episode 5 : Jodoh KeRATON bagian pertama

Selanjutnya Gusti Prabhu Sang SiNAGARA bersabda,

" Untuk Patih hamangkubumi adalah paman Gajah Nata, dan untuk bekel Bhayangkara , dyah Lembu petala dan Rakryan Mantri wreda adalah Kuda Langhi.!" titah sang raja baru sang SiNAGARA.

" Dan hari pernikahan putriku, ananda parangkawuni dilaksanankan, sekira enam purnama lagi, di harapkan yg hadir disini dapat hadir kembali saat pernikahan putri parangkawuni,!" ucap Sang Prabhu SiNAGARA.

Para bangsawan yg hadir memandang kearah Wikala, sebagian besar mengatakan sungguh beruntung putra dari daha itu dapat istri seorang putri Raja.Namun dari kalangan tua menganggap itu hal yg lumrah mengingat ketika Majapahit dipimpin Prabhu Wikramawardhana dengan di bantu Ratu Anggabhaya Brhe Narapati yg merupakan kakek putra daha tersebut.

Namun ada kelompok yg tidak senang atas perjodohan putri keraton dengan putra daha tersebut.

Ya, kelompok itu adalah dari bangsawan Rakryan Mantri wreda Kuda Langhi dan anaknya Mahisa Dara.

Sedangkan atas penunjukkan Sang Prabhu SiNAGARA kepada keempat putra putri nya memimpin di empat daerah wisaya ( kadipaten) ada juga yg tidak senang , mereka ini dari golongan atas bangsawan Majapahit yaitu salah seorang anggota sapta Prabhu , dialah adik Sang Prabhu SiNAGARA yg bernama dyah surya wikrama, lebih di kenal sebagai Bhatara ing pandan alas.

Setelah sabda Prabhu Sang SiNAGARA selesai , maka usailah wisuda penobatan yg kemudian Sang Prabhu bersinggasana di istana Majapahit mulai saat itu, ia memimpin Majapahit yg semakin kecil, wilayah nya akibat banyak nya daerah-daerah yg memerdekakan diri.

Tugas berat menanti Sang Prabhu SiNAGARA.Guna mempersatukan wilayah nusantara sementara BARA itu masih ada. BARA diatas tanah Majapahit mulai menyala.

Setelah acara penobatan selesai, para tamu undangan kembali ke biliknya masing-masing saat sudah menjelang sore.

Dan sore itu kembali keluarga Wikala di panggil ke puri ibu Suri.

" Anakmas Radeksa, saya harap mampu menjaga dan melaksanakan titah Sang Prabhu,!" ucap ibu Suri ketika mereka sudah berkumpul.

" Sendika dalem Gusti Ratu,!" jawab Wikala.

" Dan kangmas tidak boleh melirik gadis lain, Awass,!" ucap putri parangkawuni bernada ketus.

" Saya ingin ramanda Prabhu mempercepat pernikahannya!" ujarnya lagi.

" Namun wuni, mengadakan suatu hajatan besar memerlukan banyak pemikiran, sedangkan ramanda mu baru di wisuda,!" potong ibu Suri.

" Dan menurut kangmas Prabhu , besok lusa kangmas wirapati baru bisa kembali ke daha,!" ujar ibu Suri lagi.

" Baiklah Gusti Ratu, kami siap kapan saja ,!" ucap Mpu Thanda.

" Mungkin kangmas memerlukan bicara kepada kangmas wirapati dan anakmas Radeksa,!" lanjut ibu Suri.

" Ndalem Gusti Ratu,!" ujar Mpu Thanda.

Setelah santap malam bersama dengan ibu Suri dan putri parangkawuni.Wikala kembali ke biliknya.

Dan di biliknya berkatalah ibundanya,

" ngger enak ya , jadi keluarga raja apa-apa tinggal perintah,!" ujar sang ibu.

Tampak Mpu Thanda melirik kearah Wikala, dan turut menimpali,

" ngger anakku Radeksa, jadi jodoh keraton itu amat sulit, penuh dengan unggah- ungguh, suba sita dan segala macam adat tatakrama, yg bagi kita rakyat jelata ,terasa mengikat, jadi pesan Romo, pintar-pintarlah membawa diri," wejangan Mpu Thanda kepada Wikala.

