episode 3: Kidung Asmara di Puncak Merbabu.

Setelah mendapat izin dari, kanjeng adipati maka berangkat lah mereka ke arah Timur menuju semeru.Tapi sebelumnya mereka singgah dahulu di desa geger guna menemui murid orang tua itu yg berjumlah sepuluh orang,

ditambah sepuluh orang prajurit terpilih kadipaten pandan alas, jadi berjumlah Dua puluh Lima , rombongan itu pun bergerak dengan cepat ke semeru.

Sementara Wikala dan Resi Begawan mahameru sudah berada di desa anon di tempat kediaman arya bor bor alias Hantu Kali mayit. Disini Wikala bermalam satu malam dan melanjutkan kembali ke desa thanda.

Di desa thanda mereka di sambut raden wirapati atau bergelar Mpu thanda.

" Ehh, anak kita pulang biyung,!" teriak Mpu thanda pada istrinya.

Sang istri lagi didapur, segera keluar untuk menemui anak yg dirindukannya itu.

Ketika ibundanya memeluk dan menciumi anaknya.

Sedangkan Mpu Thanda mempersilahkan Resi Begawan mahameru naik ke pendopo rumahnya.

" Apa Khabar paman wekaz,?" tanyanya pada Resi Begawan mahameru setelah duduk .

" Baik ,ngger, !" jawab Resi Begawan mahameru.

" Apakah paman ikut perang tanding itu,?" tanyanya lagi.

" Begitulah kiranya, pamanmu ini masih ingin bermain main dengan senjata,!" ucap Resi Begawan mahameru.

" Ehh, angger ini siapa namanya,?" pada Naja pratanu.

" Nama saya Naja pratanu,paman,!" ujar Pratanu.

" Nama yg bagus sesuai dengan orangnya,!" ucap Mpu Thanda.

Siang itu di rumah Wikala ramai dan sibuk, memang orangtua Wikala amat menghormati tamu,segera ia memotong ayam, mengambil ikan di kolam, kemudian sang istri memasakkanya.Mereka makan laksana jamuan pesta.

Sore harinya Wikala mengajak Pratanu berkeliling desa thanda menggunakan kuda.Mereka berdua pun berkeliling sampai ke pusat kademangan thanda sain, dan bertemu ki demang yg sedang duduk duduk di pendopo.

Ki demang pun turun menyambut , Wikala dan Pratanu di halaman.

" Apa Khabar ngger,?" tanya ki demang.

" Baik ,ki, !" jawab Wikala seraya berkata,

" Ki demang sendiri ,!" tanyanya.

" Baik ,. mari, ngger silahkan masuk,!" ucap ki demang.

Tidak berapa lama, Rara Tantri putri ki demang membawakan makanan dan minuman serta turut nimbrung duduk bersama Wikala, Pratanu ,ki demang dan istrinya. Ketika matahari tenggelam Wikala dan Pratanu baru beranjak dari rumah ki demang Thanda sain.Malam itu Pratanu menginap di rumah Wikala, serta menyampaikan pesan Larasati kepada ibunya.

***

Sementara itu rombongan Patih Kebo Mundira dan seorang tua yg beranggotakan dua puluh lima orang sudah mencapai kaki gunung semeru,

" Baiknya paman kita berhenti di desa dawuhan, untuk beristrahat,!" ujar Patih Kebo Mundira.

" Baiklah, jarak kita sudah dekat,kita beristrahat sejenak di desa dawuhan, !" ujar orang yg sudah sangat tua itu.

" Kita beristrahat di desa atau ditepi hutan,!" tanya Patih Kebo Mundira.

Setelah berpikir sejenak, berkatalah orangtua itu,

" Sebaiknya kita beristrahat di tepi hutan saja, agar tidak menarik perhatian orang banyak,!" ujar orang tua itu.

Setelah rombongan itu memutuskan untuk beristrahat sejenak ditepi hutan di dekat desa dawuhan. Maka beberapa orang dari mereka masuk ke desa guna membeli makanan.

Sedangkan Patih Kebo Mundira dan Senopati kebo ndaru serta orangtua itu beserta dua orang murid kepercayaannya, melangsungkan pembicaraan serius.

" Bagaimana caranya kita merampas pedang pusaka itu,?" tanya Senopati kebo ndaru membuka pembicaraan.

