Mutualisme

"Malam minggu nih!" Ucap Lia yang terbaring malas di kasur dengan ekspresi seadanya.

"Trus?" Gadis cuek berkedok bestie itu sedang mengerjakan pr-nya di meja kecil miliknya.

"Kita jalan yok! Cari makan lapar nih" tubuh gadis mungil itu langsung terbangun dengan senyum merekah di wajahnya.

"Kan bisa pesan online aja!" Alora tak acuh dan hanya fokus pada apa yang ia kerjakan.

"Ayo! Cepetan bangun! Siap-siap!" Lia sudah bangkit dari kasur dan menarik lengan Alora hingga terbangun.

"Itu pr loe biar gua yang ngerjain nanti, yang penting kita jalan dulu!" Sambung Lia.

"Okeh!" Sahut Alora sambil menaikkan kedua ujung bibirnya.

Tampak kedua remaja itu berjalan kaki menyusuri para penjual jajanan dan mencoba apa yang mereka suka. 

"Karena tadi gua baru gajian, gua traktir deh!" Kata Alora dengan tampang kalem-nya.

"Beneran nih? Okay mari kita lihat!" Lia memindai gerobak jajanan lalu memilih Bakso crispi. "Let's go!"

Tiba saja, ada yang menarik perhatian Lia membuat ukiran indah di bibirnya menghilang.

"Loraa lihat deh! Itu Andre kan?" Lia menunjuk seseorang dari arah taman.

"Iya, memang mirip Andre!" Alora ikutan melihat.

"Tapi kok dia sama cewe ya? Tu cewe siapa? Deket banget lagi duduknya" Tanya Lia sangat penasaran.

"Mana gua tau"

"Loe pacarnya!"

"Ingat! Cuma pura-pura, lagian tugas gua jadi pacar cuman di siang hari"

"Loe gimana sih, kalo ketauan Andre main belakang gini, reputasi loe juga akan hancur" Ucap Lia yang agak lebay tapi dia ada benarnya.

"Gua gak peduli gituan loe kan tau gua! Yok beli jajan aja!" Kata Alora namun sorot matanya masih melirik Andre bersama gadis yang tidak mereka kenal itu.

Besok paginya, suara gesekan tirai jendela terdengar sinar matahari masuk tanpa rasa bersalah membangunkan gadis yang masih sangat mengantuk itu.

"Loraa ayo bangun, kita jogging! Loe perlu olahraga biar otot-otot loe nggak shock pas kerja, biar kesehatan loe bagus" ceramah Lia pagi-pagi.

"Hmm... gua kerja nanti siang biarin gua tidur napa?" Ucap Alora yang setengah bergumam.

Lia mulai menarik sahabatnya itu agar terbangun.

"Ayo Lora! Loe tega lihat gua jogging sendirian? Loe gak sayang sama gua? Nanti gua suruh mamah gua bikinin sup kesukaan Loe deh, Ayo bangun!"

"Huhuuuu kenapa bestie gua harus Loe!" Alora tampak malas dan mengoceh "janji ya! Sup kesukaan gua!" Raut wajah Alora berubah drastis menjadi cengingisan sendiri dan auto siap-siap.

Lia tersenyum bangga karena berhasil membujuk Alora, memang Lia sangat tau sifatnya Alora yang tidak bisa menolak makanan.

Di lapangan dekat komplek rumah mereka, Lia melambai ke arah seorang pemuda tinggi dengan wajah sempurna untuk di pandang.

"Kak Andi! Sini!" Panggil Lia.

"Kak Andi?" Alora tampak bingung.

"Hai Lia Alora!" Sapa Andi begitu sampai.

"Hai kak!" Sahut Lia antusias.

Setelah 30 menit berlari kecil mengitari lapangan yang luas itu, mereka istirahat  dengan duduk di bawah pohon besar di pinggir lapangan.

"Kak, beda usia kakak sama Andre berapa tahun?" Tanya Lia sesudah meneguk minuman dari botol minum miliknya.

"Tiga tahun" Sahut Andi.

"Jadi kak Andi sekarang kuliah semester 7 dong jurusan manajemen" Sahut Lia lagi.

"Kok loe tau jurusan manajemen?" Tanya Alora pada Lia.

"Ooh itu, gua denger-denger aja sih hihi" jawab Lia lalu tersenyum kecil dan menutup mulutnya karena malu dengan pengetahuannya melalui gosip ibu-ibu.

Andi tak dapat menahan tawanya melihat kelakuan Lia yang terlihat imut di matanya.

"Gua denger Andre punya pacar ya?" Tanya Andi pada kedua gadis yang terlihat tertawa canggung setelah mendengar kalimat pemuda itu.

"Mmm.. kayaknya sih gitu, ya gak Lora?" Ucap Lia.

"Iya" Sahut Alora seadanya.

"Andre anak yang gak pernah minta apapun sebelumnya, tapi tiba-tiba dia minta dibeliin motor sama bokap, gua yakin dia pasti punya pacar" Andi tampak yakin dengan perkataannya.

