episode 3: Kidung Asmara di Puncak Merbabu

Sementara itu Resi Begawan mahameru dan Naja pratanu sudah berada di kaki gunung semeru.

" ngger, Pratanu,eyang akan lebih dahulu , pulang , sementara, angger ke desa untuk membeli kembang,!" ujar Resi Begawan mahameru.

"selanjutnya angger ke lereng sebelah Timur,tolong cari kan kembang dawala amerta,dan setelah itu secepatnya pulang,!" ujar Resi Begawan mahameru lagi.

" saya siap eyang, tiada lagi yg perlu murid cari,?" tanya Naja pratanu pada gurunya.

" cukup, secepatnya engkau kembali,!" jawab Resi Begawan mahameru.

" murid segera berangkat,!" ucap Naja pratanu segera memutar badannya dan meninggalkan Resi Begawan mahameru.

Sepeninggal Pratanu, Resi Begawan mahameru segera melesat kearah Puncak semeru, seakan akan ada perasaan yg tidak enak di hatinya.

Sedangkan Naja pratanu berjalan dengan santainya menuju desa dawuhan, guna membeli kembang.Setelah mendapatkan apa yg dicarinya ,Pratanu pun bergerak kearah utara dan selanjutnya ke Timur lereng semeru guna mendapatkan kembang dawala amerta ( putih abadi) , sebenarnya kembang ini kembang jenis langkah yg hanya di seputaran Semeru dan bromo.

Kembang ini berkhasiat untuk anti racun dan memulihkan tubuh serta dapat untuk awet muda.

Resi Begawan mahameru yg hatinya tidak enak itupun mempercepat langkah di genjotnya tubuhnya beberapa kali hingga tidak terasa sampailah ia di padepokannya.

Alangkah terkejutnya,ia melihat padepokan sudah karang abang,terbakar seluruh nya,masih tampak asap mengepul dari sisa bakarannya.

" hyang widhi wasa apakah yg sebenarnya terjadi,!" pikirnya dalam hati.

Namun belum habisi rasa terkejutnya, tiba tiba suara tertawa yg di lambari tenaga dalam tingkat tinggi berasal dari ajian gelap ngampar bergema.

" ha,ha,ha,ha,haha, akhirnya engkau pulang juga wekaz ,!" teriak orang itu dari

sebuah pohon.

Merasa ada orang asing yg berilmu tinggi di padepokan nya Resi Begawan mahameru segera bersiaga.Dengan di lambari ajian segara macan, ia pun berkata,

" heh, siapa kau ,tampakkan ujudmu, jangan bersembunyi, !" ucap Resi Begawan.

Berakhir nya ucapan sang Resi, tiba-tiba sesosok tubuh melayang ringan kearahnya.

" Selamat bertemu kembali,wekaz,sang Patih pamotan,!" ujar seorang tua yg sebaya dengan Resi Begawan mahameru.

" hahhh, kau, apa maksudmu datang ketempatku,?" tanya Resi Begawan mahameru.

" ya, aku, maksud kedatanganku kemari ingin meminta kembali pedang pusaka Naga geni yg telah kau curi dari pamotan,!" ucap orangtua itu .

" kau salah jero, pedang itu tidak ada padaku,!" jelas Resi Begawan mahameru.Ya yg dihadapan sang Resi adalah ki jero yg bergelar Mpu Thula kakak seperguruan Mpu Tela mahalaya.

" kau bohong, wekaz,cepat serahkan pedang itu,!" teriak Mpu Thula marah.

" jero,jero, kau kan sudah menggeledah padepokan ku, adakah kau temukan pedang itu,?" tanya Resi Begawan mahameru.

" pasti,kau sembunyikan,!" teriak Mpu Thula lagi.

" pedang itu tidak ada padaku,!" ucap Resi Begawan mahameru.

" Kau mesti di paksa, bila perlu kau pun harus menyusul murid muridmu,!" kata Mpu Thula geram.

" kau apakan murid muridku,?" tanya Resi Begawan mahameru.

" ku kirim ke neraka,!" ujar Mpu Thula.

