Kamu Memang Istimewa

Di tengah perjalanan tiba tiba mobil yang di tumpangi Aldo dan Arga mogok.

''Al kenapa berhenti.'' Tanya Arga.

''Nggak tahu nih Ga,aku cek dulu ya.'' Jawab Aldo sambil turun dari mobil.

''Kenapa harus sekarang sih.'' Batin Arga cemas.Dia turun menghampiri Aldo.

''Gimana Al apanya yang rusak ?'' Tanya Arga.

''Nggak tahu nih Ga,kayanya semua baik baik aja tapi kok nggak mau nyala ya.'' Jawab Aldo.

''Gimana nih sebentar lagi pertandingan Jia,Aku nggak mungkin bikin dia kecewa lagi..'' Ucap Arga cemas sambil mengusap kasar wajahnya.

''Mending kamu coba cari taksi Ga.'' Seru Aldo memberikan saran.

''Ini bukan jalan raya Al pasti jarang ada taksi lewat.'' Ucap Arga.Dari jauh terlihat sebuah mobil yang akan melintasi mereka.Dengan reflek Arga berlari ketengah menghadang mobil itu.

"Ga awas,kamu gila ya...!!!'' Teriak Aldo panik. Arga tak menghiraukan teriakan sahabatnya itu yang ada di pikirannya adalah dia bisa datang tepat waktu ke pertandingan adiknya.

Ciitttttt.....

Mobil itu berhenti mendadak hingga terdengar suara dari ban mobil.Terlihat seorang wanita keluar dari mobil itu dengan wajah penuh emosi dan Arga segera menghampiri.

''Kamu mau mati ya...!!!'' Teriak wanita itu penuh emosi.

''Maaf nona,aku terburu buru,bolehkah aku menumpang mobilmu sampai jalan raya depan.'' Ucap Arga penuh harap.

''Nggak,aku nggak mau memberi tumpangan pada orang asing.'' Jawab wanita itu curiga.

''Nona tolong,aku mohon.'' Pinta Arga dengan wajah memelas.

''Aku akan membayar berapapun yang nona minta.'' Arga masih mencoba memohon.

Aldo yang melihat Arga memohon segera menghampirinya.

''Nona tolong teman saya,kami bukan orang jahat.Mobil kami mogok dan teman saya sedang terburu buru ke pertandingan balap motor untuk menonton adiknya,yang sebentar lagi akan di mulai.

"Apa jaminan kalau kalian orang baik?'' Tanya wanita itu.Arga mengeluarkan dompetnya dan mengambil kartu identitasnya.

''Ini jaminannya nona.'' Arga memberikan kartu identitas beserta dompetnya supaya wanita itu percaya

Wanita itu membaca kartu identitas Arga,lalu mengembalikan dompet Arga.

''Ini sudah cukup,masuklah!" Kata wanita itu sambil berjalan ke mobil.

''Al ayo.'' Ucap Arga berjalan sambil menoleh ke Aldo.

"Kamu duluan aja Ga nanti aku nyusul,bentar lagi montirnya datang.'' Seru Aldo.

''Ok kalau sudah,cepet nyusul.'' Ucap Arga.

''Ok...''

Tin ...tin..

Suara keras klakson dari dalam mobil wanita itu mengagetkan Arga dan Aldo.

"Jadi numpang nggak sih??" Teriaknya sambil mengeluarkan separuh kepalanya.

''Huh galak banget tuh cewek,kalau nggak kepaksa gini males aku.'' Gerutu Arga smbil berjalan ke arah mobil.

''Huh,udah numpang lama lagi.'' Gumam wanita itu sambil mendengus kesal.

''Iya iya maaf nona.'' Seru Arga.

Pertandingan Jia sudah mulai dari beberapa menit yang lalu,Jia yang kecewa karena kakaknya belum juga datang menjadi tidak fokus dan hampir terjatuh di putaran kedua.Dan itu membuat Nara yang sudah hadir dan menontonnya di tempat vip serasa jantungnya hampir copot,karena dia takut terjadi apa apa dengan Jia.

''Ren,masih berapa lama lagi pertandingan ini selesai.'' Tanya Nara yang menahan rasa takutnya.

''Masih 5 kali putaran lagi tuan.'' Jawab Reno,dia tahu bosnya sangat cemas kalau sampai terjadi apa apa dengan wanita yang di cintainya.

