MAKAN SIANG

‘’Awww...’’Nara berteriak menahan rasa sakitnya karena injakan kaki Jia.

‘’Hey wanita aneh,berhenti!"

Jia menoleh ke arah suara yang memanggilnya. ”Week...’’Jia menjulurkan lidahnya mengejek Nara,dia terus bergegas pergi meninggalkan Nara yang masih kesakitan karena injakannya.

‘’Dasar cowok aneh,pelit,galak,nyebelin..’’Jia mengumpat Nara sepanjang perjalanan menuju ke kamarnya.

Setibanya di kamar Jia langsung menjatuhkan tubuhnya ke tempat tidur.’’ Huh..mimpi apa semalem harus ketemu sama tuh cowok nyebelin.'' Jia masih merasa kesal mengingat kejadian tadi.

‘’Aduh sampai lupa ngabari kak Arga.'' Jia mengambil ponselnya dan langsung menghubungi kakaknya.

‘’Hallo...kak.''

‘’Iya hallo,,kamu sudah sampai sayang?’’

‘’Iya kak Jia udah sampai baru aja,kakak dimana sekarang..?’’

‘’Kakak masih ada sedikit pekerjaan,nanti kita ketemu pas makan siang di restoran hotel saja ya sayang,kamu istirahat saja dulu..’’

‘’Ok kak..’’

--------

Reno menghampiri bosnya yang terlihat sedang kesal. ’’Duh kenapa si bos mukanya serem gitu.’’Batin Reno yang perasaannya mulai nggak enak.

‘’Tuan anda kenapa?'’

‘’Kamu dari mana saja,kenapa lama sekali!!"

‘’Maaf tuan tadi ada sedikit masalah,tapi sekarang sudah beres.’’Reno nggak ingin bertanya lagi kenapa bosnya terlihat kesal,dia memilih cari aman karena sangat hafal dengan sifat bosnya kalau sedang marah pasti apapun yang ada di dekatnya akan terkena imbasnya.

‘’Ya sudah ayo kekamar.’’

‘’Baik tuan...huh selamat...’’.Reno berjalan di belakang bosnya.

''Apa saja jadwalku hari ini?’’ Nara memecah kesunyian saat berada di lift.

‘’Tidak ada tuan,hari ini anda free.’’

‘’Ok,hari ini aku mau istirahat saja,kalau besok?''

‘’Besok pagi kita akan bertemu dengan Tuan Arga Mahendra dari perusahaan Angkasa Jaya,dan setelah makan siang kita akan menghadiri pertandingan balap motor.''

“Ok.’’

...........

Jia bangun dari tidurnya dan bersiap siap mau makan siang karena dia baru saja mendapatkan pesan kalau kakaknya sudah menunggu di restoran hotel.

Jia sudah berada di restoran hotel dan mencari keberadaan kakaknya.

‘’Jia.'' Terdengar suara kakaknya dari dalam sambil melambaikan tangan ke arah Jia.

‘’itu dia kak Arga.'' Jia tersenyum berjalan menghampiri dan duduk di samping kakaknya tak lupa ada pelukan hangat antara kakak adik itu.

‘’Kakak sudah lama...?’’

‘’Nggak kok baru aja,kamu mau makan apa?''

‘’Terserah kak,sama aja kayak kak Arga.’’

‘’Ok..’’ Arga memanggil pelayan dan memesan makanan untuk mereka berdua.

Dimeja tak jauh dari tempat Arga dan Jia,terlihat Nara yang sedang memperhatikan mereka.

‘’Itu kan si wanita aneh.’’ Gumam Nara.

Posisi Arga yang memunggungi mereka membuat Nara dan Reno hanya bisa melihat Jia.Reno melihat ke arah tempat yang sedang di perhatikan bosnya.

‘’Ada apa tuan,apa tuan mengenal wanita itu?’’ Reno memberanikan diri bertanya.

‘’Aku nggak kenal,tapi sungguh itu wanita yang menyebalkan.’’ Batin Nara.

‘’Kakak sehabis ini apa masih ada pekerjaan?"

''Nggak sayang,memangnya kenapa?''

''Kalau gitu bisa donG temenin aku nanti cek motor sama latihan bentar.''

''Ok nanti kakak temenin.'' Nggak berapa lama pesanan mereka datang,dan mereka menikmati makanan sambil ngobrol ,jarang mereka bisa makan bareng kaya gini,jadi mereka menggunakan waktu yang sedikit ini untuk bisa quality time.

