Sekretaris Baru

Sheila tiba di gedung Avicenna Grup dan memarkirkan mobilnya di parkiran. Ia turun lalu menuju lobi untuk bertanya pada resepsionis.

Sheila memandang takjub gedung yang berarsitektur mewah itu. Tidak diragukan lagi jika Avicenna Grup memang perusahaan besar. Dan Sheila bangga jika dia berhasil menjadi bagian dari perusahaan ini.

Sebuah mobil mewah berhenti tepat di depan lobi. Seorang pria muda turun dari mobil dan langsung di serbu oleh para pencari berita.

Sheila yang berada tak jauh dari sana terkejut karena banyaknya orang yang berkerumun. Tubuhnya terhuyung karena bertabrakan dengan orang-orang itu.

"Tuan Nathan, apa benar rumor yang beredar tentang Anda?"

"Tolong berikan statement Anda, Tuan Nathan."

"Tuan Nathan, tolong dijawab! Apakah rumor itu benar?"

Orang-orang itu memberondong si pria muda bernama Nathan dengan pertanyaan beruntun. Namun tak satupun ia menjawab pertanyaan dari para pencari berita.

Nathan menerobos kerumunan dengan meninggalkan sejuta spekulasi yang akhirnya membuat pencari berita membuat kesimpulan sendiri. Para petugas keamanan segera menggiring para wartawan untuk keluar dari gedung Avicenna Grup.

Sheila terduduk lemas di lantai. Tubuhnya terhuyung hingga terjatuh. Seorang penjaga keamanan menghampiri Sheila.

"Nona, kau baik-baik saja?"

Sheila mengangguk. Lalu ia berdiri dengan dibantu security.

"Nona ingin mengikuti wawancara kerja?" tanya security itu.

Sheila kembali mengangguk. Sheila membawa sebuah map yang bisa dipastikan itu adalah berkas lamaran kerja.

"Terima kasih, Pak," ucap Sheila kemudian.

"Sama-sama, Nona."

"Oh ya, Pak. Toilet dimana ya? Saya harus merapikan penampilan saya."

"Di sebelah sana, Nona."

"Baik, Pak. Terima kasih." Sheila sedikit menundukkan kepala kemudian berlalu.

Dalam hati ia menggerutu. "Siapa sih tadi? Kenapa sampai di kejar-kejar wartawan gitu?"

...#...

...#...

...#...

Nathaniel Putra Avicenna, putra ke dua dari dinasti Avicenna yang dikenal merajai dunia bisnis. Setelah ayahnya, Roy Avicenna pensiun sebagai dokter dan CEO, kini Nathan lah yang menggantikan posisinya. Sedangkan kakaknya, Boy, masih menjadi direktur utama rumah sakit Avicenna.

Nathan masuk ke ruangannya yang bertuliskan CEO itu. Ia langsung duduk di kursi kebesarannya dengan mendesah kasar.

"Kenapa bisa ada banyak wartawan di depan, Harvey?" ucap Nathan dengan marah pada Harvey, tangan kanan Nathan.

"Maaf, Tuan. Saya juga tidak tahu jika mereka akan datang sepagi ini." Harvey menundukkan kepala. Nathan memang memiliki mood yang berbeda-beda tiap waktu. Dia sudah terbiasa dengan sikap Nathan yang seperti itu.

Nathan terlihat memijat pelipisnya pelan.

"Lalu sekarang aku harus bagaimana, Harvey?" Hanya Harvey saja yang dipercaya Nathan untuk memberikan solusi.

"Tenang, Tuan. Saya sudah mendapat solusi yang tepat untuk meredam berita tentang Tuan."

"Apa itu?"

"Tuan akan memiliki seorang sekretaris baru."

"Hah?! Apa? Apa dia perempuan?"

Harvey tersenyum kecut. "Tentu saja perempuan, Tuan. Bukankah Tuan ingin rumor tentang Tuan yang dikira penyuka sesama jenis itu mereda? Tuan harus lebih banyak berinteraksi dengan perempuan." Harvey nampak manggut-manggut dengan idenya sendiri.

