Kebenaran

"Bukannya kamu sampai membatalkan pertunangan dengan puteri sulung tuan Rahadi karena kamu lebih memilih adiknya? lalu disaat kamu sudah mendapatkannya kamu malah membuangnya" ucap papi yang bingung dengan jalan pikir sang putera.

"Aku bahkan tidak mengenalinya lagi pi, kami menikah juga karena sebuah kesalahan. Aku berpikir dia adalah salah satu dari wanita-wanita yang selama ini mengejarku sehingga ia sampai menjebakku hanya karena aku membangunkannya yang tengah tertidur di bangku taman kota saat sudah larut malam. Ternyata aku salah, saat itu dia pergi dari rumah tanpa membawa apa-apa sehingga dia melakukan itu untuk mendapat tumpangan dariku" ucap Rian menjelaskan semua yang dia lalui bersama gadis yang pernah dikaguminya

"Kamu sudah menikah jadi biarkan dia mencari kebahagiaannya" ucap papi ingin tahu tanggapan puteranya

"Saat ini dia pasti dalam keadaan tidak baik-baik saja. Jika terjadi sesuatu padanya maka aku tidak akan memaafkan diriku sendiri" ucap Rian

"Bagaimana perasaanmu terhadap Bela dan terhadap dia?" tanya papi penuh selidik

"Aku tidak tahu pi, aku bahkan sudah melakukan kesalahan fatal padanya. Aku juga yang memaksanya untuk menanda tangani surat cerai" ucap Rian semakin sedih

"Jika demikian biarkan dia bahagia. Karena kamu tidak pantas untuknya" ucap papi.

Mendengar ucapan papi barusan, Rian sangat sedih karena tidak merelakannya.

Rian dan papinya keluar tapi mami dan Bela sudah tidak ada di tempat yang tadi.

Rian melangkah pergi ke kamarnya dan mendapati isterinya di sana. Tidak ada komunikasi antara sepasang pengantin baru itu, masing-masing sibuk dengan aktifitasnya masing-masing.

"Ceraikan aku sebelum semua terlambat" ucap Bela tenang

"Apa?" ucap Rian terkejut mendengar penuturan isteri yang baru dinikahi tiga hari yang lalu

"Aku bukan wanita bodoh Rian, kamu pikir aku percaya jika kamu bilang gadis yang kamu sebut sialan itu hanya sebatas pembantumu di apartemen?" ucap Bela dengan nada tinggi

"Maaf, jika aku mengecewakanmu" ucap Rian merasa bersalah

"Jangan minta maaf, lebih baik kita akhiri selagi kita belum saling mencintai agar tidak ada yang kecewa" ucap Bela

"Maksudmu?" ucap Rian merasa aneh dengan ucapan sang isteri

"Rian, bukannya kita hanya sebatas teman yang saling membutuhkan? aku juga korban dalam hal ini, aku meninggalkan semua yang aku miliki untuk bisa menikahimu. Aku tinggalkan orang yang aku cintai di sana untuk memenuhi keinginan orang tuamu dan orang tuaku, apa itu adil?" ucap Bela

"Jadi selama ini kita..." ucap Rian belum selesai namun sudah dijawab oleh Bela

"Iya, selama ini aku punya seseorang yang sangat aku cintai, karena itu saat kamu bilang sakit aku tidak datang saat itu karena aku ingin dia yang merawatmu dan karena aku tahu dia bukan pembantumu" ucap Bela menjelaskan

"Aku tidak tahu apa masalah kalian sampai kamu sama sekali tidak menghargainya, tapi dari pandangannya ke kamu terlihat sangat jelas bahwa dia butuh dihargai, walaupun tidak ada api kecemburuan di matanya. Aku yakin dia tidak ingin perasaannya turut berperan dalam hubungan kamu karena dia tahu endingnya akan seperti apa" lanjut Bela

Rian yang sejak tadi hanya diam mendengar isterinya berbicara semakin merasa bersalah kepada Cristin.

