episode 1 : Romansa di desa thanda. bagian pertama.

Pagi itu di lereng sebelah wetan(timur) gunung Merbabu, tampaklah hamparan padi yg mulai menguning.Para petani kelihatan bekerja dengan rasa gembira.

Ada yg sambil nembang, Kidung kidung kebahagiaan,di sertai kicauan burung yg bersahutan.

Diantara para petani yg berlalu lalang terlihatlah pemuda gagah berjalan dengan cepat tanpa menghiraukan para petani, terutama gadis-gadis remaka yg memperhatikannya.Is seakan ingin cepat sampai tujuannya.

Ketika tiba di ujung bulakan terlihat ada sebuah warung yg baru di buka oleh pemiliknya ,ia kemudian singgah.

Rupanya ia tidak bisa menahan bakul nasinya yg ingin diisi

Sang pemilik warung mempersilahkan serta menanyakan pesanannya.

" Pagi den,mau pesan apa,?" tanya si empunya warung.

" Ehh, bi mau wedang sere,serta nasi pakai rempela, !" jawab pemuda itu.

Sambil menyiapkan makanan dan minuman yg dipesan, sang pemilik warung kembali bertanya,

" Aden mau kemana, kelihatannya aden bukan orang sini,?" tanyanya.

" Iya bi, saya bukan orang sini,Dan ingin pulang ke desa thanda,!" jawab pemuda itu seraya bertanya,

" Ohh,iya bi ini desa apa,?' tanyanya.

" Ini desa sepandan, masih wilayah kadipaten pajang,!" ujar sang pemilik warung.

Setelah makanan tersedia pemuda itu makan dengan lahapnya.

Matahari mulai menggatalkan kulit ketika sang pemuda yg tiada lain adalah

Radeksa Arya Wikala,putra dari Raden wirapati atau Mpu Thanda sekaligus cucu dari Raden gajah atau Bhatara Narapati sang Ratu Anggabhaya Majapahit.

Arya Wikala sendiri sedang dalam perjalanan pulang ke desa thanda setelah berguru di Puncak Merbabu pada Mpu Barada yg merupakan adik dari Brhe Narapati.atau Raden gajah.

Setelah perutnya terisi Wikala pun bergerak ke Timur dengan menggunakan lari cepatnya ajian wisnu kencana,menjelang sore sampailah ia di tepi hutan di kaki gunung Lawu.

" Heh, dengan melewati jalan ini aku harus melalui Kali mayit!" pikirnya dalam hati.

Namun rasa rindu pada biyung adiknya Larasati, dengan agak ragu- ragu

ia memasuki hutan Kali mayit.

Hutan Kali mayit terkenal angker karena di huni seorang begal sakti ,yg bernama Bergola wutho.Dan berjuluk Hantu Kali Mayit

Hutan Kali mayit merupakan wilayah perbatasan kadipaten pajang dan kadipaten pandan alas.

Dengan membulatkan tekadnya Wikala melalui hutan Kali mayit dengan berhati- hati.

Belum sampai ke Kali mayit nya, Wikala sudah di bentak dari depannya,

" Berhenti bocah, hei yg sudah bosan hidup,!" kata kata yg di sertai pengerahan tenaga dalam tingkat tinggi.Andai yg di bentak itu tidak punya tenaga dalam yg tinggi pula, pasti akan kelojotan pingsan.

Namun kali ini yg di bentak adalah Wikala murid Mpu Barada yg sakti mandraguna.Dan Wikala merasa bahwa Hantu Kali Mayit ini memang seorang pilih tanding.

" Heei, kalau berani jangan bersembunyi seperti anak kecil,!" balas Wikala .

Balasan ini sekaligus tantangan bagi Hantu Kali Mayit.Dengan suara berkesiuran tampaklah sosok tinggi besar dengan menenteng sebuah golok yg besar pula .

" Bocah yg bosan hidup, segera tinggalkan apa yg ada pada dirimu,!" bentak Bergola wutho.

