7

Yang bertanda tangan dibawah ini,

Nama : Syahreza Purnama

Selanjutnya disebut sebagai pihak kesatu dan

Nama : Anisa Putri Fransiska

Selanjutnya disebut sebagai pihak kedua

Menyatakan sejak tanggal 4 Januari 2021 tinggal bersama dalam satu kamar kos beralamatkan di Jl.xxxxxx dan membuat perjanjian bahwa :

Pihak kesatu maupun pihak kedua dilarang membahas hal menyangkut privasi masing masing dan ikut campur.

Pihak kesatu maupun pihak kedua dilarang untuk melakukan kontak fisik.

Pihak kesatu maupun pihak kedua tidak bertanggung jawab atas satu sama lain tentang keuangan dan hal hal hutang piutang yang bilamana nantinya terjadi.

Pihak kesatu maupun pihak kedua tidak di perkenankan untuk meninggalkan rumah kos tanpa seijin satu sama lain.

Dikarenakan perjanjian ini bersifat rahasia maka pihak kesatu maupun pihak kedua setuju untuk dinyatakan sebagai suami istri diluar lingkup pribadi.

Demikian perjanjian ini di buat dalam keadaan sadar dan berlaku hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

Tertanda :

Pihak kesatu : Syahreza Purnama

Pihak kedua : Anisa Putri Fransiska

Reza menyerahkan draft perjanjian yang sudah ia tulis dengan rapi sesuai dengan kesepakatan antara ia dan Putri.

Putri menarik kertas itu dan membacanya dengan teliti.

"Berarti kita dilarang saling menyentuh satu sama lain??" Tanya Putri lugu,

Reza mengangguk mantap, setiap sentuhan Putri bisa saja meruntuhkan benteng pertahanannya.

"Terus kalo misal kita boncengan motor gitu juga gak boleh?? Kan otomatis aku nyentuh badan kak Reza kalo berpegangan di motor.."

Reza menerawang sejenak, betul juga sih..

"Yaudah kalo itu pengecualian.." sahut Reza lirih,

Putri mengangguk mengerti,

"Sini kertasnya aku tanda tangan dulu.." pinta Reza mengulurkan tangannya cepat,

Putri memberikan kertas itu lantas tak butuh waktu lama Reza membubuhkan tanda tangannya disana.

"Nih giliran kamu.." cetus Reza seraya memberikan kertas itu lagi,

Usai Putri menanda tangani kertas perjanjian tersebut, Reza memasukkannya kedalam map dan menyimpannya di laci.

"Kak aku laper, cari makan yuk.."

"Yaudah bentar aku mandi dulu.." sahut Reza seraya berdiri mengambil handuk dari gantungan baju.

Satu jam kemudian,

Reza dan Putri menyantap sarapan mereka di jam makan siang. Seperti biasa Putri memilih untuk makan pecel sementara Reza makan nasi ayam.

"Kak Reza, mulai besok aku mau cari kerja..." ucap Putri diantara kunyahan makanannya.

Reza mengawasi Putri sekilas, bekerja??

"Kita kan butuh duit nantinya buat bayar uang kos dan makan, gak mungkin aku ngandalin kak Reza terus kan.." sambung Putri serius.

Reza menarik nafasnya berat, tanpa bekerja pun sebenarnya uang yang Reza miliki di rekeningnya lebih dari cukup untuk hidup berdua dengan Putri selama bertahun tahun.

"Biar aku aja yang cari kerja, kamu mending cari kesibukan lain.., belajar memasak kek.., ato kursus apalah.."

"Tapi kan di perjanjian kita gak boleh bergantung satu sama lain..!" Cetus Putri lagi,

Reza menggigit ujung bibirnya pelan, betapa bodohnya ia tak terpikir akan hal ini..

"Nanti kalo kamu sudah pintar masak ato punya keahlian, kamu bisa kerja dari rumah kan.., sementara biar aku aja yang kerja.." putus Reza tegas,

Putri mengangguk pelan, ia tak berani lagi menginterupsi. Raut Reza saat sedang serius terkadang membuatnya takut.

Reza mengawasi Putri yang melanjutkan makannya dengan iba, sebagai laki laki sampai kapanpun ia tak akan pernah membiarkan wanitanya bekerja. Entah mengapa perasaan Reza pada Putri menjadi semakin aneh dan posesif dari hari ke hari..

" kak Reza mau cari kerja dimana??" Tanya Putri khawatir,

"Dimana saja bisa kok, aku kan juga dapat penghasilan dari menulis.., jadi tanpa bekerja diluar rumah sebenernya aku sudah bisa dapat duit.."

"Oh ya?? Waaah, kok aku baru tau sih kalo kak Reza jadi penulis, aku pikir kak Reza cuma suka baca aja.."

Reza tersenyum menyombongkan diri, Putri mencibir dan terkekeh.

