Raka Patibrata

Tiga Tahun Kemudian

Seorang gadis yang rambutnya terurai dan memakai kaca mata hitamnya baru saja turun dari pesawat dengan menarik kopernya keluar sambil mencari si penjemputya.

Gadis yang tengah bahagia karena matanya telah menangkap sosok yang ia rindukan sedang mencarinya juga, cepat-cepat menarik kopernya hendak memdekati adik kesayangan sekaligus sahabat tercintanya itu namun, siapa sangka gadis itu tiba-tiba menabrak seseorang yang juga berjalan ke arah yang sama yakni keluar dari bandara tersebut.

"Maaf" ucap gadis itu reflex sambil memegang pergelangan tangan yang satunya yang sedang menarik koper. Karena tabrakan yang lumayan kuat membuatnya terhyung sehingga pergelangan tangannya keseleo karena menahan beratnya koper.

"Kalau matamu buta, pakai kaca mata rabun bukan kaca mata hitam" ucap pria arogan yang tengah menatap gadis itu dengan tajam sambil melepas earphonenya dari telinga.

"Mataku terlalu indah untuk dilihat orang makanya aku menutupnya" ucap gadis itu sinis sambil melepas kaca mata hitamnya.

Deg

Pria itu terkejut ternyata betul, gadis itu sangat cantik dan matanya sangat indah tapi sangat menyeramkan tatapannya. Pria yang banyak ditakuti orang baik di dunia bisnis maupun di mana saja bahkan para gadis juga banyak yang takut mendekatinya, tapi kali ini dia dawn di depan gadis ini.

"Tin, kenapa lama sekali? aku mencarimu dari tadi. Papa pasti sudah kering menunggumu di mobil" ucap Intan tanpa melihat pria yang ada di depan saudaranya itu.

Semakin terpukau pria itu, ternyata gadis cantik ini memiliki saudara yang sangat cantik juga dan kelihatan usia mereka sama.

Ya gadis itu adalah Cristin yang baru pulang setelah menyelesaikan tugas tantangan dari papanya di Jepang.

Tugas memegang kantor cabang yang ada di sana. Jika dia mampu memajukan kantor itu dalam waktu singkat maka ia akan kembali ke indonesia untuk memimpin kantor pusat.

Cristin bahkan sudah berhasil setelah setahun berada di sana tapi ia minta papanya menambah waktu dua tahun untuk tinggal di sana. Bukan soal apa tapi ia hanya mau menata hatinya dan menyembuhkan luka yang ditorehkan orang tua, kekasih dan mantan suaminya.

Setelah dirasa cukup, Cristin akhirnya pulang kembali ke Indonesia.

"Huh, aku kecelakaan kecil makax masi diselesaikan" ucap Cristin yang masih sinis membuat Intan melongo dan beberapa detik kemudian ia terkejut dan langsung membolak balikkan tubuh saudaranya untuk memeriksa jangan sampai ada luka yang serius.

"Apa yang luka Tin?" ucapnya panik membuat pria yang ada di depan mereka dan asiatennya tersenyum.

"Tannnnn, aku pikir gerseknya kamu berubah selama aku tinggal tiga tahun ini" teriak Cristin sambil menghentikan aksi saudaranya.

"Hei tween, rupanya kalian keasyikan disini buat papa menunggu lama" ucap pria yanh baru saja datang.

"Papa, Itin rindu" ucap gadis itu dan langsung menghambur dipelukan papanya.

Pria yang sejak tadi mengamati aksi konyol dua gadis ini kembali terkejut saat melihat pria paruh baya yang baru saja datang. Dan yang lebih mengejutkan adalah ia menyapa dua gadis itu dengan sebutan tween. Setahu pria itu, anak kembar pria paruh baya ini sudah lama meninggal.

"Ayo kita pulang" ucap Ctistin tidak peduli dengan kedua pria itu. Papa dan Intan juga tidak menyadarinya karena banyak orang yang berlalu lalang, ada yang baru keluar ada juga yang baru masuk ke ruang tunggu.

Mereka melangkah pergi dengan bahagia karena tiga tahun terpisah akhirnya kembali bersama.

Pria itu hanya bisa melihat kepergian mereka dengan marah dan juga senang. Senang saat melihat gadis cantik yang tadi ada di depannya dan marah karena gadis itu pergi begitu saja tanpa pamit.

