Gadis suci

Apa yang akan dilakukan oleh liyon untuk menghilangkan efek atas ingatan tubuh lira yang terus mengganggu dan mengguncang pikirannya?

Akankah liyon mengutus orang untuk mencarik tau siapa dan dimana lira berada? Ataukah dia akan diam dan berusaha untuk melupakan serta menetralkan pikirannya.

Happy readi 🌺

Rasa kesal liyon dan juga rasa frustasinya yang terus teringat akan lira membuat dia menjadi orang yang seolah berbeda dan tak tau arah.

"Sial.! Dia benar - benar sangat mempengaruhiku." kesal liyon pada dirinya sendiri.

Setelah bergulat dengan dirinya dan batinnya sendiri akhirnya liyon keluar kamar, dan Pak yunus yang berdiri didepan pintu kamar liyon mau membangunkan dia terkejud karna liyon sudah keluar dengan sendirinya serta sudah berpakaian dengan rapi.

"Tuan muda." sapa pak yunus bingung, karna dia berfikir ngapain mintak tolong untuk dibangunkan kalo sudah bisa bangun sendiri.

"Hahaha, ya saya terusik dalam tidur jadi bangun pagi - pagi sekali." bohong liyon pada pak yunus dan melangkah turun ke ruang tengah yang disana sudah ada papa Liborsei yang sedang menunggu liyon.

"Hem, kau sudah siap?" tanya papa Liborsei pada liyon yang tampak sudah rapi.

"Ayo kalian sarapan dulu sebelum pergi." ajak mama li pada suami dan juga putranya.

Selesai sarapan liyon dan papa Liborsei pergi menuju gudang perusahaan terlebih dahulu, setelah itu kepabrik dan terakhir di kantor.

Liyon melakukan peninjauan untuk semuanya karna dia akan menangani perusahaan menggantikan papanya pada 3 tahun kedepan.

Semua kegiatan yang dilakukan oleh liyon beserta papanya memakan waktu hingga sore hari, dan liyon harus langsung kebandara kajar jam penerbangannya yang ditentukan pukul 8 malam.

"Sayang kenapa kamu harus cepat - cepat pergi lagi, harusnya kamu di sini dulu untuk 1 minggu. Masak baru 2 hari sudah pergi lagi." geretu mama li pada liyon saat dia mengantar liyon kebandara.

"Aku harus menyelesaikan studyku di sana biar cepat kembali lagi ke sini." ucap liyon memeluk mama li.

"Kalian selalu memikirkan pekerjaan tak ada yang memikirkan perasaan ku." kesal mama li dalam pelukan liyon.

"Bukankan kami selalu ada untuk mama." ucap papa Liborsei pada mama li yang masih ngambek.

"Aku rasanya ingin merubah kalian jadi kecil lagi agar kalian selalu bermain dipangkuan ku." ucap mama li lagi dengan nada sedih.

"Papa akan selalu bermain dipangkuan mama mulai malam ini." goda papa Liborsei, dan itu membuat liyon tersenyum dan mama li malu.

"Bersenang - senanglah, setidaknya jika tak ada kami kalian bisa menghabiskan waktu untuk bermain hingga berronde - ronde itu pun kalo papa kuat." ledek liyon sambil melirik papanya.

"Jangan kau kira aku tak mampuh ya, aku masih kuat untuk 3 kali putaran." sombong papa Liborsei yang akhirnya mendapatkan pukulan dari mama li.

"Hati - hati dan cepat kembali." ucap mama li saat melepas keberangkatan liyon.

"Ingat hanya 3 tahun, tak boleh lebih dari itu." sambung papa Liborsei dan liyon menganggukkan kepalanya.

"Tunggu aku kak, aku akan kembali dan mencarik dirimu yang sudah membuat ku jadi mengalami hari yang sulit serta membuatku memimpikan hal yang tak pernah ku lakukan." gumam liyon saat dia melangkahkan kakinya masuk kedalam pesawat.

"Kau wanita yang berani membuat benihku keluar tanpa seijinku, dan terbuang sia - sia." lanjut gumaman liyon saat dia mendudukkan dirinya dikursi vip dalam pesawat.

...🍂🍂🍂...

"Malam nek, Lira ada nek?" yuniar datang dan masuk ke rumah nenek lira lewat depan tokoh nenek lira.

"Malam Yuniar, Lira ada didalam kamu lama sekali tak pernah main kesini." ucap nenek sulasih yang sibuk memilah dagangannya bersama dengan para pegawenya.