"Iya deh iyaaa, kak Reza keren..!" Goda Putri tertawa,

Reza tersenyum senang dan mengacak rambut panjang Putri.

"Heiii, dilarang kontak fisik!!" Cetus Putri menepis tangan Reza cepat,

Reza tertawa dan semakin mengacak rambut Putri hingga berantakan. Putri merengut kesal.

Ia mencubit lengan Reza cepat hingga membuatnya meringis kesakitan.

"Yuk ah buruan habisin makanmu, habis gitu kita keliling barangkali ada lowongan kerja disekitar sini.." perintah Reza lugas,

Putri menurut dan menghabiskan nasinya yang masih tersisa dengan lahap.

Usai makan, saat akan kembali ke tempat parkir pandangan Reza tertuju pada sebuah rumah kecil di ujung jalan dekat lampu merah yang sepertinya menjual buku buku dan majalah. Ia menghentikan langkahnya dan  menarik tangan Putri untuk mengikutinya.

Tiba di depan rumah yang  tak terawat dan lusuh, Reza menarik nafasnya berat sebelum kemudian memutuskan untuk masuk ke dalam. Putri masih membuntuti di belakangnya.

"Slamat siang.." sapa Reza saat ruangan yang ia masuki sepi tak berpenghuni.

Ada banyak buku buku berjejer rapi di lemari yang juga nampak setua rumah ini. Reza mendekat ke sebuah rak yang menyita perhatiannya. Buku fiksi dan non fiksi tertata rapi disana.

"Kak... ngapain sih kesini? Serem tauk tempatnya!!" Sungut Putri sambil menolehi sekelilingnya.

Reza tersenyum dan menolehi Putri sekilas lantas kembali sibuk membaca judul judul buku di hadapannya. Ada beberapa yang belum ia baca..

" ada yang bisa dibantu??" Sebuah suara laki laki tua tiba tiba mengagetkan mereka berdua.

Reza dan Putri menoleh cepat ke arah suara dibelakang mereka dan seorang lelaki berumur 60 tahunan dengan rambut putih sudah berdiri menatap mereka berdua. Ia tersenyum ramah.

" Maaf kek, kita nyelonong masuk.." ucap Reza tak enak hati. Putri beringsut sembunyi dibelakang punggung Reza.

"Oh tidak apa apa... silahkan bila ingin melihat lihat nak.., tapi ini semua buku buku karya lama..,"

"Iya kek, saya senang baca buku dan kebetulan beberapa dari buku ini banyak yang belum saya baca.."

"Begitu?? Hehehe.., silahkan dilihat lihat..." tawa kakek ramah,

Reza menarik nafasnya lega dan menghirup dalam dalam aroma buku yang beberapa hari ini tak sempat ia baca..entah mengapa ia menyukai aroma khas dari kertas kertas yang selalu membuatnya bersemangat.

Reza memilih sebuah buku fiksi berbahasa inggris dan membawanya ke kakek.

"Berapa ini kek??" Tanya Reza bingung karena tak ada tag harga di buku tersebut.

"Seikhlasmu nak.., itu buku koleksi lama.., mana mungkin kakek menjualnya dengan harga sekarang.."

Reza terkesiap, seketika ia iba. Dan ia baru sadar Putri sudah tak ada lagi di belakangnya, gadis itu memilih untuk menunggu Reza diluar.

"Jangan begitu kek, saya ingin membeli... jangan beri harga seikhlasnya untuk koleksi kuno seperti ini... ini barang langka kek.."

Kakek tersenyum dan menggeleng pelan, "anak muda, tidak semua yang berharga itu bisa dinilai dengan uang yang banyak, harga seikhlasnya tentu sudah pantas untuk koleksi koleksi kakek yang nantinya pun akan musnah entah karena termakan oleh rayap atau termakan oleh zaman.., "

Reza mengeluarkan dompetnya dan menyerahkan sepuluh lembar uang seratus ribu pada kakek. Kakek terkejut melihat uang sebanyak itu. Ia tak menyangka anak muda di depannya ini menghargai buku koleksi kunonya dengan harga tinggi.

Saat kakek masih tak bergeming, Reza menarik tangannya dan menyerahkan uang itu.

"Nak ini...?"

"Saya akan kembali besok kek, bila ini kurang maka besok saya akan menambahkannya lagi..,"

"Tidak bukan begitu, ini.. ini.. banyak sekali nak.."

" tidak ada yang mahal untuk sebuah karya yang tak ternilai.., saya permisi dulu kek.. selamat siang.." Reza berpamitan dan membawa serta buku yang sudah ia incar sejak lama.

Kakek mengawasi Reza dengan takjub. Baru kali ini ia bertemu anak muda yang antusias pada buku buku koleksinya.

"Besok saya kembali lagi boleh ya kek?" Tanya Reza sebelum sampai di pintu.

Kakek tersenyum dan mengangguk melambaikan tangan pada Reza yang kemudian menghilang di balik pintu.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!