" Sebaiknya kita menyerbu esok pagi saat matahari terbit, !" ucap Patih Kebo Mundira.

" Ya, ya,ya, saat pagi tiba saat yg tepat untuk menyerang padepokan Semeru,!" ujar orang tua itu.

" Kiira kira berapa jumlah mereka,?" tanya Senopati kebo ndaru.

" Mungkin sebaiknya kita kirim teliksandi untuk mengetahui jumlah mereka, !" ucap Patih Kebo Mundira,memotong omongan adiknya.

" Baiklah biar kukirim dua orang prajurit untuk melihat keadaan padepokan Semeru,!" ujar Senopati kebo ndaru.

Segera dua orang prajurit kadipaten pandan alas yg berpakaian biasa naik ke atas gunung semeru. Dengan cepatnya mereka mendaki lereng semeru, karena mereka merupakan prajurit pilihan yg mempunyai ilmu silat lumayan tinggi.

Menjelang sore mereka sampai ke padepokan Semeru, setelah memperhatikan dari kejauhan dari atas sebatang pohon yg tinggi, dua orang prajurit itu melihat keadaan dalam padepokan . Setelah merasa cukup mereka turun lagi kebawah ke tepi hutan dekat desa dawuhan.

" Bagaimana, berapa jumlah mereka ,?" tanya Patih Kebo Mundira kepada kedua orang prajurit itu.

" Ampun, Gusti patih, setelah kami perhatikan ,tidak lebih dari Dua puluh orang penghuni padepokan itu,!" ucap salah seorang prajurit .

" Apakah kalian, melihat seorang tua yg berpakaian mirip dengan paman guru ini,?" tanya Senopati kebo ndaru sambil melirik paman guru nya.

" Kami tidak melihat gusti Senopati,!" jawab prajurit yg satunya lagi.

" Paman, apakah Resi mahameru,belum kembali,?" tanya Patih Kebo Mundira kepada orangtua disampingnya itu.

" Heh, entahlah, kurasa mungkin belum, !"ucap orangtua itu.

" Apakah kita tetap pada rencana semula, menyerang esok pagi,?" tanya Senopati kebo ndaru.

" Sebaiknya kita tunggu, sampai Resi mahameru itu pulang ,!" ucap Patih Kebo Mundira

" Kurasa, tidak ngger, sebaiknya kita tetap menyerang esok pagi , kita obrak abrik isi padepokan itu,bila perlu kita bakar,!" ucap orangtua itu.

" Bagaimana adi ndaru,?" tanya Patih Kebo Mundira pada Senopati kebo ndaru.

" Iya kakang, lebih baik kita serang besok, kita cari pedang pusaka itu,!" jawab senopati Kebo ndaru.

Sambil mengangguk angguk kan kepalanya, Patih Kebo Mundira berpikir keras tentang tindakan yg akan diambil.

Setelah hening beberapa saat, berkatalah ,

" Baiklah besok ketika terang tanah kita menyerbu, padepokan,!' ucap Patih Kebo Mundira.

Maka malam itu juga ,mereka memanjat gunung semeru dan ketika ayam berkokok telah sampailah, rombongan itu di depan gerbang padepokan semeru yg tidak terlalu besar.

Kelompok rombongan itu pun membagi diri menjadi tiga kelompok, yg dipimpin oleh Patih Kebo Mundira berada didepan gerbang , sedangkan Senopati kebo ndaru di sebelah kanan, dan yg dipimpin oleh Barong bagong di sebelah Kiri.

Dan saat semburat merah dari Timur menggemalah suara di depan gerbang padepokan Semeru.

" Ha, ha,ha, hai, Resi mahameru keluarlah, mari kita melakukan perhitungan lama kita yg tertunda, !" terdengar ucapan orangtua itu membahana karena suaranya mengandung ajian gelap ngampar.

Tiga Kali suara tantangan itu menggema namun, yg disebutkan juga tiada keluar .

Maka segera Patih Kebo Mundira menyuruh prajurit nya membuka gerbang padepokan itu dan langsung menyerang.

Sementara ,di dalam padepokan sendiri, keadaan cukup menyedihkan ,tujuh murid langsung meninggal karena terkena ajian gelap ngampar Itu.Sisanya sepuluh orang dalam keadaan payah.

