : Kecurigaan Halwa
8 Bab 8 : Noah Menangis
9 Bab 9 : Kemarahan Halwa
10 Bab 10 : Siapa Reyhan?
11 Bab 11 : Keberanian Halwa
12 Bab 12 : Suara rintihan
13 Bab 13 : Bertemu Reyhan
14 Bab 14 : Rasa Cemburu
15 Bab 15 : Masih Ada Rasa
16 Bab 16 : Murka Hilda
17 Bab 17 : Suara Laknat
18 Bab 18 : Liburan ke kebun binatang
19 Bab 19 : Empat orang berpakaian hitam
20 Bab 20: Makan Malam Bersama
21 Bab 21 : Kedatangan Jesslyn
22 Bab 22 : Wanita Ular
23 Bab 23 : Pelajaran Untuk Dimas
24 Bab 24 : Merubah Penampilan
25 Bab 25 : Misi 1
26 Bab 26 : Perpisahan
27 Bab 27 : Pergi ke Pesta
28 Bab 28 : Penyerangan
29 Bab 29 : Misi 2
30 Bab 30 : Kemarahan Anita
31 Bab 31 : Rahasia yang terkuak
32 Bab 32 : Pertemuan Tak Terduga
33 Bab 33 : Kecurigaan Besar
34 Bab 34 : Murka Dimas
35 Bab 35 : Mencari Petunjuk
36 Bab 36 : Surat Cerai
37 Bab 37 : Hilang Kesabaran
38 Bab 38 : Pesan terselubung
39 Bab 39 : Aksi Penyelamatan 1
40 Bab 40 : Aksi Penyelamatan 2
41 Bab 41 : Kepergian Salwa
42 Bab 42 : Depresi 1
43 Bab 43 : Depresi 2
44 Bab 44 : Menemui Dimas
45 Bab 45 : Dinner Bersama
46 Bab 46 : Kepergian Halwa
47 Bab 47 : Kembalinya Halwa ke Belanda
48 Bab 48 : Bertemu Keluarga Adam
49 Bab 49 : Makan Bersama
50 Bab 50 : Reyhan tiba di Belanda
51 Bab 51 : Mencari Halwa
52 Bab 52 : Penyesalan Jesslyn
53 Bab 53 : Pertemuan
54 Bab 54 : Makan Siang
55 Bab 55 : Belajar Menerima
56 Bab 56 : Makan Malam di Kapal Pesiar
57 Bab 57 : Yes, I want to marry you
58 Bab 58 : Perpisahan Sementara
59 Bab 59 : Hari Pernikahan
60 Episode 60 : Honeymoon
61 Episode 61 :Jalan jalan ke Menara Eiffel
62 Episode 62 : Memulai Dari Awal
63 Episode 63 : Pulang ke Belanda
64 Episode 64 : Kepulangan Reyhan
65 Episode 65 : Kedatangan Nurul
66 Episode 66 : Kecelakaan Maut
67 Episode 67 : Menemui Reyhan
68 Episode 68 : Bertemu Antonio
69 Episode 69 : Kesedihan Halwa
70 Episode 70 : Pengakuan Halwa
71 Episode 71 : Siapakah wanita itu?
72 Episode 72 : Tatap Mataku
73 Episode 73 : Wanita Cantik dari Belanda
74 Episode 74 : Terlalu Perih
75 Episode 75 : Reyhan Mulai Cemburu
76 Episode 76 : Insiden Pencurian
77 Episode 77 : Keputusan Halwa
78 Episode 78 : Bertemu Antonio
79 Episode 79 : Hari Pernikahan
80 Episode 80 : Ketika Ingatannya kembali
81 Episode 81 : Bangkit dari Keterpurukan
82 Episode 82 : Sampai di Belanda
83 Episode 83 : Keputusan Untuk Pulang
84 Episode 84 : Gabrio dan Gabino
85 Episode 85 : Cynthia Sakit
86 Episode 86 : Anak Alien
87 Episode 87 : Pesta Ulang Tahun
88 Episode 88 : Makan Siang Bersama Mark
89 Episode 89 : Insiden
90 Episode 90 : Insiden Pembawa Berkah
91 Episode 91 : Si Kembar Merajuk
92 Episode 92 : Permintaan Maaf Nurul
93 Episode 93 : Bertemu Daddy
94 Episode 94 : Bonus
95 Episode 95 : Pulang ke Apartemen
96 Episode 96 : Bertemu Mammer ( Mamih Mertua )
97 Episode 97 : Pertemuan Antara Dua wanita Istimewa
98 Episode 98 : Terlanjur Basah
99 Episode 99 : Berburu Hadiah
100 Episode 100 : The End
Episodes