" Heh, inikah Hantu Kali Mayit yg kesohor di tlatah Majapahit itu, !" balas Wikala , adu tenaga dalam terjadi melalui kata-kata.

" Kau benar bocah, akulah Hantu Kali Mayit, segera berlutut dan mohon ampun padaku ,kalau tidak jangan menyesal kepalamu akan terpisah dari tubuhmu,!" sergah Hantu Kali Mayit.

"Tadi, seorang hantu menyuruhku untuk meninggalkan apa yg kubawa, sekarang menyuruhku berlutut, mana yg harus kupenuhi,!" ucap Wikala.

" Banyak bacot, kau bocah terima nih,!" kata Hantu Kali Mayit sambil membacokkan goloknya yg besar kearah Wikala

Sementara Wikala sendiri sejak masuk hutan sudah siaga penuh.Maka segera menghindar dari garis serang Hantu Kali Mayit., serangan itu luput.

Pertempuran pun terjadi dengan serunya.Antara Hantu Kali Mayit yg bertenaga wadag disertai tenaga dalam yg besar, melawan Wikala yg lincah dan penuh perhitungkan.

Laksana Rama melawan Rahwana.

Hantu Kali Mayit heran sampai sejauh itu ia belum mampu mengalahkan Wikala.Jangankan menebas lehernya,menyentuh kulitnya pun tidak.

Wikala yg baru pertama kali bertempur sesungguhnya masih kurang pengalaman.

Sisi Inilah yg di manfaatkan Hantu Kali Mayit.Hingga sebuah tendangan mendarat telak didada Wikala hingga melemparkannya beberapa tombak kebelakang.

Wikala bangkit seraya menyeka keringatnya.Rambutnya yg disanggul tampak tergerai sebatas bahu.

"Sungguh hebat tenaga Hantu Kali Mayit ini!" pikir Wikala dalam hati.

Dengan tidak membuang waktu Wikala bersiap atas serangan selanjutnya.

Tapi Hantu Kali Mayit ini tidak melanjutkan serangan,malah tertawa.

" Ha,ha,ha,ha bocah kalau bisa mengalahkan aku , aku akan bersedia jadi murid dan abdimu yg setia, !" ucap Hantu Kali Mayit.

" Heh, aku belum kalah, mari kita lanjutkan prtarungan ini, !" balas Wikala seraya mencabut keris Kalamujeng serta mengetrapkan ajian Kalacakra tingkat pertama.

Dengan satu lompatan yg panjang Wikala menyerang Hantu Kali Mayit yg lagi di mabuk kemenangan kecilnya.

Sehingga ia menganggap remeh serangan lawan., akibatnya pundaknya terkena cakaran jari Wikala hingga membuatnya tubuhnya berputar dan jatuh berdebum.

" Aaaarrgh,!" suara Hantu Kali Mayit.

Sungguh hebat ajian Kalacakra ini baru tingkat pertama saja mampu menjatuhkan Hantu Kali Mayit yg ditakuti di tlatah Majapahit.

Sambil merambat bangkit Hantu Kali Mayit berkata,

" Kali ini aku akan mengadu jiwa denganmu,kau atau aku yg mati,!" sambil memalangkan goloknya di depan dada, mulutnya komat kamit membaca mantera,hingga goloknya mengeluarkan asap.Asap itu beracun, inilah ajian tapak Liman,dari pegunungan Puncak Liman.

" Ajian tapak Liman,!" seru Hantu Kali Mayit.

Wikala pun bersiap ,dan berkata, " Ajian Kalacakra,!".

Bertemu lah dua ajian sakti, baik Wikala

maupun Hantu Kali Mayit sama sama terlempar beberapa tombak kebelakang.

Yang lebih dahulu bangkit adalah Wikala, ia heran nampaknya aji Kalacakra nya tidak berpengaruh pada Hantu Kali Mayit.

Wikala berfikir keras, sementara waktu menjelang fajar,selintas senyum terlihat dibibirnya.

