Kemenangan

Nara sudah tidak sabar ingin segera menghampiri Jia.Ketika dia hendak berdiri menghampiri Jia, tiba tiba ada seseorang memanggilnya.

''Tuan Nara.'' Panggil orang itu dengan sopan.

Reno mecegahnya dan menanyakan keperluan orang itu.

''Ada apa?'' Tanya Reno dengan wajah datarnya.

''Maaf tuan saya ingin meminta waktu tuan Nara sebentar untuk memberikan hadiah dan medali kepada juara pertama,tapi tentunya jika tuan Nara berkenan.'' Sela orang itu sebelum Reno menjawab.Karena ini kejadian langka Nara mau menghadiri acara yang sudah lama di sponsori oleh perusahaanya.Karena memang dari dulu Nara hanya mewakilkan saja kehadirannya pada orang kepercayaannya.

Nara yang mendengar perkataan orang itu langsung mengiyakan permintaannya.Karena kan Jia yang jadi juaranya coba kalau bukan Nara mana mungkin mau

''Baiklah,kapan penyerahan hadiahnya.'' Seru Nara.

''Terimakasih tuan anda sudah berkenan,penyerahannya masih 15 menit lagi..'' Ucap orang itu dengan hati hati.

Nara berlalu pergi hendak menghampiri Jia yang sedang di kerumuni teman temannya di ikuti Reno di belakangnya.

''Selamat ya beb akhirnya kamu menang.'' Teriak Abel langsung memeluk sahabatnya itu histeris bahagia.

''Iya beb makasih ini berkat dukdungan kamu.'' Ucap Jia yang melepas pelukan abel dan melihat ke sekitar mencari sesorang yaitu kakaknya.

''Kak Arga nggak dateng bel.'' Tanya Jia dengan sorot mata kecewa.

''Ehmmm..anu...iya Jia,kak Arga belum dateng.'' Jawab Abel gugup karena takut temannya itu sedih.

''Mungkin kak Arga masih dijalan.'' Hibur Abel.Jia diam saja dengan wajah kecewa.

''Jia selamat ya,kamu hebat.'' Ucap teman teman Jia dari belakang.'' Jia kaget dengan kedatangan teman teman motornya.

''Hey kalian datang juga.'' Teriak Jia sambil memeluk teman temannya yang membuat dia lupa sejenak dengan kesedihannya.

''Iya pasti dateng dong,masa ketua ikut lomba balapan kita nggak dateng.'' Jawab mereka kompak.

''Ok deh makasih ya semuanya.'' Seru Jia dengan mata berkaca kaca.Tiba tiba datang seorang cowok menghampiri Jia.

''Selamat ya Jia.'' Ucap seorang cowok dengan mengulurkan tangannya.Dia adalah Bima,teman sekolah Jia yang juga ketua dari club motor cowok.

''Eh Bima,kamu dateng juga.'' Jawab Jia gugup karena dulu Jia pernah menyukai Bima.Tapi itu dulu sebelum dia di labrak Mia.Ya Mia adalah teman sekelasnya yang juga menyukai Bima.

Jia nggak mau ribut makanya dia lebih memilih untuk menjauh dari Bima.

Jia hendak menjabat tangan Bima tapi tiba tiba ada seseorang yang memeluknya.Siapa lagi kalau bukan Nara.Bimapun menarik tangannya kembali kecewa.

''Selamat ya sayang kamu memang hebat,kamu nggak kenapa kenapa kan.'' Ucap Nara kemudian melepas pelukannya dan mengecek semua tubuh Jia takut kalau sampai ada yang terluka.

Jia kaget karena kedatangan Nara dan lebih syok lagi karena dia memeluknya di depan umum dan di depan teman temannya.

Bukan hanya Jia yang kaget teman temannya pun kaget terutama Bima.Dia nggak nyangka akan mendapat pemandangan seperti ini,padahal dia sudah menyiapkan hadiah khusus untuk Jia. ''Ternyata Jia sudah punya pacar..'' Batin Bima sedih.

''Kamu? Kamu kenapa bisa ada disini,kamu ngikuti aku ya?'' Tanya Jia bingung.

''Kemanapun kamu pergi aku pasti tahu sayang.'' Bisik Nara di telinga Jia.

''Bisa nggak sih kamu nggak manggil aku sayang,aku kan malu.'' Jia balik berbisik.

''Nggak bisa.'' Jawab Nara tersenyum tipis.

''Huh dasar nyebelin.'' Gumam Jia kesal.

