episode 4: Sang SiNAGARA bagian pertama.

Naja pratanu yg lagi menempa diri di gua lereng semeru, guna mendapatkan ilmu Naga geni, setelah kematian Resi Begawan mahameru, ia bertekad untuk mencari siapa yg telah membunuh gurunya itu. Yg di ketahui sebagai seorang yg berilmu tinggi.Hingga mampu membunuh gurunya, yg tergolong tokoh sepuh yg sangat sulit di cari bandingan nya di pulau jawa dan seantero Majapahit.

*****

Sedangkan di desa thanda sain, Wikala juga sedang sibuk- sibuknya menempa para pemuda pengawal kademangan, yg sebenarnya sudah sangat lama tidak mendapatkan pelatihan dari Wikala, sejak kepergian nya ke bukit kanca nuwu.

Hubungan Wikala dan Tantri pun sudah sangat sangat dekat hampir tiap saat mereka bersama, baik di kala siang hari mereka berdua berada di sawah sedangkan malam hari mereka di banjar kademangan.

Hingga suatu saat berkatalah Mpu Thanda kepada anaknya Wikala,

" nggeeer, anakku Wikala, kulihat akhir akhir ini sering bersama dengan anak gadis ki demang, sebenarnya lah romomu ini ingin mengetahui seberapa jauh hubungan kalian berdua,?" tanya Mpu Thanda sareh kepada anaknya .

" ampun romo sebenarnya kami berdua berteman sebagai mana dulu kecil kami juga berteman, !" jawab Wikala agak kikuk.

" anakku Radeksa, Romo mu ini pun pernah muda, pernah menyukai seorang perempuan, karena lah kodrati seorang lelaki menyukai perempuan,!" tutur Mpu Thanda pelan.

Tampak Wikala diam saja , bingung mau berkata apa, karena di dalam hatinya ia menyukai Tantri sebagai seorang lelaki kepada perempuan.

" Ini perlu Romo tanyakan padamu , ngger karena Romo telah pernah berjanji kepada Gusti adipati kahuripan untuk menjodohkanmu dengan putrinya,!" jelas Mpu Thanda lanjut.

" jadi kalau memang hubungan mu dengan angger Tantri sebatas teman maka, perjodohanmu dengan putri adipati dapat dilanjutkan,!" ucap Mpu Thanda sambil menghela nafas.

Mendengar kata kata ramanda nya Wikala tambah bingung, ia mau dijodohkan dengan seorang putri adipati yg belum dikenalnya, apalagi di cintainya.

" Sebenarnya perjodohanmu ini atas permintaan kanjeng Gusti Prabhu Wikramawardhana dengan eyangmu dahulu, namun karena anak eyang cuma Romo seorang, sedangkan saat itu, anak Gusti Prabhu kebanyakan, lelaki, maka ia minta kepada anaknya untuk mengambil menantu dari cucu ramanda Brhe Narapati, !" Jelas Mpu Thanda panjang lebar.

" Romo bagaimana kalau perjodohan itu di tolak, !" ucap Wikala tiba tiba.

" Sebenarnya pun Romo enggan menerima nya, karena Romo tidak ingin masuk kembali ke lingkungan keraton, !" jawab Mpu Thanda.

" jadi kenapa Romo mau melanjutkan perjodohan itu, !" tanya Wikala lagi.

" Oleh sebab itu Romo tanyakan kepadamu tentang hubungan mu dengan angger Tantri, kalau angger memang menyukai nya dan ingin menjadi kannya

istri, maka ada alasan Romo untuk membatalkan perjodohanmu,!" ucap Mpu Thanda.

" Sesungguhnya Romo , anakmu ini memang menyukai Tantri, !" jawab Wikala pelan.

" Dan ingin menjadi kannya istri,?" tanya Mpu Thanda.

" Anakmu ini belum memikirkan terlalu jauh untuk berumah tangga, !" jawab Wikala.

" Itulah sulitnya bagi kita sebagai kawula alit, kita harus tunduk kepada sabda pandhita Ratu, !" ujar romonya.