Jadi ketika rombongan Patih Kebo Mundira berhasil mendobrak gerbang padepokan Semeru,maka mereka nyaris tidak dapat perlawanan dari para cantrik.

Hanya tiga orang cantrik yg lumayan ilmunya, yg tersisa memberikan perlawanan .

" Bagaimana kakang, apakah kita akan melawan terus atau mundur, !" tanya salah seorang kepada kakak seperguruannya.

" Semampu kita berikan perlawanan,sambil cari jalan keluar untuk meloloskan diri ,!" jawab kakak seperguruannya itu.

Karena kalah segala galanya ketiga cantrik itu pun dengan mudah di habisi oleh rombongan Patih Kebo Mundira.

Matahari tepat diatas ubun ubun ,seluruh isi padepokan Semeru telah jadi mayat semuanya tanpa tersisa.

" Segera perintahkan seluruh prajuritmu untuk menggeledah isi padepokan itu,cari pedang itu, pedang Naga geni ,pedang dengan gagang kepala ular Naga,!" ucap orang tua itu.

" Baik paman , !" ujar Patih Kebo Mundira.

Seluruh prajurit dan murid orangtua itu pun menggeledah padepokan Semeru.

Namun sampai sore harinya yg mereka cari juga tidak ditemukan.

Malam pun tiba , akhirnya mereka memutuskan untuk bermalam di tempat itu

" Sebaiknya kita tunggu satu hari lagi disini ,sampai situa itu kembali ,!" kata orangtua itu kepada Patih Kebo Mundira.

" Baik paman !" jawab Patih Kebo Mundira.

" Segera bakar padepokan itu, dan lemparkan mayat itu kedalamnya,!" perintah orangtua itu.

Sekejap saja padepokan semeru menjadi terang karena nyala api membakar seluruh padepokan itu beserta penghuninya .