Jia berhasil berada di urutan ketiga,semangat Jia sudah kembali,walaupun kakaknya tidak datang tapi paling tidak ada sahabatnya yang selalu mendukungnya dan dia nggak mau membuat sahabatnya kecewa.

Di putaran terakhir Jia berhasil menyalip lawannya dan berada di posisi pertama hingga garis finish dan itu arinya Jialah pemenangnya.

Para penonton bersorak sorak,terutama Abel dan teman temannya.Ya teman teman geng motor Jia juga datang tanpa sepengetahuan Jia mereka ingin memberi surprise.

Di tempat duduk vip terlihat Nara tersenyum bangga dan lega melihat Jia menang dengan keadaan baik baik saja.

''Kamu memang istimewa baby.'' Gumam Nara lirih.

-----------

Kakak kakak yang baik,,makasihyang sudah mau mampir dikaraya pertamaku,jangan lupa like komen dan votenya ya biar semangat upnya....makasih...

Terpopuler

Comments

Toni Toni Jos

Toni Toni Jos

Hebat Jia....

2020-06-04

0

lihat semua
Episodes
1 Lolos
2 Ijin
3 Pertemuan Pertama
4 MAKAN SIANG
5 CIUMAN PERTAMA
6 SEMAKIN PENASARAN
7 GALAU
8 UNGKAPAN ISI HATI
9 MERASA NYAMAN
10 SELALU BERDEGUP KENCANG
11 Apa Aku Jatuh Cinta
12 Curhat
13 Aku Mau Makan Denganmu
14 Gelisah
15 Kamu Memang Istimewa
16 Kemenangan
17 Terkejut
18 Kakak Maafkan Aku
19 Hukuman Yang Sama
20 Aku Nggak Suka Dibantah
21 Jangan Ganggu Milikku
22 Gagal Paham
23 Bagaimana Dengan Hatiku
24 Little Princess
25 Maksud Kakak Apa...?
26 Will You Marry Me
27 Senjata Makan Tuan
28 Aku Mau....
29 Restu Kakak
30 Lamaran
31 Panggil Aku Sayang
32 Kamu Cantik Hari Ini
33 Hari Pertunangan
34 Awal Sebuah Ancaman
35 Aku Siap Tanggung Jawab
36 Marah
37 Bukan Sepenuhnya Salahmu
38 Terimakasih Sudah Percaya
39 Kamu Hanya Buang Buang Waktuku
40 Aku Berhak Tahu
41 Kemarahan Nara
42 Wanita Bermuka Dua
43 Sudah Bernafasnya Sayang?
44 Biarkan Aku Memelukmu dulu
45 Kejujuran
46 Aku Bisa Jadi Apapun Untukmu
47 Kemarikan Jia
48 Awas Kau
49 Diamlah
50 Lepasin,Jangan Sentuh Aku
51 Tuh Kan Macem Macem...
52 Manusia Dingin
53 Selalu Menggoda
54 Sahabat Selamanya
55 Panik Part 1
56 Panik Part 2
57 Foto
58 Siapa Itu Kara?
59 Penculikkan Jia
60 Aku Seperti Tidak Mengenalinya
61 Aku Tidak Suka Kalimat Terakhirmu
62 Aku Nggak Akan Macam-Macam
63 Aku Kan Masih Marah Sama Kamu
64 Sebaiknya Kalian Segera Menikah
65 Bukannya Besok.
66 Tunggu Aku Sayang
67 Senyuman Ancaman
68 Tanpa Ampun
69 Senjata Pamungkas
70 Apa Maksudnya
71 Kemanapun Kamu Mau
72 Masa Lalu Jia dan Bima
73 Untuk Menghemat Waktu
74 Terimakasih Untuk Panggilan Sayangmu
75 Mau Tahu Saja
76 Wanita Yang Mengagumkan
77 Dia Istriku
78 Kemana
79 Kecewa
80 Aku Terluka Kalau Dia Terluka
81 Aku Salah Lagi
82 Kenapa Dia Jadi Menyebalkan
83 Apa Dia Mendengar
84 Mimpi Buruk
85 Tidak Segampang Itu
86 Aku Tidak Akan Melepaskanmu
87 Suami Posesif
88 Ancaman Baru
89 Jawab Saja Pertanyaanku
90 Itu Maunya Kamu....
91 Kita Harus Segera Bertindak
92 Aku Tidak Akan Membiarkan Itu Terjadi
93 Awas Kamu
94 Aku Hancur Tanpa Kalian
95 Sungguh Menggemaskan
96 Tunggu Aku Sayang
97 Firasat Seorang Kakak
98 Nasehat Seorang Ibu
99 Siapa Kamu?
100 Sebuah Petunjuk
101 Apa Dia Mencariku?
102 Cinta Tidak Harus Memiliki
103 Pengumuman
104 Anakmu Bisa Marah
105 Wanita Memang Merepotkan
106 Kesempatan Terakhir
Episodes