" Dalam istana banyak ragam dan watak penghuni nya dengan segala macam intrik, kadang kawan, boleh jadi esok lusa jadi lawan, Romo harap angger tetap berpegang teguh watak ksatria, karena sebentar lagi menjadi penghuni istana,!" jelas Mpu Thanda kembali.

Besok paginya, mereka berkumpul kembali di puri ibu Suri dan kali ini keluarga besar keraton berada di sana.

Dyah Samara Wijaya kemudian bertanya kepada Wikala,

" apakah dimas Radeksa saat bertarung dengan para pendekar tiongkok tidak merasa gentar,?" tanya nya

" Ahh, kangmas ada-ada saja,!" celetuk adiknya dyah Karana Wijaya.

" Bukankah eyang Narapati Senopati andalannya eyang Wikramawardhana, begitu kan ramanda Prabhu,!" celoteh dyah rana wijaya sambil melirik kearah ramandanya yg sedang mengobrol dengan Mpu Thanda, dan Sang Prabhu pun mengangguk.

Pembicaraan kali ini memang lebih kepada kekeluargaan ,tanpa di batasi tradisi ketat keraton, mengingat esok Mpu Thanda dan keluarga akan kembali.

Keesokan nya dengan dikawal sepuluh orang prajurit dan sebuah kereta istana berangkat lah Wikala dan keluarga nya untuk kembali kedaha, Mpu Thanda dan istri naik kereta yg dihadiahi Gusti Prabhu, sedangkan Wikala berkuda bersama prajurit.

Ketika sampai di desa thanda, banyak orang-orang telah menanti, termasuk Tantri.

" Apakhabar Mpu, bagaimana keadaan kraton,?" sapa ki demang pada Mpu Thanda setelah turun dari kereta.

" baik, keadaan istana pun baik, setelah sang Prabhu di nobatkan mudah mudahan negeri menjadi aman dan tentram,!" jawab Mpu Thanda.

" Sebenarnya saya memerlukan bicara empat mata dengan ki demang,!" lanjut Mpu Thanda.

" Ada hal gawat apakah gerangan hingga Mpu harus memerlukan bicara empat mata,!" tanya ki demang.

" nanti ki demang akan tahu sendiri, !" jawab Mpu Thanda.

Sementara Wikala langsung di sambut Tantri dan sumringah ,wajah tercantiknya segera ditampakkannya.Dengan senyum termanisnya.Wikala yg melihat itu hatinya berdesir apa yg harus dikatakan pikirnya.

Sementara Nyai demang segera menghampiri ibunda Wikala.

Kesibukan tampak terasa di rumah Mpu Thanda yg cukup besar itu.

Setelah Wikala berbisik kepada bekel prajurit , maka ia pun menggamit Tantri ,mengajaknya pergi.

Tujuan nya kali ini adalah ke gubuk sawah, sesampainya disana, Wikala tampak bingung. Harus mulai darimana.,

Hingga Tantrilah yg berkata lebih dahulu,

" Enak ya kang, bisa jadi keluarga istana,!" kata pertama yg keluar dari mulutnya.

" bisa jadi enak, tetapi tidak kemungkinan juga sulit,!" jawab Wikala.

" Mengapa sulit,?" tanya Tantri.

" sulitnya kita tidak bisa sebebas,disini,!" jawab Wikala lagi.

" Tantri hari ini, lain sekali,!" ucap Wikala.

" Lain apanya,?" tanya Tantri.

" lebih cantik ,!" Wikala pelan

" cantikan mana dari putri keraton,?" kembali Tantri bertanya.

Wikala diam, ia teringat atas ucapan putri parangkawuni dan sebenarnya ia mengajak Tantri ke sawah untuk menjelaskan persoalannuya, akan tetapi hatinya tidak sanggup melihat Tantri yg dicintainya itu terluka hatinya.

Wikala menarik nafas dalam-dalam sambil melirik Tantri yg duduk disisinya.

" Tantri , apakah mencintai kakang,?' tanya Wikala dengan menguatkan hatinya.

Tantri yg ditanya seperti itu pun terdiam .

Namun ketika di tanya Wikala untuk kedua kalinya , barulah kepalanya mengangguk, dan berkata,

" kenapa kakang tanya kan itu,?' tanya Tantri.

" ahh,enggak hanya untuk memastikan, !" ucap Wikala.

" kalau kakang tidak mencintai Tantri bagaimana ,?" tanya Wikala lanjut.