" ******* kau ,jero, aku akan mengadu jiwa denganmu!" ujar Begawan mahameru saking marahnya.Maka tiba tiba saja tombak Naga tirta segera teracung ke depan, Dan langsung menyerang Mpu Thula.

" heeaaa,****** kau ,!" teriak Resi Begawan mahameru.

Mpu Thula menyambut serangan itu dengan tongkatnya, pertarungan pun terjadi di antara kedua tokoh sepuh ini.

Bahwa sesungguhnya ilmu Resi Begawan mahameru masih diatas Mpu Thula, dalam sekejap saja sang Resi dapat mendesak Mpu Thula.

Dalam satu kesempatan ketika ujung tombak sang Resi mengarah ke jantungnya ,mau tidak mau Mpu Thula memapasinya dengan tongkatnya.

" traaaak, !" bunyi kedua senjata itu beradu.Karena dilandasi tenaga dalam tinggi, maka kedua orang itu mundur ke belakang,

Belum sempat Mpu Thula memperbaiki posisinya, sebuah patukan tombak menyambar pundaknya.

" aakkhhh, !" teriak Mpu Thula, seraya beberapa kali melompat guna menghindari serangan selanjutnya.

Tampak darah mengucur dari pundaknya, segera Mpu Thula mengusap dengan tangannya, seketika Luka itu hilang tak berbekas, itulah hebatnya aji pancasona yg dimilikinya.

Resi Begawan mahameru tertegun, sejenak dan berkata dalam hati nya,

" aji pancasona,!" pikirnya.

Segera ia melibat Mpu Thula dengan ajian gundala sasra yg di miliknya.

Mpu Thula mengetahui aji gundala sasra segera bersiap dengan ajian tapak wisa, pertarungan berjalan seru, lontaran lontaran tenaga dalam yg di lambari ajian masing2 membuat arena pertarungan porak poranda.

Benar benar Mpu Thula terdesak oleh Resi Begawan mahameru yg sedang kalap, beberapa kali ajian gundala sasra menyerempet mengenai dirinya.

" kalau begini terus bisa mati aku,,!" kata Mpu Thula dalam hati.

" cuuuiiiit,!" sebuah suitan nyaring keluar dari mulutnya, Dan sebentar kemudian dua orang muridnya keluar mengurung Resi Begawan mahameru,

" ******* kau, jero, beraninya, main keroyokan ,!" ujar Resi Begawan mahameru setelah melihat dua orang keluar mengeroyoknya.

" ha, ha, ha, aku belum mau mati ,wekaz,!" ucap Mpu Thula sambil memberi kode kepada kedua muridnya.

Segera kedua muridnya itu menyerang dengan ganasnya.

Di keroyok tiga orang tidak membuat Resi Begawan mahameru gentar, tandangnya semakin garang.

Satu saat Resi Begawan mahameru mengarahkan pukulan nya kesebelah kanan sementara, ujung tombaknya kearah Kiri.

Akan tetapi ketiga pengeroyoknya adalah murid dan guru, yg sudah dapat saling melengkapi.Perlahan namun pasti

Resi Begawan mahameru terdesak akibat pengerahan tenaga.Sementara kondisinya belum pulih sepenuhnya akibat pukulan Toya sakti dari Pendekar Luanjin.

Ketika tendangan dari kirinya dapat dihindari kemudian datang serangan dari kanannya ditahan dengan tombaknya namun pukulan dari depannya tidak mampu dielakkannya.

" dieeekhh,!' bunyi pukulan tangan kanan Mpu Thula bersarang di dada sang Resi, ia sampai surut kebelakang tiga tombak.

Kedua murid Mpu Thula tidak menyia- nyiakan kesempatan , mereka langsung memberikan tendangan kepada sang Resi yg belum bisa memperbaiki posisinya, akibatnya sang Resi jatuh bergulingan di tanah.

Sesaat Ia bangkit dan muntah darah , darah hitam yg kental keluar dari mulutnya akibat ajian tapak wisa.

" cepat serahkan pedang Naga geni itu, wekaz,!" ucap Mpu Thula seraya mendekatinya.

Resi Begawan mahameru diam saja sambil memegangi dadanya.

