CIUMAN PERTAMA

''Kamu...''Jia kaget karena orang yang membekapnya adalah si cowok nyebelin.

''Hey lepasin tanganku,sakit tahu!'' Nara masih memegang kuat tangan Jia sambil menatap wajah Jia yang cemberut.

''Lepasin nggak,kalau nggak aku teriak.''

''Teriak saja memang siapa yang mau menolongmu!'' Kalaupun Jia berteriak nggak akan ada yang masuk ke dalam ruangan itu karna itu salah satu hotel Nara dan otomatis setiap ruangan di situ punya Nara.

Jia masih mencoba melepaskan tangannya,tapi sulit karna tubuh Nara yang kekar tidak mudah di jatuhkan Jia yang tingginya hanya sebahu Nara.

Jia menyerah dan memandang wajah tampan Nara.

''Sebenernya mau kamu apa sih?"

''Aku mau balas dendam.'' Ucap Nara.

''Hah balas dendam,emang aku salah apa..?''

''Dasar wanita aneh,Jangan pura pura lupa ya!" Jia mencoba mengingat ingat.

''Oh soal tadi ..ok aku minta maaf,sudah kan sekarang biarin aku pergi.''

''Hey enak saja,gampang sekali kamu minta maaf,setelah kamu mempermalukan aku,dan menginjak kakiku.'' Seru Nara sambil mendorong Jia ke tembok hingga jarak mereka sangat dekat.

Jantung Jia berdetak sangat kencang,tapi bukan perasaan takut,melainkan perasaan yang lain yang belum pernah Jia rasakan.

Nara yang sadar di pandangi Jia,tiba tiba mencium bibir Jia.

''Cup...''

Untuk beberapa saat bibir Jia masih menganga belum tersadar medapat ciuman mendadak.

Dan setelah tersadar Jia mendorong tubuh Nara dan menampar pipinya.Nara yang belum siap akan serangan Jia seketika terbentur meja di belakangnya.

Jia menangis dan berlari keluar dari ruangan itu,karena Jia belum pernah mendapatkan perlakuan seperti itu dan itu adalah ciuman pertama Jia.

Jia masih menangis di toilet.

''Huh dasar cowok brengsek.'' Jia bener bener kesal,marah dan juga sedih,itu kejadian yang nggak pernah terpikirkan olehnya.Dia membasuh bibirnya berulang kali dan menghapus air matanya,dia nggak mau kakaknya tahu kalau dia habis menangis.

Sedangkan di ruangan tadi masih terlihat Nara diam memikirkan apa yang baru saja dia lakukan.Dia tidak tahu kenapa bisa senekat ini,padahal sebelumnya dia tidak mau bersentuhan dengan wanita.Tapi sekarang dia malah mencium wanita yang baru dia temui dan bahkan tidak mengenalnya.

''Huh kenapa aku melakukan hal bodoh.'' Ucap Nara sambil mengusap kasar wajahnya.

Jia sudah merasa lebih tenang,dan kembali menemui kakaknya.

''Kenapa lama sekali sayang,kamu nggak apa apa kan?" Arga yang sadar melihat ada yang berbeda dengan adiknya,langsung terlihat panik.

''Nggak apa apa kok kak,tadi toiletnya antri.''Jia bersikap tenang karena nggak mau kakakny panik.

''Tapi kenapa matamu merah,kamu habis nangis ya?"

''Nggak kak tadi mataku kelilipan jadi merah deh." Ucap Jia sambil nyengir biar kakaknya bisa tenang.

''Ya sudah kita berangkat yuk kak,biar nggak telat.''

"Y sudah ayo.''

''Kakak mau naik motor sama aku apa naik mobil?"

''Kakak sama kamu aja,mobil kakak dibawa sama Aldo.'' Aldo adalah sahabat sekaligus asisten Arga,mereka berteman sejak masih sekolah.

''Ok..kakak yang bonceng,Jia menyerahkan kunci motornya saat sudah sampai di parkiran.

Arga membonceng Jia,kalau orang melihat mereka bukan seperti kakak adik melainkan seperti sepasang kekasih.

