Aku Nggak Suka Dibantah

"Sudah ah aku capek,aku mau ngurus surat surat dulu habis itu pulang ." Jia hendak berdiri namun tangannya di tarik Nara dan terjatuh di pelukannya.

"Kalau capek nggak usah kemana mana disini aja,biar Reno yang mengurus semua." Sahut Nara masih mendekap erat tubuh Jia di pangkuannya.

"Nggak ah aku mau balik aja,lama lama disini pasti di mesumin sama kamu." Gumam Jia lirih,namun Nara mendengarnya.

"Apa kamu bilang,hah ?" Seru Nara gemas.

Nara mendudukkan Jia di sebelahnya dan memegang pundaknya menatap serius.

"Jia,sekarang aku mau bicara serius sama kamu." Jia yang melihat Nara menatap serius hanya bisa menganggukkan kepalanya.

"Aku minta maaf di awal pertemuan kita aku kasar sama kamu,tapi aku nggak bermaksud seperti itu mungkin itu salah satu sifatku yang buruk tidak bisa ramah dengan orang yang baru pertama kali bertemu.Tapi setelah pertemuan kita yang secara kebetulan dan berkali kali aku yang awalnya hanya ingin iseng balas dendam sama kamu tapi aku malah merasakan hal yang aneh,rasa yang belum pernah aku alami.Aku menggila bila mengingatmu,hatiku sakit waktu kamu marah dan bilang benci sama aku,saat itu aku belum tahu sebenarnya itu rasa apa dan semakin lama aku menyadari bahwa aku jatuh cinta kepadamu.

Jia hanya terdiam mendengarkan ungkapan hati Nara yang panjang itu,Dia belum bisa menjawab apakah dia juga mencintai Nara atau tidak.

"Jia apakah kamu juga merasakan hal yang sama terhadapku?" Ucap Nara sambil menggenggam tangan Jia lembut.Jia menunduk bingung harus menjawab apa.

"Jia bicaralah,jangan diam seperti ini!" Nara semakin gelisah karena Jia hanya diam saja.

"Ehm aku nggak tahu apakah aku juga jatuh cinta sama kamu,tapi...." Jia menggantung ucapannya hingga membuat Nara semakin gelisah.

"Tapi apa Jia...?"Saut Nara semakin penasaran.

"Tapi yang aku rasakan,aku merasa nyaman dekat dengan kamu." Ucap Jia masih dengan menunduk malu.

Nara sangat senang mendengar ucapan Jia,walaupun Jia belum tahu perasaannya itu cinta atau bukan tapi bagi Nara Jia merasa nyaman berada di dekatnya itu sudah lebih dari cukup untuk saat ini.Dan dia yakin cinta akan tumbuh dengan sendirinya asalkan dia selalau memberi perhatian dan kasih sayang untuk Jia.

Nara memegang dagu Jia dan megangkat wajahnya dan mendekatkan ke wajahnya,Jia hanya pasrah tanpa perlawanan dia memejamkan matanya dan ketika hendak mencium Jia , tiba tiba.

"Jiaaaa..." Teriak Abel yang tiba tiba berlari masuk dan merusak suasana.

Bruk ...

Di susul Reno dari belakang yang juga berlari mengejar Abel tapi terlambat,dia malah menabrak Abel yang berdiri mematung menutup matanya dengan kedua tangannya.Untung Reno bisa menjaga keseimbangan hingga mereka tidak terjatuh.

Sebelumnya....

"Tuan ayo masuk,ini sudah lama sekali kenapa Jia belum keluar juga." Rengek Abel sambil menarik narik kemeja Reno.

"Huh bocah ini sungguh merepotkan, gerutu Reno.Tolong nona jangan seperti ini." Sambil mencoba melepaskan tangan Abel dari kemejanya.Tanpa pikir panjang Abel menggigit tangan Reno dan berlari masuk ke dalam.Reno mengejar Abel untuk mencegahnya masuk tapi terlambat dia sudah masuk kedalam dan.

 

" Abel..." Ucap Jia lirih menahan malu dan menggeser duduknya menjauh dari Nara.

" Ada apa ini ?" Seru Nara merasa kesal karena kedatangan mereka yang mengganggu dan menatap tajam pada Abel dan Reno yang masih saling berpegangan tangan tanpa sadar.