" berarti kau mencari ******, !" geram Mpu sambil mengangkat tangannya.

" sampai mati pun ,takkan kuserah kan pedang itu ,!" ucap Resi Begawan mahameru pasrah.

" baiklah , kau tidak mau menyerah kan pedang itu, terimalah ini, !" bentak Mpu Thula seraya mengayunkan tangan nya kearah sang Resi. Serangkum angin pukulan yg berisi ajian tapak wisa menghantam sang Resi Begawan.

Tubuh sang Resi pun terpental jauh dan jatuh tertelungkup tidak bergerak lagi.

Setelah kematian Resi Begawan mahameru maka seluruh rombongan itu keluar dari persembunyiannya.

" bagaimana paman, kita tidak mendapatkan pedang itu,!" ujar Patih Kebo Mundira kepada Mpu Thula.

" apakah kita lanjutkan pencarian pedang itu, ?" tanya senopati kebo ndaru.

" sebaiknya tidak, kita sudah terlalu pergi nanti Gusti adipati marah,,!" ujar Patih Kebo Mundira memutuskan.

" terserahlah, kita sudah menggeledah, isi padepokan, namun tidak ada, juga di tubuhnya Resi mahameru juga tidak ada,!" ucap Mpu Thula kesal.

" sebaiknya kita pulang ,nanti urusan balas dendam kita putuskan di perjalanan, !" berkatalah Patih Kebo Mundira.

Akhirnya rombongan itu memutuskan untuk kembali ke pandan alas dengan tangan hampa, tanpa mendapatkan pedang Naga geni.

Sementara itu Naja pratanu baru kembali, ketika malam menjelang, alangkah terkejutnya ia mendapati padepokan sudah habis terbakar .

Ia berlari kesana kemari mencari dan memanggil gurunya. Namun tidak ada jawaban, hingga ia mencari sampai jauh barulah ia ketemukan jasad Resi Begawan mahameru.

" guru,guru, apa yg terjadi padamu,!" teriaknya sambil menggoyang kan tubuh Resi Begawan mahameru.

" ampunkan murid yg tidak dapat membantumu ,guru,!" sambil sesegukan ia menangis.

Malam itu sungguh hati pemuda itu amat berduka terbayang saat bersama guru yg dicintainya, yg mengasuhnya sejak kecil dan mendidiknya, dengan pelbagai ilmu.Sekarang tubuh sang Resi sudah kaku, dan dingin.

Keesokan paginya Naja pratanu membawa mayat Resi Begawan mahameru turun ke lereng selatan dari gunung semeru, guna untuk di kuburkan.

Karena sang Resi Begawan mahameru pernah berpesan untuk dimakam kan di Goa tempat beliau sering melakukan tapa.

Dan letak goa itu ada di lereng selatan di balik air terjun. Jalan ketempat amat sulit hanya orang orang berkepandaian tinggi saja mampu mencapainya. Selain terjal dan curam banyak batu batu runcing yg menghalangi jalan.

Berkat ilmu peringan tubuh nya llyg lumayan tinggi, akhirnya Naja pratanu berhasil mencapai Goa itu.

Setelah di dalam Goa, perlahan Pratanu menurunkan tubuh sang guru, kemudian ia mencari tempat yg cocok untuk menguburkan jasad Resi Begawan mahameru.Namun sampai lama ia tidak mendapatkan lokasi yg cocok.

Akhirnya ia memutuskan untuk menguburkan jasad Resi Begawan di bawah batu besar,yg ada didalam goa itu.

Batu itu adalah tempat duduk sang Resi saat melakukan tapa.

Dengan menggunakan tangannya, Pratanu mengangangkat batu besar itu.

Namun batu itu tidak bergeser sedikit pun. Beberapa kali dilakukannya namun nihil hasilnya.