"Iya nek sibuk." ucap yuniar tertawa sambil melenggang pergi untuk masuk kedalam kamar lira.

Ceklek

"Lir. Eh apa yang kau lakukan?" Tanya yuniar yang terkejud melihat lira berdiri dengan terbalik, posisi kepala dibawah dan kaki diatas.

"Hem, yoga." jawab lira tanpa pindah posisi.

"Duh elah bikin ngeri aja, yoga kan bisa dengan gerakan yang anggun bukan mengerikan begitu. Jungkir balik gitu." ucap yuniar dan duduk dikursi meja kerja lira.

"Ada apa kamu ke sini tumben banget, malam - malam lagi." Tanya lira dan menurunkan kakinya.

"Kenapa kamu kok seperti lagi sedih gitu? Apa kamu berusaha menahan air mata dengan posisi jungkir balik tadi.?" yuniar bertanya dan duduk mendekati lira dipinggiran tempat tidur.

"Tadi aku bertemu dengan Desi saat ada pertemuan dikantor dan dia sebagai perwakilan dari kantornya." lira menceritakan kejadian tadi siang pada yuniar.

Kejadian saat pertemuan dan rapat cabang di kantor lira.

"Oh, siapa ini? Lira atau si gadis suci." cibir desi pada lira yang saat itu bertemu dengannya di lorong koridor kantor waktu lira mengantar berkas yang dimintak oleh fitri karna berkasnya tertinggal di meja kerjanya.

"Apa maksudmu?" Tanya lira kesal pada desi yang terlihat sangat menghinanya.

"Eh, apa ini? Apa benar Lira kamu adalah gadis suci padahal usiamu sudah hampir memasuki kepala 3 loh." ucap teman kantor lira yang mendengar ucapan desi.

"Ya, itulah sebabnya dia diputusin dan ditinggalkan oleh pacarnya." sambung desi mengomporin.

"Ya Ampun Lira, jaman sekarang kok masih saja seperti itu? Apa kamu sudah pernah mencobaknya? Jangan - jangan kamu memiliki kelainan dalam hal itu." ucap teman kantor lira dan itu membuat ita kepikiran.

Kembali kesaat sekarang.

"Apakah aku emang ada kelainan untuk hubungan ***, karna aku sudah sering melakukan kencan buta sesuai dengan yang kamu sarankan, namun semua berakhir gagal dan mereka pergi meninggalkan aku begitu saja." ucap lira sedih memikirkan tentang dirinya yang tak bisa bersentuhan dengan seorang pria walo itu hanya sebuah ciuman saja.

"Haaah." yuniar menghela napas panjang mendengar cerita lira.

"Dan apa kamu tau Yun, aku bingung harus bagaimana nanti karna mereka bilang saat reoni nanti harus bawah pasangan, sementara aku selalu gagal dalam kencan buta yang kamu buat untuk ku." lira tertunduk lesu.

"Ini aneh sekali, apa karna rasa traumamu yang dihianati dan diselingkuhi oleh pacar sekaligus temanmu sehingga membuatmu membangun tembok perlindungan." ucap yuniar berfikit keras.

"Begini saja, kamu cari pacar bayaran untuk dibawah keacara reoni nanti, bukankah masih ada waktu 2 bulan untuk mencariknya?" yuniar memberi saran pada lira.

"Tapi kemana aku harus mencarinya?" lira bertanya dengan bingung.

"Hem..." yuniar berfikir keras.

"Pacar bayaran yang jauh lebih tampan serta gagah dan juga berkharisma. Kemana kita harus mencariknya ya kira - kira?" yuniar masih berfikir dengan serius, sementara lira memiringkan kepalanya karna berfikir gak mungkin ada orang seperti yang diucapkan dan dibayangkan oleh yuniar.

"Kalo pun ada orang seperti itu, pasti harganya mahal dan aku gak punya cukup banyak uang untuk membayarnya nanti. Bisa bangkrut aku kalo sampai dia memintak bayaran yang mahal dan melebihi gajiku." gumam lira malas dengan ide yang disarankan oleh yuniar.

"Eh, kan bisa dicicil. Kamu bilang saja pada dia nanti dan nego dengan harga yang pas." ucap yuniar dengan percaya diri.

"Apa kau gila, aku aja baru diangkat jadi pegawe tetap dan belum genap 1 tahun mau carik masalah dengan pacar bayaran yang memiliki harga selangit, gak mau." tolak lira dengan tegas pada ide yuniar.

