"Aku … harus bisa tenang … dan kembali ke rumah sekarang …!" batin Afra sambil berusaha mengatur nafasnya. Namun, sepertinya ini tidak akan mudah.
Khee … khee … kheee
Suara aneh tiba-tiba terdengar di belakang Afra. Tubuh Afra seketika langsung menggigil ketakutan mendengar suara itu.
I-itu bukan suara itu! batin Afra langsung menyadari bahwa itu bukanlah suara dari sesosok hitam yang selalu mengajaknya melihat malam.
Afra pun berusaha tenang dan melihat kebelakang, dan….
KHUAAA
Afra terkejut melihat seekor monster berkaki empat yang kini berada dihadapannya. Namun, monster itu terlihat seperti tidak bisa bergerak dan hanya mengeluarkan suara-suara geraman dari mulutnya yang mengeluarkan saliva.
"A-a-aku h-arus p-pergi!" ucap Afra sambil berusaha untuk berdiri. Namun, tiba-tiba….
KHUAAAA
Monster itu tiba-tiba langsung bergerak dan mulai menyerang Afra, tetapi….
Wush
Afra merasakan tubuhnya yang diangkat dan dibawa oleh seseorang. Tangannya terasa lembut dan hangat. Afra tidak bisa melihat orang itu karena ia menutup matanya saat monster itu mulai menyerangnya.
Sedangkan kini monster itu terlihat mulai mencari-cari keberadaan Afra setelah seseorang menyelamatkan Afra dan membawanya pergi.
KHUAA KHUAAA
Suara teriakkan monster itu terdengar nyaring di telinga Afra. Afra langsung membuka matanya dan melihat siapa yang membawanya pergi dari serangan monster itu.
Orang itu lalu berhenti berlari dan menurunkan Afra dengan perlahan, "Afra, kamu tidak apa-apa kan?"
"A-Ayah?" ucap Afra terkejut melihat sang ayah lah yang telah menyelamatkannya.
Afra langsung meneteskan air matanya dan memeluk sang ayah, "Ayah! Aku takut!"
KHEEEE
Monster itu tiba-tiba muncul dibelakang Afra dan mulai siap menyerangnya. Sang ayah yang melihatnya langsung mendorong tubuh Afra ke belakang dan….
"Ayah!" teriak Afra melihat ayahnya yang diserang dan dicabik-cabik monster itu sampai darahnya keluar dan beberapa mengenai wajah Afra.
"La-larilah … Afra!" teriak sang ayah sebelum akhirnya … dibunuh oleh monster itu.
Afra tak bisa apa-apa. Ia merasa tidak bisa bergerak karena melihat sang ayah dibunuh dan dimakan monster itu. Afra masih bisa melihat sang ayah yang berusaha bertahan, tetapi tetap saja. Tidak ada yang bisa dilakukan Afra.
"La … larilah!" teriak sang ayah sebelum akhirnya ia benar-benar tak sadarkan diri dan mati. Tubuhnya sudah digerogoti oleh monster itu dan darahnya banyak sekali yang berceceran.
Afra langsung bangun dan berlari menjauhi monster itu yang sudah memakan ayahnya. Air matanya menetes keluar tak bisa menahan rasa sedihnya … melihat sang ayah mati dihadapannya. Dirinya berlari sekencang mungkin dan berusaha tidak menoleh kebelakang. Perasaannya benar-benar sangat sedih. Namun, tiba-tiba….
KHUAAA
Monster lain tiba-tiba muncul di depan Afra dan langsung menyerangnya dengan cakarnya. Namun, benda bercahaya yang masih dipegang oleh Afra langsung mengeluarkan cahaya berwarna biru. Cahaya itu membuat monster itu menghilang menjadi serpihan-serpihan cahaya berwarna merah. Afra terbelalak dan tak percaya dengan apa yang terjadi pada monster itu.
"A-apa yang terja—" Afra tiba-tiba merasakan sesuatu menusuk tubuhnya dari belakang dan itu membuatnya tak sadarkan diri. Afra terjatuh dan tak bisa apa-apa. Kesadarannya pun perlahan mulai menghilang, dan ia melihat sesuatu berdiri di depannya sebelum akhirnya ia benar-benar kehilangan kesadaran nya.
------------------------------------------------------
-----------------------------------------------
Ini adalah dunia bawah, tempat dimana tidak ada yang namanya manusia dan kehidupan normal. Ya, tidak ada yang namanya kehidupan normal disini. Dan disini adalah tempat dimana monster-monster dan makhluk yang bukan manusia hidup. Tidak ada yang namanya orang, yang ada hanyalah makhluk.
Ya, walau begitu alur cerita akan selalu berlawanan dengan takdir cerita. Dan aku akan menceritakan tentang seorang gadis manusia yang terlahir di dunia bawah, tempat para makhluk dan monster hidup. Atau mungkin, gadis ini saja yang akan menceritakan kehidupan nya.
