Pertemuan di klab

Tak terasa sudah hampir 3 tahun lira bekerja di perusahaan PT. Task Corporation Grub, mulai dari jadi pegawe magang sampai sekarang sudah diangkat jadi pegawe tetap.

Lira sudah bisa membeli sebuah rumah kecil disebuah perumahan yang bergaya dan bernuansa alami, karna dia suka sesuatu yang berbau alam.

Rumah yang dibeli dengan harga yang dibayar sama gaji selama dia bekerja sebagai sekretaris dan juga bodyguard sangatlah besar. Dan cicilan rumah itu sudah hampir selesai karna lira gak mau menanggung hutang terlalu lama.

Hari ini lira mengambil cuti untuk memasuki rumah barunya yang dia beli 3 tahun lalu. Dia mengadakan pesta kecil yang dihadiri.oleh anggota keluarga dan juga teman dekatnya saja.

"Ya Ampun rumah non Lira sejuk banget." ucap yanuar yang ikut datang keacara penempatan rumah lira.

"Wah terima kasih loh mas Yanuar atas pujiannya." ucap lira dengan sangat bahagia.

"Sayang kamu sudah jadi orang sukses dan kamu tak pernah merepotkan kami. Sebagai orang tua ibu merasa sangat bangga pada mu sayang." ucap bu yuli ibunda lira, walo dia hanya ibu tiri namun dia sangat sayang pada lira dan menganggap lira adalah putrinya sendiri, karna bu yuli merawat lira sejak lira usia 3 tahun.

"Makasih but, semua ini berkat pengajaran ibu selama ini pada lira, sehingga lira bisa berhemat." lira berkata dengan memeluk bu yuli.

"Lira. Aku datang.!" teriak yuniar yang datang membawah banyak makanan.

Acara penempatan rumah lira pun berjalan lancar, mulai dari acara selamatan yang dihadiri banyak tetangga dan juga acara maleman yang dihadiri para muda mudi dikomplek perumahan itu.

...🍂🍂🍂...

Disisi lain tepat 2 tahun 10 bulan liyon berhasil menyelesaikan semua urusannya dan kembali ke tanah air.

Ledatangan liyon disambut dengan sangat bahagia oleh mama li yang emang sudah sangat merindukan putra keduanya itu, karna selama ini dia tak pernah datang sekalipun sejak melakukan perja jian dengan papanya untuk menyelesaikan studynya dalam waktu 3 tahun.

Dalam rumah keluarga liyon sangat meriah acara penyambutan kedatangan liyon yang bakalan tinggal di sini dalam waktu lama dan mungkin akan menatap.

Semua orang terlihat sangat bahagia terutama mama li karan kedua anaknya datang dan juga menantunya.

"Mama senang sekali melihat kalian semua berkumpul di sini." ucap mama li dengan senyum tak hilang dari wajahnya.

"Ya ma Nie juga senang bisa bertemu dengan mama." ucap nie kakak ipar liyon.

Penyambutan kedatangan liyon sangat meriah, semua temannya datang memeriahkan suasana. Kebahagiaan terlihat di raut wajah semua orang terutama keluarga liyon mama dan papanya.

...🍂🍂🍂...

"Hey apa kau tau? Katanya perusahaan ini akan ganti bos, aku dengar - dengar katanya anak ke dua bos Liborsei yang akan memimpin kita kedepannya."

"Iya iya benar, aku juga dengar katanya anaknya itu sangat kaku dan dingin orangnya."

Para pegawe berkasak kusuk soal pergantian bos yang sudah tersebar dengan sangat cepat kesegala penjuru perusahaan.

Mereka semua antara penasaran dan juga takut akan bos barunya yang akan memimpin mereka selanjutnya. Pasalnya belum datang orangnya saja peraturan yang diterapkan sudah mulai dijalankan sejak 1 minggu yang lalu.

Dalam peraturan itu ditetapkan semua pegawa baik wanita atau pun pria harus mematuhi peraturannya dengan baik.

Tidak diperbolehkan para pegawe wanita memakai sepatu dengan hak tinggi.

Tidak boleh datang telat dan harus datang 5 menit sebelum jam aktif kerja.

Tidak boleh membawah makanan masuk kedalam kantor selain jam istirahat.

Tidak boleh memakai baju dengan atasan yang terbuka atau bawahan yang terlalu pendek.

Tidak boleh memakai riasan atau perhiasan yang terlalu mencolok.

Tidak boleh ada keributan yang menyangkut masalah pribadi.