" Maafkan kami tuan ". Ucap Reno yang hendak keluar dan menarik tangan Abel tapi di hentikan oleh suara Nara.

"Tunggu Ren, aku ingin pulang bersama Jia tolong kamu urus semuanya dan juga motor Jia,aku akan menyetir sendiri.Jia yang mendengar perintah Nara untuk Reno kaget dan juga Abel.

"No aku nggak mau,aku mau pulang sama teman teman ku ." Ucap Jia protes.

"Aku nggak suka di bantah Jia. "Seru Nara dengan tatapan tajam.

"Tapi aku sudah janji sama mereka kalau kita mau konvoi pulang bareng." Jia mencoba menjelaskan dengan muka sedikit kesal.

"Kalau aku memaksa Jia pasti dia akan ilfil sama aku dan merasa aku mengekangnya,aku harus bisa masuk kedunianya." Batin Nara.

Reno dan Abel hanya bengong melihat perdebatan mereka." Duh tuan kita nonton drakor lagi nich,kapan aku juga bisa main drakor juga ?'' Gumam Abel,Reno yang mendengarnya hanya bisa menggelengkan kepalanya." Dasar bocah,kebanyakan nonton film.Tapi dia manis juga kalau nurut gini ." Gumam Reno tersenyum tipis.

"Ok kalau gitu,kamu boleh konvoi bareng sama teman temanmu." Jawab Nara tersenyum tipis.

" Beneran? Bel akhirnya impian kita bakal terwujud" Ucap Jia girang.

"Iya beb..Yes yes..." Teriak Abel tak kalah histeris dari Jia.

Nara dan Reno hanya bisa menggelengkan kepala melihat tingkah dua gadis di depan mereka." Aku akan selalu membuatmu bahagia seperti ini Jia." Ucap Nara dalam hati.

" Tapi kamu harus nunggu aku sebelum pulang!'' Perintah Nara.

"Memangnya kenapa ?" Tanya Jia bingung.

"Udah nggak usah banyak tanya,sekarang kamu siap siap aja tunggu aku didepan." Seru Nara.

" Ok lah terserah kamu,ayo Bel!" dan Abel keluar dengan wajah gembira.

"Ren,suruh orang untuk mengurus semua,kita pulang naik motor bareng mereka."

"Baik tuan."

"Oh ya nanti kamu boncengan saja sama teman Jia itu!" Perintah Nara,yang langsung membuat Reno kaget.

"Hah..tapi tuan." Reno yang ingin protes langsung terdiam karena dia tahu bosnya tidak suka di bantah.

"Baik tuan,kalau begitu saya permisi mengurus semuanya dulu." Ucapnya tidak bersemangat dan berlalu meninggalkan Nara.Nara tersenyum senang bisa menggoda asistennya itu.

"Hey Jia kenapa kamu lama sekali?" Teriak salah satu temannya dari jauh yang sudah siap untuk konvoi,di sana juga terlihat Bima ikut menunggu.

"Maaf gaezz tadi ada sedikit urusan." Ucap Jia sambil tersenyum hingga terlihat gigi kelinci dan lesung pipitnya yang semakin mebuat Jia terlihat cantik.Bima yang melihatnya semakin terpana dengan kecantikan Jia.

"Kenapa kamu harus sudah ada yang punya sih Jia." Batin Bima sedih.

"Hey Bim,sampai segitunya nglihat Jia." Seru Nino sahabatnya,yang mebuat kaget Bima dan semua yang ada disitu.

Jia yang mendengar namanya disebut langsung melihat ke arah Bima dan tatapan mata mereka saling beradu membuat keduanya salah tingkah.

"Ingat Bim sainganmu berat!" Ucap Nino mengingatkan sahabatnya.Bima tidak perduli dan dia berjalan mendekati Jia.

"Jia boleh aku bicara sebentar denganmu?" Ucap Bima.

"Iya Bim,bicara saja." Saut Jia tersenyum.

"Jangan disini,disini banyak orang." Ujar Bima yang memberi kode untuk agak menjauh dari teman temannya.

Jia bingung antara mau atau tidak,dia takut kalau Nara lihat pasti marah.

"Ok Bim tapi sebentar saja ya." Ucapnya ragu.Belum juga mereka melangkah tapi sudah di kagetkan dengan suara keributan teman temannya.

