Pertemuan Pertama

Setelah selesai packing semua kebutuhannya,Jia keluar dari kamar dan berjalan ke kamar kakaknya untuk mengajak sarapan.

Tok..tok...Jia mengetuk kamar kakaknya,tapi karna tidak ada sahutan Jia membuka pintu dan masuk ke dalam.

Ceklek...

''Kak...kakak ayo sarapan.'' Karna di kamar Jia tidak menemukan kakaknya diapun keluar menuju ke dapur.

Di dapur terlihat Bi Yanti sedang menyiapkan sarapan. ''Bi lihat kak Arga nggak?"Jia bertanya kepada wanita paruh baya asisten rumah tangganya.

''Den Arga sudah berangkat pagi pagi sekali tadi non,katanya ada pekerjaan mendadak.''

''O ya sudah Bi makasih.''

"Apa jangan jangan kak Arga nggak jadi nemenin aku..huh.'' Batin Jia.Tidak lama ponselnya berbunyi ada pesan masuk.

''Dari kak Arga.'' Jia langsung membuka dan membaca pesan dari kakaknya.

''Jia sayang maaf ya kakak nggak bisa berangkat bareng sama kamu,kita ketemu disana ya, kakak sudah pesenin kamu kamar hotel disana.''

''Ok kak maksih...''Jia membalas pesan kakaknya.

''Nggak apa apa lah nggak berangkat bareng yang penting nanti kak Arga bisa nonton aku tanding.'' Gumam Jia menghibur diri dan melanjutkan sarapannya.

Selesai sarapan Jia kembali ke kamar untuk bersiap siap.

Setelah semua siap Jia turun dari kamarnya dan menghampiri bi Yanti yang sedang beres beres di depan rumah.

''Bi Jia berangakt ya,doain Jia menang ya bi.''

''Iya non bibi pasti doain non Jia, Non Jia hati hati ya!''

''Iya bi...''

Walaupun hanya pembantu di rumahnya tapi Jia dan Arga sudah menganggap bi Yanti seperti keluarga sendiri .Bi Yanti sudah merawat mereka dari kecil sebelum orang tua mereka tiada.

Jia memakai hoodie lengkap dengan tas, ransel ,celana jeans sobek sobek dan juga sepatu kets kesayangannya kado dari kakaknya setahun lalu.

''Bismillah..''Jia mulai menghidupkan motornya dan meninggalkan rumah.

Sudah satu jam lebih Jia mengendarai motor gedenya melintasi ramenya jalan pagi itu dan berhenti di lampu merah.

Di sampingnya terlihat seorang anak kecil yang mengetuk sebuah mobil mewah,saat kaca mobil terbuka terlihat seorang pria tampan berwajah dingin yang mengangkat tangannya tanda menolak.

Jia mengambil uang di saku hoodienya dan memberikan beberapa lembar uang untuk anak kecil itu.

''Terimakasih kakak...''

''Sama sama dek..''

Lampu hijau menyala Jia hendak melajukan motornya tapi sebelum dia tancap gas Jia melihat ke arah pria di mobil mewah tadi yang masih memperhatikannya.

''Dasar pelit...''Teriak Jia sambil berlalu.

''Hei kamu bilang apa..??!!!''

Nara sangat kesal dengan gadis yang baru saja mengatainya.

Ya pria yang ada di mobil tadi adalah Nara sang sponsor utama dari pertandingan Jia besok.

''Sialan...'' Umpat Nara yang masih kesal.

Reno yang melihat kekesalan bosnya hanya bisa menggelengkan kepala sambil menjalankan mobilnya.

Sampainya di hotel Jia menuju kemeja resepsionis untuk menanyakan reservasi kamar hotel yang sudah di pesankan kakaknya.

Dan di waktu yang sama Nara dan Reno juga sampai di hotel tempat Jia menginap.

Setelah selesai Jia hendak berjalan menuju ke kamar sambil menelpon kakaknya untuk mengabari kalau dia sudah sampai.

Baru beberapa langkah tiba tibaJia di tabrak seseorang dan membuat ponselnya jatuh.

''Bruk....awww.'' Rintih Jia.

''Hey kalau jalan pakai mata!'' Teriak orang yang bertabrakan dengan Jia.

Jia mengambil ponselnya yang terjatuh dan berdiri tepat di hapan orang tadi.