" Kata eyang guru setiap ilmu ada kelemahan nya, tenaga wadagnya sangat besar tentu di topang makannya yg besar pula berarti aku harus memukul perutnya,!" pikirnya.

Yg tidak kalah heran adalah Hantu Kali Mayit sendiri , ajian tapak Liman nya tidak menghasilkan apapun.

Kembali ia mengetrapkan ajian tapak Liman dengan tenaga dalam penuh.

Wikala sendiri yg telah meraba kelemahan lawannya menggunakan ajian Kalacakra tingkat kedua, seluruh tenaga dalam nya di kumpulkan di kedua tangannya , terlihat keris Kalamujeng menyala.

Keris itu meluruk lurus kearah ulu hati Hantu Kali Mayit, serangan ini dapat dihindari nya dengan memapakkan goloknya,akan tetapi serangan tangan kanan Wikala tidak dapat dielakkan lagi.

" Dieeekhh...hek,!" suara pukulan itu mengenai perut Hantu Kali Mayit seraya melenguh keras,

" Aaaaaaakkhhh, hooooeekh,!" suara Hantu Kali Mayit.

Hampir sepuluh tombak Hantu Kali Mayit terlontar dan kemudian diam .

Wikala dengan kewaspadaan penuh mendekatinya.Dilihatnya Hantu Kali Mayit diam dan membeku.

Setelah diperiksa nya ternyata masih hidup walaupun denyut nadinya lemah.

Serta merta Wikala menotok beberapa urat nadi Hantu Kali Mayit.

Perlahan nampak pernafasan mulai berjalan .

Dengan cepat Wikala mencari air dan di berikan kepada Hantu Kali Mayit.

Seiring fajar menyingsing di ufuk Timur, Hantu Kali Mayit mulai sadar dari pingsannya.

" Dimanakah, aku ini,!" kata pertama yg keluar dari mulutnya.

" Kau masih di tempat mu,hutan Kali mayit,!" jawab Wikala.

" Hehh, Masih hidupkah aku, mengapa raden tidak membunuhku saja,!" kata Hantu Kali Mayit lagi .

" Enak saja,kau mati, kau harus mempertanggungjawabkan semua perbuatanmu dulu,!" balas Wikala.

" Sesuai janjiku , raden.Aku akan jadi murid dan abdimu yg setia,jika raden memperbolehkannya,!" kata Hantu Kali Mayit lagi .

" Siapa sudi punya murid seorang begal yg telah menyusahkan orang banyak, !" jawab Wikala.

" Jika tidak mengizinkan ,lebih baik raden bunuh saja aku,!" pintanya sambil memelas.

Setelah berfikir sejenak, dan ia pun harus segera pulang , berkatalah Wikala,

" Baiklah,aku mau menerima permintaanmu dengan syarat,!"

" Apa syaratnya,?" tanya Hantu Kali Mayit.

" Syaratnya kau tidak boleh jadi begal lagi ,Dan jadi orang yg baik !" terang Wikala

" Karena raden telah mengampuniku ,aku terima syarat itu,!" ujar Hantu Kali Mayit.

" Untuk sementara ,kembalilah kedesamu untuk menyembuhkan Luka dalam mu,!" perintah Wikala.

" Hheh, dimana desamu, serta siapa namamu,?" tanya Wikala lagi.

"Aku berasal dari desa anon dan namaku adalah Boronggo,!" jawab Hantu Kali Mayit.

" Sedangkan raden siapa sebenarnya dan berasal dari mana,?" tanya Hantu Kali Mayit lagi .

" Aku adalah Radeksa arya Wikala, berasal dari desa thanda, dan mulai sekarang engkau kupanggil dengan nama arya bor bor,!" jelas Wikala.

" Oleh karena aku terburu buru, dan keadaan mu mulai membaik ,maka aku akan melanjutkan prjalananku ,!" ucap Wikala.

" Dimana nanti,aku bisa menemui den, ?" tanya Hantu Kali Mayit.

" Datanglah ke desa thanda,!" jawab Wikala.

