"Keluarkan aku dari sini," teriak Aluna keras.
Aluna semakin mengetuk dengan keras pintu itu. Namun, semakin keras ia mengetuk, tetap saja tak ada yang membukakan pintu untuknya.
Aluna semakin frustrasi sekaligus bingung kenapa ia sampai ada di tempat seperti ini. Tempat yang megah namun lebih mirip seperti penjara dibandingkan istana.
Aluna menghempaskan tubuhnya di kasur, dia mencoba mengingat kembali kejadian terakhir sebelum ia berada di sini.
Bukankah aku sedang berada di arena balap liar? Siapa yang membawaku kesini? batin Aluna kesal.
Aluna berpikir bagaimana caranya keluar dari kamar itu. Aluna mencari sebuah jendela namun tidak ketemu. Kamar itu tidak memiliki sebuah jendela.
"Kenapa aku harus terjebak disini?" gerutu Aluna.
"Siapa pun tolong aku! Aku harus datang menemui adikku yang sedang berada di rumah sakit," teriak Aluna keras di atas tempat tidur. Ia benar-benar ingin menangis kali ini.
Aluna memejamkan matanya sembari berpikir bagaimana caranya ia keluar dari kamar itu. Namun, baru beberapa menit berpikir, sebuah suara mengagetkan dia.
...[Selamat datang di dunia Novel yang menyedihkan. Kamu adalah pemeran utamanya]...
Aluna yang memejamkan matanya langsung terbangun. Dia terkaget mendengar sebuah suara yang sangat nyaring didengarnya.
"Siapa kamu?" teriak Aluna keras.
...[Perkenalkan namaku Miss K, aku agen yang akan memberikan misi untuk Anda, Nona Aluna.]...
Sebuah suara di dengar lagi oleh Aluna. Dia menengok kanan dan kiri mencari siapa pemilik suara itu.
"Siapa kamu? Tunjukan dirimu? Beritahu aku bagaimana caranya keluar dari sini!" ketus Aluna.
...[Aku akan memberitahu bagaimana caranya Anda keluar dari sini, Anda harus menyelesaikan misi yang telah kami buat untuk Anda.]...
Aluna semakin penasaran dengan pemilik suara.
"Haish, Aku tidak peduli! Keluarkan aku dari sini! Adikku sedang menungguku di rumah sakit," jerit Aluna keras.
...Sistem kemudian bersuara lagi, [Anda tidak akan kembali ke dunia Anda sebelum misi ini terselesaikan.]...
"Apa? Misi apa? Hal konyol apa ini?" Aluna mendengus kesal.
Aluna baru menyadari kalau suara itu berasal dari kalung yang ia pakai. Aluna mengambil kalung itu dari lehernya.
"Apa aku tidak salah dengar tadi? Apa suaramu berasal dari kalung ini?" ketus Aluna.
...[Ha...ha..ha.. Anda benar Nona Aluna.] Sistem kembali bersuara....
Aluna yang mendengar suara dari kalung langsung ketakutan kemudian melempar kalung itu ke lantai.
...[Jangan takut, Nona! Aku bukan hantu.] Miss K, suara dari sebuah kalung....
Aluna yang penasaran kembali mendekati kalung dan mengambilnya lagi. "Kalau kamu bukan hantu, Lalu apa?" tanya Aluna, tangannya secara pelan mengambil kalung itu kembali.
...[Aku akan menjelaskan sistem kami, Nona. Arahkan sensor yang terdapat dalam kalung itu ke depan cermin.]...
Aluna yang pasrah dengan keadaannya saat ini, menurut ketika kalung itu menyuruhnya mengarahkan sensor yang terdapat pada bagian bandul itu ke depan cermin.
Benar saja ternyata kalung itu mempunyai sensor berwarna merah ketika di hadapkan di depan cermin. Aluna yang terkaget, membulatkan matanya.
Di depan cermin Aluna melihat tulisan dan gambar seorang wanita yang lemah sedang diperlakukan kasar oleh seorang pria yang barusan mendorongnya tadi.
...[Nona Aluna, Anda telah masuk ke dalam sebuah novel, Anda sekarang sebagai peran utamanya. Gambar di depan Anda adalah sebuah ilustrasi dari novel ini.]...
