Esok harinya Maya Wulandari, Surya dan pegawai yang sudah di reikrut oleh Surya telah bersiap siap merapikan meja dan kursi disana cafe yang ingin mereka kelola.
"Mas cocoknya nama cafe ini dinamai cafe apa ya!
"Mas sudah buat kok namanya cafenya. Namanya Cafe cinta Bintang!" Tuh sudah datang orang yang akan pasang plang nama cafe kita." ucap Surya kepada Maya Wulandari sembari menunjukkan ke arah mobil yang membawa Pleng merek cafe cinta Bintang.
"Kok namanya cafe cinta Bintang sih mas!"
"Tidak apa apa senang saja dengar nama bintang, Bersinar indah gitu." ucap Surya dirgantara.
"Trimakasih ya mas sudah mempercayakan Maya untuk menjalankan cafe cinta Bintang ini, mudah mudahan semuanya lancar dan pengunjung banyak." ucap Maya kepada Surya dirgantara, seorang pengusaha muda sukses dan ibunya seorang perancang busana yang terkenal.
Tetapi Maya wulandari sama sekali tidak mengetahui, kalau Surya adalah seorang pengusaha muda yang sukses. Yang ia tahu kalau Surya adalah keponakan dari ibu Nurhayati.
Ibu Nurhayati begitu bahagia melihat kedekatan Surya dengan Maya Wulandari, karna sebelumya Maya sudah menceritakan kepada Bu Nurhayati bahwasanya Maya dan Surya menjalin hubungan kerjasama untuk mendirikan sebuah Cafe.
Ketika Maya memberitahu kepada Bu Nurhayati tentang rencana surya dan juga Maya Wulandari yang ingin membuka sebuah cafe, Bu Nurhayati pun langsung setuju. Iya pun mendukung keinginan surya dan Maya.
Dua hari kemudian grand opening Cafe cinta Bintang,milik surya yang dijalankan oleh Maya Wulandari dilaksanakan dan berjalan dengan lancar. Tampak semua tamu undangan sudah berdatangan. Tetapi mata Maya Wulandari menangkap sosok wanita yang pernah ia tabrak di rumah sakit hadir di sana.
"loh ibu itu kan wanita yang dulu di rumah sakit?
"Kok ada disini?"tanya Maya Wulandari di dalam hati.
Cafe cinta Bintang, terlihat ramai dikunjungi pengunjung apalagi mereka dimanjakan dengan hadirnya artis terkenal seperti Judika dan Band Sheila on seven. Pengunjung tampak antusias untuk menyicipi menu makanan yang ada di cafe cinta Bintang menikmati alunan musik dan lagu yang dibawakan oleh Judika dan Sheila on seven membuat pengunjung sangat terhibur.
Melihat kedatangan mami Yolanda, Surya dirgantara langsung memberi peluk dan cium kepada mami Yolanda. Hal itu membuat Maya semakin penasaran dengan sosok wanita itu bagi Surya diantara. Wanita sombong yang menghinanya saat dirumah sakit.
" Yu.....!" kamu kenal tidak wanita itu?
"Yang mana mbak Maya!"
"Yang itu!" ucap Maya sambil menunjuk ke arah Mami Yolanda.
"Ya kenal lah Mbak itu namanya Mami Yolanda Siapa sih yang tidak kenal sama mami Yolanda Dia Itu kan perancang terkenal dan pemilik Rumah Sakit permata bunda.
"Iya saya tahu itu perancang terkenal tapi sepertinya mas Surya dekat banget sama wanita itu.
"Ya dekat lah Mbak secara Mami Yolanda kan ibu kandung dari Pak Surya dirgantara ucap Yayuk Salah satu pegawai yang menemani Maya menjalankan Cafe milik Surya dirgantara.
Mendengar hal itu Maya Wulandari sangat terkejut. Ia kwatir kalau dirinya kelak akan dihina oleh Mami Yolanda lagi sama seperti di rumah sakit dulu.
Maya pun tidak berani untuk menegur sapa Mami Yolanda. Padahal seluruh pegawai yang bekerja di sana, tampak antusias ingin dekat dengan Mami Yolanda.
Karena bagi mereka berkenalan dan sekedar bersalaman dengan mami Yolanda sudah seperti satu kebanggaan buat mereka, karena dapat bertemu dengan seorang perancang busana terkenal di Indonesia dan juga seorang pengusaha kaya raya.
Sementara Ibu Nurhayati yang ikut menghadiri grand opening Cafe cinta bintang menghampiri Maya Wulandari.
"May kenapa kamu di dapur melulu, Sapa tuh pengunjung-pengunjung Mu agar mereka mengenalimu Siapa tahu mereka sudah mengenalmu mereka akan lebih sering datang berkunjung kemari." ucap Ibu Nurhayati kepada Maya.