Selanjutnya Wikala berjalan menyusuri hutan Kali mayit Dan menyebrangi Kali Mayit dengan menggunakan ajian wisnu kencana ,suatu ajian lari cepat yg mengandalkan tenaga dalam.

Tlatah kadipaten pandan alas dan kadipaten DAHA masih banyak hutan.

Baik hutan yg lebat dan jarang di lewati, maupun hutan perburuan,tempat para bangsawan berburu.

Terpopuler

Comments

Mat Grobak

Mat Grobak

awal yg lumayan baik

2022-11-24

0

Wira Yoga

Wira Yoga

Awal yg baik. Saran, Tulisan klu bs dirapikan lagi biar enak bacanya

2022-03-30

1

Ismaeni

Ismaeni

ceritanya enak diikuti nih, bahasanya juga bagus engga berat... awas jangan berhenti ditengah jalan ya thor...

2022-03-19

1

lihat semua
Episodes
1 episode 2:Satria Dari DAhA
2 episode 2: Satria Dari DAhA bagian kedua
3 episode 2:Satria Dari DAhA bagian ketiga
4 episode 2: Satria Dari DAhA bagian keempat.
5 episode 2: Satria Dari DAhA bagian kelima
6 episode 3: Kidung Asmara di Puncak Merbabu
7 episode 3: Kidung Asmara di Puncak Merbabu
8 episode 3: Kidung Asmara di Puncak Merbabu.
9 episode 3: Kidung Asmara di Puncak Merbabu
10 episode 1 : Romansa di desa thanda. bagian pertama.
11 episode 1: Romansa di desa thanda bagian kedua.
12 episode 1: Romansa di desa thanda bagian ketiga.
13 episode 1: Romansa di desa thanda bagian keempat.
14 episode 4: Sang SiNAGARA bagian pertama.
15 episode 4: Sang SiNAGARA bagian kedua
16 episode 4: Sang SiNAGARA bagian ketiga
17 episode 4: Sang SiNAGARA bagian keempat.
18 episode 5 : Jodoh KeRATON bagian pertama
19 episode 5 : Jodoh KeRATON bagian kedua.
20 episode 5 : Jodoh KeRATON bagian ketiga.
21 episode : 5 Jodoh KeRATON bagian keempat.
22 episode 5: Jodoh KeRATON bagian kelima.
23 episode 5: Jodoh KeRATON bagian keenam
24 episode 5: Jodoh KeRATON bagian ketujuh.
25 episode 6: UTUSAN bagian pertama.
26 episode 6: UTUSAN bagian kedua.
27 episode 6: UTUSAN bagian ketiga.
28 episode 6: UTUSAN bagian keempat.
29 episode : 6 UTUSAN bagian kelima.
30 episode 6 : UTUSAN bagian keenam.
31 episode 6 : UTUSAN bagian ketujuh.
32 episode 6 : UTUSAN bagian kedelapan.
33 episode 6 : UTUSAN bagian kesembilan.
34 episode 6 : UTUSAN bagian kesepuluh.
35 episode 7 : Bermalam di Tembok China. Bagian pertama.
36 episode 7 : Bermalam di Tembok China bagian kedua.
37 episode 7 : Bermalam di Tembok China bagian ketiga.
38 episode 7 : Bermalam di Tembok China bagian keempat
39 episode 7: Bermalam di Tembok China bagian kelima
40 episode 7 : Bermalam di Tembok China bagian keenam.
41 episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian pertama.
42 episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian kedua
43 episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian ketiga
44 episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian keempat
45 episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian kelima.
46 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian pertama.
47 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kedua
48 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian ketiga.
49 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian keempat.
50 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kelima
51 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian keenam.
52 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian ketujuh
53 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kedelapan.
54 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kesembilan.
55 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kesepuluh
56 episode 10 : Bhatara Purwawisesa episode pertama.
57 episode 10 : Bhatara Purwawisesa bagian kedua
58 episode 10 : Bhatara Purwawisesa bagian ketiga
59 episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian keempat.
60 episode 10 : Bhatara Purwawisesa bagian kelima.
61 episode 10 : Bhatara Purwawisesa bagian keenam.
62 episode 10 Bhatara purwawisesa bagian ketujuh
63 episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian kedelapan
64 episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke sembilan
65 episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke sepuluh
66 episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke sebelas
67 episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke sebelas
68 episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke duabelas
69 episode 11 : Saat KELUD pun murka. bagian pertama.
70 episode 11 Saat KELUD pun murka bagian kedua.
71 episode 11 Saat KELUD pun murka bagian ketiga.
72 episode 11 Saat KELUD pun murka bagian keempat.
73 episode 11 Saat KELUD pun murka bagian kelima.
74 episode 11: Saat KELUD pun Murka bagian keenam.
75 episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian ketujuh.
