Rencana Perjodohan

-Rumah Sakit Avicenna-

Boy sedang berjalan memeriksa keadaan poli yang masih ramai dengan banyaknya pasien. Ia terbiasa mengontrol sendiri bagaimana pelayanan para dokter dan karyawannya. Itu juga ia lakukan agar jika ada komplain dari pasien, ia bisa langsung menyelesaikannya.

Dari kejauhan Boy melihat sepasang suami istri paruh baya yang sepertinya ia kenali. Boy menghampiri mereka yang ternyata sedang antri di poli milik Dion, dokter bedah jantung.

"Om Adi, Tante Sandra," sapa Boy.

Suami istri itu menoleh dan tersenyum melihat Boy.

"Nak Boy," balas Sandra.

"Bagaimana kabar kalian? Om Adi akan melakukan general checkup?" tanya Boy.

"Kami baik, Nak. Iya, seperti biasa, Papa harus diperiksa karena kondisinya agak menurun."

"Tuan Adi Jaya Santosa," panggil seorang perawat.

Dengan cepat Boy mengambil alih kursi roda yang dipegang Sandra dan mendorongnya masuk ke dalam bilik periksa Dion.

"Biar saya saja, Tante."

"Terima kasih, Nak Boy."

Boy meminta Dion untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk Adi Jaya.

Sementara Adi Jaya diperiksa, boy dan Sandra menunggu diluar.

"Bukankah kondisi Om Adi sudah lebih baik, Tante? Kenapa bisa menurun lagi?" tanya Boy prihatin.

"Itulah Nak Boy. Sejak putri kami memutuskan untuk keluar dari rumah dan hidup mandiri, kondisi Papa mulai menurun. Pastinya dia memikirkan Sheila yang jauh darinya," cerita Sandra.

Boy mengangguk paham. "Kalau boleh tahu, memangnya kenapa Sheila sampai pergi dari rumah?"

"Dia hanya ingin membuktikan jika dirinya bukanlah anak manja dan bisa mandiri tanpa bantuan Papa dan kakaknya."

Boy turut sedih dengan kondisi keluarga Adi Jaya.

Saat sedang menunggu suaminya selesai diperiksa, tiba-tiba ponsel Sandra berbunyi.

"Sebentar ya, Nak Boy. Tante angkat telepon dulu!"

"Iya, Tante."

Sandra sedikit bergeser dan menjawab panggilan yang ternyata dari Cecilia.

"Apa?! Benarkah? Syukurlah kalau begitu. Ini kabar yang cukup bagus. Terima kasih ya Cecil." Sandra menutup panggilan bersama Cecilia.

Sandra segera kembali menemui Boy.

"Nak Boy!" panggil Sandra.

"Iya, ada apa Tante?"

"Tante baru saja dapat kabar dari menantu tante, Cecilia. Katanya sekarang Sheila bekerja di Avicenna Grup," ucap Sandra berbinar.

"Eh? Oh ya? Dibagian apa, Tante?"

"Tante mau minta tolong pada Nak Boy agar bisa menjaga Sheila. Dia baru pertama kali bekerja. Kadang dia juga masih manja. Cecilia bilang dia jadi sekretarisnya CEO. Itu berarti bukankah jadi sekretarisnya adiknya Nak Boy?"

"Hah?! Sekretaris Nathan? Sejak kapan Nathan memiliki sekretaris?" batin Boy.

"Iya, Tante. Jangan khawatir. Saya akan sampaikan pada Nathan."

"Terima kasih, Nak Boy."

Tak lama Adi Jaya keluar dibantu oleh perawat yang mendorong kursi rodanya.

"Kondisi Om Adi sudah banyak kemajuan, sebaiknya jangan terlalu banyak pikiran," ucap Dion.

"Terima kasih, Dokter Dion," balas Sandra.

"Nak Boy, kalau begitu Tante pamit dulu ya. Sampaikan salam untuk papa dan mama Nak Boy," lanjutnya.

"Iya, Tante, Om. Hati-hati di jalan ya!"