Sejenak beristrahat, akhirnya Pratanu mencoba lagi, namun kali ini ia tidak coba untuk mengangkatnya melainkan memutar nya, Seketika batu itu berputar dan tampaklah anak tangga di balik Batu besar itu.Kemudian Pratanu menuruni nya dan alangkah terkejutnya ia, Ketika melihat sebatang pedang tertancap di sela sela batu dan di sebelah nya ada gulungan lontar.Dan disampingnya ada cekungan,

Segera Pratanu mengambil gulungan lontar itu ,dan membacanya, Pedang Naga geni. Ternyata pedang berpamor kemerahan itu adalah pedang Naga geni, dan lontar itu kitab berisi ajian Naga geni.

Selesai memakamkan gurunya, Pratanu mengambil pedang itu, beserta kitab Naga geni.

Terpopuler

Comments

Gagoek Waluyo

Gagoek Waluyo

good

2022-04-03

2

Agus Aguskurnia

Agus Aguskurnia

lanjut thor

2022-03-31

1

Andre Oetomo

Andre Oetomo

yang semangat ya thor...

2022-03-18

1

lihat semua
Episodes
1 episode 2:Satria Dari DAhA
2 episode 2: Satria Dari DAhA bagian kedua
3 episode 2:Satria Dari DAhA bagian ketiga
4 episode 2: Satria Dari DAhA bagian keempat.
5 episode 2: Satria Dari DAhA bagian kelima
6 episode 3: Kidung Asmara di Puncak Merbabu
7 episode 3: Kidung Asmara di Puncak Merbabu
8 episode 3: Kidung Asmara di Puncak Merbabu.
9 episode 3: Kidung Asmara di Puncak Merbabu
10 episode 1 : Romansa di desa thanda. bagian pertama.
11 episode 1: Romansa di desa thanda bagian kedua.
12 episode 1: Romansa di desa thanda bagian ketiga.
13 episode 1: Romansa di desa thanda bagian keempat.
14 episode 4: Sang SiNAGARA bagian pertama.
15 episode 4: Sang SiNAGARA bagian kedua
16 episode 4: Sang SiNAGARA bagian ketiga
17 episode 4: Sang SiNAGARA bagian keempat.
18 episode 5 : Jodoh KeRATON bagian pertama
19 episode 5 : Jodoh KeRATON bagian kedua.
20 episode 5 : Jodoh KeRATON bagian ketiga.
21 episode : 5 Jodoh KeRATON bagian keempat.
22 episode 5: Jodoh KeRATON bagian kelima.
23 episode 5: Jodoh KeRATON bagian keenam
24 episode 5: Jodoh KeRATON bagian ketujuh.
25 episode 6: UTUSAN bagian pertama.
26 episode 6: UTUSAN bagian kedua.
27 episode 6: UTUSAN bagian ketiga.
28 episode 6: UTUSAN bagian keempat.
29 episode : 6 UTUSAN bagian kelima.
30 episode 6 : UTUSAN bagian keenam.
31 episode 6 : UTUSAN bagian ketujuh.
32 episode 6 : UTUSAN bagian kedelapan.
33 episode 6 : UTUSAN bagian kesembilan.
34 episode 6 : UTUSAN bagian kesepuluh.
35 episode 7 : Bermalam di Tembok China. Bagian pertama.
36 episode 7 : Bermalam di Tembok China bagian kedua.
37 episode 7 : Bermalam di Tembok China bagian ketiga.
38 episode 7 : Bermalam di Tembok China bagian keempat
39 episode 7: Bermalam di Tembok China bagian kelima
40 episode 7 : Bermalam di Tembok China bagian keenam.
41 episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian pertama.
42 episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian kedua
43 episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian ketiga
44 episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian keempat
45 episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian kelima.
46 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian pertama.
47 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kedua
48 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian ketiga.
49 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian keempat.
50 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kelima
51 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian keenam.
52 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian ketujuh
53 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kedelapan.
54 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kesembilan.
55 episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kesepuluh
56 episode 10 : Bhatara Purwawisesa episode pertama.
57 episode 10 : Bhatara Purwawisesa bagian kedua
58 episode 10 : Bhatara Purwawisesa bagian ketiga
59 episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian keempat.
60 episode 10 : Bhatara Purwawisesa bagian kelima.
61 episode 10 : Bhatara Purwawisesa bagian keenam.
62 episode 10 Bhatara purwawisesa bagian ketujuh
63 episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian kedelapan
64 episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke sembilan
65 episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke sepuluh
66 episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke sebelas
67 episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke sebelas
68 episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke duabelas
69 episode 11 : Saat KELUD pun murka. bagian pertama.
70 episode 11 Saat KELUD pun murka bagian kedua.
71 episode 11 Saat KELUD pun murka bagian ketiga.
72 episode 11 Saat KELUD pun murka bagian keempat.
73 episode 11 Saat KELUD pun murka bagian kelima.
74 episode 11: Saat KELUD pun Murka bagian keenam.