-------------------------------------------
Eum, sepertinya aku harus menceritakan kisah ku sendiri ya? Tapi, ini akan sedikit aneh. Bagaimana kalau kau saja? Aku rasa tidak adil ya, jika hanya kau yang menceritakan kisah ku. Baiklah, aku akan menceritakan kisah ku sendiri, ku harap ini tidak akan terdengar aneh. Aku akan memanggil diriku dengan nama ku, sama seperti dia menceritakan nya. Hanya saja, ini memakai cara ku. Karena aku ini tidak tahu banyak hal, jadi akan aneh jika aku tidak menceritakan kisah ku dari pandanganku sebagai pencerita. Baiklah, aku akan langsung ke intinya saja!
--------------------------------------
-----------------------------------------------
Apa … yang terjadi pada ku? Ada dimana aku? tanya Afra dalam benak sambil melihat sekeliling.
Afra hanya melihat warna hitam disekelilingnya. Tidak ada cahaya disekeliling, tetapi Afra masih bisa melihat tubuhnya yang disinari cahaya dari atas. Afra melihat ke atas.
Langit-langit nya bercahaya sendiri? pikir Afra sedikit terkejut tidak melihat ada lubang tempat cahaya itu berasal.
Cahaya yang menerangi nya ternyata berasal dari dinding langit-langit diatas kepalanya yang berwarna putih. Sementara lantai dan dinding lainnya berwarna hitam gelap. Dan juga sepertinya, memang tidak ada dinding atau apapun yang mengurung dirinya. Ini seperti ruangan hampa!
Tiba-tiba, Afra melihat sesuatu yang bercahaya jauh di depannya. Sesuatu yang mengeluarkan cahaya berwarna merah dan biru. Warna-warna itu saling bergantian bersinar.
"I-itukan …." Afra langsung berlari menghampiri cahaya itu dan melihat benda yang sebelumnya ia temukan. Sebuah batu permata berbentuk belah ketupat dengan dua sisi warna yang berbeda. Merah dan biru. Itulah warna nya.
Afra keheranan melihat benda itu, "benda ini … kenapa bisa disini?"
Sebuah pola berbentuk bintang seketika muncul di kedua sisi batu permata itu. Karena Afra membolak-balikkannya, ia pun melihat pola itu muncul bersamaan. Pola bintang itu seketika berubah dan meninggalkan sebuah huruf. Afra terkejut melihatnya.
"A … dan … i?" ucap Afra keheranan membaca huruf yang muncul di batu permata itu. Huruf 'A' dan huruf 'I'. Huruf 'A' muncul di sisi batu permata yang berwarna biru, sedangkan huruf 'I' muncul di sisi batu permata yang berwarna merah.
"Hihihi!" tawa sesosok hitam tiba-tiba muncul dibelakang Afra.
Afra langsung menoleh kebelakang dan terkejut melihat sesosok hitam itu. Sesosok hitam itu terlihat sangat berbeda dan tidak terlihat hitam seperti bayangan.
"K-kau …," ucap Afra terbelalak dan tak percaya. Wujud sesosok hitam itu sudah berubah menjadi seperti manusia. Seorang gadis seumuran nya mengenakan gaun berwarna merah dengan perpaduan warna hitam.
Afra benar-benar tak percaya dengan apa yang dilihatnya. Gaun berwarna merah dengan perpaduan warna hitam dan rambutnya yang pendek berwarna hitam kemerahan. Matanya juga berwarna merah, dan yang membuat Afra tak percaya adalah … wajahnya yang benar-benar mirip dengan nya.
"Hihihi,"-tersenyum menyeringai-"sepertinya aku memang harus menunjukkan wujud asli ku ya, Afra?"
"Ah!" teriak Afra langsung terbangun setelah kehilangan kesadarannya. Afra melihat langit malam sudah berganti menjadi cerah dan matahari sudah bersinar. Ternyata dirinya masih berada di hutan. Afra masih bisa melihat pepohonan disekelilingnya dan juga merasakan udara pagi.
Afra sedikit terkejut melihat ada hewan dengan tanduk seperti ranting pohon yang berada di dekatnya. Ia langsung berdiri dan hewan itu tentu saja langsung berlari menjauh.
"A-apa itu … hewan?" tanya Afra sedikit terkejut dan heran, tetapi tiba-tiba … ia langsung dibuat terbelalak karena melihat sesosok makhluk yang muncul dihadapannya.
"Ara ara, apa ini mimpi? Sepertinya ada gadis manusia di dunia para monster hidup, ya, Gadis manusia?"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 125 Episodes
Comments
Kall.
Afra sepertinya manusia biasa yg terjebak di dunia bawah. Hanya saja...entah kenapa agak kasihan sama gadis ini. Setara, Afra hanya tinggal bersama ayahnya, dan sekarang beliau sudah tiada. Afra sama saja seperti kehilangan tempat untuk bersandar/ bergandengan tangan. Jadi yah... BAPAK KENAPA KAU DI MAKAN MONSTER😭...uhuk sori thor, agak sad di eps ini
2022-04-12
1
Kall.
Salfok sama Ara~Ara🗿
2022-04-12
1
AllKey😎
aku dah mampir nih... alur nya keren loh. jangan lupa baca karya owner juga ya^^
2022-04-06
2