Boy menatap kepergian pasangan suami istri itu dengan penuh tanya.

"Kenapa putri dari AJ Grup malah bekerja di Avicenna Grup? Hmm, aku harus memastikannya apa benar putri Om Adi jadi sekretaris Nathan. Aku akan bertanya pada Harvey," batin Boy kemudian mengambil ponselnya.

...*...

...*...

...*...

-Avicenna Grup-

Pagi ini, Sheila berangkat ke kantor lebih awal dari biasanya. Ia ingin lebih bersemangat dalam bekerja meski nanti banyak hal tak terduga terjadi.

Sheila menuju pantry yang ada di ruangan Nathan.

"Hmm, akan kubuatkan dia kopi dulu. Jadi, nanti dia tidak perlu menyuruhku lagi."

Sheila membuat secangkir kopi untuk Nathan. Menurut waktu yang sudah dijadwalkan jika Nathan akan datang sebentar lagi.

Sheila meletakkan secangkir kopi di meja Nathan. Kemudian ia kembali ke meja kerjanya dan membuat jadwal untuk bosnya itu.

Tiba-tiba ponselnya bergetar. Sheila melirik sebentar. Matanya membola melihat nama yang tertera di layar.

"Gumpalan Es!" batin Sheila.

Buru-buru ia menjawab panggilan dari Nathan.

"Halo, Pak."

"Kamu dimana?"

"Di kantor, Pak."

"Cepat turun! Kita akan rapat diluar!"

"Hah?! Ba-baik, Pak."

Sambungan telepon berakhir. Sheila segera mengambil buku catatannya dan meraih tas slempangnya. Ia berlari menuju lift dan segera menuju lobi.

Sebuah mobil mewah berwarna putih sudah menunggu di depan lobi.

Nathan membuka kaca mobilnya.

"Cepat masuk!" titahnya.

"I-iya, Pak." Sheila membuka pintu mobil dan duduk di depan bersama pak supir.

"Dasar, Gumpalan Es! Main ubah jadwal seenak jidat! Dan kenapa juga Harvey tidak ikut dengannya?" batin Sheila menggerutu.

Sheila melirik Nathan yang duduk di belakang. Pria itu sedang sibuk dengan tablet dan ponselnya.

Sheila mengirim pesan pada Harvey.

Sheila : "Kenapa kamu tidak ikut rapat diluar?"

Harvey : "Tidak. Aku mengurus pekerjaan yang disini."

Sheila mendesah pelan. Sepertinya seharian ini dia akan bersama dengan Nathan.

Sheila mengikuti kemanapun langkah Nathan. Ia bertemu dengan beberapa klien dalam sehari itu.

"Gila! Apa dia itu manusia Terminator? Bagaimana bisa melakukan semuanya sendiri," batin Sheila.

Terakhir, Nathan bertemu dengan Ivanna. Ibu muda itu terlihat memperhatikan Sheila.

"Cantik juga sekretarismu," bisik Ivanna.

"Biasa saja!" jawab Nathan datar.

"Ish, kau! Untuk ukuran seorang gadis, dia bisa dikatakan sempurna, Nathan. Wajah cantik, tinggi semampai, kulit bersih, dan rambut hitam panjang. Kurasa pesonanya bisa meredam rumor tentangmu." Ivanna terkekeh.

"Sudah! Kenapa jadi membahas soal aku sih? Katakan ada apa? Kenapa menyuruhku kemari?"

"Ini ... Bang Aji sudah menyetujui proyek bersama kita. Jadi, kita bisa langsung memulai pengerjaannya."

Nathan dan Ivanna berbincang serous dengan sesekali melempar candaan. Sheila yang melihat hal itu menjadi jengah.

"Sebenarnya hubungan apa yang mereka jalin? Mereka terlihat sangat akrab dan dekat," batin Sheila dengan mengerucutkan bibirnya.

...*...

...*...

...*...