75 episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian ketujuh.
76 episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian ke delapan.
77 episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian kesembilan
78 episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian ke sepuluh
79 episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian ke sebelas.
80 episode 12 Mendung di langit Pamotan. bagian pertama.
81 episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian kedua.
82 episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian ketiga.
83 episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian keempat
84 episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian ke Lima.
85 episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian ke enam.
86 episode 13 Cinta Lama takkan pudar. bagian pertama.
87 episode 13 Cinta Lama takkan pudar. bagian kedua.
88 episode 13 Cinta lama takkan pudar bagian ketiga.
89 episode 13 Cinta Lama takkan pudar bagian keempat.
90 episode 13 Cinta Lama takkan pudar bagian ke lima.
91 episode 14 Bali pulau yang indah. bagian pertama.
92 episode 14 Bali pulau yang indah bagian kedua.
93 episode 14 Bali Pulau yang indah bagian ke tiga.
94 episode 14 Bali pulau yang indah bagian ke empat.
95 episode 14 Bali pulau yang indah bagian ke Lima.
96 episode 14 Bali pulau yang indah bagian ke enam.
97 episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu. bagian pertama.
98 episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu bagian kedua.
99 episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu bagian ke tiga.
100 episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu bagian ke empat.
101 episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu bagian ke Lima.
102 episode 16 Geger Majapahit. bagian pertama.
103 episode 16 Geger Majapahit bagian ke Dua.
104 episode 16 Geger Majapahit bagian ke tiga.
105 episode 16 Geger Majapahit bagian ke empat.
106 episode 16 Geger Majapahit bagian kelima.
107 episode 16 Geger Majapahit bagian ke enam.
108 episode 16 Geger Majapahit bagian ke tujuh
109 episode 16 Geger Majapahit bagian ke delapan.
110 episode 17 SURAPRABHAWA bagian pertama.
111 episode 17 SURAPRABHAWA bagian kedua.
112 episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke tiga
113 episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke empat.
114 episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke Lima.
115 episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke enam.
116 episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke tujuh.
117 episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke delapan.
118 episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke sembilan.
119 episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke sepuluh.
120 episode 18 Singgasana Yang Suram. bagian pertama.
121 episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke dua
122 episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke tiga
123 episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke empat
124 episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke lima
125 episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke enam.
126 episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke tujuh.
127 episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke delapan
128 episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke sembilan.
129 episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke sepuluh
130 episode 19 Kekacauan bagian pertama
131 episode 19 Kekacauan bagian ke dua.
132 episode 19 Kekacauan bagian ke tiga.
133 episode 19 Kekacauan bagian ke empat
134 episode 19 Kekacauan bagian ke lima
135 episode 19 Kekacauan bagian ke enam.
136 episode 19 Kekacauan bagian ke tujuh.
137 episode 19 Kekacauan bagian ke delapan.
138 episode 19 Kekacauan bagian ke sembilan.
139 episode 19 Kekacauan bagian ke sepuluh.
140 episode 20 Perang Tanding. bagian pertama
141 episode 20 Perang Tanding bagian ke dua
142 episode 20 Perang Tanding bagian ke tiga
143 episode 20 Perang Tanding bagian ke empat.
144 episode 20 Perang Tanding bagian ke Lima.
145 episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian pertama.
146 episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke dua
147 episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke tiga
148 episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke empat
149 episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke Lima.
150 episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke enam.
151 episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke tujuh
152 episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke delapan.
153 episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke delapan.
Episodes