"Ya boleh juga sih warningnya, tapi kira - kira seperti apa ya bos kita nanti.?" ucap endang yang merasa heran dan penasaran karna anak mudah tapi warningnya justru tak boleh pakek baju seksi.

"Emang kapan dia akan datang? Dan kenapa harus diganti?" tanya lira yang tak tau apa - apa.

'Lah, kamu kok malah tanya kami. Bukannya kamu jadi pengawal nyonya Li apa gak ada info dari bliau? Aku aja mau tanya ke kamu." jawab endang yang merasa kecewa karna lira gak tau apa pun.

"Hahaha, aku tak pernah dengar dan juga tak pernah tanya." jawab lira sambil menggaruk belakang kepalanya.

"Ya Ampun sekarang sudah tanggal 10 saja, bagaimana ini?" yanuar tiba - tiba teriak frustasi dimeja kerjanya.

"Lah kenapa emangnya?" tanya endang bingung, begitu juga dengan lira yang ada disebelahnya.

"Sebentar lagi kan valentain, dan aku belum membelikan kado untuk pacarku." jawab yanuar frustasi.

Deg

Lira terkejud dan dia sadar kalo dia juga belum mendapatkan pacar bayaran seperti yang dikatakan oleh yuniar sahabatnya.

"Benar kemana aku harus mencari pacar bayaran seperti yang dikatakan oleh yuniar ya?" gumam lira dalam hati.

"Hallo semuanya, hari ini kita bisa pulang cepat karna kita tak ada pekerjaan sampai 1 minggu kedepan, dan kita bisa bersantai. Ayo kita rayakan hari bebas kita dengan minum - minum." ajak Safitri pada teman kerjanya.

"Ya, ayo kita minum - minum." sahut yanuar seketika.

"Lah, tadi frustasi sekarang riang." ucap aditya pada yanuar yang bisa berubah suasana hati dengan sangat mudah.

...🍂🍂🍂...

Des jas des

Suara musik dalam sebuah klab malam itu memekakkan telinga, namun banyak orang yang menikmatinya.

Lira dan bersama teman - teman kerjanya sudah mulai pada oleng sendiri - sendiri, mereka mulai mengoceh gak karuan.

"Aduh mereka semua pada mabuk berat." ucap lira yang berusaha untuk mengantar teman - temannya mencarik taksi.

"Ye Lira ayo kita minum lagi.!" teriak yanuar yang paling mabuk.

"Adu duh berat." lira oleng kekanan kekiri memapah yanuar.

"Huff selesai semuanya sudah masuk." ucap lira setelah dia berhasil membawah semua temannya masuk taksi untuk pulang.

"Eh.?" liyon yang baru datang bersama temannya seolah mengenali seseorang yang tarnyata bukan orang yang dia cari.

"Apa - apaan kau hah? Pergih.!" teriak seorang wanita pada seorang pria yang sedang berjalan dikoridor klab malam itu.

"Kenapa Yon?" tanya brayen pada liyon yang tiba - tiba berhenti berjalan.

Brayen mengintip arah yang dilihat oleh liyon, dan dia melihat seorang wanita sedang berusaha memukul pria yang ingin membawahnya dengan paksa.

"Gila, hebat banget wanita itu. Dalam keadaan mabuk dia masih bisa membelah dirinya dan memukul mundur pria tengil itu." ucap brayen kagum.

"Kau masuk duluan mereka pasti sudah menunggu didalam." liyon berkata dan menyuru brayen masuk kedalam ruang vib yang mereka sewa.

"Kau mau kemana?" tanya brayen pada liyon yang hendak pergi.

"Aku akan mastikan sesuatu sebentar." ucap liyon cepat dan langsung pergi dari hadapan brayen.

"Cepat kembali.!" teriak brayen yang tak dijawab oleh liyon, dan brayen pun masuk kedalam rumah vib.

"Auh, aduh huhuhu."

Liyon mendekati suara seorang gadis yang sedang menangis.

"Apa yang harus aku lakukan sekarang? Kemana aku harus mencariknya, semua pria b*r*ngs*k." kesal lira yang sedang jongkok dan menahan kepalanya yang sakit karna mabuk.

"Apa yang ingin kau cari.?" tanya liyon saat dia sudah dekat dan berdiri tepat dibelakang lira.

"Aku Mau cari pacar bayaran untuk menemaniku ke acara reoni." gumam lira

"Aduh sakit." keluh lira yang berdiri dengan oleng dan menabrak dinding.

