SEMAKIN PENASARAN

Arga dan Jia sudah sampai,Jia segera menemui panitia di ikuti Arga.

Jia langsung mengecek motornya di bantu panitia dan terus latihan.Setelah selesai latihan Arga mengantarkan Jia kembali ke hotel.

Sampainya di hotel Aldo sudah menunggu Arga. ''Hey kamu sudah sampai Al.''

''Iya baru saja sampai nich.''

''Hallo kak Aldo,gimana kabarnya?''

''Hallo Jia ,kabar kak Aldo baik ,gimana kamu sudah siap buat pertandingan besok?''

''Sudah donk kak.''

''Keren nih kamu bisa masuk tingkat nasional,semangat ya !''

''Heheh,pasti donk kak.''

''Gimana Al besok kita jadi ketemu dengan Tuan Nara?''

''Iya jadi Ga,tapi sekarang ada yang harus di selesaikan dulu,bukan masalah penting sih tapi lebih baik kalau kita lihat langsung.

''Ehm...ok.''

''Kamu nggak apa apa kan sayang kakak tinggal lagi?''

''Iya kak nggak apa apa.''

''Ya sudah kamu buruan masuk,cepet istirahat ya,nanti kalau sudah selesai kakak langsung balik,kamar kakak dan kak Aldo ada di sebelah kamu.

''Ok kak hati hati ya, kak Aldo jagain kakakku y..!''

''Siap!''

''Emang kakak anak kecil pakai dijagain segala.''

Arga gemas dengan adiknya itu,sambil mencubit hidung Jia, dan Arga mencium rambutnya.

Saat Jia hendak masuk ke kamarnya,Nara yang kamarnya bersebelahan dengan kamar Jia mau keluar,tapi Nara mengurungkan niatnya dan menunggu Jia masuk.

''Ada apa tuan,kenapa tidak jadi keluar?'' Reno bingung dengan tingkah bosnya itu.

''Kamu lihat wanita itu kan?''

''Iya tuan.''

''Kamu cari tahu tentang dia?'' Entah kenapa Nara sangat penasaran dengan gadis itu.

''Baik tuan." Ucap Reno.Setelah Jia masuk barulah Nara keluar dari pintu kamarnya.

Jia masuk ke kamar dan mendudukkan tubuhnya disofa .Dia mengambil ponsel dari tasnya,dan terlihat begitu banyak panggilan dari sahabat tersayangnya Abel.

''Aduh banyak banget panggilan dari Abel.''Jia menepuk dahinya.''Aku lupa ngabarin Abel''.Aku harus cepet telfon balik nih," batin Jia.Belum sempat menekan nomor,tapi sudah terlihat ada panggilan dari Abel lagi.

''Hal..'' Belum sempat meneruskan kata katanya Abel sudah berteriak hingga Jia menjauhkan ponsel dari kupingnya.

''JIA MAHENDRAAAA...!!!''

''Pelan pelan donk beb mau pecah nih kupingku denger suara kamu yang kaya toa!''

''Biarin, kamu kemana aja sih,nggak kasih kabar kalau sudah sampai,di telfon nggak di angkat,aku kan khawatir kalau kamu kenapa kenapa." Abel nyerocos tanpa henti.

"Iya iya maaf aku lupa ngabari kamu gara gara cowok itu.''

''Hah..cowok,cowok siapa?.kamu dapet cowok cepet banget di sana beb,baru juga nyampai belum ada sehari sudah dapet cowok aja.Cowoknya keren nggak beb?''

''Huh dapet cowok gimana,dia tu nyebelin tahu,udah pelit,kasar,nggak sopan seenaknya sendiri,pokoknya nyebelin deh." Jia mendengus kesal mengingat cowok yang sudah mengambil ciuman pertamanya.Tapi dia ganteng juga sich.Batin Jia yang tanpa sadar tersenyum sendiri.

''Emang dia ngapain kamu beb,kok kamu kesel gitu sama dia?''

''Emhm..ceritanya panjang deh besok kalau ketemu aku ceritain semua ke kamu beb." Jia nggak mau cerita dulu soal ciuman itu,karena kalau di ceritaiin sekarang nggak bakal selesai telfonnya,lagian Jia masih males bahas soal cowok nyebelin itu.