Updated 106 Episodes

1
Lolos
2
Ijin
3
Pertemuan Pertama
4
MAKAN SIANG
5
CIUMAN PERTAMA
6
SEMAKIN PENASARAN
7
GALAU
8
UNGKAPAN ISI HATI
9
MERASA NYAMAN
10
SELALU BERDEGUP KENCANG
11
Apa Aku Jatuh Cinta
12
Curhat
13
Aku Mau Makan Denganmu
14
Gelisah
15
Kamu Memang Istimewa
16
Kemenangan
17
Terkejut
18
Kakak Maafkan Aku
19
Hukuman Yang Sama
20
Aku Nggak Suka Dibantah
21
Jangan Ganggu Milikku
22
Gagal Paham
23
Bagaimana Dengan Hatiku
24
Little Princess
25
Maksud Kakak Apa...?
26
Will You Marry Me
27
Senjata Makan Tuan
28
Aku Mau....
29
Restu Kakak
30
Lamaran
31
Panggil Aku Sayang
32
Kamu Cantik Hari Ini
33
Hari Pertunangan
34
Awal Sebuah Ancaman
35
Aku Siap Tanggung Jawab
36
Marah
37
Bukan Sepenuhnya Salahmu
38
Terimakasih Sudah Percaya
39
Kamu Hanya Buang Buang Waktuku
40
Aku Berhak Tahu
41
Kemarahan Nara
42
Wanita Bermuka Dua
43
Sudah Bernafasnya Sayang?
44
Biarkan Aku Memelukmu dulu
45
Kejujuran
46
Aku Bisa Jadi Apapun Untukmu
47
Kemarikan Jia
48
Awas Kau
49
Diamlah
50
Lepasin,Jangan Sentuh Aku
51
Tuh Kan Macem Macem...
52
Manusia Dingin
53
Selalu Menggoda
54
Sahabat Selamanya
55
Panik Part 1
56
Panik Part 2
57
Foto
58
Siapa Itu Kara?
59
Penculikkan Jia
60
Aku Seperti Tidak Mengenalinya
61
Aku Tidak Suka Kalimat Terakhirmu
62
Aku Nggak Akan Macam-Macam
63
Aku Kan Masih Marah Sama Kamu
64
Sebaiknya Kalian Segera Menikah
65
Bukannya Besok.
66
Tunggu Aku Sayang
67
Senyuman Ancaman
68
Tanpa Ampun
69
Senjata Pamungkas
70
Apa Maksudnya
71
Kemanapun Kamu Mau
72
Masa Lalu Jia dan Bima
73
Untuk Menghemat Waktu
74
Terimakasih Untuk Panggilan Sayangmu
75
Mau Tahu Saja
76
Wanita Yang Mengagumkan
77
Dia Istriku
78
Kemana
79
Kecewa
80
Aku Terluka Kalau Dia Terluka
81
Aku Salah Lagi
82
Kenapa Dia Jadi Menyebalkan
83
Apa Dia Mendengar
84
Mimpi Buruk
85
Tidak Segampang Itu
86
Aku Tidak Akan Melepaskanmu
87
Suami Posesif
88
Ancaman Baru
89
Jawab Saja Pertanyaanku
90
Itu Maunya Kamu....
91
Kita Harus Segera Bertindak
92
Aku Tidak Akan Membiarkan Itu Terjadi
93
Awas Kamu
94
Aku Hancur Tanpa Kalian
95
Sungguh Menggemaskan
96
Tunggu Aku Sayang
97
Firasat Seorang Kakak
98
Nasehat Seorang Ibu
99
Siapa Kamu?
100
Sebuah Petunjuk
101
Apa Dia Mencariku?
102
Cinta Tidak Harus Memiliki
103
Pengumuman
104
Anakmu Bisa Marah
105
Wanita Memang Merepotkan
106
Kesempatan Terakhir

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!