Terpopuler

Comments

Andre Oetomo

Andre Oetomo

mantab abis...makin asik aja ceritanya..lanjut

2022-03-18

3

Eko Subagyo

Eko Subagyo

Joss👍

2022-03-08

1

lihat semua
Episodes
1 episode 2:Satria Dari DAhA
2 episode 2: Satria Dari DAhA bagian kedua
3 episode 2:Satria Dari DAhA bagian ketiga
4 episode 2: Satria Dari DAhA bagian keempat.
5 episode 2: Satria Dari DAhA bagian kelima
6 episode 3: Kidung Asmara di Puncak Merbabu
7 episode 3: Kidung Asmara di Puncak Merbabu
8 episode 3: Kidung Asmara di Puncak Merbabu.
9 episode 3: Kidung Asmara di Puncak Merbabu
10 episode 1 : Romansa di desa thanda. bagian pertama.
11 episode 1: Romansa di desa thanda bagian kedua.
12 episode 1: Romansa di desa thanda bagian ketiga.
13 episode 1: Romansa di desa thanda bagian keempat.
14 episode 4: Sang SiNAGARA bagian pertama.
15 episode 4: Sang SiNAGARA bagian kedua
16 episode 4: Sang SiNAGARA bagian ketiga
17 episode 4: Sang SiNAGARA bagian keempat.
18 episode 5 : Jodoh KeRATON bagian pertama
19 episode 5 : Jodoh KeRATON bagian kedua.
20 episode 5 : Jodoh KeRATON bagian ketiga.
21 episode : 5 Jodoh KeRATON bagian keempat.
22 episode 5: Jodoh KeRATON bagian kelima.
23 episode 5: Jodoh KeRATON bagian keenam
24 episode 5: Jodoh KeRATON bagian ketujuh.
25 episode 6: UTUSAN bagian pertama.
26 episode 6: UTUSAN bagian kedua.
27 episode 6: UTUSAN bagian ketiga.
28 episode 6: UTUSAN bagian keempat.
29 episode : 6 UTUSAN bagian kelima.
30 episode 6 : UTUSAN bagian keenam.
31 episode 6 : UTUSAN bagian ketujuh.
32 episode 6 : UTUSAN bagian kedelapan.
33 episode 6 : UTUSAN bagian kesembilan.
34 episode 6 : UTUSAN bagian kesepuluh.
35 episode 7 : Bermalam di Tembok China. Bagian pertama.
36 episode 7 : Bermalam di Tembok China bagian kedua.
37 episode 7 : Bermalam di Tembok China bagian ketiga.
38 episode 7 : Bermalam di Tembok China bagian keempat
39 episode 7: Bermalam di Tembok China bagian kelima
40 episode 7 : Bermalam di Tembok China bagian keenam.
41 episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian pertama.
42 episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian kedua
43 episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian ketiga
44 episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian keempat
45 episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian kelima.
46 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian pertama.
47 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kedua
48 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian ketiga.
49 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian keempat.
50 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kelima
51 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian keenam.
52 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian ketujuh
53 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kedelapan.
54 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kesembilan.
55 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kesepuluh
56 episode 10 : Bhatara Purwawisesa episode pertama.
57 episode 10 : Bhatara Purwawisesa bagian kedua
58 episode 10 : Bhatara Purwawisesa bagian ketiga
59 episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian keempat.
60 episode 10 : Bhatara Purwawisesa bagian kelima.
61 episode 10 : Bhatara Purwawisesa bagian keenam.
62 episode 10 Bhatara purwawisesa bagian ketujuh
63 episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian kedelapan
64 episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke sembilan
65 episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke sepuluh
66 episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke sebelas
67 episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke sebelas
68 episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke duabelas
69 episode 11 : Saat KELUD pun murka. bagian pertama.
70 episode 11 Saat KELUD pun murka bagian kedua.
71 episode 11 Saat KELUD pun murka bagian ketiga.
72 episode 11 Saat KELUD pun murka bagian keempat.
73 episode 11 Saat KELUD pun murka bagian kelima.
74 episode 11: Saat KELUD pun Murka bagian keenam.
75 episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian ketujuh.
76 episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian ke delapan.
77 episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian kesembilan
78 episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian ke sepuluh
79 episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian ke sebelas.