" Maksud Romo, bagaimana ,!" tanya Wikala lagi .

" Selama engkau , masih belum menikah maka titah sang raja adalah suatu keharusan, !" jawab Mpu Thanda lagi.

" Jadi selama ananda belum punya istri , perjodohan itu tetap berlanjut,?" tanya Wikala kepada romonya lagi

Nampak kepala Mpu Thanda mengangguk tanda mengiyakan.

" Dan angger tahu , bahwa kanjeng adipati kahuripan, satu purnama lagi akan dinobatkan sebagai raja menggantikan Prabhu kertawijaya yg telah mangkat,!" jelas Mpu Thanda.

" Kita bertiga diundang datang menghadiri penobatan itu, bukan begitu biyung,?" tanya Mpu Thanda pada istrinya yg sedari tadi diam saja.

Ibunda Wikala pun tampak mengangguk.

" Jadi anakku, apakah yg harus kita katakan kepada Gusti Prabhu jika ia menanyakan persoalan itu,?"tanya Mpu Thanda kepada anaknya.

Wikala nampak diam seribu bahasa , sungguh suatu yg sulit lebih sulit daripada menghadapi Mpu Thula ataupun Biksu Majin.

" ananda tidak dapat memutuskan, biar lah kepada hyang widhi wasa ananda memasrahkan, !" ucap Wikala seakan putus asa akan nasib cintanya .

" anakku Radeksa, angger tidak boleh menyerah, apalagi pasrah selagi Masih ada jalan, kami berdua sebenarnya mendukung hubungan mu dengan angger Tantri, bukan begitu biyung,?" kata Mpu thanda sambil melirik istrinya.

" Benar anakku, kami berdua sangat bahagia apabila anaknya pun bahagia,!" ucap ibunya seakan akan menyemangati Wikala untuk melamar Rara Tantri.

Wikala benar-benar gundah gulana, di satu sisi ia masih belum mau menikah di sisi yg lain ia akan di jodohkan dengan seorang perempuan yg tidak di cintainya namun ia putri seorang raja .

Keesokan harinya di gubuk sawah, Wikala duduk menyendiri, ia tampak termenung, dari kejauhan seorang gadis berlari lari kecil, ke arah nya.

" kakang sudah lama menunggu,?" tanya Tantri ketika sudah berada di gubuk.

" ehhh, ah, apa tadi ,?" tanya Wikala yg tidak mendengar pertanyaan Tantri.

" Ahh, ndak ada siaran ulangan , !" jawab Tantri.

" yaa, maaf namanya juga nggak dengar, !" balas Wikala.

" ehh, kang bagaimana kalau kita jalan jalan ,?" pinta Tantri

" kemana ,?" balik Wikala bertanya.

" ke lereng selatan ,!" jelas Tantri.

" emang ada apa di sana ,?" tanya Wikala lagi.

" ada air terjun, yg airnya sangat jernih, dan lokasinya, indah,!" jawab Tantri.

" baiklah, ayo kita berangkat,!" kata Wikala.

Lokasinya tidak terlalu jauh kedua muda mudi berjalan sambil berpegangan tangan , keduanya tampak tersenyum,seakan akan dunia ini milik mereka berdua, yg lain cuma numpang.

******

Sedangkan di keraton Majapahit nampak ,kesibukan yg luar biasa guna penobatan Gusti Prabhu ,yg akan dilaksanakan sebentar lagi.

Dan di ruangan dalam keraton tampaklah Gusti Prabhu Rajasawardhana, tengah duduk di dampingj oleh istrinya Sri prameswari raden ayu dyah Manggala wardhani atau lebih di kenal sebagai Bhre Tanjungpura.

Mereka dikelilingi oleh putra putrinya,yaitu , dyah Samara wijaya, dyah karana wijaya ,dyah Rana wijaya dan dyah ayu ratna parangkawuni wardhani ( fiktif).

" Anak- anakku semua, sebentar lagi ramandamu akan dinobatkan sebagai raja Majapahit yg kesembilan, kuharapkan kalian dapat hadir semua beserta anak dan istri disini ,!' titah sang Prabhu.