"Pasti karna gadis yang gua liat semalam!" Batin Alora dengan wajah agak sendu.

"Ekhem kalo kak Andi punya pacar gak?" Tanya Lia agak malu-malu.

Andi tersenyum melihat tingkah imut gadis itu "saat ini belum sih"

Mulut Lia otomatis terbuka dan ceria mendengar jawaban Andi.

"Oh! Itu Andre datang, rencananya kami mau main bola" Ucap Andi lalu meneguk minumannya.

"Lia, gua pergi dulu ya, gua harus siap-siap bentar lagi gua kerja" Ucap Alora sembari bangkit dari duduknya dan menatap layar Android-nya lalu melangkah pergi.

"Bukannya jam kerja loe siang? Ini baru jam 8" Teriak Lia yang tampak bingung.

"Eh Bro! Jadi gak nih main bola, kalo enggak gua mau balik tidur, semalam gua begadang" Ucap Andre sembari mengeluh begitu tiba.

"Jadi dong! Lia mau ikut nonton? Yang nonton rame juga loh" kata Andi.

"Ada Lia? Tumben loe sendirian bestie loe mana?" Tanya Andre yang baru menyadari keberadaan Lia.

"Dia baru aja pulang" jawab Lia.

"Pulang? Kenapa?" Tanya Andre lagi.

"Mau siap-siap kerja katanya" Sahut Andi.

"Tapi jam kerjanya kan siang!" Ucap Andre tampak berpikir.

"Kok loe tau?" Tanya Andi pada adiknya itu.

"Mmm... kami sekelas!" Sahut Andre.

Lia hanya mendengarkan menyadari sesuatu bahwa hubungan Andre dan Alora benar-benar hanya hubungan bisnis yang mutualisme.

***

Terdengar suara pintu gerbang terbuka, lalu pintu depan rumah, pemuda yang masuk dengan paper bag berisi seragam Cafe di tangannya itu mendapati pria paruh baya yang ia panggil papah sedang menunggunya.

"Beni! Sini ada yang mau papah omongin"

Beni mendekat lalu duduk di sofa terpisah dari ayahnya itu.

"Papah akan balikin semua fasilitas kamu!"

Beni memasang wajah datar agar ia terlihat tidak terlalu tertarik karena masih marah pada ayahnya.

"Tapi dengan satu syarat, peringkat kamu di sekolah harus naik ke peringkat pertengahan"

"Seperti dugaan, pasti ada syarat nya" Beni terlihat malas.

"Kalo kamu berhasil, kamu bahkan gak perlu kerja lagi di Cafe, jadi semua terserah kamu" Herman bangkit dari duduknya menuju kamarnya.

Beni tampak berpikir keras bagaimana caranya agar peringkatnya naik, secara dia tidak pernah peduli tentang pelajaran. Walau terlihat acuh, pemuda ini sangat menginginkan fasilitasnya kembali.

Tiba saja, sorot matanya menjadi jelas seakan mendapat jawaban dari masalah yang berusaha ia pecahkan. Senyum psyco namun juga bukan, terlintas begitu saja saat bibirnya bergerak berkata

"Alora!"

Terpopuler

Comments

Lisa Aulia

Lisa Aulia

alora lagi....kenapa harus alora...

2022-08-15

1

Muhammad Alwi

Muhammad Alwi

duh...moga itu bukan pacar nya Andre.