Menurut Maya apa yang dikatakan Nurhayati memang benar. Tetapi karena kehadiran mami Yolanda di sana membuat Maya mengurungkan niatnya. Karena Maya tidak ingin dihina kembali oleh mami Yolanda Bahkan ia takut Mami Yolanda akan mempermalukan nya di depan orang banyak. San tidak memperbolehkan Maya untuk menjalankan Cafe milik Surya dirgantara.
Jujur Maya ingin sekali menyapa para pengunjung. Apalagi artis Judika adalah artis idola Maya Wulandari.
"Ayo may kenapa kamu terus disini?"
"Tidak apa-apa Bu!" Biarkan saya membereskan ini dulu, nanti saya akan ke sana." ucap Maya kepada Bu Nurhayati. menutupi rasa kekhawatiran nya.
Ibu Nurhayati pun berlalu dari dapur, iya pun melihat Surya dengan Mami Yolanda berada di sana. Hubungan antara mami Yolanda dan Bu Nurhayati memang kurang baik. Karena Mami Yolanda sering menghina Bu Nurhayati karena tidak memiliki keturunan.
"Hamil Sama siapa tuh kok tiba-tiba gendong bayi?"Lagian tidak mungkin juga kali kamu hamil lagi secara kamu sudah tua?"ucap Mami Yolanda menghina Bu Nurhayati padahal Bu Nurhayati adalah kakak iparnya sendiri.
"Maaf ini cucuku?
"Sejak kapan kamu punya cucu? punya anak saja tidak!"
Bu Nurhayati tidak ambil pusing Ia hanya diam dan memandang kearah Surya dirgantara.
"Mom jangan ngomong seperti itu dong nggak baik didengar orang. Tante nur kan baik mom Memangnya pernah tante nur mengganggu Mami tidak kan mom?"
Mami Yolanda terdiam Ia pun mengingat sebenarnya Bu Nurhayati tidak memiliki kesalahan apa-apa terhadapnya. Tetapi entah mengapa rasa benci mami Yolanda kepada Bu Nurhayati begitu mendalam. Iya merasa Bu Nurhayati yang mengakibatkan suaminya meninggal. Padahal itu sama sekali tidak benar.
Suami Mami Yolanda meninggal dunia karena kecelakaan yang merenggut nyawanya. Yang kebetulan di dalam mobil juga ada Bu Nurhayati. Tetapi pada saat itu Bu Nurhayati selamat dari maut. Mami Yolanda menuduh Bu Nurhayati penyebab kematian suaminya karena Bu Nurhayati memaksa dihantarkan oleh Tuan Raditya dirgantara ke sebuah pertemuan yang ada di kawasan puncak.
Tetapi naas di tengah jalan mobil mereka mengalami kecelakaan. Sehingga nyawa sang adik Raditya dirgantara tidak dapat tertolong. itulah yang mengakibatkan Mami Yolanda membenci Bu Nurhayati. Padahal sama sekali itu tidak kesalahan dari Bu Nurhayati.
"Ya sudah kalau begitu saya pamit dulu ya nak Surya." ucap Bu Nurhayati sembari menggendong baby Bintang.
"Tante kok langsung pergi kita di sini aja dulu.
"Tidak!"Tante tidak pergi kok hanya ingin mencari udara aja, kasihan baby bintang." ucap Bu Nurhayati sambil langsung berlalu dari hadapan Mami Yolanda.
Sepeninggalan Bu Nurhayati Mami Yolanda pun langsung bertanya kepada Surya.
"Siapa bayi yang digendong tante Nurhayati ?
"Cucu tante Nurhayati?
"Bagaimana bisa dia memiliki cucu sementara Dia tidak punya anak?
"Bisa dari Putri angkatnya!"
"Memangnya Sejak kapan tante kamu memiliki Putri angkat?"
"Hampir 2 tahun yang lalu!"
"Kok Mami tidak tahu?"
"Iya tidak tahu lah, namanya juga mami sibuk dengan urusanmu sendiri. Apalagi kan selama ini Mami tidak pernah peduli dengan kehidupan Tante Nurhayati. Bahkan Mami sangat membencinya.
Entah apa yang membuat Mami sampai membenci tante Nurhayati. Kalau masalah Papi meninggal itu bukan karena kesalahan tante Nurhayati. itu sudah takdir mom."ucap Surya kepada Mami Yolanda.
Bersambung......
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏🙏
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 315 Episodes
Comments
Shafira Putri
lanjut tour...
2022-03-18
1
Emy Budi
lanjutkan Thor 💪
2022-03-17
1
Emy Budi
😭😭😭😭
2022-03-17
1