" ahhh, ndak mungkin kakang tidak suka sama, Tantri,!" jawab Tantri polos.

" Tahu dari mana kakang suka Tantri,?" kembali Wikala bertanya.

" kalau ndak suka sama Tantri, ngapain kita duduk berdua, jalan-jalan bersama,!" jawab Tantri lagi .

Wikala makin bingung untuk mengatakan sejujurnya.

" Tantri sebenarnya kakang , sudah menganggapmu seperti adik sendiri!" jelas Wikala penuh dengan hati yg sakit.

" Ndak mungkin kakang menganggap Tantri sebagai adik sendiri, !" ucap Tantri hampir berteriak.

" kakang dusta, kakang bohong, !" kata Tantri kalap.

Melihat gelagat ini Wikala kemudian memeluk Tantri untuk meredakan amarahnya, sesaat Tantri menolak namun kemudian ia menangis sejadi- jadinya di pelukan Wikala , sambil terisak isak , ia berkata,

" itu tidak benarkan kang,. kakang tidak mencintaiku,?" tanya nya pada Wikala.

Wikala diam saja sambil membelai rambut Tantri.

Lama mereka berdua terdiam masing-masing dengan perasaan yg berbeda.

Pedih rasanya hati Wikala seperti di sayat sembilu, ada kedamaian saat mendekap Tantri, haruskah semua ini terjadi. Lama keduanya berpelukan seolah tidak ingin terpisah kan, namun lamunannya kemudian terhenti saat terbayang wajah marah putri parangkawuni , secara mendadak, tiba-tiba Wikala melepask dekapannya, seraya berdiri di tepi gubuk.

Sambil mendesah , ia pun berujar,

" cepat atau lambat semua pasti akan tahu,!" katanya pelan.

" Tahu apanya kakang ,?" tanya Tantri merasa aneh.

" kakang aneh sejak kembali dari kota Majapahit, seolah- olah ada yg di sembunyikan,!" kata Tantri merasa tidak suka akan sikap Wikala yg dirasanya aneh.