Updated 100 Episodes

1
Bab 1 : Perkenalan Tokoh
2
Bab 2 : Siapa bayi itu?
3
Bab 3 : Datang ke Indonesia
4
Bab 4 : Salwa berhasil ditemukan
5
Bab 5 : Kedatangan Halwa
6
Bab 6 : Mama pulang
7
Bab 7 : Kecurigaan Halwa
8
Bab 8 : Noah Menangis
9
Bab 9 : Kemarahan Halwa
10
Bab 10 : Siapa Reyhan?
11
Bab 11 : Keberanian Halwa
12
Bab 12 : Suara rintihan
13
Bab 13 : Bertemu Reyhan
14
Bab 14 : Rasa Cemburu
15
Bab 15 : Masih Ada Rasa
16
Bab 16 : Murka Hilda
17
Bab 17 : Suara Laknat
18
Bab 18 : Liburan ke kebun binatang
19
Bab 19 : Empat orang berpakaian hitam
20
Bab 20: Makan Malam Bersama
21
Bab 21 : Kedatangan Jesslyn
22
Bab 22 : Wanita Ular
23
Bab 23 : Pelajaran Untuk Dimas
24
Bab 24 : Merubah Penampilan
25
Bab 25 : Misi 1
26
Bab 26 : Perpisahan
27
Bab 27 : Pergi ke Pesta
28
Bab 28 : Penyerangan
29
Bab 29 : Misi 2
30
Bab 30 : Kemarahan Anita
31
Bab 31 : Rahasia yang terkuak
32
Bab 32 : Pertemuan Tak Terduga
33
Bab 33 : Kecurigaan Besar
34
Bab 34 : Murka Dimas
35
Bab 35 : Mencari Petunjuk
36
Bab 36 : Surat Cerai
37
Bab 37 : Hilang Kesabaran
38
Bab 38 : Pesan terselubung
39
Bab 39 : Aksi Penyelamatan 1
40
Bab 40 : Aksi Penyelamatan 2
41
Bab 41 : Kepergian Salwa
42
Bab 42 : Depresi 1
43
Bab 43 : Depresi 2
44
Bab 44 : Menemui Dimas
45
Bab 45 : Dinner Bersama
46
Bab 46 : Kepergian Halwa
47
Bab 47 : Kembalinya Halwa ke Belanda
48
Bab 48 : Bertemu Keluarga Adam
49
Bab 49 : Makan Bersama
50
Bab 50 : Reyhan tiba di Belanda
51
Bab 51 : Mencari Halwa
52
Bab 52 : Penyesalan Jesslyn
53
Bab 53 : Pertemuan
54
Bab 54 : Makan Siang
55
Bab 55 : Belajar Menerima
56
Bab 56 : Makan Malam di Kapal Pesiar
57
Bab 57 : Yes, I want to marry you
58
Bab 58 : Perpisahan Sementara
59
Bab 59 : Hari Pernikahan
60
Episode 60 : Honeymoon
61
Episode 61 :Jalan jalan ke Menara Eiffel
62
Episode 62 : Memulai Dari Awal
63
Episode 63 : Pulang ke Belanda
64
Episode 64 : Kepulangan Reyhan
65
Episode 65 : Kedatangan Nurul
66
Episode 66 : Kecelakaan Maut
67
Episode 67 : Menemui Reyhan
68
Episode 68 : Bertemu Antonio
69
Episode 69 : Kesedihan Halwa
70
Episode 70 : Pengakuan Halwa
71
Episode 71 : Siapakah wanita itu?
72
Episode 72 : Tatap Mataku
73
Episode 73 : Wanita Cantik dari Belanda
74
Episode 74 : Terlalu Perih
75
Episode 75 : Reyhan Mulai Cemburu
76
Episode 76 : Insiden Pencurian
77
Episode 77 : Keputusan Halwa
78
Episode 78 : Bertemu Antonio
79
Episode 79 : Hari Pernikahan
80
Episode 80 : Ketika Ingatannya kembali
81
Episode 81 : Bangkit dari Keterpurukan
82
Episode 82 : Sampai di Belanda
83
Episode 83 : Keputusan Untuk Pulang
84
Episode 84 : Gabrio dan Gabino
85
Episode 85 : Cynthia Sakit
86
Episode 86 : Anak Alien
87
Episode 87 : Pesta Ulang Tahun
88
Episode 88 : Makan Siang Bersama Mark
89
Episode 89 : Insiden
90
Episode 90 : Insiden Pembawa Berkah
91
Episode 91 : Si Kembar Merajuk
92
Episode 92 : Permintaan Maaf Nurul
93
Episode 93 : Bertemu Daddy
94
Episode 94 : Bonus
95
Episode 95 : Pulang ke Apartemen
96
Episode 96 : Bertemu Mammer ( Mamih Mertua )
97
Episode 97 : Pertemuan Antara Dua wanita Istimewa
98
Episode 98 : Terlanjur Basah
99
Episode 99 : Berburu Hadiah
100
Episode 100 : The End

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!