"Terus kau mau datang sendirian begitu? Desi dan siber*ngs*k itu pasti akan mengolok - olok kamu. Karna aku dengar diacara reoni nanti mereka akan mengumumkan kalo mereka telah bertunangan dan akan segerah menikah." ucap yuniar dengan kesal.

Mendengar ucapan yuniar lira berfikir untuk tak mau datang saja, karna dia pasti akan diolok - olok sampai habis oleh mereka.

Apa yang akan dilakukan oleh lira dan kemana dia akan mencari pacar bayaran seperti yang dikatakan oleh yuniar, karna jika dia tak dapat pasangan maka dia akan jadi bulan - bulanan para temannya yang memihak desi dan tak tau cerita aslinya.

Akankah lira bisa menemukan orang yang bisa menandingi dafit dan juga desi dalam lingkar kominitas nanti saat pesta reoni.

Terpopuler

Comments

Ratna_1729

Ratna_1729

karna semua itu hanya untuk Liyon

2022-10-29

1

Ratna_1729

Ratna_1729

bener - benar pengaruhnya sampai segitunya

2022-10-29

1

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Melamar kerja
3 1 lamaran 2 pekerjaan
4 Pertemuan yang mengejudkan
5 Kenangan yang menjengkelkan
6 Gadis suci
7 Pertemuan di klab
8 Hari reoni
9 Hinaan yang dibalikkan
10 Bermainlah dengan ku
11 Malam yang menggoda
12 Presdir baru
13 Peroses pemilihan sekretaris
14 Gadis yang dicari
15 Makanannya tak enak
16 Bos kejam
17 Restoran
18 Belanja bersama
19 Bodyguard cantik
20 Pergi kencan buta
21 Keinginan sang bos
22 Terkunci dalam gudang
23 Wanita yang diinginkan
24 Bermalam dikantor
25 Mengawal ibu bos
26 Bukan wanita sembarangan
27 Pengaruh obat
28 Munculnya rasa iri dan dengki
29 Ingin membongkar setatus
30 Pendamping pesta
31 Sekretaris atau pengawal
32 Kau adalah wanitaku
33 Amarah Seorang Liyon
34 Pria Yang Menemaninya
35 Rasa Frustasi Liyon
36 Surat pengunduran diri
37 Mencari sampai malam
38 Permintaan maaf liyon
39 Perubah mood
40 Pernyataan cinta
41 Kembali keposisi sekretaris
42 Pelukan rindu
43 Menagih janji untuk bayaran
44 Terjerat permainan sendiri
45 Memulai dengan lembut
46 Usaha liyon menaklukkan lira
47 Satria dan Yuniar
48 Mengejarnya dengan pelan
49 Benih - benih cinta
50 Pernyataan cinta lira
51 Resmi berpacaran
52 Kebahagiaan liyon
53 Pacaran sembunyi - sembunyi
54 Wanita pengganggu
55 Pesta perusahaan
56 Perasaan cinta yang kuat
57 Wanita milik liyon
58 Godaan dari sang bos
59 Kenakalan tangan yang jail
60 Wanita kedua
61 Lira yang cuek
62 Rasa cemburu liyon
63 Terungkapnya 2 hubungan
64 Sebuah pernyataan.
65 Merawat liyon
66 Wanita yang memusingkan
67 Pacar yang dingin
68 Pria dari kencan buta
69 Ruang kerja yang syahdu
70 Ijin untuk memulainya
71 Permainan yang menakjubkan
72 Pergi kencan
73 Bermalam sama liyon
74 Pernyataan liyon
75 Candu sang liyon
76 Wanita pengganggu