Terpopuler

Comments

Fatur

Fatur

bagus ceritanya....ada roman nya...ga melulu perang tanding

2022-09-12

1

Wira Yoga

Wira Yoga

Jujurlah padaku# Raja 😁

2022-03-30

1

Wira Yoga

Wira Yoga

Nasehat yg dalam 👍

2022-03-30

1

lihat semua
Episodes
1 episode 2:Satria Dari DAhA
2 episode 2: Satria Dari DAhA bagian kedua
3 episode 2:Satria Dari DAhA bagian ketiga
4 episode 2: Satria Dari DAhA bagian keempat.
5 episode 2: Satria Dari DAhA bagian kelima
6 episode 3: Kidung Asmara di Puncak Merbabu
7 episode 3: Kidung Asmara di Puncak Merbabu
8 episode 3: Kidung Asmara di Puncak Merbabu.
9 episode 3: Kidung Asmara di Puncak Merbabu
10 episode 1 : Romansa di desa thanda. bagian pertama.
11 episode 1: Romansa di desa thanda bagian kedua.
12 episode 1: Romansa di desa thanda bagian ketiga.
13 episode 1: Romansa di desa thanda bagian keempat.
14 episode 4: Sang SiNAGARA bagian pertama.
15 episode 4: Sang SiNAGARA bagian kedua
16 episode 4: Sang SiNAGARA bagian ketiga
17 episode 4: Sang SiNAGARA bagian keempat.
18 episode 5 : Jodoh KeRATON bagian pertama
19 episode 5 : Jodoh KeRATON bagian kedua.
20 episode 5 : Jodoh KeRATON bagian ketiga.
21 episode : 5 Jodoh KeRATON bagian keempat.
22 episode 5: Jodoh KeRATON bagian kelima.
23 episode 5: Jodoh KeRATON bagian keenam
24 episode 5: Jodoh KeRATON bagian ketujuh.
25 episode 6: UTUSAN bagian pertama.
26 episode 6: UTUSAN bagian kedua.
27 episode 6: UTUSAN bagian ketiga.
28 episode 6: UTUSAN bagian keempat.
29 episode : 6 UTUSAN bagian kelima.
30 episode 6 : UTUSAN bagian keenam.
31 episode 6 : UTUSAN bagian ketujuh.
32 episode 6 : UTUSAN bagian kedelapan.
33 episode 6 : UTUSAN bagian kesembilan.
34 episode 6 : UTUSAN bagian kesepuluh.
35 episode 7 : Bermalam di Tembok China. Bagian pertama.
36 episode 7 : Bermalam di Tembok China bagian kedua.
37 episode 7 : Bermalam di Tembok China bagian ketiga.
38 episode 7 : Bermalam di Tembok China bagian keempat
39 episode 7: Bermalam di Tembok China bagian kelima
40 episode 7 : Bermalam di Tembok China bagian keenam.
41 episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian pertama.
42 episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian kedua
43 episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian ketiga
44 episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian keempat
45 episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian kelima.
46 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian pertama.
47 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kedua
48 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian ketiga.
49 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian keempat.
50 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kelima
51 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian keenam.
52 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian ketujuh
53 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kedelapan.
54 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kesembilan.
55 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kesepuluh
56 episode 10 : Bhatara Purwawisesa episode pertama.
57 episode 10 : Bhatara Purwawisesa bagian kedua
58 episode 10 : Bhatara Purwawisesa bagian ketiga
59 episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian keempat.
60 episode 10 : Bhatara Purwawisesa bagian kelima.
61 episode 10 : Bhatara Purwawisesa bagian keenam.
62 episode 10 Bhatara purwawisesa bagian ketujuh
63 episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian kedelapan
64 episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke sembilan
65 episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke sepuluh
66 episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke sebelas
67 episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke sebelas
68 episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke duabelas
69 episode 11 : Saat KELUD pun murka. bagian pertama.
70 episode 11 Saat KELUD pun murka bagian kedua.
71 episode 11 Saat KELUD pun murka bagian ketiga.
72 episode 11 Saat KELUD pun murka bagian keempat.
73 episode 11 Saat KELUD pun murka bagian kelima.
74 episode 11: Saat KELUD pun Murka bagian keenam.
75 episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian ketujuh.
76 episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian ke delapan.
77 episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian kesembilan
78 episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian ke sepuluh