" Dan khusus buat putri ku dyah parangkawuni ada kejutan buatmu, !" ucap Sang Prabhu lagi.

Keadaan hening tiada yg berani berkata, mereka para putra dan putri nampak menunduk kan kepala.

Hingga ketika sang putri kedathon , berkata , " gerangan apa kiranya kejutan untuk hamba, ramanda Prabhu, ?" tanyanya sambil menjura hormat kepada Prabhu Rajasawardhana.

" Diantara anak-anakku, cuma engkau yg masih belum mempunyai sisihan atau suami, nanti tepatnya saat penobatan, engkau akan ramanda jodohkan, dan secepatnya segera dinikahkan, !"terdengar suara Sang Prabhu berkata penuh wibawa.

" Ampunkan hamba ramanda Prabhu, ananda belum bersedia untuk menikah,!" ujar sang putri agak gusar.

" Apakah sebabnya dirimu belum mau menikah, sementara umurmu sudah lebih dari cukup,!" berkata Sang Prabhu dengan nada berat.

" ampun kan hamba ramanda Prabhu, sesungguhnya ananda ingin memiliki seorang suami , yg benar- benar ananda kenal, dan ananda cintai,!" kata sang putri lagi.

" ananda dyah parangkawuni, adakah kiranya seorang pangeran yg telah mengisi hatimu, yg mungkin ramandamu ini belum mengetahui, ?" tanya Sang Prabhu kepada putri semata wayangnya.

" Sesungguhnya belum ada ramanda Prabhu, !" ucap putri parangkawuni lagi.

" Kalau tidak ada, berarti tidak ada alasan mu untuk menolak jodoh yg akan ramanda berikan kepadamu,!" ucap Sang Prabhu lanjut,

" Sungguh sudah menjadi suatu tradisi keraton , untuk menerima perjodohan , baik suka atau tidak suka, !" titah Sang Prabhu

" Seperti ramandamu dengan ibundamu, juga menikah dengan perjodohan keraton,!" tutur Sang Prabhu.

Nampak kepala putri dyah ayu ratna parangkawuni wardhani menunduk semakin dalam, ia memang memahami tradisi keraton seperti itu, tetapi di hatinya telah tertambat pada seorang pemuda yg baru pertama kali di temuinya, rasa cinta pada pandangan pertama.

Namun ia tidak mengetahui namanya dan berasal dari mana, masih hidup atau kah telah mati.

" Dan khusus kali ini, karena ananda parangkawuni putri ramanda satu- satunya, jika memang punya pilihan lain,ramanda restui bila secepatnya datang menghadap dan melamar ananda,!" ucap Sang Prabhu lagi,

" Namun bila sampai saat penobatan nanti, tidak ada maka nanda harus menerima jodoh dari ramanda, karena sesungguhnya ramanda akan menempatkan ananda di pamotan,!" terang Gusti Prabhu Rajasawardhana.

Air muka putri ratna parangkawuni nampak keruh sekali- kali di pandanginya wajah shri parameswari ibundanya.

Setelah pertemuan itu selesai, seluruh putra putri Prabhu Rajasawardhana kembali ke bilik masing-masing.

Adalah dyah ayu ratna parangkawuni tidak ke biliknya di kaputren melainkan kekamar ibundanya.

" ibunda, ananda bingung harus memulai dari mana ,!" katanya kepada ibundanya setelah masuk dan duduk dekat ibundanya.

" maksud ananda ayu, bagaimana, ?" tanya ibundanya yg tidak kalah bingung nya.

" maafkan ananda ibunda, sesungguhnya hamba telah menyukai seorang pemuda, !" ucap dyah ayu ratna parangkawuni agak malu.

" hhehh, siapa pemuda itu,!" tanya ibundanya agak meninggi.

" Itulah, yg ananda bingung, nanda cuma bertemu sekali, dan tidak tahu dan tempat tinggalnya,!" lanjut dyah ayu parangkawuni.