80 episode 12 Mendung di langit Pamotan. bagian pertama.
81 episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian kedua.
82 episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian ketiga.
83 episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian keempat
84 episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian ke Lima.
85 episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian ke enam.
86 episode 13 Cinta Lama takkan pudar. bagian pertama.
87 episode 13 Cinta Lama takkan pudar. bagian kedua.
88 episode 13 Cinta lama takkan pudar bagian ketiga.
89 episode 13 Cinta Lama takkan pudar bagian keempat.
90 episode 13 Cinta Lama takkan pudar bagian ke lima.
91 episode 14 Bali pulau yang indah. bagian pertama.
92 episode 14 Bali pulau yang indah bagian kedua.
93 episode 14 Bali Pulau yang indah bagian ke tiga.
94 episode 14 Bali pulau yang indah bagian ke empat.
95 episode 14 Bali pulau yang indah bagian ke Lima.
96 episode 14 Bali pulau yang indah bagian ke enam.
97 episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu. bagian pertama.
98 episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu bagian kedua.
99 episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu bagian ke tiga.
100 episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu bagian ke empat.
101 episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu bagian ke Lima.
102 episode 16 Geger Majapahit. bagian pertama.
103 episode 16 Geger Majapahit bagian ke Dua.
104 episode 16 Geger Majapahit bagian ke tiga.
105 episode 16 Geger Majapahit bagian ke empat.
106 episode 16 Geger Majapahit bagian kelima.
107 episode 16 Geger Majapahit bagian ke enam.
108 episode 16 Geger Majapahit bagian ke tujuh
109 episode 16 Geger Majapahit bagian ke delapan.
110 episode 17 SURAPRABHAWA bagian pertama.
111 episode 17 SURAPRABHAWA bagian kedua.
112 episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke tiga
113 episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke empat.
114 episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke Lima.
115 episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke enam.
116 episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke tujuh.
117 episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke delapan.
118 episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke sembilan.
119 episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke sepuluh.
120 episode 18 Singgasana Yang Suram. bagian pertama.
121 episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke dua
122 episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke tiga
123 episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke empat
124 episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke lima
125 episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke enam.
126 episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke tujuh.
127 episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke delapan
128 episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke sembilan.
129 episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke sepuluh
130 episode 19 Kekacauan bagian pertama
131 episode 19 Kekacauan bagian ke dua.
132 episode 19 Kekacauan bagian ke tiga.
133 episode 19 Kekacauan bagian ke empat
134 episode 19 Kekacauan bagian ke lima
135 episode 19 Kekacauan bagian ke enam.
136 episode 19 Kekacauan bagian ke tujuh.
137 episode 19 Kekacauan bagian ke delapan.
138 episode 19 Kekacauan bagian ke sembilan.
139 episode 19 Kekacauan bagian ke sepuluh.
140 episode 20 Perang Tanding. bagian pertama
141 episode 20 Perang Tanding bagian ke dua
142 episode 20 Perang Tanding bagian ke tiga
143 episode 20 Perang Tanding bagian ke empat.
144 episode 20 Perang Tanding bagian ke Lima.
145 episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian pertama.
146 episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke dua
147 episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke tiga
148 episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke empat
149 episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke Lima.
150 episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke enam.
151 episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke tujuh
152 episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke delapan.
153 episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke delapan.
Episodes