"Wow keren banget.'' Terdengar suara teman temannya.Jia melihat ke arah orang yang di lihat teman temannya.Betapa terkejutnya dia melihat cowok keren dengan jaket kulit di balut kaos putih ketat di dalamnya hingga terlihat jelas otot sixpaxnya dengan bawahan celana jeans hitam sobek di dengkul dan sepatu bots hitam di kakinya tidak lupa kacamata hitam menutup matanya menambah gagah pria itu.

\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-

Terimakasih yang sudah mau baca novelku ya kakak,jangan lupa kasih vote ya.

 

 

 

 

Terpopuler

Comments

Mba Wika

Mba Wika

dtunggu visualnya thor

2020-06-25

0

naurakyu

naurakyu

dalam imajinasi aku dh keren bgt dh pokoknya...

2020-06-05

0

Toni Toni Jos

Toni Toni Jos

Visual dong

2020-06-04

1

lihat semua
Episodes
1 Lolos
2 Ijin
3 Pertemuan Pertama
4 MAKAN SIANG
5 CIUMAN PERTAMA
6 SEMAKIN PENASARAN
7 GALAU
8 UNGKAPAN ISI HATI
9 MERASA NYAMAN
10 SELALU BERDEGUP KENCANG
11 Apa Aku Jatuh Cinta
12 Curhat
13 Aku Mau Makan Denganmu
14 Gelisah
15 Kamu Memang Istimewa
16 Kemenangan
17 Terkejut
18 Kakak Maafkan Aku
19 Hukuman Yang Sama
20 Aku Nggak Suka Dibantah
21 Jangan Ganggu Milikku
22 Gagal Paham
23 Bagaimana Dengan Hatiku
24 Little Princess
25 Maksud Kakak Apa...?
26 Will You Marry Me
27 Senjata Makan Tuan
28 Aku Mau....
29 Restu Kakak
30 Lamaran
31 Panggil Aku Sayang
32 Kamu Cantik Hari Ini
33 Hari Pertunangan
34 Awal Sebuah Ancaman
35 Aku Siap Tanggung Jawab
36 Marah
37 Bukan Sepenuhnya Salahmu
38 Terimakasih Sudah Percaya
39 Kamu Hanya Buang Buang Waktuku
40 Aku Berhak Tahu
41 Kemarahan Nara
42 Wanita Bermuka Dua
43 Sudah Bernafasnya Sayang?
44 Biarkan Aku Memelukmu dulu
45 Kejujuran
46 Aku Bisa Jadi Apapun Untukmu
47 Kemarikan Jia
48 Awas Kau
49 Diamlah
50 Lepasin,Jangan Sentuh Aku
51 Tuh Kan Macem Macem...
52 Manusia Dingin
53 Selalu Menggoda
54 Sahabat Selamanya
55 Panik Part 1
56 Panik Part 2
57 Foto
58 Siapa Itu Kara?
59 Penculikkan Jia
60 Aku Seperti Tidak Mengenalinya
61 Aku Tidak Suka Kalimat Terakhirmu
62 Aku Nggak Akan Macam-Macam
63 Aku Kan Masih Marah Sama Kamu
64 Sebaiknya Kalian Segera Menikah
65 Bukannya Besok.
66 Tunggu Aku Sayang
67 Senyuman Ancaman
68 Tanpa Ampun
69 Senjata Pamungkas
70 Apa Maksudnya
71 Kemanapun Kamu Mau
72 Masa Lalu Jia dan Bima
73 Untuk Menghemat Waktu
74 Terimakasih Untuk Panggilan Sayangmu
75 Mau Tahu Saja
76 Wanita Yang Mengagumkan
77 Dia Istriku
78 Kemana
79 Kecewa
80 Aku Terluka Kalau Dia Terluka
81 Aku Salah Lagi
82 Kenapa Dia Jadi Menyebalkan
83 Apa Dia Mendengar
84 Mimpi Buruk
85 Tidak Segampang Itu
86 Aku Tidak Akan Melepaskanmu
87 Suami Posesif
88 Ancaman Baru
89 Jawab Saja Pertanyaanku
90 Itu Maunya Kamu....
91 Kita Harus Segera Bertindak
92 Aku Tidak Akan Membiarkan Itu Terjadi
93 Awas Kamu
94 Aku Hancur Tanpa Kalian
95 Sungguh Menggemaskan
96 Tunggu Aku Sayang
97 Firasat Seorang Kakak
98 Nasehat Seorang Ibu
99 Siapa Kamu?
100 Sebuah Petunjuk
101 Apa Dia Mencariku?
102 Cinta Tidak Harus Memiliki
103 Pengumuman
104 Anakmu Bisa Marah
105 Wanita Memang Merepotkan
106 Kesempatan Terakhir
Episodes