''Bukannya minta maaf malah marah marah,kan kamu yang nabrak aku!" Teriak Jia nggak mau kalah.

"Hey bukannya kamu si cowok pelit yang tadi..huh pantesan aja.''

''Maksud kamu..?'' Nara masih belum jelas,dan mengingat siapa wanita di depannya,karena tadi Jia pakai helm jadi Nara nggak begitu ingat.

''Dasar cowok pelit galak lagi...''Jia menginjak kaki Nara dan terus berlari menjauh dari Nara.

---------------

Gimana ya reaksi Nara ....?

Harap maklum ya..baru belajar...

Terpopuler

Comments

Sasa (fb. Sasa Sungkar)

Sasa (fb. Sasa Sungkar)

aq dtg bawa like and rate 5 bwt mu thor

2020-07-07

0

naurakyu

naurakyu

sejauh ini bacanya tambah suka... plot ceritanya asik.. gag berbelit2...
semangat thor... 👍👍

2020-06-04

0

Toni Toni Jos

Toni Toni Jos

😂😂😂😂

2020-06-04

0

lihat semua
Episodes
1 Lolos
2 Ijin
3 Pertemuan Pertama
4 MAKAN SIANG
5 CIUMAN PERTAMA
6 SEMAKIN PENASARAN
7 GALAU
8 UNGKAPAN ISI HATI
9 MERASA NYAMAN
10 SELALU BERDEGUP KENCANG
11 Apa Aku Jatuh Cinta
12 Curhat
13 Aku Mau Makan Denganmu
14 Gelisah
15 Kamu Memang Istimewa
16 Kemenangan
17 Terkejut
18 Kakak Maafkan Aku
19 Hukuman Yang Sama
20 Aku Nggak Suka Dibantah
21 Jangan Ganggu Milikku
22 Gagal Paham
23 Bagaimana Dengan Hatiku
24 Little Princess
25 Maksud Kakak Apa...?
26 Will You Marry Me
27 Senjata Makan Tuan
28 Aku Mau....
29 Restu Kakak
30 Lamaran
31 Panggil Aku Sayang
32 Kamu Cantik Hari Ini
33 Hari Pertunangan
34 Awal Sebuah Ancaman
35 Aku Siap Tanggung Jawab
36 Marah
37 Bukan Sepenuhnya Salahmu
38 Terimakasih Sudah Percaya
39 Kamu Hanya Buang Buang Waktuku
40 Aku Berhak Tahu
41 Kemarahan Nara
42 Wanita Bermuka Dua
43 Sudah Bernafasnya Sayang?
44 Biarkan Aku Memelukmu dulu
45 Kejujuran
46 Aku Bisa Jadi Apapun Untukmu
47 Kemarikan Jia
48 Awas Kau
49 Diamlah
50 Lepasin,Jangan Sentuh Aku
51 Tuh Kan Macem Macem...
52 Manusia Dingin
53 Selalu Menggoda
54 Sahabat Selamanya
55 Panik Part 1
56 Panik Part 2
57 Foto
58 Siapa Itu Kara?
59 Penculikkan Jia
60 Aku Seperti Tidak Mengenalinya
61 Aku Tidak Suka Kalimat Terakhirmu
62 Aku Nggak Akan Macam-Macam
63 Aku Kan Masih Marah Sama Kamu
64 Sebaiknya Kalian Segera Menikah
65 Bukannya Besok.
66 Tunggu Aku Sayang
67 Senyuman Ancaman
68 Tanpa Ampun
69 Senjata Pamungkas
70 Apa Maksudnya
71 Kemanapun Kamu Mau
72 Masa Lalu Jia dan Bima
73 Untuk Menghemat Waktu
74 Terimakasih Untuk Panggilan Sayangmu
75 Mau Tahu Saja
76 Wanita Yang Mengagumkan
77 Dia Istriku
78 Kemana
79 Kecewa
80 Aku Terluka Kalau Dia Terluka
81 Aku Salah Lagi
82 Kenapa Dia Jadi Menyebalkan
83 Apa Dia Mendengar
84 Mimpi Buruk
85 Tidak Segampang Itu
86 Aku Tidak Akan Melepaskanmu
87 Suami Posesif
88 Ancaman Baru
89 Jawab Saja Pertanyaanku
90 Itu Maunya Kamu....
91 Kita Harus Segera Bertindak
92 Aku Tidak Akan Membiarkan Itu Terjadi
93 Awas Kamu
94 Aku Hancur Tanpa Kalian
95 Sungguh Menggemaskan
96 Tunggu Aku Sayang
97 Firasat Seorang Kakak
98 Nasehat Seorang Ibu
99 Siapa Kamu?
100 Sebuah Petunjuk
101 Apa Dia Mencariku?
102 Cinta Tidak Harus Memiliki
103 Pengumuman
104 Anakmu Bisa Marah
105 Wanita Memang Merepotkan
106 Kesempatan Terakhir
Episodes