77 Vila untuk permaisuri
78 Diculik dan dipaksa minum obat
79 Kepanikan liyon
80 Memberi hukuman
81 Pergi ke pantai 1
82 Pergi ke pantai 2
83 Bukan Up (LEBARAN)
84 Pengganggu kesenangan
85 Menebar fitnah
86 Menghadapinya dengan sabar
87 Pengumuman perjodohan
88 Bodyguard dingin
89 Kegelisahan
90 Tak peduli
91 Jangan jadi Gangguan
92 Salam perpisahan
93 Kecelakaan
94 Permintaan sang nyonya
95 Permohonan lira
96 Pernyataan putus
97 Kesalahpahaman
98 Kepergian lira
99 Liyon yang dingin
100 Acara pertunangan
101 Terbongkarnya sebuah kejahatan
102 Sakit yang tak ada penyakitnya
103 Rasa rindu yang menyakitkan
104 Keputusan yang bulat
105 Pelampiasan liyon
106 Kembali ke tanah air
107 Mencari keberadaan lira
108 Kenyataan palsu
109 Mencari Si Penyelamat
110 Berusaha Menghindar
111 Permainan
112 Perkelahian
113 Pertemuan1
114 Pertemuan 2
115 Datang bersama pasangan
116 Air mata yang ditahan
117 Rasa sakitmu adalah rasa sakitku
118 Kebenaran tentang lira
119 Terjebak dalam bar
120 Kehangatan setelah 6 tahun.
121 Restu yang datang terlambat
122 Pendamping pesta
123 Surat pernyataan
124 Rasa sakit lira
125 Pesan tersembunyi
126 Tak ada rasa cinta
127 Mengingatkan atas janji lira
128 Anak yang pintar
129 Liyon dan Lira
130 Jebakan
131 Nikah dadakan
132 Wanita dalam hati
133 Permasalahan keluarga.
134 Anak orang baik
135 Cinta yang tulus
136 Permohonan maaf mama Li
137 Air mata sang liyon
138 Dilema
139 Wanita idaman
140 Bermain siasat 1
141 Bermain siasat2
142 Liyon celaka
143 Otak penyerangan
144 Perjanjian baru nikah
145 Pernyataan perang
146 Terpaksa menikahi
147 Perjanjian cerai
148 Perasaan yang kosong
149 Hari kelahiran
150 Muncul rasa suka
151 Surat cerai
152 Godaan seorang wanita
153 Malam yang panjang.
154 Kisah dimasa lalu
155 Pria lain
156 Wanita penakluk
157 Lira mabuk
158 Liyon kewalahan
159 Saling terbuka.
160 Pesta pernikahan
161 Istri yang bikin candu
162 Tak ada hari tanpa dirimu
163 Suami takut istri
164 Sentuhan peredam marah
165 Pengaruh hormon.
166 Hamil bersama.
167 Kejutan dari Lira
168 Mobil yang bergoyang.
169 Istri buncit yang menawan
170 Ngidam yang aneh
171 Pesta baby shower.
172 Berbincang sama mertua
173 Tanda dari farid
174 Bermain disaat anak tidur
175 Tak bisa bergerak
176 Belum tuntas
177 Panggilan baru
178 Candu para suami
179 Penculikan
180 Tragedi
181 Kabar yang menyakitkan
182 Kesedihan dan tekad
183 Kemenangan semu
184 Menghukum semua pelaku
185 Peringatan
186 Rencana pembalasan 1
187 Rencana pembalasan 2
188 Balas dendam 1
189 Balas dendam 2
190 Terbangun dari koma
191 Semuanya sehat
192 Kembali pulang ke rumah
193 Ucapan makasih K.J dan Promosi
194 Ekstra Ferdi
195 Promosi Karya Baru
Episodes