Updated 106 Episodes

1
Lolos
2
Ijin
3
Pertemuan Pertama
4
MAKAN SIANG
5
CIUMAN PERTAMA
6
SEMAKIN PENASARAN
7
GALAU
8
UNGKAPAN ISI HATI
9
MERASA NYAMAN
10
SELALU BERDEGUP KENCANG
11
Apa Aku Jatuh Cinta
12
Curhat
13
Aku Mau Makan Denganmu
14
Gelisah
15
Kamu Memang Istimewa
16
Kemenangan
17
Terkejut
18
Kakak Maafkan Aku
19
Hukuman Yang Sama
20
Aku Nggak Suka Dibantah
21
Jangan Ganggu Milikku
22
Gagal Paham
23
Bagaimana Dengan Hatiku
24
Little Princess
25
Maksud Kakak Apa...?
26
Will You Marry Me
27
Senjata Makan Tuan
28
Aku Mau....
29
Restu Kakak
30
Lamaran
31
Panggil Aku Sayang
32
Kamu Cantik Hari Ini
33
Hari Pertunangan
34
Awal Sebuah Ancaman
35
Aku Siap Tanggung Jawab
36
Marah
37
Bukan Sepenuhnya Salahmu
38
Terimakasih Sudah Percaya
39
Kamu Hanya Buang Buang Waktuku
40
Aku Berhak Tahu
41
Kemarahan Nara
42
Wanita Bermuka Dua
43
Sudah Bernafasnya Sayang?
44
Biarkan Aku Memelukmu dulu
45
Kejujuran
46
Aku Bisa Jadi Apapun Untukmu
47
Kemarikan Jia
48
Awas Kau
49
Diamlah
50
Lepasin,Jangan Sentuh Aku
51
Tuh Kan Macem Macem...
52
Manusia Dingin
53
Selalu Menggoda
54
Sahabat Selamanya
55
Panik Part 1
56
Panik Part 2
57
Foto
58
Siapa Itu Kara?
59
Penculikkan Jia
60
Aku Seperti Tidak Mengenalinya
61
Aku Tidak Suka Kalimat Terakhirmu
62
Aku Nggak Akan Macam-Macam
63
Aku Kan Masih Marah Sama Kamu
64
Sebaiknya Kalian Segera Menikah
65
Bukannya Besok.
66
Tunggu Aku Sayang
67
Senyuman Ancaman
68
Tanpa Ampun
69
Senjata Pamungkas
70
Apa Maksudnya
71
Kemanapun Kamu Mau
72
Masa Lalu Jia dan Bima
73
Untuk Menghemat Waktu
74
Terimakasih Untuk Panggilan Sayangmu
75
Mau Tahu Saja
76
Wanita Yang Mengagumkan
77
Dia Istriku
78
Kemana
79
Kecewa
80
Aku Terluka Kalau Dia Terluka
81
Aku Salah Lagi
82
Kenapa Dia Jadi Menyebalkan
83
Apa Dia Mendengar
84
Mimpi Buruk
85
Tidak Segampang Itu
86
Aku Tidak Akan Melepaskanmu
87
Suami Posesif
88
Ancaman Baru
89
Jawab Saja Pertanyaanku
90
Itu Maunya Kamu....
91
Kita Harus Segera Bertindak
92
Aku Tidak Akan Membiarkan Itu Terjadi
93
Awas Kamu
94
Aku Hancur Tanpa Kalian
95
Sungguh Menggemaskan
96
Tunggu Aku Sayang
97
Firasat Seorang Kakak
98
Nasehat Seorang Ibu
99
Siapa Kamu?
100
Sebuah Petunjuk
101
Apa Dia Mencariku?
102
Cinta Tidak Harus Memiliki
103
Pengumuman
104
Anakmu Bisa Marah
105
Wanita Memang Merepotkan
106
Kesempatan Terakhir

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!