Hari reoni

Bruk.

"Hei, ais dia tepar." gerutu liyon yang melihat lira sudah jatuh pingsan, lebih tepatnya tertidur.

"Apa dia tidak ada kewaspadaannya sama sekali? Bisa - bisanya dia tertidur begitu saja dipelukkan seorang pria." liyon mennoel - noel kening lira, namun lira tak berkutik.

"Hem, tapi tak masalah. Akhirnya kita ketemu lagi kak, dan aku gak nyangka pertemuan kita selalu saja mengejutkan." senyum tipis terukir dibibir liyon.

Brrrrt

"Halo Lira, kau dimana? Kenapa belum pulang hah?!" teriak yuniar dalam telpon seketika saat liyon menjawab getar hanpon lira.

"Maaf teman anda sedang mabuk berat dan sekarang dia sedang tidur pulas." jawab liyon pada teriakan yuniar.

"Hah?! Mabuk? Baik - baik dimana anda sekarang? Saya akan datang menjemput." ucap yuniar panik karna dia takut lira kenapa - napa.

"Di klab malam YS." jawab liyon singkat dan jelas.

"Baik saya akan sampai dalam waktu 30 menit, tolong jaga teman saya dan jangan diapa - apain." jawab yuniar sebelum dia mematikan panggilan telponnya.

"Hah, diapa - apain? Emang bisa diapain orang yang sudah tak berdaya ini." liyon menatap lira, lalu mengangkat tubuh lira dan masuk kedalam klab malam lagi.

"Kau benar - benar ya kak, membuat aku selalu tak mampu harus bagaimana menghadapi mu, bahkan setelah 3 tahun tak ketemu kau masih tetap sama tak bisa waspada pada orang." gumam liyon yang terus menusuk pipi lira dengan jari telunjuknya, saat mereka duduk di sofa dalam klab malam.

Liyon melihat ponsel lira dia berniat ingin menyimpan nomornya namun hanpon lira terkunci dan tak bisa dibuka.

"Hem, terkunci ya." gumam liyon yang lalu mengotak atik isi tas lira dan menemukan kartu identitas lira.

"Sudah ku duga dia emang orang yang tak ada kewaspadaannya, jangan - jangan kau adalah orang yang mudah untuk ditipu kak." ucap liyon yang berhasil membuka kunci hanpon lira dengan tanggal lahirnya lira.

"Sudah ku simpan nomorku, tapi tunggu bukankah tadi bilang pacar bayaran?" liyon menyeringai menatap layar hanpon lira.

"Lira." yuniar sampai sambil ngos - ngosan.

"Anda sudah sampai?" liyon menatap yuniar yang bernafas tersengal - sengal.

"Jangan khawatir dia baik - baik saja dan saya tak melakukan apa pun padanya." jelas liyon yang mendapatkan tatapan bertanya dari yuniar.

"Ah iya terima kasih, dan maaf sudah merepotkan anda." yuniar menunduk didepan liyon.

"Hei tukang molor bangun.!" yuniar menggampar lira dan seketika lira langsung tersadar.

"Ya Ampun.!" pekik liyon terkejud melihat yuniar yang ngegampar lira.

"Hehehe... Maaf kalo gak keras dia gak akan bangun." yuniar berkata sambil tersenyum menatap liyon yang terbelalak kaget.

"Ah, iya baik." ucap liyon dan dia langsung pergi meninggalkan lira serta yuniar yang mulai berjalan keluar klab malam.

"Darimana lama banget, ku pikir pulang." tanya bagas dan putra yang sudah didalam ruang vip dari tadi.

"Tidak habis bertemu seseorang." liyon berkata dengan senyum - senyum sendiri.

"Bertemu siapa? Terus mana orangnya, kok gak dibawah ke sini?" tanya brayen yang merasa penasaran dengan ucapan sahabatnya itu.

"Haruskah ku kenalkan pada mu." ucap liyon dengan nada dingin.

"Buset bocah ini, kenapa kau pelit sekali. Aku kan sahabat mu, aku juga ingin kenal dengan orang mu." kesal brayen yang tak digubris sama liyon. Liyon hanya menatap layar ponselnya sambil sesekali tersenyum tipis.

"Bocah itu sudah gak waras dia senyum - senyum sendiri." bisik bagas pada satria, dan satria hanya melirik liyon.