"Akh! Kau ini!"

"Percaya saja pada saya, Tuan. Saat ini sedang ada wawancara untuk posisi sekretaris. Saya sudah meminta pihak HRD agar mencarikan sekretaris sesuai dengan keinginan Tuan."

Nathan nampak gelisah. "Kau tahu, aku tidak pernah berhubungan dengan wanita selain mama, nenek, Shelo, dan satu wanita bar-bar bernama Ivanna. Aku tidak tahu bagaimana harus bersikap dengan wanita."

Nathan terlihat frustasi.

"Nah justru itu. Dengan adanya sekretaris wanita di sisi Tuan, maka Tuan bisa menggeser rumor tentang Tuan. Ya kecuali kalau memang rumor itu benar."

Nathan mendelik kearah Harvey.

"Jangan sembarangan! Aku masih normal!"

"Kita tinggal menunggu kabar dari pihak HRD. Saya yakin semua akan baik-baik saja, Tuan."

"Ya ya, terserah kau saja. Kuharap idemu ini benar-benar bagus. Sekarang keluarlah!"

"Baik, Tuan."

...#...

...#...

...#...

Sementara itu, Sheila berkumpul dengan para pelamar lain untuk menunggu giliran wawancara.

"Ternyata banyak juga yang melamar posisi ini. Apa aku bakalan diterima ya?" batin Sheila mulai cemas.

"Ah, sudahlah Sheila. Jangan berpikiran negatif. Kamu harus optimis! Kamu pasti bisa!" Sheila menyemangati dirinya sendiri.

"Saudari Sheila Adi Putri." Seorang wanita memanggil nama Sheila.

Sheila segera masuk ke dalam ruangan yang sudah berisi satu orang wanita berusia sekitar 40 tahunan.

"Selamat pagi, Bu," sapa Sheila ramah.

"Selamat pagi, silakan duduk."

Sheila sedikit membungkukkan badan kemudian duduk.

Wanita bernama Widya itu memperhatikan Sheila dari ujung kepala hingga ujung kaki sejak Sheila masuk ke dalam ruangan. Kemudian ia memeriksa berkas yang dibawa oleh Sheila.

"Lulusan luar negeri dan S2? Apa benar dia ingin melamar menjadi posisi sekretaris?" batin Widya.

"Maaf, Nona Sheila. Anda yakin jika Anda ingin bekerja sebagai sekretaris CEO?"

Sheila mengangguk mantap. "Saya sangat membutuhkan pekerjaan ini, Bu," ungkap Sheila jujur.

"Dilihat dari penampilannya, dia memang cantik dan semua barang yang dipakainya adalah barang mahal. Sepertinya dia sangat cocok untuk jadi sekretaris bos," batin Widya lagi.

"Ibu ini kenapa sih? Kenapa menatapku begitu? Apa ada yang salah denganku?" batin Sheila yang merasa risih dengan tatapan Widya.

"Baiklah, Nona Sheila. Mulai besok Anda sudah bisa bekerja sebagai sekretaris CEO."

"Hah?! Benarkah, Bu? Saya diterima?"

Mata Sheila berbinar bahagia. Ia keluar dari ruang wawancara dengan hati berbunga.

Sheila menari-nari ala-ala girlband korea yang sedang digandrungi. Ia akan menuju lift dan turun ke parkiran. Rasanya ia ingin memberitahu seluruh dunia jika dirinya bisa diterima kerja di perusahaan besar seperti Avicenna Grup.

Dari kejauhan mata Nathan memicing ketika melihat seorang gadis menari-nari tak jelas. Ia menggeleng pelan.

"Siapa dia? Apa dia pegawai disini? Apa mereka sesenang itu bisa bekerja disini?" batin Nathan dengan tersenyum tipis.

"Silakan, Tuan." Harvey mempersilakan Nathan masuk ke dalam lift khusus CEO karena ia akan rapat bersama Ivanna.

Tiba di private room resto Royale Hotel, Nathan masuk kedalam dan sudah ada Ivanna yang duduk disana.