Jia berpegang erat di pinggang kakaknya dan menyandarkan kepala nya.Jia teringat lagi dengan kejadian yang baru saja dia alami dan mengeratkan tangannya.Arga yang merasa ada yang berbeda dengan adiknya mengusap lembut tangan Jia yang melingkar di pinggangnya.

''Apa kamu sudah siap,kakak akan jadi Valentinno Rosi...heheh.'' Hibur Arga ,dan di sambut teriakan semangat dari Jia.

''Siap....letsgo kak...''

Terpopuler

Comments

naurakyu

naurakyu

tanda2 bucin tuh si nara....

2020-06-04

1

Toni Toni Jos

Toni Toni Jos

Sayang banget ya kakak nya

2020-06-04

3

lihat semua
Episodes
1 Lolos
2 Ijin
3 Pertemuan Pertama
4 MAKAN SIANG
5 CIUMAN PERTAMA
6 SEMAKIN PENASARAN
7 GALAU
8 UNGKAPAN ISI HATI
9 MERASA NYAMAN
10 SELALU BERDEGUP KENCANG
11 Apa Aku Jatuh Cinta
12 Curhat
13 Aku Mau Makan Denganmu
14 Gelisah
15 Kamu Memang Istimewa
16 Kemenangan
17 Terkejut
18 Kakak Maafkan Aku
19 Hukuman Yang Sama
20 Aku Nggak Suka Dibantah
21 Jangan Ganggu Milikku
22 Gagal Paham
23 Bagaimana Dengan Hatiku
24 Little Princess
25 Maksud Kakak Apa...?
26 Will You Marry Me
27 Senjata Makan Tuan
28 Aku Mau....
29 Restu Kakak
30 Lamaran
31 Panggil Aku Sayang
32 Kamu Cantik Hari Ini
33 Hari Pertunangan
34 Awal Sebuah Ancaman
35 Aku Siap Tanggung Jawab
36 Marah
37 Bukan Sepenuhnya Salahmu
38 Terimakasih Sudah Percaya
39 Kamu Hanya Buang Buang Waktuku
40 Aku Berhak Tahu
41 Kemarahan Nara
42 Wanita Bermuka Dua
43 Sudah Bernafasnya Sayang?
44 Biarkan Aku Memelukmu dulu
45 Kejujuran
46 Aku Bisa Jadi Apapun Untukmu
47 Kemarikan Jia
48 Awas Kau
49 Diamlah
50 Lepasin,Jangan Sentuh Aku
51 Tuh Kan Macem Macem...
52 Manusia Dingin
53 Selalu Menggoda
54 Sahabat Selamanya
55 Panik Part 1
56 Panik Part 2
57 Foto
58 Siapa Itu Kara?
59 Penculikkan Jia
60 Aku Seperti Tidak Mengenalinya
61 Aku Tidak Suka Kalimat Terakhirmu
62 Aku Nggak Akan Macam-Macam
63 Aku Kan Masih Marah Sama Kamu
64 Sebaiknya Kalian Segera Menikah
65 Bukannya Besok.
66 Tunggu Aku Sayang
67 Senyuman Ancaman
68 Tanpa Ampun
69 Senjata Pamungkas
70 Apa Maksudnya
71 Kemanapun Kamu Mau
72 Masa Lalu Jia dan Bima
73 Untuk Menghemat Waktu
74 Terimakasih Untuk Panggilan Sayangmu
75 Mau Tahu Saja
76 Wanita Yang Mengagumkan
77 Dia Istriku
78 Kemana
79 Kecewa
80 Aku Terluka Kalau Dia Terluka
81 Aku Salah Lagi
82 Kenapa Dia Jadi Menyebalkan
83 Apa Dia Mendengar
84 Mimpi Buruk
85 Tidak Segampang Itu
86 Aku Tidak Akan Melepaskanmu
87 Suami Posesif
88 Ancaman Baru
89 Jawab Saja Pertanyaanku
90 Itu Maunya Kamu....
91 Kita Harus Segera Bertindak
92 Aku Tidak Akan Membiarkan Itu Terjadi
93 Awas Kamu
94 Aku Hancur Tanpa Kalian
95 Sungguh Menggemaskan
96 Tunggu Aku Sayang
97 Firasat Seorang Kakak
98 Nasehat Seorang Ibu
99 Siapa Kamu?
100 Sebuah Petunjuk
101 Apa Dia Mencariku?
102 Cinta Tidak Harus Memiliki
103 Pengumuman
104 Anakmu Bisa Marah
105 Wanita Memang Merepotkan
106 Kesempatan Terakhir
Episodes