Pukul lima sore, Sheila keluar dari gedung Avicenna Grup setelah seharian keluar bersama Nathan. Sheila menuju ke mobilnya dan segera tancap gas dari parkiran. Tubuh lelahnya ingin segera ia istirahatkan.

Tanpa disengaja Nathan melihat mobil merah yang ia lihat di parkiran kantornya.

"Jadi mobil merah adalah milik gadis itu? Siapa dia sebenarnya? Apa dia bukan dari keluarga sembarangan?" batin Nathan.

Hingga akhirnya mobil Nathan juga ikut pergi dari area gedung Avicenna Grup.

...***...

Di kediaman keluarga Avicenna, malam ini, Boy sengaja berkunjung untuk bicara dengan Roy dan Lian tanpa diketahui oleh Nathan pastinya. Adiknya itu memang tidak pernah melewatkan makan malam bersama keluarganya, karena menurut Nathan saat berkumpul di meja makan, itulah waktu yang hangat untuk bercengkerama dengan orang-orang terkasih.

Alhasil Boy datang sebelum Nathan pulang ke rumah. Ia membicarakan hal serius mengenai masa depan Nathan.

"Kamu serius, Boy? Jadi, Nathan sekarang punya sekretaris? Dan gadis itu adalah putri dari pendiri AJ Grup?" Roy tercengang mendengar cerita Boy.

"Iya, Pa. Gimana kalau kita jodohkan saja Nathan dengan Sheila? Kurasa dia gadis yang baik. Ya meski Tante Sandra bilang jika Sheila adalah anak yang manja."

Lian nampak terdiam. Pastinya melepas putra bungsunya adalah hal sulit meski itu akan terjadi jika waktunya sudah tiba.

"Ma, apa mama setuju?" tanya Boy.

"Keluarga Adi Jaya adalah keluarga baik-baik dan terpandang. Papa sih oke-oke saja. Sayang, kita harus melakukan ini. Mau sampai kapan Nathan terus sendiri tanpa ada kejelasan yang pasti. Kita juga bertambah tua. Aku ingin melihat Nathan menikah ketika aku masih sehat," bujuk Roy.

"Mas, jangan bicara begitu. Jika menurut Boy dan Mas ini adalah rencana yang baik, Mama sih setuju saja. Apalagi jika gadis itu dari keluarga yang baik juga."

Boy tersenyum mendengar persetujuan kedua orang tuanya. "Kita akan atur waktu untuk bisa menemui keluarga Om Adi. Aku yakin mereka setuju untuk berbesanan dengan kita."

Usai bicara dengan kedua orang tuanya, Boy pamit undur diri. Saat tiba di depan rumah, Boy bertemu dengan Nathan yang baru tiba di rumah.

"Kak Boy! Kakak disini?"

"Hai, buddy. Kau baru pulang?"

Nathan mengangguk. "Apa terjadi sesuatu dengan mama dan papa?" tanya Nathan panik.

"Tidak! Tidak ada apa-apa. Kau masuklah! Ada yang ingin papa dan mama bicarakan denganmu." Boy menepuk bahu Nathan kemudian berlalu.

Nathan masuk ke dalam rumah dengan mengerutkan dahinya. "Ada apa sih?" gumamnya.

Setelah membersihkan diri, Nathan turun ke lantai bawah untuk makan malam bersama Lian dan Roy. Nathan merasa ada yang janggal dengan sikap kedua orang tuanya.

Karena tak ingin menerka-nerka, Nathan akhirnya memberanikan diri bertanya.

"Ma, Pa, kak Boy bilang ada yang ingin Mama dan Papa bicarakan. Soal apa?"

Lian tersedak saat sedang mengunyah makanannya. Roy segera menyodorkan segelas air untuk istrinya.

"Benar, Nak. Ada yang ingin Papa bicarakan denganmu." Roy mengelap bibirnya.

Nathan mendengarkan dengan seksama.

"Papa dan Mama berniat ingin menjodohkanmu," ucap Roy.

Mata Nathan membulat sempurna mendengar penuturan ayahnya.