"Kau terlambat, Tuan," ucap Ivanna.

"Hanya lima menit. Terjebak macet. Kau tahu kan kota besar ini semakin padat saja," bela Nathan.

"Baiklah. Kita langsung saja. Ini proposal dari Dirgantara Corp. Kau periksa dulu saja."

Nathan duduk berhadapan dengan Ivanna dan membuka berkas yang di bawa Ivanna.

"Hmm, sudah benar. Kau selalu hebat, Na."

Ivanna tersenyum. Lalu memukulkan sendok ke kepala Nathan.

"Periksa yang benar, Nate. Aku tidak ingin ada revisi."

Nathan memegangi kepalanya yang terasa berdenyut setelah dipukul Ivanna.

"Kau selalu saja bar-bar," sungut Nathan.

Nathan memeriksa kembali dengan seksama.

"Oh ya, dimana asistenmu? Harvey?" tanya Ivanna.

"Aku memintanya menunggu di luar saja. Kau tahu, Na. Rumor tentangku semakin banyak. Mereka bilang aku penyuka sesama jenis. Yang benar saja!" cerita Nathan. Hanya dengan Ivanna ia bisa bercerita dengan bebas. Meski wanita ini dianggap bar-bar oleh Nathan, tapi hanya dia yang bisa memahami perasaan Nathan.

"Iya, aku sudah mendengarnya. Kak Boy akan mengurusnya dengan Bang Aji. Kau jangan khawatir."

"Menurutmu apa dengan memiliki sekretaris aku bisa terbebas dari rumor itu?" tanya Nathan yang kini sudah merembet ke masalah pribadi. Urusan bisnis hanya sebentar saja mereka membahasnya.

"Hmm, boleh juga. Mungkin dengan begitu kau tidak selalu bersama Harvey. Kalian terlalu dekat. Aku juga jadi curiga." Ivanna menaik turunkan alisnya.

"Hei, Na. Aku masih normal! Buktinya aku berteman denganmu. Dan aku juga dekat dengan Shelo."

"No, No. Kau dekat dengan para emak-emak, Nate. Gadis! Seorang gadis! Setidaknya kau harus dekat dengan seorang gadis. Oke?"

"Ya ya, baiklah. Semoga saja ide dari Harvey memang benar-benar membantu."

Nathan menghela napas kemudian mulai memanggil pelayan untuk menyiapkan makan siang mereka berdua.

...#...

...#...

...#...

Di kediaman Avicenna, Roy menggeram kesal melihat headline berita tentang putra bungsunya yang dikabarkan penyuka sesama jenis. Memang selama ini Roy sendiri tidak pernah melihat Nathan berhubungan dengan wanita. Hanya ada Shelo dan Ivanna saja dalam hidupnya.

Dulu, Roy sempat ingin menjodohkan Nathan dengan Ivanna, tapi ternyata gadis itu memilih menikah muda dengan pria lain. Kini setelah lima tahun memimpin Avicenna Grup, Nathan hanya fokus pada bisnis dan tak memikirkan percintaan.

"Apa-apaan ini? Bisa-bisanya mereka membuat berita seperti ini?" kesal Roy.

"Mas, sabar. Jangan marah begitu. Kita tahu jika Nathan tidak mungkin begitu." Lian mengusap lengan Roy.

"Sebaiknya kita harus mencarikan jodoh untuk Nathan, Pa." Boy ikut menimpali.

"Hmm, itu benar juga. Tapi siapa? Apa kau punya ide?"

"Entahlah, Pa. Kita harus mencari gadis yang tepat. Nanti akan kupikirkan. Akan kutanyakan juga pada Aleya. Siapa tahu dia memiliki kandidat untuk jodoh Nathan."

Lian tersenyum. "Tapi, jangan memaksanya, Boy. Kau tahu kan Nathan tidak suka dipaksa."

"Iya, Ma. Kalau begitu aku pamit ya. Aleya dan anak-anak pasti sudah menungguku." Boy yang bertandang sebentar untuk menjenguk orang tuanya kini pamit pulang.