Updated 106 Episodes

1
Lolos
2
Ijin
3
Pertemuan Pertama
4
MAKAN SIANG
5
CIUMAN PERTAMA
6
SEMAKIN PENASARAN
7
GALAU
8
UNGKAPAN ISI HATI
9
MERASA NYAMAN
10
SELALU BERDEGUP KENCANG
11
Apa Aku Jatuh Cinta
12
Curhat
13
Aku Mau Makan Denganmu
14
Gelisah
15
Kamu Memang Istimewa
16
Kemenangan
17
Terkejut
18
Kakak Maafkan Aku
19
Hukuman Yang Sama
20
Aku Nggak Suka Dibantah
21
Jangan Ganggu Milikku
22
Gagal Paham
23
Bagaimana Dengan Hatiku
24
Little Princess
25
Maksud Kakak Apa...?
26
Will You Marry Me
27
Senjata Makan Tuan
28
Aku Mau....
29
Restu Kakak
30
Lamaran
31
Panggil Aku Sayang
32
Kamu Cantik Hari Ini
33
Hari Pertunangan
34
Awal Sebuah Ancaman
35
Aku Siap Tanggung Jawab
36
Marah
37
Bukan Sepenuhnya Salahmu
38
Terimakasih Sudah Percaya
39
Kamu Hanya Buang Buang Waktuku
40
Aku Berhak Tahu
41
Kemarahan Nara
42
Wanita Bermuka Dua
43
Sudah Bernafasnya Sayang?
44
Biarkan Aku Memelukmu dulu
45
Kejujuran
46
Aku Bisa Jadi Apapun Untukmu
47
Kemarikan Jia
48
Awas Kau
49
Diamlah
50
Lepasin,Jangan Sentuh Aku
51
Tuh Kan Macem Macem...
52
Manusia Dingin
53
Selalu Menggoda
54
Sahabat Selamanya
55
Panik Part 1
56
Panik Part 2
57
Foto
58
Siapa Itu Kara?
59
Penculikkan Jia
60
Aku Seperti Tidak Mengenalinya
61
Aku Tidak Suka Kalimat Terakhirmu
62
Aku Nggak Akan Macam-Macam
63
Aku Kan Masih Marah Sama Kamu
64
Sebaiknya Kalian Segera Menikah
65
Bukannya Besok.
66
Tunggu Aku Sayang
67
Senyuman Ancaman
68
Tanpa Ampun
69
Senjata Pamungkas
70
Apa Maksudnya
71
Kemanapun Kamu Mau
72
Masa Lalu Jia dan Bima
73
Untuk Menghemat Waktu
74
Terimakasih Untuk Panggilan Sayangmu
75
Mau Tahu Saja
76
Wanita Yang Mengagumkan
77
Dia Istriku
78
Kemana
79
Kecewa
80
Aku Terluka Kalau Dia Terluka
81
Aku Salah Lagi
82
Kenapa Dia Jadi Menyebalkan
83
Apa Dia Mendengar
84
Mimpi Buruk
85
Tidak Segampang Itu
86
Aku Tidak Akan Melepaskanmu
87
Suami Posesif
88
Ancaman Baru
89
Jawab Saja Pertanyaanku
90
Itu Maunya Kamu....
91
Kita Harus Segera Bertindak
92
Aku Tidak Akan Membiarkan Itu Terjadi
93
Awas Kamu
94
Aku Hancur Tanpa Kalian
95
Sungguh Menggemaskan
96
Tunggu Aku Sayang
97
Firasat Seorang Kakak
98
Nasehat Seorang Ibu
99
Siapa Kamu?
100
Sebuah Petunjuk
101
Apa Dia Mencariku?
102
Cinta Tidak Harus Memiliki
103
Pengumuman
104
Anakmu Bisa Marah
105
Wanita Memang Merepotkan
106
Kesempatan Terakhir

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!