"A-apa?! Dijodohkan?"

#bersambung

*Untuk kisah Ivanna ada di nopel karya dek bucin fii sabilillah, Ivanna, Putri Sultan Milik CEO.

*Hayooo, babang Nathan pasti kepo dia dijodohin sama siapa 😬😬😬

Terpopuler

Comments

Putri Minwa

Putri Minwa

maraton nya bikin penasaran ya, apa lagi kalau mereka tahu bakal dijodohin

2023-11-25

0

dila

dila

eh makane kok ada ivana ada kak aji masih nyambung ya tyt , oke oke faham thor semangat 🥰

2022-09-16

2

❤️⃟Wᵃf🍁Ꮮιͣҽᷠαͥnᷝαͣ❣️🌻͜͡ᴀs

❤️⃟Wᵃf🍁Ꮮιͣҽᷠαͥnᷝαͣ❣️🌻͜͡ᴀs

ga nyesel marathon keren ihh gimana ya reaksi mereka ber2 kalo tau mau dijodohin😅😅

2022-07-29

1

lihat semua
Episodes
1 Belajar Hidup Mandiri
2 Sekretaris Baru
3 First Day, First Meet
4 Rencana Perjodohan
5 Temu Dua Keluarga
6 Sebuah Kesepakatan
7 Awal Mula Ide Gila
8 Menggoda Sheila
9 Rencana yang Gagal
10 Memulai Ide Gila
11 Pria Culun itu Tetanggaku
12 Sebuah Hadiah
13 Debaran Aneh
14 Pembatalan Perjodohan?
15 Menguji Cinta
16 Our First Kiss
17 Second Kiss
18 Pertemuan Keluarga Lagi
19 Sheila Sakit
20 Pernyataan Cinta Nathan
21 Kecerobohan Sheila
22 Nasihat Naina
23 Cemburu Buta
24 Long Kiss Ever (Kekasih Kedua)
25 Trauma Sheila
26 Semua Tentang Sheila
27 D I L E M A
28 Kesepakatan Pertunangan
29 Kebodohan Nathan
30 Bos Setengah-setengah
31 Kejutan untuk Tarjo
32 Memilih Tarjo
33 Peristiwa Menegangkan
34 Mencari Solusi
35 Pria yang Hangat (1)
36 Pria yang Hangat (2)
37 Pria yang Hangat (3)
38 Kembalinya Tarjo
39 Melelehnya Gumpalan Es
40 Liburan Bersama (1)
41 Liburan Bersama (2)
42 Diantara Keraguan
43 Miliki Aku Malam Ini
44 I'm Sorry, Goodbye!
45 Kacau Galau
46 Talk To Me
47 Berita yang Meresahkan
48 Dua Hati yang Berseberangan
49 Kalau Cinta Jangan Cengeng
50 Kekasih Posesif
51 Cinta Ditolak, Ego Bertindak
52 Ketika Cintaku Diuji
53 Jebakan Batman
54 Aku Disini Untukmu
55 Aku Percaya Padamu
56 Memahami Arti Cinta
57 Camping Romantis
58 My Fiancé
59 Mak Comblang Gagal
60 Masa Lalu yang Membayangi
61 Membuatku Galau
62 Mood Booster
63 Rahasia Celia
64 Pembatalan Pernikahan
65 Menginap Lagi
66 Persaingan Cinta
67 Siapa Aku Dihatimu?
68 Saling Berhadapan
69 Ujian Ikatan Cinta
70 My Shooting Star
71 Beautiful Day
72 Menjaga Istri Orang
73 Bulan Madu yang Tertunda
74 Gerah dan Meresahkan
75 Cinta Cenat Cenut
76 Rencana Tuan Su
77 Tarjo is Back
78 Kekesalan Rizka
79 My Culun CEO
80 Tentang Rizka
81 Damian Ford
82 Sebuah Permintaan
83 Mengacaukan Pertunangan
84 Kesibukan Masing-masing
85 Bulan Madu Heboh
86 Hidup adalah Perjuangan
87 Istri Posesif Tuan Su
88 Eduardo Moremans
89 Last Honeymoon - Surprise
90 Kawan Atau Lawan?
91 Sebuah Sisi Lain
92 UP-Normal Feeling
93 Setitik Nila
94 Suami Protektif