"Hati - hati." liyon menangkap tubuh lira, dan lira menatap liyon dengan dalam sambil mengerjapkan matanya merasa kagum pada wajah liyon yang terlihat sangat tampan dan sempurna.

"Pacar bayaran, maukah kau menjadi pacar bayaranku hanya sekali saja." ucap lira yang langsung tumbang tak sadarkan diri.

Apa yang akan dilakukan oleh liyon pada lira yang pingsan karna mabuk, dan akankah liyon setujuh akan ajuan lira yang ingin menjadikannya pacar bayaran. Akan kah lira tertolong saat acara reoni nanti.

Terpopuler

Comments

Rafanda 2018

Rafanda 2018

mungkin autor biasa mabuk,,,jd ceritanya di bikin mabuk ck

2023-07-09

1

Diana diana

Diana diana

pucuk dicinta ulampun tiba . .

2023-04-08

1

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Melamar kerja
3 1 lamaran 2 pekerjaan
4 Pertemuan yang mengejudkan
5 Kenangan yang menjengkelkan
6 Gadis suci
7 Pertemuan di klab
8 Hari reoni
9 Hinaan yang dibalikkan
10 Bermainlah dengan ku
11 Malam yang menggoda
12 Presdir baru
13 Peroses pemilihan sekretaris
14 Gadis yang dicari
15 Makanannya tak enak
16 Bos kejam
17 Restoran
18 Belanja bersama
19 Bodyguard cantik
20 Pergi kencan buta
21 Keinginan sang bos
22 Terkunci dalam gudang
23 Wanita yang diinginkan
24 Bermalam dikantor
25 Mengawal ibu bos
26 Bukan wanita sembarangan
27 Pengaruh obat
28 Munculnya rasa iri dan dengki
29 Ingin membongkar setatus
30 Pendamping pesta
31 Sekretaris atau pengawal
32 Kau adalah wanitaku
33 Amarah Seorang Liyon
34 Pria Yang Menemaninya
35 Rasa Frustasi Liyon
36 Surat pengunduran diri
37 Mencari sampai malam
38 Permintaan maaf liyon
39 Perubah mood
40 Pernyataan cinta
41 Kembali keposisi sekretaris
42 Pelukan rindu
43 Menagih janji untuk bayaran
44 Terjerat permainan sendiri
45 Memulai dengan lembut
46 Usaha liyon menaklukkan lira
47 Satria dan Yuniar
48 Mengejarnya dengan pelan
49 Benih - benih cinta
50 Pernyataan cinta lira
51 Resmi berpacaran
52 Kebahagiaan liyon
53 Pacaran sembunyi - sembunyi
54 Wanita pengganggu
55 Pesta perusahaan
56 Perasaan cinta yang kuat
57 Wanita milik liyon
58 Godaan dari sang bos
59 Kenakalan tangan yang jail
60 Wanita kedua
61 Lira yang cuek
62 Rasa cemburu liyon
63 Terungkapnya 2 hubungan
64 Sebuah pernyataan.
65 Merawat liyon
66 Wanita yang memusingkan
67 Pacar yang dingin
68 Pria dari kencan buta
69 Ruang kerja yang syahdu
70 Ijin untuk memulainya
71 Permainan yang menakjubkan
72 Pergi kencan
73 Bermalam sama liyon
74 Pernyataan liyon
75 Candu sang liyon
76 Wanita pengganggu
77 Vila untuk permaisuri
78 Diculik dan dipaksa minum obat
79 Kepanikan liyon
80 Memberi hukuman