2022-08-13

1

lihat semua
Episodes
1 Prolog (Tanpa Nama)
2 Kamu Lagi?
3 Serius Dong!
4 Si Banyak Nanya
5 Psyco Handsome
6 Chaos
7 Day 1
8 Nostalgia
9 Hujan
10 Alone
11 Chagiya (Sayang)
12 First Date
13 Nightmare
14 Rantai
15 Motor
16 Saturday
17 Mutualisme
18 Matematika
19 Mila
20 Gulali
21 SMILE
22 L for Loser
23 L for Lover
24 Mimpi
25 Kusut
26 Lora kemana?
27 Charesso!
28 Thriller
29 Deg deg
30 Psyco Perhatian
31 Loe Cantik!
32 Bumbu
33 Loser
34 Hangat
35 Cemberut
36 Quality Time
37 Yok Kuliah Bareng (1)
38 Yok Kuliah Bareng (2)
39 Alora
40 Kecelakaan kedua kalinya
41 Alora (2)
42 Peluk Hangatmu
43 Lanjut Hidup
44 Andre Kenapa?
45 Feeling
46 Lia & Alora
47 Senyuman-mu
48 Kunjungan Mertua
49 Belajar Bareng
50 Mendung
51 Satu Pilihan
52 Nelangsa
53 Old Story
54 Rasa itu..
55 Alora itu Pacarku!
56 Love Language
57 Putri Es
58 Cari Dia!
59 Pengaruh Alora
60 Anak Sekolah
61 The Truth
62 Skinship
63 Self Love
64 Bertahan?
65 Shutdown
66 Si Psyco Kembali
67 Good Bye SMA
68 Kiyowo
69 New Friend
70 Under The Rain
71 Orang Lain
72 Not Enough
73 Rasa
74 Musim Hujan
75 Run Away
76 Sayang
77 Why?
78 Why Her
79 Be There For You
80 Canggung
81 Ini Caraku!
82 Ini Caraku (Andre Pov)
83 The Reason
84 Awan Hitam
85 Sebentar Saja
86 Rainy
87 Psyco Lainnya
88 Lika-Liku
89 Luka itu
90 Ketiduran
91 New Job
92 Cuaca Hati
93 Sisi Lain Seorang Beni
94 Lora
95 Hold My Hand
96 Once Upon A Time
97 Detik
98 Mode Cemburu
99 Kenangan Itu
100 Why Him?
101 Amarah
102 102 Kode
103 Aneh
104 Dear Alora
105 The Power Of Psyco
106 Special Girl
107 Pelarian
108 Rainy Day
109 Semesta
110 Hidup itu..
111 Save Yourself
112 Sinar
113 Nungguin kamu
114 Debat
115 Day-3
116 Day-2 Part 1
117 Day-2 Part 2
118 Day-1 Emosi
119 D-Day
120 Pelukmu
121 New Era
122 Fathi
123 Tulisan Tangan Takdir
124 Isi Hati Para Jomblo
125 Cuaca
126 Jadian Or Not?
127 Kembali Lagi Seperti Semula
128 Persembunyian burik
129 Pacaran Sana!
130 Lonely
131 Perhatian
132 Lika-Liku
133 Cuman Perasaan Bukan Kenyataan
134 Siblings
135 New semester
136 Your Feeling
137 Rumit
138 Pulang
139 Cinta Pertama
Episodes

Updated 139 Episodes

1
Prolog (Tanpa Nama)
2
Kamu Lagi?
3
Serius Dong!
4
Si Banyak Nanya
5
Psyco Handsome
6
Chaos
7
Day 1
8
Nostalgia
9
Hujan
10
Alone
11
Chagiya (Sayang)
12
First Date
13
Nightmare
14
Rantai
15
Motor
16
Saturday
17
Mutualisme
18
Matematika
19
Mila
20
Gulali
21
SMILE
22
L for Loser
23
L for Lover
24
Mimpi
25
Kusut
26
Lora kemana?
27
Charesso!
28
Thriller
29
Deg deg
30
Psyco Perhatian
31
Loe Cantik!
32
Bumbu
33
Loser
34
Hangat
35
Cemberut
36
Quality Time
37
Yok Kuliah Bareng (1)
38
Yok Kuliah Bareng (2)
39
Alora
40
Kecelakaan kedua kalinya
41
Alora (2)
42
Peluk Hangatmu
43
Lanjut Hidup
44
Andre Kenapa?
45
Feeling
46
Lia & Alora
47
Senyuman-mu
48
Kunjungan Mertua
49
Belajar Bareng
50
Mendung
51
Satu Pilihan
52
Nelangsa
53
Old Story
54
Rasa itu..
55
Alora itu Pacarku!
56
Love Language
57
Putri Es
58
Cari Dia!
59
Pengaruh Alora
60
Anak Sekolah
61
The Truth
62
Skinship
63
Self Love
64
Bertahan?
65
Shutdown
66
Si Psyco Kembali
67
Good Bye SMA
68
Kiyowo
69
New Friend
70
Under The Rain
71
Orang Lain
72
Not Enough
73
Rasa
74
Musim Hujan
75
Run Away
76
Sayang
77
Why?
78
Why Her
79
Be There For You
80
Canggung
81
Ini Caraku!
82
Ini Caraku (Andre Pov)
83
The Reason
84
Awan Hitam
85
Sebentar Saja
86
Rainy
87
Psyco Lainnya
88
Lika-Liku
89
Luka itu
90
Ketiduran
91
New Job
92
Cuaca Hati
93
Sisi Lain Seorang Beni
94
Lora
95
Hold My Hand
96
Once Upon A Time
97
Detik
98
Mode Cemburu
99
Kenangan Itu
100
Why Him?
101
Amarah
102
102 Kode
103
Aneh
104
Dear Alora
105
The Power Of Psyco
106
Special Girl
107
Pelarian
108
Rainy Day
109
Semesta
110
Hidup itu..
111
Save Yourself
112
Sinar
113
Nungguin kamu
114
Debat
115
Day-3
116
Day-2 Part 1
117
Day-2 Part 2
118
Day-1 Emosi
119
D-Day
120
Pelukmu
121
New Era
122
Fathi
123
Tulisan Tangan Takdir
124
Isi Hati Para Jomblo
125
Cuaca
126
Jadian Or Not?
127
Kembali Lagi Seperti Semula
128
Persembunyian burik
129
Pacaran Sana!
130
Lonely
131
Perhatian
132
Lika-Liku
133
Cuman Perasaan Bukan Kenyataan
134
Siblings
135
New semester
136
Your Feeling
137
Rumit
138
Pulang
139
Cinta Pertama

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!