''Itu hukuman kamu karena tadi sudah bikin aku kesal,dan nanti masih ada hukuman lagi,jadi kamu siap siap aja.'' Kata Nara sambil mengelus elus rambut Jia hingga membuat teman teman Jia baper apalagi Abel.

''Hukuman? Memang aku salah apalagi terus ada hukuman lagi?" Tanya Jia sambil mengerutkan keningnya.

"Tuan acaranya akan di mulai.'' Reno berbisik pada Nara,yang di jawab dengan anggukan oleh Nara.

''Cup...Aku pergi sebentar ya sayang,ingat siap siap dengan hukumanmu ya!" Bisik Nara setelah mencium kening Jia dan berlalu pergi meninggalkan Jia yang masih mematung syok karena selalu di serang mendadak oleh Nara,apalagi sekarang di tempat umum.Dan anehnya dia tidak bisa marah malah menerimanya dengan senang hati.Padahal di antara mereka belum ada status apapun tapi Jia merasa nyaman dengan Nara.

**********

Jangan lupa kasih vote ya kakak.....

Terpopuler

Comments

naurakyu

naurakyu

aaaaaaa...... bapeeeeerrrrr.....

2020-06-05

0

Toni Toni Jos

Toni Toni Jos

Lanjut torr, keren abis

2020-06-04

0

lihat semua
Episodes
1 Lolos
2 Ijin
3 Pertemuan Pertama
4 MAKAN SIANG
5 CIUMAN PERTAMA
6 SEMAKIN PENASARAN
7 GALAU
8 UNGKAPAN ISI HATI
9 MERASA NYAMAN
10 SELALU BERDEGUP KENCANG
11 Apa Aku Jatuh Cinta
12 Curhat
13 Aku Mau Makan Denganmu
14 Gelisah
15 Kamu Memang Istimewa
16 Kemenangan
17 Terkejut
18 Kakak Maafkan Aku
19 Hukuman Yang Sama
20 Aku Nggak Suka Dibantah
21 Jangan Ganggu Milikku
22 Gagal Paham
23 Bagaimana Dengan Hatiku
24 Little Princess
25 Maksud Kakak Apa...?
26 Will You Marry Me
27 Senjata Makan Tuan
28 Aku Mau....
29 Restu Kakak
30 Lamaran
31 Panggil Aku Sayang
32 Kamu Cantik Hari Ini
33 Hari Pertunangan
34 Awal Sebuah Ancaman
35 Aku Siap Tanggung Jawab
36 Marah
37 Bukan Sepenuhnya Salahmu
38 Terimakasih Sudah Percaya
39 Kamu Hanya Buang Buang Waktuku
40 Aku Berhak Tahu
41 Kemarahan Nara
42 Wanita Bermuka Dua
43 Sudah Bernafasnya Sayang?
44 Biarkan Aku Memelukmu dulu
45 Kejujuran
46 Aku Bisa Jadi Apapun Untukmu
47 Kemarikan Jia
48 Awas Kau
49 Diamlah
50 Lepasin,Jangan Sentuh Aku
51 Tuh Kan Macem Macem...
52 Manusia Dingin
53 Selalu Menggoda
54 Sahabat Selamanya
55 Panik Part 1
56 Panik Part 2
57 Foto
58 Siapa Itu Kara?
59 Penculikkan Jia
60 Aku Seperti Tidak Mengenalinya
61 Aku Tidak Suka Kalimat Terakhirmu
62 Aku Nggak Akan Macam-Macam
63 Aku Kan Masih Marah Sama Kamu
64 Sebaiknya Kalian Segera Menikah
65 Bukannya Besok.
66 Tunggu Aku Sayang
67 Senyuman Ancaman
68 Tanpa Ampun
69 Senjata Pamungkas
70 Apa Maksudnya
71 Kemanapun Kamu Mau
72 Masa Lalu Jia dan Bima
73 Untuk Menghemat Waktu
74 Terimakasih Untuk Panggilan Sayangmu
75 Mau Tahu Saja
76 Wanita Yang Mengagumkan
77 Dia Istriku
78 Kemana
79 Kecewa
80 Aku Terluka Kalau Dia Terluka
81 Aku Salah Lagi
82 Kenapa Dia Jadi Menyebalkan
83 Apa Dia Mendengar
84 Mimpi Buruk
85 Tidak Segampang Itu
86 Aku Tidak Akan Melepaskanmu
87 Suami Posesif
88 Ancaman Baru
89 Jawab Saja Pertanyaanku
90 Itu Maunya Kamu....
91 Kita Harus Segera Bertindak
92 Aku Tidak Akan Membiarkan Itu Terjadi
93 Awas Kamu
94 Aku Hancur Tanpa Kalian
95 Sungguh Menggemaskan
96 Tunggu Aku Sayang
97 Firasat Seorang Kakak
98 Nasehat Seorang Ibu
99 Siapa Kamu?
100 Sebuah Petunjuk
101 Apa Dia Mencariku?
102 Cinta Tidak Harus Memiliki
103 Pengumuman
104 Anakmu Bisa Marah
105 Wanita Memang Merepotkan
106 Kesempatan Terakhir
Episodes