Setelah menikah, Boy memilih untuk memiliki rumah dan keluarga kecilnya sendiri.

"Hati-hati ya, Nak." Lian mengusap bahu putranya. Wajah senja Lian masih terlihat cantik.

"Papa jangan memikirkan soal berita ini. Aku akan mengurusnya." Boy meyakinkan Roy.

"Terima kasih, Nak. Titip salam untuk Aleya dan anak-anakmu ya. Lain kali ajak mereka juga kesini."

"Iya, Pa."

#

#

#bersambung

Mampir juga ke 👇👇👇

Terpopuler

Comments

Putri Minwa

Putri Minwa

menarik untuk di baca thor

2023-11-20

2

🍭ͪ ͩ☠ᵏᵋᶜᶟ印尼🇮🇩小姐ᗯ𝐢DYᗩ 𝐙⃝🦜

🍭ͪ ͩ☠ᵏᵋᶜᶟ印尼🇮🇩小姐ᗯ𝐢DYᗩ 𝐙⃝🦜

contohnya dengan emak author ini , pasti Nate dekat juga kan 😂😂😂

2022-08-06

3

gigietha

gigietha

akhirnya, ketemu penulis yang benar dalam pengucapan kata SILAKAN. simple sih, tp pembaca kyk aku, kadang jengah ngeliat kata yg salah tapi terasa normal.