95 Pria Penuh Obsesi
96 Pria Penuh Obsesi (2)
97 Alasan Perselisihan
98 Siapa yang Salah?
99 Surprising Dinner
100 Kalah Start
101 #1 0 1
102 #1 0 2
103 #1 0 3
104 #1 0 4
105 #1 0 5
106 #1 0 6
107 #1 0 7
108 #1 0 8
109 #1 0 9
110 #1 1 0
111 #1 1 1
112 #1 1 2
113 #1 1 3
114 # 1 1 4
115 #1 1 5
116 #1 1 6
117 #1 1 7
118 #1 1 8
119 #1 1 9
120 #1 2 0
121 #1 2 1
122 #1 2 2
123 #1 2 3
124 #1 2 4
125 #1 2 5 - Damian & Vania
126 #1 2 6 - Benci dan Cinta
127 #1 2 7 - Cinta itu Rumit
128 #1 2 8 - Freya Moremans
129 #1 2 9 - Let's Finish It!
130 #130 - Berdamai dengan Masa Lalu
131 #131 - Kata Hati Freya
132 #132 - Tekad Damian
133 #133 - Jangan Tutup Dirimu
134 #134 - Kembalinya Ide Gila
135 #135 - OB Culun vs Bodyguard Sangar
136 #136 - Tak Seindah Harapan
137 #137 - Memikirkanmu, Menyakitiku
138 #138 - Membuatnya Penasaran
139 #139 - Ingatan Masa Lalu
140 #140 - Katakan Cinta
141 #141 - Jangan Menyerah
142 #142 - Ternyata Itu Kamu?
143 #143 – Haruskah Ku Jujur?
144 #144 - Tercyduk
145 #145 - Kejujuran Damian
146 #146 - Aku, Kekasihmu
147 #147 - Kekasih Bucin Vs Kakak Posesif
148 #148 - Edo & Rizka in Love
149 #149 - Siapa Dia?
150 #150 - Rachella Wijaya
151 #151 - Kekhawatiran Freya
152 #152 - Kenangan Masa Lalu
153 #153 - Pejuang Cinta
154 #154 - Kekasihku yang Malang
155 #155 - Cinta yang Terluka
156 #156 - Bisakah Kami Bersama?
157 #157 - Aku Tak Bisa Melakukannya
158 #158 - Jalan Masing-masing
159 #159 - Mabuk Cinta
160 #160 - Bertemu Kembali
161 #161 - Buanglah Egomu!
162 #162 - Karena Aku Cinta
163 #163 - Bersandarlah Padaku!
164 #164 - Cinta Luar Biasa
165 #165 - Cerita Cinta Kita
166 #166 - Ucapan Selamat Tinggal
167 #167 - Bahagiaku adalah Kamu
168 #168 - Kesedihan Sheila
169 #169 - Kekhawatiran Nathan
170 #170 - Keluarga Kecil Bahagia
171 #171 - Ikatan Batin
172 #172 - Siapa Dalangnya?
173 #173 - Aku Menginginkanmu
174 #174 - Akhirnya Ku Menemukanmu
175 #175 - Rahasia Kelam yang Terkubur
176 #176 - Penculikan
177 #177 - Penjahat dan Malaikat
178 #178 - Kembali Pulang
179 #179 - Cinta Monyet
180 #180 - Kita Adalah Keluarga
181 #181 - Sang Pewaris yang Malas
182 #182 - Insiden Pertemuan Pertama
183 #183 - Pekerjaan Baru
184 #184 - Asisten Pribadi Baru
185 #185 - Trauma Masa Lalu
186 #186 - Jangan Tinggalkan Aku
187 #187 - Mencuri Perhatian
188 #188 - INFO GIVEAWAY
189 #189 - Masa Lalu yang Kembali
190 #190 - Tak Ada Jalan untuk Kembali
191 #191 - Keberhasilan Kecil Giga
192 #192 - Skandal Receh Para Pewaris
193 #193 - PENGUMUMAN GIVEAWAY
194 #194 - Debaran Itu Berbeda
195 #195 - Penolakan
196 #196 - Masalah Baru
197 #197 - Terbongkar
198 #198 - Memperjuangkan Cinta(END)
199 NEW RELEASE
Episodes