76 episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian ke delapan.
77 episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian kesembilan
78 episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian ke sepuluh
79 episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian ke sebelas.
80 episode 12 Mendung di langit Pamotan. bagian pertama.
81 episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian kedua.
82 episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian ketiga.
83 episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian keempat
84 episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian ke Lima.
85 episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian ke enam.
86 episode 13 Cinta Lama takkan pudar. bagian pertama.
87 episode 13 Cinta Lama takkan pudar. bagian kedua.
88 episode 13 Cinta lama takkan pudar bagian ketiga.
89 episode 13 Cinta Lama takkan pudar bagian keempat.
90 episode 13 Cinta Lama takkan pudar bagian ke lima.
91 episode 14 Bali pulau yang indah. bagian pertama.
92 episode 14 Bali pulau yang indah bagian kedua.
93 episode 14 Bali Pulau yang indah bagian ke tiga.
94 episode 14 Bali pulau yang indah bagian ke empat.
95 episode 14 Bali pulau yang indah bagian ke Lima.
96 episode 14 Bali pulau yang indah bagian ke enam.
97 episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu. bagian pertama.
98 episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu bagian kedua.
99 episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu bagian ke tiga.
100 episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu bagian ke empat.
101 episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu bagian ke Lima.
102 episode 16 Geger Majapahit. bagian pertama.
103 episode 16 Geger Majapahit bagian ke Dua.
104 episode 16 Geger Majapahit bagian ke tiga.
105 episode 16 Geger Majapahit bagian ke empat.
106 episode 16 Geger Majapahit bagian kelima.
107 episode 16 Geger Majapahit bagian ke enam.
108 episode 16 Geger Majapahit bagian ke tujuh
109 episode 16 Geger Majapahit bagian ke delapan.
110 episode 17 SURAPRABHAWA bagian pertama.
111 episode 17 SURAPRABHAWA bagian kedua.
112 episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke tiga
113 episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke empat.
114 episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke Lima.
115 episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke enam.
116 episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke tujuh.
117 episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke delapan.
118 episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke sembilan.
119 episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke sepuluh.
120 episode 18 Singgasana Yang Suram. bagian pertama.
121 episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke dua
122 episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke tiga
123 episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke empat
124 episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke lima
125 episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke enam.
126 episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke tujuh.
127 episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke delapan
128 episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke sembilan.
129 episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke sepuluh
130 episode 19 Kekacauan bagian pertama
131 episode 19 Kekacauan bagian ke dua.
132 episode 19 Kekacauan bagian ke tiga.
133 episode 19 Kekacauan bagian ke empat
134 episode 19 Kekacauan bagian ke lima
135 episode 19 Kekacauan bagian ke enam.
136 episode 19 Kekacauan bagian ke tujuh.
137 episode 19 Kekacauan bagian ke delapan.
138 episode 19 Kekacauan bagian ke sembilan.
139 episode 19 Kekacauan bagian ke sepuluh.
140 episode 20 Perang Tanding. bagian pertama
141 episode 20 Perang Tanding bagian ke dua
142 episode 20 Perang Tanding bagian ke tiga
143 episode 20 Perang Tanding bagian ke empat.
144 episode 20 Perang Tanding bagian ke Lima.
145 episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian pertama.
146 episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke dua
147 episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke tiga
148 episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke empat
149 episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke Lima.
150 episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke enam.
151 episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke tujuh
152 episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke delapan.
153 episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke delapan.
Episodes