2022-08-05

4

lihat semua
Episodes
1 Belajar Hidup Mandiri
2 Sekretaris Baru
3 First Day, First Meet
4 Rencana Perjodohan
5 Temu Dua Keluarga
6 Sebuah Kesepakatan
7 Awal Mula Ide Gila
8 Menggoda Sheila
9 Rencana yang Gagal
10 Memulai Ide Gila
11 Pria Culun itu Tetanggaku
12 Sebuah Hadiah
13 Debaran Aneh
14 Pembatalan Perjodohan?
15 Menguji Cinta
16 Our First Kiss
17 Second Kiss
18 Pertemuan Keluarga Lagi
19 Sheila Sakit
20 Pernyataan Cinta Nathan
21 Kecerobohan Sheila
22 Nasihat Naina
23 Cemburu Buta
24 Long Kiss Ever (Kekasih Kedua)
25 Trauma Sheila
26 Semua Tentang Sheila
27 D I L E M A
28 Kesepakatan Pertunangan
29 Kebodohan Nathan
30 Bos Setengah-setengah
31 Kejutan untuk Tarjo
32 Memilih Tarjo
33 Peristiwa Menegangkan
34 Mencari Solusi
35 Pria yang Hangat (1)
36 Pria yang Hangat (2)
37 Pria yang Hangat (3)
38 Kembalinya Tarjo
39 Melelehnya Gumpalan Es
40 Liburan Bersama (1)
41 Liburan Bersama (2)
42 Diantara Keraguan
43 Miliki Aku Malam Ini
44 I'm Sorry, Goodbye!
45 Kacau Galau
46 Talk To Me
47 Berita yang Meresahkan
48 Dua Hati yang Berseberangan
49 Kalau Cinta Jangan Cengeng
50 Kekasih Posesif
51 Cinta Ditolak, Ego Bertindak
52 Ketika Cintaku Diuji
53 Jebakan Batman
54 Aku Disini Untukmu
55 Aku Percaya Padamu
56 Memahami Arti Cinta
57 Camping Romantis
58 My Fiancé
59 Mak Comblang Gagal
60 Masa Lalu yang Membayangi
61 Membuatku Galau
62 Mood Booster
63 Rahasia Celia
64 Pembatalan Pernikahan
65 Menginap Lagi
66 Persaingan Cinta
67 Siapa Aku Dihatimu?
68 Saling Berhadapan
69 Ujian Ikatan Cinta
70 My Shooting Star
71 Beautiful Day
72 Menjaga Istri Orang
73 Bulan Madu yang Tertunda
74 Gerah dan Meresahkan
75 Cinta Cenat Cenut
76 Rencana Tuan Su
77 Tarjo is Back
78 Kekesalan Rizka
79 My Culun CEO
80 Tentang Rizka
81 Damian Ford
82 Sebuah Permintaan
83 Mengacaukan Pertunangan
84 Kesibukan Masing-masing
85 Bulan Madu Heboh
86 Hidup adalah Perjuangan
87 Istri Posesif Tuan Su
88 Eduardo Moremans
89 Last Honeymoon - Surprise
90 Kawan Atau Lawan?
91 Sebuah Sisi Lain
92 UP-Normal Feeling
93 Setitik Nila
94 Suami Protektif
95 Pria Penuh Obsesi
96 Pria Penuh Obsesi (2)
97 Alasan Perselisihan
98 Siapa yang Salah?
99 Surprising Dinner
100 Kalah Start
101 #1 0 1
102 #1 0 2
103 #1 0 3
104 #1 0 4
105 #1 0 5
106 #1 0 6
107 #1 0 7
108 #1 0 8
109 #1 0 9
110 #1 1 0
111 #1 1 1
112 #1 1 2
113 #1 1 3
114 # 1 1 4
115 #1 1 5