" anehh, !" seru ibundanya sambil geleng- kepala.

" memang aneh ibunda, akan tetapi dia lah yg telah menyelamatkan ku ketika akan di culik oleh Mpu cabul, waktu itu, !" ujar sang putri.

" mungkin pamanmu tahu nama dan tempat tinggalnya, !" seru ibundanya kepada sang putri.

Karena shri parameswari tahu saat sang putri akan di culik ia dikawal oleh tumenggung singha wara yg merupakan adik nya.

" wah , ibunda memang pintar,!" seru Sang putri seraya menciumi ibunya berkali- kali.

Terpopuler

Comments

Arun Bae

Arun Bae

nyimak mudah"an seru

2022-03-29

1

Andre Oetomo

Andre Oetomo

semangat....semangat...

2022-03-18

0

arin

arin

masih nyimak
yg komen pada kemna ya

2022-03-15

2

lihat semua
Episodes
1 episode 2:Satria Dari DAhA
2 episode 2: Satria Dari DAhA bagian kedua
3 episode 2:Satria Dari DAhA bagian ketiga
4 episode 2: Satria Dari DAhA bagian keempat.
5 episode 2: Satria Dari DAhA bagian kelima
6 episode 3: Kidung Asmara di Puncak Merbabu
7 episode 3: Kidung Asmara di Puncak Merbabu
8 episode 3: Kidung Asmara di Puncak Merbabu.
9 episode 3: Kidung Asmara di Puncak Merbabu
10 episode 1 : Romansa di desa thanda. bagian pertama.
11 episode 1: Romansa di desa thanda bagian kedua.
12 episode 1: Romansa di desa thanda bagian ketiga.
13 episode 1: Romansa di desa thanda bagian keempat.
14 episode 4: Sang SiNAGARA bagian pertama.
15 episode 4: Sang SiNAGARA bagian kedua
16 episode 4: Sang SiNAGARA bagian ketiga
17 episode 4: Sang SiNAGARA bagian keempat.
18 episode 5 : Jodoh KeRATON bagian pertama
19 episode 5 : Jodoh KeRATON bagian kedua.
20 episode 5 : Jodoh KeRATON bagian ketiga.
21 episode : 5 Jodoh KeRATON bagian keempat.
22 episode 5: Jodoh KeRATON bagian kelima.
23 episode 5: Jodoh KeRATON bagian keenam
24 episode 5: Jodoh KeRATON bagian ketujuh.
25 episode 6: UTUSAN bagian pertama.
26 episode 6: UTUSAN bagian kedua.
27 episode 6: UTUSAN bagian ketiga.
28 episode 6: UTUSAN bagian keempat.
29 episode : 6 UTUSAN bagian kelima.
30 episode 6 : UTUSAN bagian keenam.
31 episode 6 : UTUSAN bagian ketujuh.
32 episode 6 : UTUSAN bagian kedelapan.
33 episode 6 : UTUSAN bagian kesembilan.
34 episode 6 : UTUSAN bagian kesepuluh.
35 episode 7 : Bermalam di Tembok China. Bagian pertama.
36 episode 7 : Bermalam di Tembok China bagian kedua.
37 episode 7 : Bermalam di Tembok China bagian ketiga.
38 episode 7 : Bermalam di Tembok China bagian keempat
39 episode 7: Bermalam di Tembok China bagian kelima
40 episode 7 : Bermalam di Tembok China bagian keenam.
41 episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian pertama.
42 episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian kedua
43 episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian ketiga
44 episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian keempat
45 episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian kelima.
46 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian pertama.
47 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kedua
48 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian ketiga.
49 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian keempat.
50 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kelima
51 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian keenam.
52 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian ketujuh
53 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kedelapan.
54 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kesembilan.
55 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kesepuluh
56 episode 10 : Bhatara Purwawisesa episode pertama.
57 episode 10 : Bhatara Purwawisesa bagian kedua
58 episode 10 : Bhatara Purwawisesa bagian ketiga
59 episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian keempat.
60 episode 10 : Bhatara Purwawisesa bagian kelima.
61 episode 10 : Bhatara Purwawisesa bagian keenam.
62 episode 10 Bhatara purwawisesa bagian ketujuh
63 episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian kedelapan
64 episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke sembilan
65 episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke sepuluh
66 episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke sebelas
67 episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke sebelas
68 episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke duabelas
69 episode 11 : Saat KELUD pun murka. bagian pertama.
70 episode 11 Saat KELUD pun murka bagian kedua.
71 episode 11 Saat KELUD pun murka bagian ketiga.
72 episode 11 Saat KELUD pun murka bagian keempat.
73 episode 11 Saat KELUD pun murka bagian kelima.
74 episode 11: Saat KELUD pun Murka bagian keenam.
75 episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian ketujuh.