...🍂🍂🍂...

"Ya Ampun nih bocah, Lira bangun dong.!" teriak yuniar pada lira yang masih bergelayut dengan selimutnya.

"Ugh Nia, kenapa kau teriak - teriak sih kepala ku sakit banget ini." keluh lira yang meregangkan tubuhnya.

"Apa yang kau lakukan hah?!"

"Aku menyuruhmu mencari pacar bayaran atau sewaan, tapi kau malah mabuk gak jelas sampai pingsan di klab malam. Kau benar - benar ya gak ada waspadanya sama sekali." kesal yuniar panjang lebar pada lira.

"Iya maaf, aku bingung kemana aku harus mencarik orang seperti yang kamu sebutkan dan gambarkan. Kalo pun ada pasti harganya sangat mahal." ucap lira pasrah.

"Hah." yuniar menghembuskan nafas kasar.

"Tapi Lira, cowok yang semalam lumayan juga. Dia terlihat sangat berkelas." ucap yuniar mengingat liyon yang semalam dia temui.

"Hem, cowok yang mana makasud kamu?" lira bertanya dengan bingung.

"Cowok yang semalam menjaga kamu waktu mabuk. Dia sangat berkharisma, sorot matanya tajam, parasnya rupawan, tubuhnya kekar dan seksi, suaranya sangat merdu serta mengintimidasi." jelas yuniar sambil mengingat kembali kenangan saat dia datang menjemput lira yang mabuk dan molor di klab.

"Emang ada gitu orang yang seperti itu?" lira memiringkan kepalanya menatap yuniar yang sedang bercerita sambil menatap langit - langit kamar lira.

...🍂🍂🍂...

Hari yang ditentukan akhirnya datang juga, dan lira masih juga belum dapat orang yang akan menemani dia ke acara reonian.

"Hei Lira lesu amat, apa libur akhir pekan mu kurang? Dan makasih ya berkatmu aku bisa nyampek rumah dengan selamat." ucap yanuar menyapa lira yang terlihat lesu.

"Ya ya aku senang kamu nyampek dengan selamat." ucap lira lalu dia meletakkan kepalanya diatas meja dengan berbantalkan kedua tangannya.

"Pagi semua. Eh, Lira kenapa?" endang yang baru nyampek kantor terkejut melihat lira yang biasanya semangat jadi lesu.

"Entahlah, dari tadi seperti itu." jawab yanuar mengangkat kedua tangannya.

Brrrt brrt

12.00

Hai nona manis, apa masih ingat dengan aku? Bagaimana soal pacar sewaan apa masih berlaku?

"Hah? Ini apa, dan nomor siapa ini?" lira menatap layar ponselnya dengan heran.

"Sejak kapan juga aku menyimpan nomor orang dengan nama Darling.?" lira mengerjapkan matanya melihat layar ponselnya sangat lama.

"Apa aku balas saja ya, tapi kalo nanti dia mintak bayaran mahal bagaimana?" lira berfikir dalam.

12.10

Masih berfikir untuk bayaran? Tenang saja aku tak mahal kok bayarannya, cukup temani aku makan malam saja.

"Hah? Hanya makan malam saja, penipuan pasti ini." gumam lira membaca pesan diphonselnya lagi.

13.00

Maaf tapi aku bukan penipu orangnya, tentukan dan tunjukkan alamat serta waktunya aku akan datang.

"Ya Ampun dia seperti para normal saja tau apa yang aku pikirkan." gumam lira tersenyum membaca pesan dari orang yang namanya tersimpan dengan nama darling.

...🍂🍂🍂...

Hotel SM

"Wah acaranya meriah sekalinya, keren banget ini."

Semua orang yang datang ke acara reuni itu sangat kagum karna acara yang disumbang oleh desi itu sangat meriah.

"Akhirnya datang juga dan semoga orang itu tak bohong padaku." lira melangkahkan kakinya memasuki hotel itu dengan pasti.

"Lira, kamu datang. Tapi kenapa sendirian, mana orang itu?" bisik yuniar yang melihat lira datang seorang diri.

"Ya katanya dia akan datang nanti, aku sudah memberitahu alamatnya." bisik lira

"Apa kau sudah gila, bagaimana kau bisa percaya pada orang yang belum pernah kau temui, bagaimana kalo dia gak datang." yuniar menarik lira kepojokan.