81 Pergi ke pantai 1
82 Pergi ke pantai 2
83 Bukan Up (LEBARAN)
84 Pengganggu kesenangan
85 Menebar fitnah
86 Menghadapinya dengan sabar
87 Pengumuman perjodohan
88 Bodyguard dingin
89 Kegelisahan
90 Tak peduli
91 Jangan jadi Gangguan
92 Salam perpisahan
93 Kecelakaan
94 Permintaan sang nyonya
95 Permohonan lira
96 Pernyataan putus
97 Kesalahpahaman
98 Kepergian lira
99 Liyon yang dingin
100 Acara pertunangan
101 Terbongkarnya sebuah kejahatan
102 Sakit yang tak ada penyakitnya
103 Rasa rindu yang menyakitkan
104 Keputusan yang bulat
105 Pelampiasan liyon
106 Kembali ke tanah air
107 Mencari keberadaan lira
108 Kenyataan palsu
109 Mencari Si Penyelamat
110 Berusaha Menghindar
111 Permainan
112 Perkelahian
113 Pertemuan1
114 Pertemuan 2
115 Datang bersama pasangan
116 Air mata yang ditahan
117 Rasa sakitmu adalah rasa sakitku
118 Kebenaran tentang lira
119 Terjebak dalam bar
120 Kehangatan setelah 6 tahun.
121 Restu yang datang terlambat
122 Pendamping pesta
123 Surat pernyataan
124 Rasa sakit lira
125 Pesan tersembunyi
126 Tak ada rasa cinta
127 Mengingatkan atas janji lira
128 Anak yang pintar
129 Liyon dan Lira
130 Jebakan
131 Nikah dadakan
132 Wanita dalam hati
133 Permasalahan keluarga.
134 Anak orang baik
135 Cinta yang tulus
136 Permohonan maaf mama Li
137 Air mata sang liyon
138 Dilema
139 Wanita idaman
140 Bermain siasat 1
141 Bermain siasat2
142 Liyon celaka
143 Otak penyerangan
144 Perjanjian baru nikah
145 Pernyataan perang
146 Terpaksa menikahi
147 Perjanjian cerai
148 Perasaan yang kosong
149 Hari kelahiran
150 Muncul rasa suka
151 Surat cerai
152 Godaan seorang wanita
153 Malam yang panjang.
154 Kisah dimasa lalu
155 Pria lain
156 Wanita penakluk
157 Lira mabuk
158 Liyon kewalahan
159 Saling terbuka.
160 Pesta pernikahan
161 Istri yang bikin candu
162 Tak ada hari tanpa dirimu
163 Suami takut istri
164 Sentuhan peredam marah
165 Pengaruh hormon.
166 Hamil bersama.
167 Kejutan dari Lira
168 Mobil yang bergoyang.
169 Istri buncit yang menawan
170 Ngidam yang aneh
171 Pesta baby shower.
172 Berbincang sama mertua
173 Tanda dari farid
174 Bermain disaat anak tidur
175 Tak bisa bergerak
176 Belum tuntas
177 Panggilan baru
178 Candu para suami
179 Penculikan
180 Tragedi
181 Kabar yang menyakitkan
182 Kesedihan dan tekad
183 Kemenangan semu
184 Menghukum semua pelaku
185 Peringatan
186 Rencana pembalasan 1
187 Rencana pembalasan 2
188 Balas dendam 1
189 Balas dendam 2
190 Terbangun dari koma
191 Semuanya sehat
192 Kembali pulang ke rumah
193 Ucapan makasih K.J dan Promosi
194 Ekstra Ferdi
195 Promosi Karya Baru
Episodes