Updated 153 Episodes

1
episode 2:Satria Dari DAhA
2
episode 2: Satria Dari DAhA bagian kedua
3
episode 2:Satria Dari DAhA bagian ketiga
4
episode 2: Satria Dari DAhA bagian keempat.
5
episode 2: Satria Dari DAhA bagian kelima
6
episode 3: Kidung Asmara di Puncak Merbabu
7
episode 3: Kidung Asmara di Puncak Merbabu
8
episode 3: Kidung Asmara di Puncak Merbabu.
9
episode 3: Kidung Asmara di Puncak Merbabu
10
episode 1 : Romansa di desa thanda. bagian pertama.
11
episode 1: Romansa di desa thanda bagian kedua.
12
episode 1: Romansa di desa thanda bagian ketiga.
13
episode 1: Romansa di desa thanda bagian keempat.
14
episode 4: Sang SiNAGARA bagian pertama.
15
episode 4: Sang SiNAGARA bagian kedua
16
episode 4: Sang SiNAGARA bagian ketiga
17
episode 4: Sang SiNAGARA bagian keempat.
18
episode 5 : Jodoh KeRATON bagian pertama
19
episode 5 : Jodoh KeRATON bagian kedua.
20
episode 5 : Jodoh KeRATON bagian ketiga.
21
episode : 5 Jodoh KeRATON bagian keempat.
22
episode 5: Jodoh KeRATON bagian kelima.
23
episode 5: Jodoh KeRATON bagian keenam
24
episode 5: Jodoh KeRATON bagian ketujuh.
25
episode 6: UTUSAN bagian pertama.
26
episode 6: UTUSAN bagian kedua.
27
episode 6: UTUSAN bagian ketiga.
28
episode 6: UTUSAN bagian keempat.
29
episode : 6 UTUSAN bagian kelima.
30
episode 6 : UTUSAN bagian keenam.
31
episode 6 : UTUSAN bagian ketujuh.
32
episode 6 : UTUSAN bagian kedelapan.
33
episode 6 : UTUSAN bagian kesembilan.
34
episode 6 : UTUSAN bagian kesepuluh.
35
episode 7 : Bermalam di Tembok China. Bagian pertama.
36
episode 7 : Bermalam di Tembok China bagian kedua.
37
episode 7 : Bermalam di Tembok China bagian ketiga.
38
episode 7 : Bermalam di Tembok China bagian keempat
39
episode 7: Bermalam di Tembok China bagian kelima
40
episode 7 : Bermalam di Tembok China bagian keenam.
41
episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian pertama.
42
episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian kedua
43
episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian ketiga
44
episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian keempat
45
episode 8 : MangkatNYA sang Prabhu bagian kelima.
46
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian pertama.
47
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kedua
48
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian ketiga.
49
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian keempat.
50
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kelima
51
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian keenam.
52
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian ketujuh
53
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kedelapan.
54
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kesembilan.
55
episode 9 : ISTANA tanpa MAHKOTA bagian kesepuluh
56
episode 10 : Bhatara Purwawisesa episode pertama.
57
episode 10 : Bhatara Purwawisesa bagian kedua
58
episode 10 : Bhatara Purwawisesa bagian ketiga
59
episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian keempat.
60
episode 10 : Bhatara Purwawisesa bagian kelima.
61
episode 10 : Bhatara Purwawisesa bagian keenam.
62
episode 10 Bhatara purwawisesa bagian ketujuh
63
episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian kedelapan
64
episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke sembilan
65
episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke sepuluh
66
episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke sebelas
67
episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke sebelas
68
episode 10 Bhatara Purwawisesa bagian ke duabelas
69
episode 11 : Saat KELUD pun murka. bagian pertama.
70
episode 11 Saat KELUD pun murka bagian kedua.
71
episode 11 Saat KELUD pun murka bagian ketiga.
72
episode 11 Saat KELUD pun murka bagian keempat.
73
episode 11 Saat KELUD pun murka bagian kelima.
74
episode 11: Saat KELUD pun Murka bagian keenam.
75
episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian ketujuh.
76
episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian ke delapan.
77
episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian kesembilan
78
episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian ke sepuluh
79
episode 11 Saat KELUD pun Murka bagian ke sebelas.
80
episode 12 Mendung di langit Pamotan. bagian pertama.