Updated 199 Episodes

1
Belajar Hidup Mandiri
2
Sekretaris Baru
3
First Day, First Meet
4
Rencana Perjodohan
5
Temu Dua Keluarga
6
Sebuah Kesepakatan
7
Awal Mula Ide Gila
8
Menggoda Sheila
9
Rencana yang Gagal
10
Memulai Ide Gila
11
Pria Culun itu Tetanggaku
12
Sebuah Hadiah
13
Debaran Aneh
14
Pembatalan Perjodohan?
15
Menguji Cinta
16
Our First Kiss
17
Second Kiss
18
Pertemuan Keluarga Lagi
19
Sheila Sakit
20
Pernyataan Cinta Nathan
21
Kecerobohan Sheila
22
Nasihat Naina
23
Cemburu Buta
24
Long Kiss Ever (Kekasih Kedua)
25
Trauma Sheila
26
Semua Tentang Sheila
27
D I L E M A
28
Kesepakatan Pertunangan
29
Kebodohan Nathan
30
Bos Setengah-setengah
31
Kejutan untuk Tarjo
32
Memilih Tarjo
33
Peristiwa Menegangkan
34
Mencari Solusi
35
Pria yang Hangat (1)
36
Pria yang Hangat (2)
37
Pria yang Hangat (3)
38
Kembalinya Tarjo
39
Melelehnya Gumpalan Es
40
Liburan Bersama (1)
41
Liburan Bersama (2)
42
Diantara Keraguan
43
Miliki Aku Malam Ini
44
I'm Sorry, Goodbye!
45
Kacau Galau
46
Talk To Me
47
Berita yang Meresahkan
48
Dua Hati yang Berseberangan
49
Kalau Cinta Jangan Cengeng
50
Kekasih Posesif
51
Cinta Ditolak, Ego Bertindak
52
Ketika Cintaku Diuji
53
Jebakan Batman
54
Aku Disini Untukmu
55
Aku Percaya Padamu
56
Memahami Arti Cinta
57
Camping Romantis
58
My Fiancé
59
Mak Comblang Gagal
60
Masa Lalu yang Membayangi
61
Membuatku Galau
62
Mood Booster
63
Rahasia Celia
64
Pembatalan Pernikahan
65
Menginap Lagi
66
Persaingan Cinta
67
Siapa Aku Dihatimu?
68
Saling Berhadapan
69
Ujian Ikatan Cinta
70
My Shooting Star
71
Beautiful Day
72
Menjaga Istri Orang
73
Bulan Madu yang Tertunda
74
Gerah dan Meresahkan
75
Cinta Cenat Cenut
76
Rencana Tuan Su
77
Tarjo is Back
78
Kekesalan Rizka
79
My Culun CEO
80
Tentang Rizka
81
Damian Ford
82
Sebuah Permintaan
83
Mengacaukan Pertunangan
84
Kesibukan Masing-masing
85
Bulan Madu Heboh
86
Hidup adalah Perjuangan
87
Istri Posesif Tuan Su
88
Eduardo Moremans
89
Last Honeymoon - Surprise
90
Kawan Atau Lawan?
91
Sebuah Sisi Lain
92
UP-Normal Feeling
93
Setitik Nila
94
Suami Protektif
95
Pria Penuh Obsesi
96
Pria Penuh Obsesi (2)
97
Alasan Perselisihan
98
Siapa yang Salah?
99
Surprising Dinner
100
Kalah Start
101
#1 0 1
102
#1 0 2
103
#1 0 3
104
#1 0 4
105
#1 0 5
106
#1 0 6
107
#1 0 7
108
#1 0 8
109
#1 0 9
110
#1 1 0
111
#1 1 1
112
#1 1 2
113
#1 1 3
114
# 1 1 4
115
#1 1 5
116
#1 1 6
117
#1 1 7
118
#1 1 8