Updated 106 Episodes

1
Lolos
2
Ijin
3
Pertemuan Pertama
4
MAKAN SIANG
5
CIUMAN PERTAMA
6
SEMAKIN PENASARAN
7
GALAU
8
UNGKAPAN ISI HATI
9
MERASA NYAMAN
10
SELALU BERDEGUP KENCANG
11
Apa Aku Jatuh Cinta
12
Curhat
13
Aku Mau Makan Denganmu
14
Gelisah
15
Kamu Memang Istimewa
16
Kemenangan
17
Terkejut
18
Kakak Maafkan Aku
19
Hukuman Yang Sama
20
Aku Nggak Suka Dibantah
21
Jangan Ganggu Milikku
22
Gagal Paham
23
Bagaimana Dengan Hatiku
24
Little Princess
25
Maksud Kakak Apa...?
26
Will You Marry Me
27
Senjata Makan Tuan
28
Aku Mau....
29
Restu Kakak
30
Lamaran
31
Panggil Aku Sayang
32
Kamu Cantik Hari Ini
33
Hari Pertunangan
34
Awal Sebuah Ancaman
35
Aku Siap Tanggung Jawab
36
Marah
37
Bukan Sepenuhnya Salahmu
38
Terimakasih Sudah Percaya
39
Kamu Hanya Buang Buang Waktuku
40
Aku Berhak Tahu
41
Kemarahan Nara
42
Wanita Bermuka Dua
43
Sudah Bernafasnya Sayang?
44
Biarkan Aku Memelukmu dulu
45
Kejujuran
46
Aku Bisa Jadi Apapun Untukmu
47
Kemarikan Jia
48
Awas Kau
49
Diamlah
50
Lepasin,Jangan Sentuh Aku
51
Tuh Kan Macem Macem...
52
Manusia Dingin
53
Selalu Menggoda
54
Sahabat Selamanya
55
Panik Part 1
56
Panik Part 2
57
Foto
58
Siapa Itu Kara?
59
Penculikkan Jia
60
Aku Seperti Tidak Mengenalinya
61
Aku Tidak Suka Kalimat Terakhirmu
62
Aku Nggak Akan Macam-Macam
63
Aku Kan Masih Marah Sama Kamu
64
Sebaiknya Kalian Segera Menikah
65
Bukannya Besok.
66
Tunggu Aku Sayang
67
Senyuman Ancaman
68
Tanpa Ampun
69
Senjata Pamungkas
70
Apa Maksudnya
71
Kemanapun Kamu Mau
72
Masa Lalu Jia dan Bima
73
Untuk Menghemat Waktu
74
Terimakasih Untuk Panggilan Sayangmu
75
Mau Tahu Saja
76
Wanita Yang Mengagumkan
77
Dia Istriku
78
Kemana
79
Kecewa
80
Aku Terluka Kalau Dia Terluka
81
Aku Salah Lagi
82
Kenapa Dia Jadi Menyebalkan
83
Apa Dia Mendengar
84
Mimpi Buruk
85
Tidak Segampang Itu
86
Aku Tidak Akan Melepaskanmu
87
Suami Posesif
88
Ancaman Baru
89
Jawab Saja Pertanyaanku
90
Itu Maunya Kamu....
91
Kita Harus Segera Bertindak
92
Aku Tidak Akan Membiarkan Itu Terjadi
93
Awas Kamu
94
Aku Hancur Tanpa Kalian
95
Sungguh Menggemaskan
96
Tunggu Aku Sayang
97
Firasat Seorang Kakak
98
Nasehat Seorang Ibu
99
Siapa Kamu?
100
Sebuah Petunjuk
101
Apa Dia Mencariku?
102
Cinta Tidak Harus Memiliki
103
Pengumuman
104
Anakmu Bisa Marah
105
Wanita Memang Merepotkan
106
Kesempatan Terakhir

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!