Updated 153 Episodes

1
episode 2:Satria Dari DAhA
2
episode 2: Satria Dari DAhA bagian kedua
3
episode 2:Satria Dari DAhA bagian ketiga
4
episode 2: Satria Dari DAhA bagian keempat.
5
episode 2: Satria Dari DAhA bagian kelima
6
episode 3: Kidung Asmara di Puncak Merbabu
7
episode 3: Kidung Asmara di Puncak Merbabu
8
episode 3: Kidung Asmara di Puncak Merbabu.
9
episode 3: Kidung Asmara di Puncak Merbabu
10
episode 1 : Romansa di desa thanda. bagian pertama.
11
episode 1: Romansa di desa thanda bagian kedua.
12
episode 1: Romansa di desa thanda bagian ketiga.
13
episode 1: Romansa di desa thanda bagian keempat.
14
episode 4: Sang SiNAGARA bagian pertama.
15
episode 4: Sang SiNAGARA bagian kedua
16
episode 4: Sang SiNAGARA bagian ketiga
17
episode 4: Sang SiNAGARA bagian keempat.
18
episode 5 : Jodoh KeRATON bagian pertama
19
episode 5 : Jodoh KeRATON bagian kedua.
20
episode 5 : Jodoh KeRATON bagian ketiga.
21
episode : 5 Jodoh KeRATON bagian keempat.
22
episode 5: Jodoh KeRATON bagian kelima.
23
episode 5: Jodoh KeRATON bagian keenam
24
episode 5: Jodoh KeRATON bagian ketujuh.
25
episode 6: UTUSAN bagian pertama.
26
episode 6: UTUSAN bagian kedua.
27
episode 6: UTUSAN bagian ketiga.
28
episode 6: UTUSAN bagian keempat.
29
episode : 6 UTUSAN bagian kelima.
30
episode 6 : UTUSAN bagian keenam.
31
episode 6 : UTUSAN bagian ketujuh.
32
episode 6 : UTUSAN bagian kedelapan.
33
episode 6 : UTUSAN bagian kesembilan.
34
episode 6 : UTUSAN bagian kesepuluh.
35
episode 7 : Bermalam di Tembok China. Bagian pertama.
36
episode 7 : Bermalam di Tembok China bagian kedua.
37
episode 7 : Bermalam di Tembok China bagian ketiga.
38
episode 7 : Bermalam di Tembok China bagian keempat
39
episode 7: Bermalam di Tembok China bagian kelima
40
episode 7 : Bermalam di Tembok China bagian keenam.
41
episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian pertama.
42
episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian kedua
43
episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian ketiga
44
episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian keempat
45
episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian kelima.
46
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian pertama.
47
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kedua
48
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian ketiga.
49
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian keempat.
50
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kelima
51
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian keenam.
52
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian ketujuh
53
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kedelapan.
54
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kesembilan.
55
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kesepuluh
56
episode 10 : Bhatara Purwawisesa episode pertama.
57
episode 10 : Bhatara Purwawisesa bagian kedua
58
episode 10 : Bhatara Purwawisesa bagian ketiga
59
episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian keempat.
60
episode 10 : Bhatara Purwawisesa bagian kelima.
61
episode 10 : Bhatara Purwawisesa bagian keenam.
62
episode 10 Bhatara purwawisesa bagian ketujuh
63
episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian kedelapan
64
episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke sembilan
65
episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke sepuluh
66
episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke sebelas
67
episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke sebelas
68
episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke duabelas
69
episode 11 : Saat KELUD pun murka. bagian pertama.
70
episode 11 Saat KELUD pun murka bagian kedua.
71
episode 11 Saat KELUD pun murka bagian ketiga.
72
episode 11 Saat KELUD pun murka bagian keempat.
73
episode 11 Saat KELUD pun murka bagian kelima.
74
episode 11: Saat KELUD pun Murka bagian keenam.
75
episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian ketujuh.
76
episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian ke delapan.
77
episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian kesembilan
78
episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian ke sepuluh
79
episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian ke sebelas.
80
episode 12 Mendung di langit Pamotan. bagian pertama.
81
episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian kedua.
82
episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian ketiga.
83
episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian keempat
84
episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian ke Lima.
85
episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian ke enam.
86
episode 13 Cinta Lama takkan pudar. bagian pertama.
87
episode 13 Cinta Lama takkan pudar. bagian kedua.
88
episode 13 Cinta lama takkan pudar bagian ketiga.
89
episode 13 Cinta Lama takkan pudar bagian keempat.
90
episode 13 Cinta Lama takkan pudar bagian ke lima.
91
episode 14 Bali pulau yang indah. bagian pertama.
92
episode 14 Bali pulau yang indah bagian kedua.
93
episode 14 Bali Pulau yang indah bagian ke tiga.
94
episode 14 Bali pulau yang indah bagian ke empat.
95
episode 14 Bali pulau yang indah bagian ke Lima.
96
episode 14 Bali pulau yang indah bagian ke enam.
97
episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu. bagian pertama.
98
episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu bagian kedua.
99
episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu bagian ke tiga.
100
episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu bagian ke empat.
101
episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu bagian ke Lima.
102
episode 16 Geger Majapahit. bagian pertama.
103
episode 16 Geger Majapahit bagian ke Dua.
104
episode 16 Geger Majapahit bagian ke tiga.
105
episode 16 Geger Majapahit bagian ke empat.
106
episode 16 Geger Majapahit bagian kelima.
107
episode 16 Geger Majapahit bagian ke enam.
108
episode 16 Geger Majapahit bagian ke tujuh
109
episode 16 Geger Majapahit bagian ke delapan.
110
episode 17 SURAPRABHAWA bagian pertama.
111
episode 17 SURAPRABHAWA bagian kedua.
112
episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke tiga
113
episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke empat.
114
episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke Lima.
115
episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke enam.
116
episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke tujuh.
117
episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke delapan.
118
episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke sembilan.
119
episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke sepuluh.
120
episode 18 Singgasana Yang Suram. bagian pertama.
121
episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke dua
122
episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke tiga
123
episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke empat
124
episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke lima
125
episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke enam.
126
episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke tujuh.
127
episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke delapan
128
episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke sembilan.
129
episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke sepuluh
130
episode 19 Kekacauan bagian pertama
131
episode 19 Kekacauan bagian ke dua.
132
episode 19 Kekacauan bagian ke tiga.
133
episode 19 Kekacauan bagian ke empat
134
episode 19 Kekacauan bagian ke lima
135
episode 19 Kekacauan bagian ke enam.
136
episode 19 Kekacauan bagian ke tujuh.
137
episode 19 Kekacauan bagian ke delapan.
138
episode 19 Kekacauan bagian ke sembilan.
139
episode 19 Kekacauan bagian ke sepuluh.
140
episode 20 Perang Tanding. bagian pertama
141
episode 20 Perang Tanding bagian ke dua
142
episode 20 Perang Tanding bagian ke tiga
143
episode 20 Perang Tanding bagian ke empat.
144
episode 20 Perang Tanding bagian ke Lima.
145
episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian pertama.
146
episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke dua
147
episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke tiga
148
episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke empat
149
episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke Lima.
150
episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke enam.
151
episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke tujuh
152
episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke delapan.
153
episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke delapan.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!