79 episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian ke sebelas.
80 episode 12 Mendung di langit Pamotan. bagian pertama.
81 episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian kedua.
82 episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian ketiga.
83 episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian keempat
84 episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian ke Lima.
85 episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian ke enam.
86 episode 13 Cinta Lama takkan pudar. bagian pertama.
87 episode 13 Cinta Lama takkan pudar. bagian kedua.
88 episode 13 Cinta lama takkan pudar bagian ketiga.
89 episode 13 Cinta Lama takkan pudar bagian keempat.
90 episode 13 Cinta Lama takkan pudar bagian ke lima.
91 episode 14 Bali pulau yang indah. bagian pertama.
92 episode 14 Bali pulau yang indah bagian kedua.
93 episode 14 Bali Pulau yang indah bagian ke tiga.
94 episode 14 Bali pulau yang indah bagian ke empat.
95 episode 14 Bali pulau yang indah bagian ke Lima.
96 episode 14 Bali pulau yang indah bagian ke enam.
97 episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu. bagian pertama.
98 episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu bagian kedua.
99 episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu bagian ke tiga.
100 episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu bagian ke empat.
101 episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu bagian ke Lima.
102 episode 16 Geger Majapahit. bagian pertama.
103 episode 16 Geger Majapahit bagian ke Dua.
104 episode 16 Geger Majapahit bagian ke tiga.
105 episode 16 Geger Majapahit bagian ke empat.
106 episode 16 Geger Majapahit bagian kelima.
107 episode 16 Geger Majapahit bagian ke enam.
108 episode 16 Geger Majapahit bagian ke tujuh
109 episode 16 Geger Majapahit bagian ke delapan.
110 episode 17 SURAPRABHAWA bagian pertama.
111 episode 17 SURAPRABHAWA bagian kedua.
112 episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke tiga
113 episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke empat.
114 episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke Lima.
115 episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke enam.
116 episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke tujuh.
117 episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke delapan.
118 episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke sembilan.
119 episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke sepuluh.
120 episode 18 Singgasana Yang Suram. bagian pertama.
121 episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke dua
122 episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke tiga
123 episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke empat
124 episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke lima
125 episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke enam.
126 episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke tujuh.
127 episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke delapan
128 episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke sembilan.
129 episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke sepuluh
130 episode 19 Kekacauan bagian pertama
131 episode 19 Kekacauan bagian ke dua.
132 episode 19 Kekacauan bagian ke tiga.
133 episode 19 Kekacauan bagian ke empat
134 episode 19 Kekacauan bagian ke lima
135 episode 19 Kekacauan bagian ke enam.
136 episode 19 Kekacauan bagian ke tujuh.
137 episode 19 Kekacauan bagian ke delapan.
138 episode 19 Kekacauan bagian ke sembilan.
139 episode 19 Kekacauan bagian ke sepuluh.
140 episode 20 Perang Tanding. bagian pertama
141 episode 20 Perang Tanding bagian ke dua
142 episode 20 Perang Tanding bagian ke tiga
143 episode 20 Perang Tanding bagian ke empat.
144 episode 20 Perang Tanding bagian ke Lima.
145 episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian pertama.
146 episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke dua
147 episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke tiga
148 episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke empat
149 episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke Lima.
150 episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke enam.
151 episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke tujuh
152 episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke delapan.
153 episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke delapan.
Episodes