''Ya sudah deh,tapi janji ya besok ceritain semua ke aku.''

''Iya deh janji,ngomong ngomong kamu jadi nggak buat nonton pertandinganku besok?''

"InsyaAllah jadi beb,tapi belum tahu sampai di sana jam berapa.''

''Ok deh aku tunggu.''

'' Ya sudah kamu istirahat,aku mau bantu bantu mama lagi.''

"Ok,salam buat tante y!''

''Yup,bye.''

''Bye...''

Terpopuler

Comments

Sasa (fb. Sasa Sungkar)

Sasa (fb. Sasa Sungkar)

sudah kulike smpe bab ini ya, ntar sambung lagi 🤗

2020-07-10

0

naurakyu

naurakyu

ceritanya tambah seru.. auto favorit nih...

2020-06-04

0

lihat semua
Episodes
1 Lolos
2 Ijin
3 Pertemuan Pertama
4 MAKAN SIANG
5 CIUMAN PERTAMA
6 SEMAKIN PENASARAN
7 GALAU
8 UNGKAPAN ISI HATI
9 MERASA NYAMAN
10 SELALU BERDEGUP KENCANG
11 Apa Aku Jatuh Cinta
12 Curhat
13 Aku Mau Makan Denganmu
14 Gelisah
15 Kamu Memang Istimewa
16 Kemenangan
17 Terkejut
18 Kakak Maafkan Aku
19 Hukuman Yang Sama
20 Aku Nggak Suka Dibantah
21 Jangan Ganggu Milikku
22 Gagal Paham
23 Bagaimana Dengan Hatiku
24 Little Princess
25 Maksud Kakak Apa...?
26 Will You Marry Me
27 Senjata Makan Tuan
28 Aku Mau....
29 Restu Kakak
30 Lamaran
31 Panggil Aku Sayang
32 Kamu Cantik Hari Ini
33 Hari Pertunangan
34 Awal Sebuah Ancaman
35 Aku Siap Tanggung Jawab
36 Marah
37 Bukan Sepenuhnya Salahmu
38 Terimakasih Sudah Percaya
39 Kamu Hanya Buang Buang Waktuku
40 Aku Berhak Tahu
41 Kemarahan Nara
42 Wanita Bermuka Dua
43 Sudah Bernafasnya Sayang?
44 Biarkan Aku Memelukmu dulu
45 Kejujuran
46 Aku Bisa Jadi Apapun Untukmu
47 Kemarikan Jia
48 Awas Kau
49 Diamlah
50 Lepasin,Jangan Sentuh Aku
51 Tuh Kan Macem Macem...
52 Manusia Dingin
53 Selalu Menggoda
54 Sahabat Selamanya
55 Panik Part 1
56 Panik Part 2
57 Foto
58 Siapa Itu Kara?
59 Penculikkan Jia
60 Aku Seperti Tidak Mengenalinya
61 Aku Tidak Suka Kalimat Terakhirmu
62 Aku Nggak Akan Macam-Macam
63 Aku Kan Masih Marah Sama Kamu
64 Sebaiknya Kalian Segera Menikah
65 Bukannya Besok.
66 Tunggu Aku Sayang
67 Senyuman Ancaman
68 Tanpa Ampun
69 Senjata Pamungkas
70 Apa Maksudnya
71 Kemanapun Kamu Mau
72 Masa Lalu Jia dan Bima
73 Untuk Menghemat Waktu
74 Terimakasih Untuk Panggilan Sayangmu
75 Mau Tahu Saja
76 Wanita Yang Mengagumkan
77 Dia Istriku
78 Kemana
79 Kecewa
80 Aku Terluka Kalau Dia Terluka
81 Aku Salah Lagi
82 Kenapa Dia Jadi Menyebalkan
83 Apa Dia Mendengar
84 Mimpi Buruk
85 Tidak Segampang Itu
86 Aku Tidak Akan Melepaskanmu
87 Suami Posesif
88 Ancaman Baru
89 Jawab Saja Pertanyaanku
90 Itu Maunya Kamu....
91 Kita Harus Segera Bertindak
92 Aku Tidak Akan Membiarkan Itu Terjadi
93 Awas Kamu
94 Aku Hancur Tanpa Kalian
95 Sungguh Menggemaskan
96 Tunggu Aku Sayang
97 Firasat Seorang Kakak
98 Nasehat Seorang Ibu
99 Siapa Kamu?
100 Sebuah Petunjuk
101 Apa Dia Mencariku?
102 Cinta Tidak Harus Memiliki
103 Pengumuman
104 Anakmu Bisa Marah
105 Wanita Memang Merepotkan
106 Kesempatan Terakhir
Episodes