119
#1 1 9
120
#1 2 0
121
#1 2 1
122
#1 2 2
123
#1 2 3
124
#1 2 4
125
#1 2 5 - Damian & Vania
126
#1 2 6 - Benci dan Cinta
127
#1 2 7 - Cinta itu Rumit
128
#1 2 8 - Freya Moremans
129
#1 2 9 - Let's Finish It!
130
#130 - Berdamai dengan Masa Lalu
131
#131 - Kata Hati Freya
132
#132 - Tekad Damian
133
#133 - Jangan Tutup Dirimu
134
#134 - Kembalinya Ide Gila
135
#135 - OB Culun vs Bodyguard Sangar
136
#136 - Tak Seindah Harapan
137
#137 - Memikirkanmu, Menyakitiku
138
#138 - Membuatnya Penasaran
139
#139 - Ingatan Masa Lalu
140
#140 - Katakan Cinta
141
#141 - Jangan Menyerah
142
#142 - Ternyata Itu Kamu?
143
#143 – Haruskah Ku Jujur?
144
#144 - Tercyduk
145
#145 - Kejujuran Damian
146
#146 - Aku, Kekasihmu
147
#147 - Kekasih Bucin Vs Kakak Posesif
148
#148 - Edo & Rizka in Love
149
#149 - Siapa Dia?
150
#150 - Rachella Wijaya
151
#151 - Kekhawatiran Freya
152
#152 - Kenangan Masa Lalu
153
#153 - Pejuang Cinta
154
#154 - Kekasihku yang Malang
155
#155 - Cinta yang Terluka
156
#156 - Bisakah Kami Bersama?
157
#157 - Aku Tak Bisa Melakukannya
158
#158 - Jalan Masing-masing
159
#159 - Mabuk Cinta
160
#160 - Bertemu Kembali
161
#161 - Buanglah Egomu!
162
#162 - Karena Aku Cinta
163
#163 - Bersandarlah Padaku!
164
#164 - Cinta Luar Biasa
165
#165 - Cerita Cinta Kita
166
#166 - Ucapan Selamat Tinggal
167
#167 - Bahagiaku adalah Kamu
168
#168 - Kesedihan Sheila
169
#169 - Kekhawatiran Nathan
170
#170 - Keluarga Kecil Bahagia
171
#171 - Ikatan Batin
172
#172 - Siapa Dalangnya?
173
#173 - Aku Menginginkanmu
174
#174 - Akhirnya Ku Menemukanmu
175
#175 - Rahasia Kelam yang Terkubur
176
#176 - Penculikan
177
#177 - Penjahat dan Malaikat
178
#178 - Kembali Pulang
179
#179 - Cinta Monyet
180
#180 - Kita Adalah Keluarga
181
#181 - Sang Pewaris yang Malas
182
#182 - Insiden Pertemuan Pertama
183
#183 - Pekerjaan Baru
184
#184 - Asisten Pribadi Baru
185
#185 - Trauma Masa Lalu
186
#186 - Jangan Tinggalkan Aku
187
#187 - Mencuri Perhatian
188
#188 - INFO GIVEAWAY
189
#189 - Masa Lalu yang Kembali
190
#190 - Tak Ada Jalan untuk Kembali
191
#191 - Keberhasilan Kecil Giga
192
#192 - Skandal Receh Para Pewaris
193
#193 - PENGUMUMAN GIVEAWAY
194
#194 - Debaran Itu Berbeda
195
#195 - Penolakan
196
#196 - Masalah Baru
197
#197 - Terbongkar
198
#198 - Memperjuangkan Cinta(END)
199
NEW RELEASE

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!