Updated 195 Episodes

1
Prolog
2
Melamar kerja
3
1 lamaran 2 pekerjaan
4
Pertemuan yang mengejudkan
5
Kenangan yang menjengkelkan
6
Gadis suci
7
Pertemuan di klab
8
Hari reoni
9
Hinaan yang dibalikkan
10
Bermainlah dengan ku
11
Malam yang menggoda
12
Presdir baru
13
Peroses pemilihan sekretaris
14
Gadis yang dicari
15
Makanannya tak enak
16
Bos kejam
17
Restoran
18
Belanja bersama
19
Bodyguard cantik
20
Pergi kencan buta
21
Keinginan sang bos
22
Terkunci dalam gudang
23
Wanita yang diinginkan
24
Bermalam dikantor
25
Mengawal ibu bos
26
Bukan wanita sembarangan
27
Pengaruh obat
28
Munculnya rasa iri dan dengki
29
Ingin membongkar setatus
30
Pendamping pesta
31
Sekretaris atau pengawal
32
Kau adalah wanitaku
33
Amarah Seorang Liyon
34
Pria Yang Menemaninya
35
Rasa Frustasi Liyon
36
Surat pengunduran diri
37
Mencari sampai malam
38
Permintaan maaf liyon
39
Perubah mood
40
Pernyataan cinta
41
Kembali keposisi sekretaris
42
Pelukan rindu
43
Menagih janji untuk bayaran
44
Terjerat permainan sendiri
45
Memulai dengan lembut
46
Usaha liyon menaklukkan lira
47
Satria dan Yuniar
48
Mengejarnya dengan pelan
49
Benih - benih cinta
50
Pernyataan cinta lira
51
Resmi berpacaran
52
Kebahagiaan liyon
53
Pacaran sembunyi - sembunyi
54
Wanita pengganggu
55
Pesta perusahaan
56
Perasaan cinta yang kuat
57
Wanita milik liyon
58
Godaan dari sang bos
59
Kenakalan tangan yang jail
60
Wanita kedua
61
Lira yang cuek
62
Rasa cemburu liyon
63
Terungkapnya 2 hubungan
64
Sebuah pernyataan.
65
Merawat liyon
66
Wanita yang memusingkan
67
Pacar yang dingin
68
Pria dari kencan buta
69
Ruang kerja yang syahdu
70
Ijin untuk memulainya
71
Permainan yang menakjubkan
72
Pergi kencan
73
Bermalam sama liyon
74
Pernyataan liyon
75
Candu sang liyon
76
Wanita pengganggu
77
Vila untuk permaisuri
78
Diculik dan dipaksa minum obat
79
Kepanikan liyon
80
Memberi hukuman
81
Pergi ke pantai 1
82
Pergi ke pantai 2
83
Bukan Up (LEBARAN)
84
Pengganggu kesenangan
85
Menebar fitnah
86
Menghadapinya dengan sabar
87
Pengumuman perjodohan
88
Bodyguard dingin
89
Kegelisahan
90
Tak peduli
91
Jangan jadi Gangguan
92
Salam perpisahan
93
Kecelakaan
94
Permintaan sang nyonya
95
Permohonan lira
96
Pernyataan putus
97
Kesalahpahaman
98
Kepergian lira
99
Liyon yang dingin
100
Acara pertunangan
101
Terbongkarnya sebuah kejahatan
102
Sakit yang tak ada penyakitnya
103
Rasa rindu yang menyakitkan
104
Keputusan yang bulat
105
Pelampiasan liyon
106
Kembali ke tanah air
107
Mencari keberadaan lira
108
Kenyataan palsu
109
Mencari Si Penyelamat
110
Berusaha Menghindar
111
Permainan
112
Perkelahian
113
Pertemuan1
114
Pertemuan 2
115
Datang bersama pasangan
116
Air mata yang ditahan
117
Rasa sakitmu adalah rasa sakitku
118
Kebenaran tentang lira
119
Terjebak dalam bar
120
Kehangatan setelah 6 tahun.
121
Restu yang datang terlambat
122
Pendamping pesta
123
Surat pernyataan
124
Rasa sakit lira
125
Pesan tersembunyi
126
Tak ada rasa cinta
127
Mengingatkan atas janji lira
128
Anak yang pintar
129
Liyon dan Lira
130
Jebakan
131
Nikah dadakan
132
Wanita dalam hati
133
Permasalahan keluarga.
134
Anak orang baik
135
Cinta yang tulus
136
Permohonan maaf mama Li
137
Air mata sang liyon
138
Dilema
139
Wanita idaman
140
Bermain siasat 1
141
Bermain siasat2
142
Liyon celaka
143
Otak penyerangan
144
Perjanjian baru nikah
145
Pernyataan perang
146
Terpaksa menikahi
147
Perjanjian cerai
148
Perasaan yang kosong
149
Hari kelahiran
150
Muncul rasa suka
151
Surat cerai
152
Godaan seorang wanita
153
Malam yang panjang.
154
Kisah dimasa lalu
155
Pria lain
156
Wanita penakluk
157
Lira mabuk
158
Liyon kewalahan
159
Saling terbuka.
160
Pesta pernikahan
161
Istri yang bikin candu
162
Tak ada hari tanpa dirimu
163
Suami takut istri
164
Sentuhan peredam marah
165
Pengaruh hormon.
166
Hamil bersama.
167
Kejutan dari Lira
168
Mobil yang bergoyang.
169
Istri buncit yang menawan
170
Ngidam yang aneh
171
Pesta baby shower.
172
Berbincang sama mertua
173
Tanda dari farid
174
Bermain disaat anak tidur
175
Tak bisa bergerak
176
Belum tuntas
177
Panggilan baru
178
Candu para suami
179
Penculikan
180
Tragedi
181
Kabar yang menyakitkan
182
Kesedihan dan tekad
183
Kemenangan semu
184
Menghukum semua pelaku
185
Peringatan
186
Rencana pembalasan 1
187
Rencana pembalasan 2
188
Balas dendam 1
189
Balas dendam 2
190
Terbangun dari koma
191
Semuanya sehat
192
Kembali pulang ke rumah
193
Ucapan makasih K.J dan Promosi
194
Ekstra Ferdi
195
Promosi Karya Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!