Nara yang juga sedang makan terkadang mencuri pandang ke arah Jia,dia melihat Arga dan Jia tertawa dan terkadang Arga mencubit pipi dan hidung Jia,entah kenapa perasaan Nara jadi kesal melihat pemandangan itu.

''Sebenarnya dia cantik juga,sayang dia sudah punya pacar.Tapi sepertinya aku pernah melihat dia,tapi dimana ya?''

''Kak q ketoilet dulu ya.''

''iya.''

Saat Jia berjalan ke toilet tiba tiba ada yang menarik tangannya.

''Aww.....,kamu sia..'' Belum sempat meneruskan kata katanya mulutnya sudah di bekap seseorang dan membawanya ke sebuah ruangan.Saat sudah bisa melepaskan tangan orang itu Jia kaget dan melototkan matanya...

Terpopuler

Comments

Toni Toni Jos

Toni Toni Jos

lanjut torr

2020-06-04

1

lihat semua
Episodes
1 Lolos
2 Ijin
3 Pertemuan Pertama
4 MAKAN SIANG
5 CIUMAN PERTAMA
6 SEMAKIN PENASARAN
7 GALAU
8 UNGKAPAN ISI HATI
9 MERASA NYAMAN
10 SELALU BERDEGUP KENCANG
11 Apa Aku Jatuh Cinta
12 Curhat
13 Aku Mau Makan Denganmu
14 Gelisah
15 Kamu Memang Istimewa
16 Kemenangan
17 Terkejut
18 Kakak Maafkan Aku
19 Hukuman Yang Sama
20 Aku Nggak Suka Dibantah
21 Jangan Ganggu Milikku
22 Gagal Paham
23 Bagaimana Dengan Hatiku
24 Little Princess
25 Maksud Kakak Apa...?
26 Will You Marry Me
27 Senjata Makan Tuan
28 Aku Mau....
29 Restu Kakak
30 Lamaran
31 Panggil Aku Sayang
32 Kamu Cantik Hari Ini
33 Hari Pertunangan
34 Awal Sebuah Ancaman
35 Aku Siap Tanggung Jawab
36 Marah
37 Bukan Sepenuhnya Salahmu
38 Terimakasih Sudah Percaya
39 Kamu Hanya Buang Buang Waktuku
40 Aku Berhak Tahu
41 Kemarahan Nara
42 Wanita Bermuka Dua
43 Sudah Bernafasnya Sayang?
44 Biarkan Aku Memelukmu dulu
45 Kejujuran
46 Aku Bisa Jadi Apapun Untukmu
47 Kemarikan Jia
48 Awas Kau
49 Diamlah
50 Lepasin,Jangan Sentuh Aku
51 Tuh Kan Macem Macem...
52 Manusia Dingin
53 Selalu Menggoda
54 Sahabat Selamanya
55 Panik Part 1
56 Panik Part 2
57 Foto
58 Siapa Itu Kara?
59 Penculikkan Jia
60 Aku Seperti Tidak Mengenalinya
61 Aku Tidak Suka Kalimat Terakhirmu
62 Aku Nggak Akan Macam-Macam
63 Aku Kan Masih Marah Sama Kamu
64 Sebaiknya Kalian Segera Menikah
65 Bukannya Besok.
66 Tunggu Aku Sayang
67 Senyuman Ancaman
68 Tanpa Ampun
69 Senjata Pamungkas
70 Apa Maksudnya
71 Kemanapun Kamu Mau
72 Masa Lalu Jia dan Bima
73 Untuk Menghemat Waktu
74 Terimakasih Untuk Panggilan Sayangmu
75 Mau Tahu Saja
76 Wanita Yang Mengagumkan
77 Dia Istriku
78 Kemana
79 Kecewa
80 Aku Terluka Kalau Dia Terluka
81 Aku Salah Lagi
82 Kenapa Dia Jadi Menyebalkan
83 Apa Dia Mendengar
84 Mimpi Buruk
85 Tidak Segampang Itu
86 Aku Tidak Akan Melepaskanmu
87 Suami Posesif
88 Ancaman Baru
89 Jawab Saja Pertanyaanku
90 Itu Maunya Kamu....
91 Kita Harus Segera Bertindak
92 Aku Tidak Akan Membiarkan Itu Terjadi
93 Awas Kamu
94 Aku Hancur Tanpa Kalian
95 Sungguh Menggemaskan
96 Tunggu Aku Sayang
97 Firasat Seorang Kakak
98 Nasehat Seorang Ibu
99 Siapa Kamu?
100 Sebuah Petunjuk
101 Apa Dia Mencariku?
102 Cinta Tidak Harus Memiliki
103 Pengumuman
104 Anakmu Bisa Marah
105 Wanita Memang Merepotkan
106 Kesempatan Terakhir
Episodes