"Apa kamu mencintainya?" ucap Bela yang sejak tadi tidak mendengar suara Rian

"Maaf" jawab Rian singkat

"Jangan minta maaf. Jika kamu mencintainya, maka kejarlah dia tapi jangan sampai orang tuaku tahu soal itu dan lepaskan aku untuk kembali pada orang yang aku cintai" jawab Bela

"Maksudnya?" tanya Rian yang sejak tadi mendengar kata-kata isterinya seperti sebuah misteri

"Anggap saja kamu mengijinkan aku untuk kembali melanjutkan karierku sambil kamu juga mencarinya. Kita hanya perlu bekerja sama untuk hal ini dan ingat, jangan sampai orang tuaku tahu akan hal ini, karena mereka tidak sebaik yang kamu pikir" jelas Bela

Rian bisa menangkap sesuatu dari pembicaraan Bela sejak awal tadi; seolah Bela dijadikan pion oleh orang tuanya untuk maksud tertentu bagi keluarga Rian, itu artinya Bela dipaksa menikah. Apa maksud semua ini?

Rian memeluk bela dengan sayang. Dia baru tahu kalau selama ini Bela hanya menganggapnya sebagai teman saja.

"Terima kasih" ucap Rian sambil memejamkan matanya dan menekan perasaan hatinya saat ini.

"jangan berterima kasih karena ini untuk keuntungan kita masing-masing" ucap BBel

"Apa dia tahu soal ini dan hubungan kita?" ucap Rian penasaran dengan sosok yang dicintai oleh isterinya.

"Dia seorang bule. Tapi kalau soal menikahimu dia sama sekali tidak tahu, karena itu aku tidak bisa berlama-lama di sini" ucap Bela menjelaskan

Rian tidak habis pikir dengan wanita yang ada depannya ini hanya menganggapnya sebagai teman. Dia menyesal telah melepaskan gadis kecilnya.

*****

Papa Alex bangga dengan Cristin yang sangat serius dengan latihannya, bahkan dalam waktu singkat dia sudah menghafal semua gerakan walaupun sedikit lambat dalam menggerakan tubuhnya, tapi untuk kaum awam dia sangat luar biasa.

(Semoga kamu bisa menggatikan papa untuk meneruskan perguruan ini. Kamu gadis yang baik, keterlaluan orang tua yanh sudah menyia-nyiakanmu saat ini, mereka akan sangat menyesal suatu saat nanti) batin papa Alex sambil melihat dari jauh pada puteri angkatnya yang seolah tidak kenal lelah saat berlatih.

Pria itu melangkah pergi meninggalkan ruangan tempat latihan itu menuju ke rumah kaca tempat dia menenangkan dirinya.

Papa Alex duduk di antara dua nisan yang ada di sana sambil tersenyum tapi dengan hati yang pilu.

"Sayang, apa kabar kalian di sana? kalian pasti jauh lebih bahagia dariku saat ini. kamu tahu? aku merasa kosong karena kamu pergi kenapa kamu membawa mereka semua sayang. Aku bahkan tidak menemukan jasad putri bungsu kita sampai saat ini. Nak, jika kamu masih ada pasti kamu berdua sudah seumuran puteri angkat papa. Maaf ya, papa hanya ingin ada yang memanggilku dengan sebutan papa tapi kalian bertiga tetap yang terbaik di hati papa" ucap Papa Alex yang tanpa sadar telah meneteskan air matanya

*Bersambung*

Terpopuler

Comments

Kar Genjreng

Kar Genjreng

author sehat terus ya😄😄😄

2022-08-05

0

Nurwana

Nurwana

kayaknya Cristin anaknya tuan Alex....

2022-07-16

2

Tuti Aliyah

Tuti Aliyah

bela murahan

2022-06-14

0

lihat semua
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!