Updated 153 Episodes

1
episode 2:Satria Dari DAhA
2
episode 2: Satria Dari DAhA bagian kedua
3
episode 2:Satria Dari DAhA bagian ketiga
4
episode 2: Satria Dari DAhA bagian keempat.
5
episode 2: Satria Dari DAhA bagian kelima
6
episode 3: Kidung Asmara di Puncak Merbabu
7
episode 3: Kidung Asmara di Puncak Merbabu
8
episode 3: Kidung Asmara di Puncak Merbabu.
9
episode 3: Kidung Asmara di Puncak Merbabu
10
episode 1 : Romansa di desa thanda. bagian pertama.
11
episode 1: Romansa di desa thanda bagian kedua.
12
episode 1: Romansa di desa thanda bagian ketiga.
13
episode 1: Romansa di desa thanda bagian keempat.
14
episode 4: Sang SiNAGARA bagian pertama.
15
episode 4: Sang SiNAGARA bagian kedua
16
episode 4: Sang SiNAGARA bagian ketiga
17
episode 4: Sang SiNAGARA bagian keempat.
18
episode 5 : Jodoh KeRATON bagian pertama
19
episode 5 : Jodoh KeRATON bagian kedua.
20
episode 5 : Jodoh KeRATON bagian ketiga.
21
episode : 5 Jodoh KeRATON bagian keempat.
22
episode 5: Jodoh KeRATON bagian kelima.
23
episode 5: Jodoh KeRATON bagian keenam
24
episode 5: Jodoh KeRATON bagian ketujuh.
25
episode 6: UTUSAN bagian pertama.
26
episode 6: UTUSAN bagian kedua.
27
episode 6: UTUSAN bagian ketiga.
28
episode 6: UTUSAN bagian keempat.
29
episode : 6 UTUSAN bagian kelima.
30
episode 6 : UTUSAN bagian keenam.
31
episode 6 : UTUSAN bagian ketujuh.
32
episode 6 : UTUSAN bagian kedelapan.
33
episode 6 : UTUSAN bagian kesembilan.
34
episode 6 : UTUSAN bagian kesepuluh.
35
episode 7 : Bermalam di Tembok China. Bagian pertama.
36
episode 7 : Bermalam di Tembok China bagian kedua.
37
episode 7 : Bermalam di Tembok China bagian ketiga.
38
episode 7 : Bermalam di Tembok China bagian keempat
39
episode 7: Bermalam di Tembok China bagian kelima
40
episode 7 : Bermalam di Tembok China bagian keenam.
41
episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian pertama.
42
episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian kedua
43
episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian ketiga
44
episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian keempat
45
episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian kelima.
46
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian pertama.
47
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kedua
48
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian ketiga.
49
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian keempat.
50
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kelima
51
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian keenam.
52
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian ketujuh
53
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kedelapan.
54
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kesembilan.
55
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kesepuluh
56
episode 10 : Bhatara Purwawisesa episode pertama.
57
episode 10 : Bhatara Purwawisesa bagian kedua
58
episode 10 : Bhatara Purwawisesa bagian ketiga
59
episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian keempat.
60
episode 10 : Bhatara Purwawisesa bagian kelima.
61
episode 10 : Bhatara Purwawisesa bagian keenam.
62
episode 10 Bhatara purwawisesa bagian ketujuh
63
episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian kedelapan
64
episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke sembilan
65
episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke sepuluh
66
episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke sebelas
67
episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke sebelas
68
episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke duabelas
69
episode 11 : Saat KELUD pun murka. bagian pertama.
70
episode 11 Saat KELUD pun murka bagian kedua.
71
episode 11 Saat KELUD pun murka bagian ketiga.
72
episode 11 Saat KELUD pun murka bagian keempat.
73
episode 11 Saat KELUD pun murka bagian kelima.
74
episode 11: Saat KELUD pun Murka bagian keenam.
75
episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian ketujuh.
76
episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian ke delapan.
77
episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian kesembilan
78
episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian ke sepuluh
79
episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian ke sebelas.
80
episode 12 Mendung di langit Pamotan. bagian pertama.
81
episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian kedua.
82
episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian ketiga.
83
episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian keempat
84
episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian ke Lima.
85
episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian ke enam.
86
episode 13 Cinta Lama takkan pudar. bagian pertama.
87
episode 13 Cinta Lama takkan pudar. bagian kedua.
88
episode 13 Cinta lama takkan pudar bagian ketiga.
89
episode 13 Cinta Lama takkan pudar bagian keempat.
90
episode 13 Cinta Lama takkan pudar bagian ke lima.
91
episode 14 Bali pulau yang indah. bagian pertama.
92
episode 14 Bali pulau yang indah bagian kedua.
93
episode 14 Bali Pulau yang indah bagian ke tiga.
94
episode 14 Bali pulau yang indah bagian ke empat.
95
episode 14 Bali pulau yang indah bagian ke Lima.
96
episode 14 Bali pulau yang indah bagian ke enam.
97
episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu. bagian pertama.
98
episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu bagian kedua.
99
episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu bagian ke tiga.
100
episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu bagian ke empat.
101
episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu bagian ke Lima.
102
episode 16 Geger Majapahit. bagian pertama.
103
episode 16 Geger Majapahit bagian ke Dua.
104
episode 16 Geger Majapahit bagian ke tiga.
105
episode 16 Geger Majapahit bagian ke empat.
106
episode 16 Geger Majapahit bagian kelima.
107
episode 16 Geger Majapahit bagian ke enam.
108
episode 16 Geger Majapahit bagian ke tujuh
109
episode 16 Geger Majapahit bagian ke delapan.
110
episode 17 SURAPRABHAWA bagian pertama.
111
episode 17 SURAPRABHAWA bagian kedua.
112
episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke tiga
113
episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke empat.
114
episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke Lima.
115
episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke enam.
116
episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke tujuh.
117
episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke delapan.
118
episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke sembilan.
119
episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke sepuluh.
120
episode 18 Singgasana Yang Suram. bagian pertama.
121
episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke dua
122
episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke tiga
123
episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke empat
124
episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke lima
125
episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke enam.
126
episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke tujuh.
127
episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke delapan
128
episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke sembilan.
129
episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke sepuluh
130
episode 19 Kekacauan bagian pertama
131
episode 19 Kekacauan bagian ke dua.
132
episode 19 Kekacauan bagian ke tiga.
133
episode 19 Kekacauan bagian ke empat
134
episode 19 Kekacauan bagian ke lima
135
episode 19 Kekacauan bagian ke enam.
136
episode 19 Kekacauan bagian ke tujuh.
137
episode 19 Kekacauan bagian ke delapan.
138
episode 19 Kekacauan bagian ke sembilan.
139
episode 19 Kekacauan bagian ke sepuluh.
140
episode 20 Perang Tanding. bagian pertama
141
episode 20 Perang Tanding bagian ke dua
142
episode 20 Perang Tanding bagian ke tiga
143
episode 20 Perang Tanding bagian ke empat.
144
episode 20 Perang Tanding bagian ke Lima.
145
episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian pertama.
146
episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke dua
147
episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke tiga
148
episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke empat
149
episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke Lima.
150
episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke enam.
151
episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke tujuh
152
episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke delapan.
153
episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke delapan.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!