"Felix, kamu cari tahu kedua gadis itu" ucap Raka

"Hei brow, memangnya kamu mau embat keduanya?" ucap Felix, asisten Raka sekaligus sahabat.

"Aku? embat gadis rese itu? kalau saudaranya sih masih bisa dipertimbangkan" ucap Raka dan melangkah pergi diikuti Felix

Gadis yang unik. Imut, cantik tapi menyeramkan. Aku suka yang menantang batin Raka tersenyum membayangkan wajah imut Cristin

Ia malu mengakuinya karena nanti ditertawakan oleh asistennya.

*****

Raka Patibrata adalah seorang pria berusia 30 tahun, berkebangsaan Indonesia - Cina. Ayahnya orang indonesia dan ibunya berasal dari negara Cina.

Raka memiliki seorang adik perempuan bernama Milia Patibrata yang baru beruaia 21 tahun. Kedua oran tuanya menetap di Indonesia sedangkan Raka sudah mandiri dan tinggal di luar negeri sejak kuliah.

Setelah menyelesaikan kuliahnya di Swis, Raka memegang perusahaan cabang ayahnya di sana. Dia hanya sesekali pulang jika ayahnya meminta untuk pulang. Seperti hari ini, Raka pulang karena adiknya yang akan menikah dengan putera seorang yang cukup berpengaruh di negeri ini.

Orang tua Raka memilih untuk menikahkan adiknya masih muda karena adiknya yang sudah menyelesaikan kuliahnya tapi tidak ingin untuk bekerja di kantor dan tidak mau juga untuk melanjutkan kuliahnya.

Sementara Raka yang selalu didesak orang tuanya untuk menikah karena usianya yang sudah kepala 3 tapi malah tidak mau karena katanya belum menemukan yang tepat.

Ibunya sampai menjodohkannya dengan gadis-gadis bule tapi tetap ia tidak mau karena tidak suka dengan gadia bule.

Kehidupan Raka yang tidak ingin dekat dengan gadis manapun sejak kematian teman masa kecilnya saat mereka duduk di bangku SMA.

Gadis pintar dan cantik yang selalu disanjung oleh Raka di depan teman-teman pria, ternyata mengidap penyakit kanker otak stadium akhir namun Raka sama sekali tidak mengetahui akan hal itu hingga tinggal seminggu ia akan meninggal dan dilarikan ke Rumah Sakit oleh orang tuanya. Sejak saat itu gadisnya itu memintanya untuk menemaninya hingga batas usianya.

Kehilangan gadis pujaannya itu membuat Raka takut mengagumi bahkan jatuh cinta karena takut kehilangan lagi.

Hari-harinya ia habiskan hanya dengan kerja, kerja dan bekerja. Ia hanya ingin hidupnya mengalir begitu saja tanpa harus memaksa untuk harus begini dan begitu.

Raka membentengi dirinya dengan sikap kasar dan arogannya agar tidak ada gadis-gadis yang mengejarnya kemana-mana.

Raka yang baru saja tiba di rumah langsung di sambut oleh ibu dan adiknya dengan pelukan rindu mereka.

"Kakak ade rindu" ucap Milia yang langsung melompat kedalam pelukan sang kakak

"Akhhh sudah mau jadi isteri orang masih saja manja" ucap Raka pada adiknya itu.

"Kenapa kakak tidak mau cari pacar dan menikah?" tanya sang adi sambil berjalan menuju sofa tanpa melepas pelukannya

"Ribet urus wanita yang bawel dan banyak maunya" ucap Raka santai

"Lalu kakak mau sampai kapan baru menikah" tanya sang adik

"Ya sampai ketemu yang pas" jawabnya.

******

*Bersambung*

Terpopuler

Comments

Nurlita Raja

Nurlita Raja

knp nma cwo ny R semua....pasti kelakuan sama semua sok dingin sok arogan pdhal murahan kyak Rian dn Rangga...

2024-09-13

0

Kar Genjreng

Kar Genjreng

baru mulai lgi baca.. 😁😁😁

2022-08-10

0

Sulati Cus

Sulati Cus

kok kyk klakson Tinnn Tannnn😂😂

2022-04-28

1

lihat semua
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!