Apa yang akan terjadi pada lira dalam pesta reuni nanti, dan akankah lira ada yang menemani selama acara reuni berlangsung.

Terpopuler

Comments

Kurnit Rahayu

Kurnit Rahayu

waduh Satria kn adiky lira sekaligus tmeny liyon

2022-04-18

0

eghi

eghi

ditunggu up ny thor😊

2022-02-22

4

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Melamar kerja
3 1 lamaran 2 pekerjaan
4 Pertemuan yang mengejudkan
5 Kenangan yang menjengkelkan
6 Gadis suci
7 Pertemuan di klab
8 Hari reoni
9 Hinaan yang dibalikkan
10 Bermainlah dengan ku
11 Malam yang menggoda
12 Presdir baru
13 Peroses pemilihan sekretaris
14 Gadis yang dicari
15 Makanannya tak enak
16 Bos kejam
17 Restoran
18 Belanja bersama
19 Bodyguard cantik
20 Pergi kencan buta
21 Keinginan sang bos
22 Terkunci dalam gudang
23 Wanita yang diinginkan
24 Bermalam dikantor
25 Mengawal ibu bos
26 Bukan wanita sembarangan
27 Pengaruh obat
28 Munculnya rasa iri dan dengki
29 Ingin membongkar setatus
30 Pendamping pesta
31 Sekretaris atau pengawal
32 Kau adalah wanitaku
33 Amarah Seorang Liyon
34 Pria Yang Menemaninya
35 Rasa Frustasi Liyon
36 Surat pengunduran diri
37 Mencari sampai malam
38 Permintaan maaf liyon
39 Perubah mood
40 Pernyataan cinta
41 Kembali keposisi sekretaris
42 Pelukan rindu
43 Menagih janji untuk bayaran
44 Terjerat permainan sendiri
45 Memulai dengan lembut
46 Usaha liyon menaklukkan lira
47 Satria dan Yuniar
48 Mengejarnya dengan pelan
49 Benih - benih cinta
50 Pernyataan cinta lira
51 Resmi berpacaran
52 Kebahagiaan liyon
53 Pacaran sembunyi - sembunyi
54 Wanita pengganggu
55 Pesta perusahaan
56 Perasaan cinta yang kuat
57 Wanita milik liyon
58 Godaan dari sang bos
59 Kenakalan tangan yang jail
60 Wanita kedua
61 Lira yang cuek
62 Rasa cemburu liyon
63 Terungkapnya 2 hubungan
64 Sebuah pernyataan.
65 Merawat liyon
66 Wanita yang memusingkan
67 Pacar yang dingin
68 Pria dari kencan buta
69 Ruang kerja yang syahdu
70 Ijin untuk memulainya
71 Permainan yang menakjubkan
72 Pergi kencan
73 Bermalam sama liyon
74 Pernyataan liyon
75 Candu sang liyon
76 Wanita pengganggu
77 Vila untuk permaisuri
78 Diculik dan dipaksa minum obat
79 Kepanikan liyon
80 Memberi hukuman
81 Pergi ke pantai 1
82 Pergi ke pantai 2
83 Bukan Up (LEBARAN)
84 Pengganggu kesenangan
85 Menebar fitnah
86 Menghadapinya dengan sabar
87 Pengumuman perjodohan
88 Bodyguard dingin
89 Kegelisahan
90 Tak peduli