81
episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian kedua.
82
episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian ketiga.
83
episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian keempat
84
episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian ke Lima.
85
episode 12 Mendung di langit Pamotan bagian ke enam.
86
episode 13 Cinta Lama takkan pudar. bagian pertama.
87
episode 13 Cinta Lama takkan pudar. bagian kedua.
88
episode 13 Cinta lama takkan pudar bagian ketiga.
89
episode 13 Cinta Lama takkan pudar bagian keempat.
90
episode 13 Cinta Lama takkan pudar bagian ke lima.
91
episode 14 Bali pulau yang indah. bagian pertama.
92
episode 14 Bali pulau yang indah bagian kedua.
93
episode 14 Bali Pulau yang indah bagian ke tiga.
94
episode 14 Bali pulau yang indah bagian ke empat.
95
episode 14 Bali pulau yang indah bagian ke Lima.
96
episode 14 Bali pulau yang indah bagian ke enam.
97
episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu. bagian pertama.
98
episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu bagian kedua.
99
episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu bagian ke tiga.
100
episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu bagian ke empat.
101
episode 15 Mangkatnya Sang Ibunda Ratu bagian ke Lima.
102
episode 16 Geger Majapahit. bagian pertama.
103
episode 16 Geger Majapahit bagian ke Dua.
104
episode 16 Geger Majapahit bagian ke tiga.
105
episode 16 Geger Majapahit bagian ke empat.
106
episode 16 Geger Majapahit bagian kelima.
107
episode 16 Geger Majapahit bagian ke enam.
108
episode 16 Geger Majapahit bagian ke tujuh
109
episode 16 Geger Majapahit bagian ke delapan.
110
episode 17 SURAPRABHAWA bagian pertama.
111
episode 17 SURAPRABHAWA bagian kedua.
112
episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke tiga
113
episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke empat.
114
episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke Lima.
115
episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke enam.
116
episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke tujuh.
117
episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke delapan.
118
episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke sembilan.
119
episode 17 SURAPRABHAWA bagian ke sepuluh.
120
episode 18 Singgasana Yang Suram. bagian pertama.
121
episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke dua
122
episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke tiga
123
episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke empat
124
episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke lima
125
episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke enam.
126
episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke tujuh.
127
episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke delapan
128
episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke sembilan.
129
episode 18 Singgasana Yang Suram bagian ke sepuluh
130
episode 19 Kekacauan bagian pertama
131
episode 19 Kekacauan bagian ke dua.
132
episode 19 Kekacauan bagian ke tiga.
133
episode 19 Kekacauan bagian ke empat
134
episode 19 Kekacauan bagian ke lima
135
episode 19 Kekacauan bagian ke enam.
136
episode 19 Kekacauan bagian ke tujuh.
137
episode 19 Kekacauan bagian ke delapan.
138
episode 19 Kekacauan bagian ke sembilan.
139
episode 19 Kekacauan bagian ke sepuluh.
140
episode 20 Perang Tanding. bagian pertama
141
episode 20 Perang Tanding bagian ke dua
142
episode 20 Perang Tanding bagian ke tiga
143
episode 20 Perang Tanding bagian ke empat.
144
episode 20 Perang Tanding bagian ke Lima.
145
episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian pertama.
146
episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke dua
147
episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke tiga
148
episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke empat
149
episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke Lima.
150
episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke enam.
151
episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke tujuh
152
episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke delapan.
153
episode 21 Sang BRAWIJAYA bagian ke delapan.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!