76 episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian ke delapan.
77 episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian kesembilan
78 episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian ke sepuluh
79 episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian ke sebelas.
80 episode 12 Mendung di langit Pamotan. bagian pertama.
81 episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian kedua.
82 episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian ketiga.
83 episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian keempat
84 episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian ke Lima.
85 episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian ke enam.
86 episode 13 Cinta Lama takkan pudar. bagian pertama.
87 episode 13 Cinta Lama takkan pudar. bagian kedua.
88 episode 13 Cinta lama takkan pudar bagian ketiga.
89 episode 13 Cinta Lama takkan pudar bagian keempat.
90 episode 13 Cinta Lama takkan pudar bagian ke lima.
91 episode 14 Bali pulau yang indah. bagian pertama.
92 episode 14 Bali pulau yang indah bagian kedua.
93 episode 14 Bali Pulau yang indah bagian ke tiga.
94 episode 14 Bali pulau yang indah bagian ke empat.
95 episode 14 Bali pulau yang indah bagian ke Lima.
96 episode 14 Bali pulau yang indah bagian ke enam.
97 episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu. bagian pertama.
98 episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu bagian kedua.
99 episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu bagian ke tiga.
100 episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu bagian ke empat.
101 episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu bagian ke Lima.
102 episode 16 Geger Majapahit. bagian pertama.
103 episode 16 Geger Majapahit bagian ke Dua.
104 episode 16 Geger Majapahit bagian ke tiga.
105 episode 16 Geger Majapahit bagian ke empat.
106 episode 16 Geger Majapahit bagian kelima.
107 episode 16 Geger Majapahit bagian ke enam.
108 episode 16 Geger Majapahit bagian ke tujuh
109 episode 16 Geger Majapahit bagian ke delapan.
110 episode 17 SURAPRABHAWA bagian pertama.
111 episode 17 SURAPRABHAWA bagian kedua.
112 episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke tiga
113 episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke empat.
114 episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke Lima.
115 episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke enam.
116 episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke tujuh.
117 episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke delapan.
118 episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke sembilan.
119 episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke sepuluh.
120 episode 18 Singgasana Yang Suram. bagian pertama.
121 episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke dua
122 episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke tiga
123 episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke empat
124 episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke lima
125 episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke enam.
126 episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke tujuh.
127 episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke delapan
128 episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke sembilan.
129 episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke sepuluh
130 episode 19 Kekacauan bagian pertama
131 episode 19 Kekacauan bagian ke dua.
132 episode 19 Kekacauan bagian ke tiga.
133 episode 19 Kekacauan bagian ke empat
134 episode 19 Kekacauan bagian ke lima
135 episode 19 Kekacauan bagian ke enam.
136 episode 19 Kekacauan bagian ke tujuh.
137 episode 19 Kekacauan bagian ke delapan.
138 episode 19 Kekacauan bagian ke sembilan.
139 episode 19 Kekacauan bagian ke sepuluh.
140 episode 20 Perang Tanding. bagian pertama
141 episode 20 Perang Tanding bagian ke dua
142 episode 20 Perang Tanding bagian ke tiga
143 episode 20 Perang Tanding bagian ke empat.
144 episode 20 Perang Tanding bagian ke Lima.
145 episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian pertama.
146 episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke dua
147 episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke tiga
148 episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke empat
149 episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke Lima.
150 episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke enam.
151 episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke tujuh
152 episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke delapan.
153 episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke delapan.
Episodes