91 Jangan jadi Gangguan
92 Salam perpisahan
93 Kecelakaan
94 Permintaan sang nyonya
95 Permohonan lira
96 Pernyataan putus
97 Kesalahpahaman
98 Kepergian lira
99 Liyon yang dingin
100 Acara pertunangan
101 Terbongkarnya sebuah kejahatan
102 Sakit yang tak ada penyakitnya
103 Rasa rindu yang menyakitkan
104 Keputusan yang bulat
105 Pelampiasan liyon
106 Kembali ke tanah air
107 Mencari keberadaan lira
108 Kenyataan palsu
109 Mencari Si Penyelamat
110 Berusaha Menghindar
111 Permainan
112 Perkelahian
113 Pertemuan1
114 Pertemuan 2
115 Datang bersama pasangan
116 Air mata yang ditahan
117 Rasa sakitmu adalah rasa sakitku
118 Kebenaran tentang lira
119 Terjebak dalam bar
120 Kehangatan setelah 6 tahun.
121 Restu yang datang terlambat
122 Pendamping pesta
123 Surat pernyataan
124 Rasa sakit lira
125 Pesan tersembunyi
126 Tak ada rasa cinta
127 Mengingatkan atas janji lira
128 Anak yang pintar
129 Liyon dan Lira
130 Jebakan
131 Nikah dadakan
132 Wanita dalam hati
133 Permasalahan keluarga.
134 Anak orang baik
135 Cinta yang tulus
136 Permohonan maaf mama Li
137 Air mata sang liyon
138 Dilema
139 Wanita idaman
140 Bermain siasat 1
141 Bermain siasat2
142 Liyon celaka
143 Otak penyerangan
144 Perjanjian baru nikah
145 Pernyataan perang
146 Terpaksa menikahi
147 Perjanjian cerai
148 Perasaan yang kosong
149 Hari kelahiran
150 Muncul rasa suka
151 Surat cerai
152 Godaan seorang wanita
153 Malam yang panjang.
154 Kisah dimasa lalu
155 Pria lain
156 Wanita penakluk
157 Lira mabuk
158 Liyon kewalahan
159 Saling terbuka.
160 Pesta pernikahan
161 Istri yang bikin candu
162 Tak ada hari tanpa dirimu
163 Suami takut istri
164 Sentuhan peredam marah
165 Pengaruh hormon.
166 Hamil bersama.
167 Kejutan dari Lira
168 Mobil yang bergoyang.
169 Istri buncit yang menawan
170 Ngidam yang aneh
171 Pesta baby shower.
172 Berbincang sama mertua
173 Tanda dari farid
174 Bermain disaat anak tidur
175 Tak bisa bergerak
176 Belum tuntas
177 Panggilan baru
178 Candu para suami
179 Penculikan
180 Tragedi
181 Kabar yang menyakitkan
182 Kesedihan dan tekad
183 Kemenangan semu
184 Menghukum semua pelaku
185 Peringatan
186 Rencana pembalasan 1
187 Rencana pembalasan 2
188 Balas dendam 1
189 Balas dendam 2
190 Terbangun dari koma
191 Semuanya sehat
192 Kembali pulang ke rumah
193 Ucapan makasih K.J dan Promosi
194 Ekstra Ferdi
195 Promosi Karya Baru
Episodes