Updated 106 Episodes

1
Lolos
2
Ijin
3
Pertemuan Pertama
4
MAKAN SIANG
5
CIUMAN PERTAMA
6
SEMAKIN PENASARAN
7
GALAU
8
UNGKAPAN ISI HATI
9
MERASA NYAMAN
10
SELALU BERDEGUP KENCANG
11
Apa Aku Jatuh Cinta
12
Curhat
13
Aku Mau Makan Denganmu
14
Gelisah
15
Kamu Memang Istimewa
16
Kemenangan
17
Terkejut
18
Kakak Maafkan Aku
19
Hukuman Yang Sama
20
Aku Nggak Suka Dibantah
21
Jangan Ganggu Milikku
22
Gagal Paham
23
Bagaimana Dengan Hatiku
24
Little Princess
25
Maksud Kakak Apa...?
26
Will You Marry Me
27
Senjata Makan Tuan
28
Aku Mau....
29
Restu Kakak
30
Lamaran
31
Panggil Aku Sayang
32
Kamu Cantik Hari Ini
33
Hari Pertunangan
34
Awal Sebuah Ancaman
35
Aku Siap Tanggung Jawab
36
Marah
37
Bukan Sepenuhnya Salahmu
38
Terimakasih Sudah Percaya
39
Kamu Hanya Buang Buang Waktuku
40
Aku Berhak Tahu
41
Kemarahan Nara
42
Wanita Bermuka Dua
43
Sudah Bernafasnya Sayang?
44
Biarkan Aku Memelukmu dulu
45
Kejujuran
46
Aku Bisa Jadi Apapun Untukmu
47
Kemarikan Jia
48
Awas Kau
49
Diamlah
50
Lepasin,Jangan Sentuh Aku
51
Tuh Kan Macem Macem...
52
Manusia Dingin
53
Selalu Menggoda
54
Sahabat Selamanya
55
Panik Part 1
56
Panik Part 2
57
Foto
58
Siapa Itu Kara?
59
Penculikkan Jia
60
Aku Seperti Tidak Mengenalinya
61
Aku Tidak Suka Kalimat Terakhirmu
62
Aku Nggak Akan Macam-Macam
63
Aku Kan Masih Marah Sama Kamu
64
Sebaiknya Kalian Segera Menikah
65
Bukannya Besok.
66
Tunggu Aku Sayang
67
Senyuman Ancaman
68
Tanpa Ampun
69
Senjata Pamungkas
70
Apa Maksudnya
71
Kemanapun Kamu Mau
72
Masa Lalu Jia dan Bima
73
Untuk Menghemat Waktu
74
Terimakasih Untuk Panggilan Sayangmu
75
Mau Tahu Saja
76
Wanita Yang Mengagumkan
77
Dia Istriku
78
Kemana
79
Kecewa
80
Aku Terluka Kalau Dia Terluka
81
Aku Salah Lagi
82
Kenapa Dia Jadi Menyebalkan
83
Apa Dia Mendengar
84
Mimpi Buruk
85
Tidak Segampang Itu
86
Aku Tidak Akan Melepaskanmu
87
Suami Posesif
88
Ancaman Baru
89
Jawab Saja Pertanyaanku
90
Itu Maunya Kamu....
91
Kita Harus Segera Bertindak
92
Aku Tidak Akan Membiarkan Itu Terjadi
93
Awas Kamu
94
Aku Hancur Tanpa Kalian
95
Sungguh Menggemaskan
96
Tunggu Aku Sayang
97
Firasat Seorang Kakak
98
Nasehat Seorang Ibu
99
Siapa Kamu?
100
Sebuah Petunjuk
101
Apa Dia Mencariku?
102
Cinta Tidak Harus Memiliki
103
Pengumuman
104
Anakmu Bisa Marah
105
Wanita Memang Merepotkan
106
Kesempatan Terakhir

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!