116 #1 1 6
117 #1 1 7
118 #1 1 8
119 #1 1 9
120 #1 2 0
121 #1 2 1
122 #1 2 2
123 #1 2 3
124 #1 2 4
125 #1 2 5 - Damian & Vania
126 #1 2 6 - Benci dan Cinta
127 #1 2 7 - Cinta itu Rumit
128 #1 2 8 - Freya Moremans
129 #1 2 9 - Let's Finish It!
130 #130 - Berdamai dengan Masa Lalu
131 #131 - Kata Hati Freya
132 #132 - Tekad Damian
133 #133 - Jangan Tutup Dirimu
134 #134 - Kembalinya Ide Gila
135 #135 - OB Culun vs Bodyguard Sangar
136 #136 - Tak Seindah Harapan
137 #137 - Memikirkanmu, Menyakitiku
138 #138 - Membuatnya Penasaran
139 #139 - Ingatan Masa Lalu
140 #140 - Katakan Cinta
141 #141 - Jangan Menyerah
142 #142 - Ternyata Itu Kamu?
143 #143 – Haruskah Ku Jujur?
144 #144 - Tercyduk
145 #145 - Kejujuran Damian
146 #146 - Aku, Kekasihmu
147 #147 - Kekasih Bucin Vs Kakak Posesif
148 #148 - Edo & Rizka in Love
149 #149 - Siapa Dia?
150 #150 - Rachella Wijaya
151 #151 - Kekhawatiran Freya
152 #152 - Kenangan Masa Lalu
153 #153 - Pejuang Cinta
154 #154 - Kekasihku yang Malang
155 #155 - Cinta yang Terluka
156 #156 - Bisakah Kami Bersama?
157 #157 - Aku Tak Bisa Melakukannya
158 #158 - Jalan Masing-masing
159 #159 - Mabuk Cinta
160 #160 - Bertemu Kembali
161 #161 - Buanglah Egomu!
162 #162 - Karena Aku Cinta
163 #163 - Bersandarlah Padaku!
164 #164 - Cinta Luar Biasa
165 #165 - Cerita Cinta Kita
166 #166 - Ucapan Selamat Tinggal
167 #167 - Bahagiaku adalah Kamu
168 #168 - Kesedihan Sheila
169 #169 - Kekhawatiran Nathan
170 #170 - Keluarga Kecil Bahagia
171 #171 - Ikatan Batin
172 #172 - Siapa Dalangnya?
173 #173 - Aku Menginginkanmu
174 #174 - Akhirnya Ku Menemukanmu
175 #175 - Rahasia Kelam yang Terkubur
176 #176 - Penculikan
177 #177 - Penjahat dan Malaikat
178 #178 - Kembali Pulang
179 #179 - Cinta Monyet
180 #180 - Kita Adalah Keluarga
181 #181 - Sang Pewaris yang Malas
182 #182 - Insiden Pertemuan Pertama
183 #183 - Pekerjaan Baru
184 #184 - Asisten Pribadi Baru
185 #185 - Trauma Masa Lalu
186 #186 - Jangan Tinggalkan Aku
187 #187 - Mencuri Perhatian
188 #188 - INFO GIVEAWAY
189 #189 - Masa Lalu yang Kembali
190 #190 - Tak Ada Jalan untuk Kembali
191 #191 - Keberhasilan Kecil Giga
192 #192 - Skandal Receh Para Pewaris
193 #193 - PENGUMUMAN GIVEAWAY
194 #194 - Debaran Itu Berbeda
195 #195 - Penolakan
196 #196 - Masalah Baru
197 #197 - Terbongkar
198 #198 - Memperjuangkan Cinta(END)
199 NEW RELEASE
Episodes