Updated 195 Episodes

1
Prolog
2
Melamar kerja
3
1 lamaran 2 pekerjaan
4
Pertemuan yang mengejudkan
5
Kenangan yang menjengkelkan
6
Gadis suci
7
Pertemuan di klab
8
Hari reoni
9
Hinaan yang dibalikkan
10
Bermainlah dengan ku
11
Malam yang menggoda
12
Presdir baru
13
Peroses pemilihan sekretaris
14
Gadis yang dicari
15
Makanannya tak enak
16
Bos kejam
17
Restoran
18
Belanja bersama
19
Bodyguard cantik
20
Pergi kencan buta
21
Keinginan sang bos
22
Terkunci dalam gudang
23
Wanita yang diinginkan
24
Bermalam dikantor
25
Mengawal ibu bos
26
Bukan wanita sembarangan
27
Pengaruh obat
28
Munculnya rasa iri dan dengki
29
Ingin membongkar setatus
30
Pendamping pesta
31
Sekretaris atau pengawal
32
Kau adalah wanitaku
33
Amarah Seorang Liyon
34
Pria Yang Menemaninya
35
Rasa Frustasi Liyon
36
Surat pengunduran diri
37
Mencari sampai malam
38
Permintaan maaf liyon
39
Perubah mood
40
Pernyataan cinta
41
Kembali keposisi sekretaris
42
Pelukan rindu
43
Menagih janji untuk bayaran
44
Terjerat permainan sendiri
45
Memulai dengan lembut
46
Usaha liyon menaklukkan lira
47
Satria dan Yuniar
48
Mengejarnya dengan pelan
49
Benih - benih cinta
50
Pernyataan cinta lira
51
Resmi berpacaran
52
Kebahagiaan liyon
53
Pacaran sembunyi - sembunyi
54
Wanita pengganggu
55
Pesta perusahaan
56
Perasaan cinta yang kuat
57
Wanita milik liyon
58
Godaan dari sang bos
59
Kenakalan tangan yang jail
60
Wanita kedua
61
Lira yang cuek
62
Rasa cemburu liyon
63
Terungkapnya 2 hubungan
64
Sebuah pernyataan.
65
Merawat liyon
66
Wanita yang memusingkan
67
Pacar yang dingin
68
Pria dari kencan buta
69
Ruang kerja yang syahdu
70
Ijin untuk memulainya
71
Permainan yang menakjubkan
72
Pergi kencan
73
Bermalam sama liyon
74
Pernyataan liyon
75
Candu sang liyon
76
Wanita pengganggu
77
Vila untuk permaisuri
78
Diculik dan dipaksa minum obat
79
Kepanikan liyon
80
Memberi hukuman
81
Pergi ke pantai 1
82
Pergi ke pantai 2
83
Bukan Up (LEBARAN)
84
Pengganggu kesenangan
85
Menebar fitnah
86
Menghadapinya dengan sabar
87
Pengumuman perjodohan
88
Bodyguard dingin
89
Kegelisahan
90
Tak peduli
91
Jangan jadi Gangguan
92
Salam perpisahan
93
Kecelakaan
94
Permintaan sang nyonya
95
Permohonan lira
96
Pernyataan putus
97
Kesalahpahaman
98
Kepergian lira
99
Liyon yang dingin
100
Acara pertunangan
101
Terbongkarnya sebuah kejahatan
102
Sakit yang tak ada penyakitnya
103
Rasa rindu yang menyakitkan
104
Keputusan yang bulat
105
Pelampiasan liyon
106
Kembali ke tanah air
107
Mencari keberadaan lira
108
Kenyataan palsu
109
Mencari Si Penyelamat
110
Berusaha Menghindar
111
Permainan
112
Perkelahian
113
Pertemuan1
114
Pertemuan 2
115
Datang bersama pasangan
116
Air mata yang ditahan
117
Rasa sakitmu adalah rasa sakitku
118
Kebenaran tentang lira
119
Terjebak dalam bar
120
Kehangatan setelah 6 tahun.
121
Restu yang datang terlambat
122
Pendamping pesta
123
Surat pernyataan
124
Rasa sakit lira
125
Pesan tersembunyi
126
Tak ada rasa cinta
127
Mengingatkan atas janji lira
128
Anak yang pintar
129
Liyon dan Lira
130
Jebakan
131
Nikah dadakan
132
Wanita dalam hati
133
Permasalahan keluarga.
134
Anak orang baik
135
Cinta yang tulus
136
Permohonan maaf mama Li
137
Air mata sang liyon
138
Dilema
139
Wanita idaman
140
Bermain siasat 1
141
Bermain siasat2
142
Liyon celaka
143
Otak penyerangan
144
Perjanjian baru nikah
145
Pernyataan perang
146
Terpaksa menikahi
147
Perjanjian cerai
148
Perasaan yang kosong
149
Hari kelahiran
150
Muncul rasa suka
151
Surat cerai
152
Godaan seorang wanita
153
Malam yang panjang.
154
Kisah dimasa lalu
155
Pria lain
156
Wanita penakluk
157
Lira mabuk
158
Liyon kewalahan
159
Saling terbuka.
160
Pesta pernikahan
161
Istri yang bikin candu
162
Tak ada hari tanpa dirimu
163
Suami takut istri
164
Sentuhan peredam marah
165
Pengaruh hormon.
166
Hamil bersama.
167
Kejutan dari Lira
168
Mobil yang bergoyang.
169
Istri buncit yang menawan
170
Ngidam yang aneh
171
Pesta baby shower.
172
Berbincang sama mertua
173
Tanda dari farid
174
Bermain disaat anak tidur
175
Tak bisa bergerak
176
Belum tuntas
177
Panggilan baru
178
Candu para suami
179
Penculikan
180
Tragedi
181
Kabar yang menyakitkan
182
Kesedihan dan tekad
183
Kemenangan semu
184
Menghukum semua pelaku
185
Peringatan
186
Rencana pembalasan 1
187
Rencana pembalasan 2
188
Balas dendam 1
189
Balas dendam 2
190
Terbangun dari koma
191
Semuanya sehat
192
Kembali pulang ke rumah
193
Ucapan makasih K.J dan Promosi
194
Ekstra Ferdi
195
Promosi Karya Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!