Updated 153 Episodes

1
episode 2:Satria Dari DAhA
2
episode 2: Satria Dari DAhA bagian kedua
3
episode 2:Satria Dari DAhA bagian ketiga
4
episode 2: Satria Dari DAhA bagian keempat.
5
episode 2: Satria Dari DAhA bagian kelima
6
episode 3: Kidung Asmara di Puncak Merbabu
7
episode 3: Kidung Asmara di Puncak Merbabu
8
episode 3: Kidung Asmara di Puncak Merbabu.
9
episode 3: Kidung Asmara di Puncak Merbabu
10
episode 1 : Romansa di desa thanda. bagian pertama.
11
episode 1: Romansa di desa thanda bagian kedua.
12
episode 1: Romansa di desa thanda bagian ketiga.
13
episode 1: Romansa di desa thanda bagian keempat.
14
episode 4: Sang SiNAGARA bagian pertama.
15
episode 4: Sang SiNAGARA bagian kedua
16
episode 4: Sang SiNAGARA bagian ketiga
17
episode 4: Sang SiNAGARA bagian keempat.
18
episode 5 : Jodoh KeRATON bagian pertama
19
episode 5 : Jodoh KeRATON bagian kedua.
20
episode 5 : Jodoh KeRATON bagian ketiga.
21
episode : 5 Jodoh KeRATON bagian keempat.
22
episode 5: Jodoh KeRATON bagian kelima.
23
episode 5: Jodoh KeRATON bagian keenam
24
episode 5: Jodoh KeRATON bagian ketujuh.
25
episode 6: UTUSAN bagian pertama.
26
episode 6: UTUSAN bagian kedua.
27
episode 6: UTUSAN bagian ketiga.
28
episode 6: UTUSAN bagian keempat.
29
episode : 6 UTUSAN bagian kelima.
30
episode 6 : UTUSAN bagian keenam.
31
episode 6 : UTUSAN bagian ketujuh.
32
episode 6 : UTUSAN bagian kedelapan.
33
episode 6 : UTUSAN bagian kesembilan.
34
episode 6 : UTUSAN bagian kesepuluh.
35
episode 7 : Bermalam di Tembok China. Bagian pertama.
36
episode 7 : Bermalam di Tembok China bagian kedua.
37
episode 7 : Bermalam di Tembok China bagian ketiga.
38
episode 7 : Bermalam di Tembok China bagian keempat
39
episode 7: Bermalam di Tembok China bagian kelima
40
episode 7 : Bermalam di Tembok China bagian keenam.
41
episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian pertama.
42
episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian kedua
43
episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian ketiga
44
episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian keempat
45
episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian kelima.
46
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian pertama.
47
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kedua
48
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian ketiga.
49
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian keempat.
50
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kelima
51
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian keenam.
52
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian ketujuh
53
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kedelapan.
54
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kesembilan.
55
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kesepuluh
56
episode 10 : Bhatara Purwawisesa episode pertama.
57
episode 10 : Bhatara Purwawisesa bagian kedua
58
episode 10 : Bhatara Purwawisesa bagian ketiga
59
episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian keempat.
60
episode 10 : Bhatara Purwawisesa bagian kelima.
61
episode 10 : Bhatara Purwawisesa bagian keenam.
62
episode 10 Bhatara purwawisesa bagian ketujuh
63
episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian kedelapan
64
episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke sembilan
65
episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke sepuluh
66
episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke sebelas
67
episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke sebelas
68
episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke duabelas
69
episode 11 : Saat KELUD pun murka. bagian pertama.
70
episode 11 Saat KELUD pun murka bagian kedua.
71
episode 11 Saat KELUD pun murka bagian ketiga.
72
episode 11 Saat KELUD pun murka bagian keempat.
73
episode 11 Saat KELUD pun murka bagian kelima.
74
episode 11: Saat KELUD pun Murka bagian keenam.
75
episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian ketujuh.
76
episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian ke delapan.
77
episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian kesembilan
78
episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian ke sepuluh
79
episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian ke sebelas.
80
episode 12 Mendung di langit Pamotan. bagian pertama.
81
episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian kedua.
82
episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian ketiga.
83
episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian keempat
84
episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian ke Lima.
85
episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian ke enam.
86
episode 13 Cinta Lama takkan pudar. bagian pertama.
87
episode 13 Cinta Lama takkan pudar. bagian kedua.
88
episode 13 Cinta lama takkan pudar bagian ketiga.
89
episode 13 Cinta Lama takkan pudar bagian keempat.
90
episode 13 Cinta Lama takkan pudar bagian ke lima.
91
episode 14 Bali pulau yang indah. bagian pertama.
92
episode 14 Bali pulau yang indah bagian kedua.
93
episode 14 Bali Pulau yang indah bagian ke tiga.
94
episode 14 Bali pulau yang indah bagian ke empat.
95
episode 14 Bali pulau yang indah bagian ke Lima.
96
episode 14 Bali pulau yang indah bagian ke enam.
97
episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu. bagian pertama.
98
episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu bagian kedua.
99
episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu bagian ke tiga.
100
episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu bagian ke empat.
101
episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu bagian ke Lima.
102
episode 16 Geger Majapahit. bagian pertama.
103
episode 16 Geger Majapahit bagian ke Dua.
104
episode 16 Geger Majapahit bagian ke tiga.
105
episode 16 Geger Majapahit bagian ke empat.
106
episode 16 Geger Majapahit bagian kelima.
107
episode 16 Geger Majapahit bagian ke enam.
108
episode 16 Geger Majapahit bagian ke tujuh
109
episode 16 Geger Majapahit bagian ke delapan.
110
episode 17 SURAPRABHAWA bagian pertama.
111
episode 17 SURAPRABHAWA bagian kedua.
112
episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke tiga
113
episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke empat.
114
episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke Lima.
115
episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke enam.
116
episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke tujuh.
117
episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke delapan.
118
episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke sembilan.
119
episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke sepuluh.
120
episode 18 Singgasana Yang Suram. bagian pertama.
121
episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke dua
122
episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke tiga
123
episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke empat
124
episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke lima
125
episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke enam.
126
episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke tujuh.
127
episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke delapan
128
episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke sembilan.
129
episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke sepuluh
130
episode 19 Kekacauan bagian pertama
131
episode 19 Kekacauan bagian ke dua.
132
episode 19 Kekacauan bagian ke tiga.
133
episode 19 Kekacauan bagian ke empat
134
episode 19 Kekacauan bagian ke lima
135
episode 19 Kekacauan bagian ke enam.
136
episode 19 Kekacauan bagian ke tujuh.
137
episode 19 Kekacauan bagian ke delapan.
138
episode 19 Kekacauan bagian ke sembilan.
139
episode 19 Kekacauan bagian ke sepuluh.
140
episode 20 Perang Tanding. bagian pertama
141
episode 20 Perang Tanding bagian ke dua
142
episode 20 Perang Tanding bagian ke tiga
143
episode 20 Perang Tanding bagian ke empat.
144
episode 20 Perang Tanding bagian ke Lima.
145
episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian pertama.
146
episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke dua
147
episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke tiga
148
episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke empat
149
episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke Lima.
150
episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke enam.
151
episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke tujuh
152
episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke delapan.
153
episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke delapan.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!