Updated 106 Episodes

1
Lolos
2
Ijin
3
Pertemuan Pertama
4
MAKAN SIANG
5
CIUMAN PERTAMA
6
SEMAKIN PENASARAN
7
GALAU
8
UNGKAPAN ISI HATI
9
MERASA NYAMAN
10
SELALU BERDEGUP KENCANG
11
Apa Aku Jatuh Cinta
12
Curhat
13
Aku Mau Makan Denganmu
14
Gelisah
15
Kamu Memang Istimewa
16
Kemenangan
17
Terkejut
18
Kakak Maafkan Aku
19
Hukuman Yang Sama
20
Aku Nggak Suka Dibantah
21
Jangan Ganggu Milikku
22
Gagal Paham
23
Bagaimana Dengan Hatiku
24
Little Princess
25
Maksud Kakak Apa...?
26
Will You Marry Me
27
Senjata Makan Tuan
28
Aku Mau....
29
Restu Kakak
30
Lamaran
31
Panggil Aku Sayang
32
Kamu Cantik Hari Ini
33
Hari Pertunangan
34
Awal Sebuah Ancaman
35
Aku Siap Tanggung Jawab
36
Marah
37
Bukan Sepenuhnya Salahmu
38
Terimakasih Sudah Percaya
39
Kamu Hanya Buang Buang Waktuku
40
Aku Berhak Tahu
41
Kemarahan Nara
42
Wanita Bermuka Dua
43
Sudah Bernafasnya Sayang?
44
Biarkan Aku Memelukmu dulu
45
Kejujuran
46
Aku Bisa Jadi Apapun Untukmu
47
Kemarikan Jia
48
Awas Kau
49
Diamlah
50
Lepasin,Jangan Sentuh Aku
51
Tuh Kan Macem Macem...
52
Manusia Dingin
53
Selalu Menggoda
54
Sahabat Selamanya
55
Panik Part 1
56
Panik Part 2
57
Foto
58
Siapa Itu Kara?
59
Penculikkan Jia
60
Aku Seperti Tidak Mengenalinya
61
Aku Tidak Suka Kalimat Terakhirmu
62
Aku Nggak Akan Macam-Macam
63
Aku Kan Masih Marah Sama Kamu
64
Sebaiknya Kalian Segera Menikah
65
Bukannya Besok.
66
Tunggu Aku Sayang
67
Senyuman Ancaman
68
Tanpa Ampun
69
Senjata Pamungkas
70
Apa Maksudnya
71
Kemanapun Kamu Mau
72
Masa Lalu Jia dan Bima
73
Untuk Menghemat Waktu
74
Terimakasih Untuk Panggilan Sayangmu
75
Mau Tahu Saja
76
Wanita Yang Mengagumkan
77
Dia Istriku
78
Kemana
79
Kecewa
80
Aku Terluka Kalau Dia Terluka
81
Aku Salah Lagi
82
Kenapa Dia Jadi Menyebalkan
83
Apa Dia Mendengar
84
Mimpi Buruk
85
Tidak Segampang Itu
86
Aku Tidak Akan Melepaskanmu
87
Suami Posesif
88
Ancaman Baru
89
Jawab Saja Pertanyaanku
90
Itu Maunya Kamu....
91
Kita Harus Segera Bertindak
92
Aku Tidak Akan Membiarkan Itu Terjadi
93
Awas Kamu
94
Aku Hancur Tanpa Kalian
95
Sungguh Menggemaskan
96
Tunggu Aku Sayang
97
Firasat Seorang Kakak
98
Nasehat Seorang Ibu
99
Siapa Kamu?
100
Sebuah Petunjuk
101
Apa Dia Mencariku?
102
Cinta Tidak Harus Memiliki
103
Pengumuman
104
Anakmu Bisa Marah
105
Wanita Memang Merepotkan
106
Kesempatan Terakhir

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!