Updated 106 Episodes

1
Lolos
2
Ijin
3
Pertemuan Pertama
4
MAKAN SIANG
5
CIUMAN PERTAMA
6
SEMAKIN PENASARAN
7
GALAU
8
UNGKAPAN ISI HATI
9
MERASA NYAMAN
10
SELALU BERDEGUP KENCANG
11
Apa Aku Jatuh Cinta
12
Curhat
13
Aku Mau Makan Denganmu
14
Gelisah
15
Kamu Memang Istimewa
16
Kemenangan
17
Terkejut
18
Kakak Maafkan Aku
19
Hukuman Yang Sama
20
Aku Nggak Suka Dibantah
21
Jangan Ganggu Milikku
22
Gagal Paham
23
Bagaimana Dengan Hatiku
24
Little Princess
25
Maksud Kakak Apa...?
26
Will You Marry Me
27
Senjata Makan Tuan
28
Aku Mau....
29
Restu Kakak
30
Lamaran
31
Panggil Aku Sayang
32
Kamu Cantik Hari Ini
33
Hari Pertunangan
34
Awal Sebuah Ancaman
35
Aku Siap Tanggung Jawab
36
Marah
37
Bukan Sepenuhnya Salahmu
38
Terimakasih Sudah Percaya
39
Kamu Hanya Buang Buang Waktuku
40
Aku Berhak Tahu
41
Kemarahan Nara
42
Wanita Bermuka Dua
43
Sudah Bernafasnya Sayang?
44
Biarkan Aku Memelukmu dulu
45
Kejujuran
46
Aku Bisa Jadi Apapun Untukmu
47
Kemarikan Jia
48
Awas Kau
49
Diamlah
50
Lepasin,Jangan Sentuh Aku
51
Tuh Kan Macem Macem...
52
Manusia Dingin
53
Selalu Menggoda
54
Sahabat Selamanya
55
Panik Part 1
56
Panik Part 2
57
Foto
58
Siapa Itu Kara?
59
Penculikkan Jia
60
Aku Seperti Tidak Mengenalinya
61
Aku Tidak Suka Kalimat Terakhirmu
62
Aku Nggak Akan Macam-Macam
63
Aku Kan Masih Marah Sama Kamu
64
Sebaiknya Kalian Segera Menikah
65
Bukannya Besok.
66
Tunggu Aku Sayang
67
Senyuman Ancaman
68
Tanpa Ampun
69
Senjata Pamungkas
70
Apa Maksudnya
71
Kemanapun Kamu Mau
72
Masa Lalu Jia dan Bima
73
Untuk Menghemat Waktu
74
Terimakasih Untuk Panggilan Sayangmu
75
Mau Tahu Saja
76
Wanita Yang Mengagumkan
77
Dia Istriku
78
Kemana
79
Kecewa
80
Aku Terluka Kalau Dia Terluka
81
Aku Salah Lagi
82
Kenapa Dia Jadi Menyebalkan
83
Apa Dia Mendengar
84
Mimpi Buruk
85
Tidak Segampang Itu
86
Aku Tidak Akan Melepaskanmu
87
Suami Posesif
88
Ancaman Baru
89
Jawab Saja Pertanyaanku
90
Itu Maunya Kamu....
91
Kita Harus Segera Bertindak
92
Aku Tidak Akan Membiarkan Itu Terjadi
93
Awas Kamu
94
Aku Hancur Tanpa Kalian
95
Sungguh Menggemaskan
96
Tunggu Aku Sayang
97
Firasat Seorang Kakak
98
Nasehat Seorang Ibu
99
Siapa Kamu?
100
Sebuah Petunjuk
101
Apa Dia Mencariku?
102
Cinta Tidak Harus Memiliki
103
Pengumuman
104
Anakmu Bisa Marah
105
Wanita Memang Merepotkan
106
Kesempatan Terakhir

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!