Updated 199 Episodes

1
Belajar Hidup Mandiri
2
Sekretaris Baru
3
First Day, First Meet
4
Rencana Perjodohan
5
Temu Dua Keluarga
6
Sebuah Kesepakatan
7
Awal Mula Ide Gila
8
Menggoda Sheila
9
Rencana yang Gagal
10
Memulai Ide Gila
11
Pria Culun itu Tetanggaku
12
Sebuah Hadiah
13
Debaran Aneh
14
Pembatalan Perjodohan?
15
Menguji Cinta
16
Our First Kiss
17
Second Kiss
18
Pertemuan Keluarga Lagi
19
Sheila Sakit
20
Pernyataan Cinta Nathan
21
Kecerobohan Sheila
22
Nasihat Naina
23
Cemburu Buta
24
Long Kiss Ever (Kekasih Kedua)
25
Trauma Sheila
26
Semua Tentang Sheila
27
D I L E M A
28
Kesepakatan Pertunangan
29
Kebodohan Nathan
30
Bos Setengah-setengah
31
Kejutan untuk Tarjo
32
Memilih Tarjo
33
Peristiwa Menegangkan
34
Mencari Solusi
35
Pria yang Hangat (1)
36
Pria yang Hangat (2)
37
Pria yang Hangat (3)
38
Kembalinya Tarjo
39
Melelehnya Gumpalan Es
40
Liburan Bersama (1)
41
Liburan Bersama (2)
42
Diantara Keraguan
43
Miliki Aku Malam Ini
44
I'm Sorry, Goodbye!
45
Kacau Galau
46
Talk To Me
47
Berita yang Meresahkan
48
Dua Hati yang Berseberangan
49
Kalau Cinta Jangan Cengeng
50
Kekasih Posesif
51
Cinta Ditolak, Ego Bertindak
52
Ketika Cintaku Diuji
53
Jebakan Batman
54
Aku Disini Untukmu
55
Aku Percaya Padamu
56
Memahami Arti Cinta
57
Camping Romantis
58
My Fiancé
59
Mak Comblang Gagal
60
Masa Lalu yang Membayangi
61
Membuatku Galau
62
Mood Booster
63
Rahasia Celia
64
Pembatalan Pernikahan
65
Menginap Lagi
66
Persaingan Cinta
67
Siapa Aku Dihatimu?
68
Saling Berhadapan
69
Ujian Ikatan Cinta
70
My Shooting Star
71
Beautiful Day
72
Menjaga Istri Orang
73
Bulan Madu yang Tertunda
74
Gerah dan Meresahkan
75
Cinta Cenat Cenut
76
Rencana Tuan Su
77
Tarjo is Back
78
Kekesalan Rizka
79
My Culun CEO
80
Tentang Rizka
81
Damian Ford
82
Sebuah Permintaan
83
Mengacaukan Pertunangan
84
Kesibukan Masing-masing
85
Bulan Madu Heboh
86
Hidup adalah Perjuangan
87
Istri Posesif Tuan Su
88
Eduardo Moremans
89
Last Honeymoon - Surprise
90
Kawan Atau Lawan?
91
Sebuah Sisi Lain
92
UP-Normal Feeling
93
Setitik Nila
94
Suami Protektif
95
Pria Penuh Obsesi
96
Pria Penuh Obsesi (2)
97
Alasan Perselisihan
98
Siapa yang Salah?
99
Surprising Dinner
100
Kalah Start
101
#1 0 1
102
#1 0 2
103
#1 0 3
104
#1 0 4
105
#1 0 5
106
#1 0 6
107
#1 0 7
108
#1 0 8
109
#1 0 9
110
#1 1 0
111
#1 1 1
112
#1 1 2
113
#1 1 3
114
# 1 1 4
115
#1 1 5
116
#1 1 6
117
#1 1 7
118
#1 1 8
119
#1 1 9
120
#1 2 0
121
#1 2 1
122
#1 2 2
123
#1 2 3
124
#1 2 4
125
#1 2 5 - Damian & Vania
126
#1 2 6 - Benci dan Cinta
127
#1 2 7 - Cinta itu Rumit
128
#1 2 8 - Freya Moremans
129
#1 2 9 - Let's Finish It!
130
#130 - Berdamai dengan Masa Lalu
131
#131 - Kata Hati Freya
132
#132 - Tekad Damian
133
#133 - Jangan Tutup Dirimu
134
#134 - Kembalinya Ide Gila
135
#135 - OB Culun vs Bodyguard Sangar
136
#136 - Tak Seindah Harapan
137
#137 - Memikirkanmu, Menyakitiku
138
#138 - Membuatnya Penasaran
139
#139 - Ingatan Masa Lalu
140
#140 - Katakan Cinta
141
#141 - Jangan Menyerah
142
#142 - Ternyata Itu Kamu?
143
#143 – Haruskah Ku Jujur?
144
#144 - Tercyduk
145
#145 - Kejujuran Damian
146
#146 - Aku, Kekasihmu
147
#147 - Kekasih Bucin Vs Kakak Posesif
148
#148 - Edo & Rizka in Love
149
#149 - Siapa Dia?
150
#150 - Rachella Wijaya
151
#151 - Kekhawatiran Freya
152
#152 - Kenangan Masa Lalu
153
#153 - Pejuang Cinta
154
#154 - Kekasihku yang Malang
155
#155 - Cinta yang Terluka
156
#156 - Bisakah Kami Bersama?
157
#157 - Aku Tak Bisa Melakukannya
158
#158 - Jalan Masing-masing
159
#159 - Mabuk Cinta
160
#160 - Bertemu Kembali
161
#161 - Buanglah Egomu!
162
#162 - Karena Aku Cinta
163
#163 - Bersandarlah Padaku!
164
#164 - Cinta Luar Biasa
165
#165 - Cerita Cinta Kita
166
#166 - Ucapan Selamat Tinggal
167
#167 - Bahagiaku adalah Kamu
168
#168 - Kesedihan Sheila
169
#169 - Kekhawatiran Nathan
170
#170 - Keluarga Kecil Bahagia
171
#171 - Ikatan Batin
172
#172 - Siapa Dalangnya?
173
#173 - Aku Menginginkanmu
174
#174 - Akhirnya Ku Menemukanmu
175
#175 - Rahasia Kelam yang Terkubur
176
#176 - Penculikan
177
#177 - Penjahat dan Malaikat
178
#178 - Kembali Pulang
179
#179 - Cinta Monyet
180
#180 - Kita Adalah Keluarga
181
#181 - Sang Pewaris yang Malas
182
#182 - Insiden Pertemuan Pertama
183
#183 - Pekerjaan Baru
184
#184 - Asisten Pribadi Baru
185
#185 - Trauma Masa Lalu
186
#186 - Jangan Tinggalkan Aku
187
#187 - Mencuri Perhatian
188
#188 - INFO GIVEAWAY
189
#189 - Masa Lalu yang Kembali
190
#190 - Tak Ada Jalan untuk Kembali
191
#191 - Keberhasilan Kecil Giga
192
#192 - Skandal Receh Para Pewaris
193
#193 - PENGUMUMAN GIVEAWAY
194
#194 - Debaran Itu Berbeda
195
#195 - Penolakan
196
#196 - Masalah Baru
197
#197 - Terbongkar
198
#198 - Memperjuangkan Cinta(END)
199
NEW RELEASE

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!