Arga masih diam tidak menjawab permintaan adik semata wayangnya.Pikirannya bingung antara mengijinkan atau tidak.
Di satu sisi Arga tidak ingin membuat adiknya kecewa kalau tidak memberikan ijin karena dia merasa selama ini belum bisa membahagiakan adiknya dan sibuk dengan pekerjaannya.
Di sisi lain Arga takut bila terjadi apa apa dengan adiknya.Kecelakaan orang tuanya membayangi pikirannya dan dia tidak mau lagi kehilangan orang yang dia sayangi.
Dulu saat memberikan ijin untuk Jia naik motor Arga pikir itu hanya akan jadi hobi saja,dan agar Jia tidak berlarut larut sedih atas kepergian orang tuanya.Tapi sekarang Arga tidak menyangka kalau adiknya ini begitu serius sampai ikut lomba tingkat nasional.
Sambil menundukkan kepala Jia melepaskan tangannya dari pundak Arga.''Kalau kak Arga nggak ngijinin Jia ikut lomba nggak apa apa kok''.
Arga memandang adiknya,dengan berat hati Arga memberikan ijin untuk Jia.
''Kakak ijinin sayang."
Jia sontak melihat ke arah kakaknya,seakan tidak percaya.
''Beneran kak...?''Jia masih tidak percaya.
''Iya sayang,tapi kamu harus hati hati ya..''
''Siap...pasti kak...Jia akan buat kak Arga bangga.''Jia memeluk kakaknya lagi.
''Besok kak Arga bisa kan nemenin Jia?''
''Ehm acaranya dimana sayang.''
''Dikota B kak jam 1 siang.''
''Ok kakak usahakan buat nemenin kamu kebetulan besok lusa kakak juga ada pekerjaan disana.''
''Sekarang kamu mandi dulu sana nanti kita makan malam bareng.''
''Ok bos..''Jia beranjak dari duduknya untuk ke kamarnya.
Arga memandang adiknya yang menuju ke kamar,ada rasa bersalah karena selalu meninggalkan adiknya dan sibuk dengan pekerjaannya.
''Mungkin dengan mendukungnya bisa menebus rasa bersalahku ini, maafin kakak Jia,tapi kesibukan kakak ini semua buat kamu.'' Batin Arga.
KANTOR BUANA GROUP
''Tok..tok..tok....''
''Masuk..''
''Permisi tuan,ini saya membawa biodata peserta lomba besok lusa.Reno menghampiri meja bosnya dan meletakkan tumpukan kertas berisi biodata para peserta lomba balap motor lusa yang di sponsori oleh BUANA Group tempatnya bekerja menjadi sekretaris sekaligus sahabat dari Nara sang direktur.
''Ok..''
Nara melihat satu persatu foto dan biodata para peserta.Dia berhenti pada salah satu foto yang menyita perhatiannya,terlihat foto seorang gadis yang cantik dengan lesung pipi.
''Jia Mahendra.'' nama gadis itu.
''Ehm cantik..''Batin Nara yang tanpa sadar tersenyum.
Reno mengerutkan kening melihat bosnya yang tersenyum sendiri.
''Sudah lama senyum itu hilang.''Batin Reno.
''Ok Ren,pastikan acaranya berjalan dengan lancar,aku nggak mau ada kesalahan apapun terjadi!''
''Baik tuan."
---------------
Pagi ini Jia bangun dengan semangat,dia ingin menyiapkan semua barang yang akan dibawa untuk acara besok.
Drt,,,drt..terlihat tulisan BEBEBKUH dari ponselnya,yang tak lain adalah sahabatnya Abel.
Jia dan Abel memang sama sama memberikan nama bebebkuh diponsel mereka masing masing,maklum efek jomblo..hheh
''Hallo...''
''Hallo beb,kamu sudah bangun?''
''Sudahlah,kalau belum aku nggak mungkin angkat telfon kamu donk!''
''Heheh..iya ya,gimana kamu jadi berangkat jam berapa..?
''Jam 9nan beb..''
''Kamu beneran berani berangkat sendiri?" Abel bener bener nggak tega kalau sahabatnya itu pergi sendiri.
''Tenang aja aku nggak berangkat sendiri kok,nanti sama kak Arga beb..''
''Kak Arga...????
''Iya kak Arga..''
''Tumben,emang kak Arga nggak sibuk..?''
''Bukannya nggak sibuk,tapi besok kak Arga juga ada kerjaan disana jadi kebetulan banget besok bisa sekalian temeni aku."
''Ok deh beb syukur kalau gitu aku jadi tenang,besok kalau acara dirumah udah selesai aku nyusul kamu kesana buat kasih semangat.''
''Ok..bener ya..''
''Iyup..''
''Udah dulu y beb,aku mau siap siap."
''Ok..''
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 106 Episodes
Comments
Sasa (fb. Sasa Sungkar)
thor. aq lanjut baca
kepo akutuuu 😍
2020-07-10
0
naurakyu
suka....
2020-06-04
1
Toni Toni Jos
kelihatannya bagus, mampir ah baca
2020-06-04
0