Updated 153 Episodes

1
episode 2:Satria Dari DAhA
2
episode 2: Satria Dari DAhA bagian kedua
3
episode 2:Satria Dari DAhA bagian ketiga
4
episode 2: Satria Dari DAhA bagian keempat.
5
episode 2: Satria Dari DAhA bagian kelima
6
episode 3: Kidung Asmara di Puncak Merbabu
7
episode 3: Kidung Asmara di Puncak Merbabu
8
episode 3: Kidung Asmara di Puncak Merbabu.
9
episode 3: Kidung Asmara di Puncak Merbabu
10
episode 1 : Romansa di desa thanda. bagian pertama.
11
episode 1: Romansa di desa thanda bagian kedua.
12
episode 1: Romansa di desa thanda bagian ketiga.
13
episode 1: Romansa di desa thanda bagian keempat.
14
episode 4: Sang SiNAGARA bagian pertama.
15
episode 4: Sang SiNAGARA bagian kedua
16
episode 4: Sang SiNAGARA bagian ketiga
17
episode 4: Sang SiNAGARA bagian keempat.
18
episode 5 : Jodoh KeRATON bagian pertama
19
episode 5 : Jodoh KeRATON bagian kedua.
20
episode 5 : Jodoh KeRATON bagian ketiga.
21
episode : 5 Jodoh KeRATON bagian keempat.
22
episode 5: Jodoh KeRATON bagian kelima.
23
episode 5: Jodoh KeRATON bagian keenam
24
episode 5: Jodoh KeRATON bagian ketujuh.
25
episode 6: UTUSAN bagian pertama.
26
episode 6: UTUSAN bagian kedua.
27
episode 6: UTUSAN bagian ketiga.
28
episode 6: UTUSAN bagian keempat.
29
episode : 6 UTUSAN bagian kelima.
30
episode 6 : UTUSAN bagian keenam.
31
episode 6 : UTUSAN bagian ketujuh.
32
episode 6 : UTUSAN bagian kedelapan.
33
episode 6 : UTUSAN bagian kesembilan.
34
episode 6 : UTUSAN bagian kesepuluh.
35
episode 7 : Bermalam di Tembok China. Bagian pertama.
36
episode 7 : Bermalam di Tembok China bagian kedua.
37
episode 7 : Bermalam di Tembok China bagian ketiga.
38
episode 7 : Bermalam di Tembok China bagian keempat
39
episode 7: Bermalam di Tembok China bagian kelima
40
episode 7 : Bermalam di Tembok China bagian keenam.
41
episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian pertama.
42
episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian kedua
43
episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian ketiga
44
episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian keempat
45
episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian kelima.
46
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian pertama.
47
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kedua
48
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian ketiga.
49
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian keempat.
50
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kelima
51
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian keenam.
52
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian ketujuh
53
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kedelapan.
54
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kesembilan.
55
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kesepuluh
56
episode 10 : Bhatara Purwawisesa episode pertama.
57
episode 10 : Bhatara Purwawisesa bagian kedua
58
episode 10 : Bhatara Purwawisesa bagian ketiga
59
episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian keempat.
60
episode 10 : Bhatara Purwawisesa bagian kelima.
61
episode 10 : Bhatara Purwawisesa bagian keenam.
62
episode 10 Bhatara purwawisesa bagian ketujuh
63
episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian kedelapan
64
episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke sembilan
65
episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke sepuluh
66
episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke sebelas
67
episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke sebelas
68
episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke duabelas
69
episode 11 : Saat KELUD pun murka. bagian pertama.
70
episode 11 Saat KELUD pun murka bagian kedua.
71
episode 11 Saat KELUD pun murka bagian ketiga.
72
episode 11 Saat KELUD pun murka bagian keempat.
73
episode 11 Saat KELUD pun murka bagian kelima.
74
episode 11: Saat KELUD pun Murka bagian keenam.
75
episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian ketujuh.
76
episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian ke delapan.
77
episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian kesembilan
78
episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian ke sepuluh
79
episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian ke sebelas.
80
episode 12 Mendung di langit Pamotan. bagian pertama.
81
episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian kedua.
82
episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian ketiga.
83
episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian keempat
84
episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian ke Lima.
85
episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian ke enam.
86
episode 13 Cinta Lama takkan pudar. bagian pertama.
87
episode 13 Cinta Lama takkan pudar. bagian kedua.
88
episode 13 Cinta lama takkan pudar bagian ketiga.
89
episode 13 Cinta Lama takkan pudar bagian keempat.
90
episode 13 Cinta Lama takkan pudar bagian ke lima.
91
episode 14 Bali pulau yang indah. bagian pertama.
92
episode 14 Bali pulau yang indah bagian kedua.
93
episode 14 Bali Pulau yang indah bagian ke tiga.
94
episode 14 Bali pulau yang indah bagian ke empat.
95
episode 14 Bali pulau yang indah bagian ke Lima.
96
episode 14 Bali pulau yang indah bagian ke enam.
97
episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu. bagian pertama.
98
episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu bagian kedua.
99
episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu bagian ke tiga.
100
episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu bagian ke empat.
101
episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu bagian ke Lima.
102
episode 16 Geger Majapahit. bagian pertama.
103
episode 16 Geger Majapahit bagian ke Dua.
104
episode 16 Geger Majapahit bagian ke tiga.
105
episode 16 Geger Majapahit bagian ke empat.
106
episode 16 Geger Majapahit bagian kelima.
107
episode 16 Geger Majapahit bagian ke enam.
108
episode 16 Geger Majapahit bagian ke tujuh
109
episode 16 Geger Majapahit bagian ke delapan.
110
episode 17 SURAPRABHAWA bagian pertama.
111
episode 17 SURAPRABHAWA bagian kedua.
112
episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke tiga
113
episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke empat.
114
episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke Lima.
115
episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke enam.
116
episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke tujuh.
117
episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke delapan.
118
episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke sembilan.
119
episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke sepuluh.
120
episode 18 Singgasana Yang Suram. bagian pertama.
121
episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke dua
122
episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke tiga
123
episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke empat
124
episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke lima
125
episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke enam.
126
episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke tujuh.
127
episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke delapan
128
episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke sembilan.
129
episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke sepuluh
130
episode 19 Kekacauan bagian pertama
131
episode 19 Kekacauan bagian ke dua.
132
episode 19 Kekacauan bagian ke tiga.
133
episode 19 Kekacauan bagian ke empat
134
episode 19 Kekacauan bagian ke lima
135
episode 19 Kekacauan bagian ke enam.
136
episode 19 Kekacauan bagian ke tujuh.
137
episode 19 Kekacauan bagian ke delapan.
138
episode 19 Kekacauan bagian ke sembilan.
139
episode 19 Kekacauan bagian ke sepuluh.
140
episode 20 Perang Tanding. bagian pertama
141
episode 20 Perang Tanding bagian ke dua
142
episode 20 Perang Tanding bagian ke tiga
143
episode 20 Perang Tanding bagian ke empat.
144
episode 20 Perang Tanding bagian ke Lima.
145
episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian pertama.
146
episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke dua
147
episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke tiga
148
episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke empat
149
episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke Lima.
150
episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke enam.
151
episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke tujuh
152
episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke delapan.
153
episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke delapan.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!