Updated 195 Episodes

1
Prolog
2
Melamar kerja
3
1 lamaran 2 pekerjaan
4
Pertemuan yang mengejudkan
5
Kenangan yang menjengkelkan
6
Gadis suci
7
Pertemuan di klab
8
Hari reoni
9
Hinaan yang dibalikkan
10
Bermainlah dengan ku
11
Malam yang menggoda
12
Presdir baru
13
Peroses pemilihan sekretaris
14
Gadis yang dicari
15
Makanannya tak enak
16
Bos kejam
17
Restoran
18
Belanja bersama
19
Bodyguard cantik
20
Pergi kencan buta
21
Keinginan sang bos
22
Terkunci dalam gudang
23
Wanita yang diinginkan
24
Bermalam dikantor
25
Mengawal ibu bos
26
Bukan wanita sembarangan
27
Pengaruh obat
28
Munculnya rasa iri dan dengki
29
Ingin membongkar setatus
30
Pendamping pesta
31
Sekretaris atau pengawal
32
Kau adalah wanitaku
33
Amarah Seorang Liyon
34
Pria Yang Menemaninya
35
Rasa Frustasi Liyon
36
Surat pengunduran diri
37
Mencari sampai malam
38
Permintaan maaf liyon
39
Perubah mood
40
Pernyataan cinta
41
Kembali keposisi sekretaris
42
Pelukan rindu
43
Menagih janji untuk bayaran
44
Terjerat permainan sendiri
45
Memulai dengan lembut
46
Usaha liyon menaklukkan lira
47
Satria dan Yuniar
48
Mengejarnya dengan pelan
49
Benih - benih cinta
50
Pernyataan cinta lira
51
Resmi berpacaran
52
Kebahagiaan liyon
53
Pacaran sembunyi - sembunyi
54
Wanita pengganggu
55
Pesta perusahaan
56
Perasaan cinta yang kuat
57
Wanita milik liyon
58
Godaan dari sang bos
59
Kenakalan tangan yang jail
60
Wanita kedua
61
Lira yang cuek
62
Rasa cemburu liyon
63
Terungkapnya 2 hubungan
64
Sebuah pernyataan.
65
Merawat liyon
66
Wanita yang memusingkan
67
Pacar yang dingin
68
Pria dari kencan buta
69
Ruang kerja yang syahdu
70
Ijin untuk memulainya
71
Permainan yang menakjubkan
72
Pergi kencan
73
Bermalam sama liyon
74
Pernyataan liyon
75
Candu sang liyon
76
Wanita pengganggu
77
Vila untuk permaisuri
78
Diculik dan dipaksa minum obat
79
Kepanikan liyon
80
Memberi hukuman
81
Pergi ke pantai 1
82
Pergi ke pantai 2
83
Bukan Up (LEBARAN)
84
Pengganggu kesenangan
85
Menebar fitnah
86
Menghadapinya dengan sabar
87
Pengumuman perjodohan
88
Bodyguard dingin
89
Kegelisahan
90
Tak peduli
91
Jangan jadi Gangguan
92
Salam perpisahan
93
Kecelakaan
94
Permintaan sang nyonya
95
Permohonan lira
96
Pernyataan putus
97
Kesalahpahaman
98
Kepergian lira
99
Liyon yang dingin
100
Acara pertunangan
101
Terbongkarnya sebuah kejahatan
102
Sakit yang tak ada penyakitnya
103
Rasa rindu yang menyakitkan
104
Keputusan yang bulat
105
Pelampiasan liyon
106
Kembali ke tanah air
107
Mencari keberadaan lira
108
Kenyataan palsu
109
Mencari Si Penyelamat
110
Berusaha Menghindar
111
Permainan
112
Perkelahian
113
Pertemuan1
114
Pertemuan 2
115
Datang bersama pasangan
116
Air mata yang ditahan
117
Rasa sakitmu adalah rasa sakitku
118
Kebenaran tentang lira
119
Terjebak dalam bar
120
Kehangatan setelah 6 tahun.
121
Restu yang datang terlambat
122
Pendamping pesta
123
Surat pernyataan
124
Rasa sakit lira
125
Pesan tersembunyi
126
Tak ada rasa cinta
127
Mengingatkan atas janji lira
128
Anak yang pintar
129
Liyon dan Lira
130
Jebakan
131
Nikah dadakan
132
Wanita dalam hati
133
Permasalahan keluarga.
134
Anak orang baik
135
Cinta yang tulus
136
Permohonan maaf mama Li
137
Air mata sang liyon
138
Dilema
139
Wanita idaman
140
Bermain siasat 1
141
Bermain siasat2
142
Liyon celaka
143
Otak penyerangan
144
Perjanjian baru nikah
145
Pernyataan perang
146
Terpaksa menikahi
147
Perjanjian cerai
148
Perasaan yang kosong
149
Hari kelahiran
150
Muncul rasa suka
151
Surat cerai
152
Godaan seorang wanita
153
Malam yang panjang.
154
Kisah dimasa lalu
155
Pria lain
156
Wanita penakluk
157
Lira mabuk
158
Liyon kewalahan
159
Saling terbuka.
160
Pesta pernikahan
161
Istri yang bikin candu
162
Tak ada hari tanpa dirimu
163
Suami takut istri
164
Sentuhan peredam marah
165
Pengaruh hormon.
166
Hamil bersama.
167
Kejutan dari Lira
168
Mobil yang bergoyang.
169
Istri buncit yang menawan
170
Ngidam yang aneh
171
Pesta baby shower.
172
Berbincang sama mertua
173
Tanda dari farid
174
Bermain disaat anak tidur
175
Tak bisa bergerak
176
Belum tuntas
177
Panggilan baru
178
Candu para suami
179
Penculikan
180
Tragedi
181
Kabar yang menyakitkan
182
Kesedihan dan tekad
183
Kemenangan semu
184
Menghukum semua pelaku
185
Peringatan
186
Rencana pembalasan 1
187
Rencana pembalasan 2
188
Balas dendam 1
189
Balas dendam 2
190
Terbangun dari koma
191
Semuanya sehat
192
Kembali pulang ke rumah
193
Ucapan makasih K.J dan Promosi
194
Ekstra Ferdi
195
Promosi Karya Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!