Aluna semakin mengamati dan membaca beberapa tulisan di cermin.
Bukankah ini adalah Novel yang sering Ara baca dan ceritakan kepadaku? gumam Aluna.
Ia sedikit tahu bagaimana alur dari novel itu. Karena adiknya Ara adalah penggemar novel tersebut.
...[Tokoh utama wanita disini adalah seorang yang lemah, sedangkan tokoh utama prianya memiliki sifat yang mudah berubah dan paranoid. Karena kesalahpahaman, tokoh utama pria membenci sekaligus mencintai tokoh utama wanita. Lihatlah gambar di sebelahnya, Nona. Dia adalah Nona Helen, sekretaris pribadi Tuan Alvin. Dan pria di sebelahnya Helen adalah Tuan Alvin, Sebagai tokoh lelaki di novel ini dan akan menjadi suami Anda sekarang.]...
Miss K kembali menjelaskan secara detail dari gambar yang terdapat dalam Novel.
"Jadi aku sedang tidak ada dalam dunia nyata?" tanya Aluna kepada Miss K yang dari tadi mengoceh.
...[Anda benar, Nona. Anda sekarang menjadi peran utama wanita dalam Novel ini.]...
Aluna mengacak acak rambutnya semakin terlihat frustrasi. Jelas yang dialaminya sekarang bukan mimpi. "Apa?"
...[Anda tidak bisa kembali ke dunia nyata sebelum menyelesaikan misi dari sistem ini.]...
Aluna yang merasa geram lalu melempar kaca itu dengan vas bunga yang ada di sebelahnya.
Prankk.
"Aku tidak peduli dengan sistem yang kamu buat! Sekarang kembalikan aku ke dunia nyata, Aku harus menemui adikku di rumah sakit," teriak Aluna kesal.
Aluna yang kesal kembali menuju pintu dan mengetuknya agar ada yang membuka pintu untuknya.
Tok ... tok ... tok..
"Keluarkan aku dari sini!" teriak Aluna kesal.
...[Ha ... ha ... ha ... Anda tidak akan kembali ke dunia nyata sebelum menyelesaikan misi dari kami, Nona.]...
Aluna yang masih tidak percaya kembali mengetuk pintu itu, hampir tiga jam lamanya tetap pintu itu tidak terbuka.
"Sekarang katakan padaku misi apa yang harus aku selesaikan?" Aluna kembali mengetuk bandul kalung, terlihat putus asa.
...Miss K kembali bersuara, [Misi yang harus Anda jalankan adalah, Anda harus berkontak langsung dengan peran utama pria dalam novel ini selama 365 hari. Anda harus bisa merubah kisah novel yang menyedihkan ini agar berubah menjadi Novel yang romantis.]...
Mata Aluna membulat sempurna. "Apa? Jadi aku peran utama wanita dan pria angkuh tadi adalah peran utama prianya?" tanya Aluna.
...[Benar Nona Aluna, Anda sekarang berganti nama menjadi Nona Luna istri dari Tuan Muda Alvin yang memiliki sifat paranoid dan mengidap mysophobia.]...
"Jadi aku harus tinggal di dalam kisah sebuah Novel dalam 365 hari? Konyol!" gerutu Aluna.
...[Tentu, Nona. Anda tidak akan pulang sebelum menyelesaikan misi selama 365 hari. Setiap hari Anda akan mendapatkan misi dan harus menyelesaikannya di hari itu. Kalau tidak, Anda akan tetap berada di hari yang sama.]...
Aluna yang mendengarkan itu langsung terduduk tak berdaya di lantai. Ia tidak bisa membayangkan setahun ini ia akan berada di dunia Novel yang biasa di baca adiknya.
"Lalu bagaimana dengan adikku di dunia nyata?" tanya Aluna khawatir.
...[Adik Anda akan baik-baik saja selama 365 hari. Lebih dari hari itu kami tidak bisa menjamin keselamatannya.]...
Aluna kembali berpikir sejenak sambil terus membayangkan pria yang barusan mendorongnya ke kasur. Selama setahun ini, dia harus berkontak erat dengannya.
Aluna segera mengambil kalung itu lalu memakaikan lagi di lehernya. Kalung itu pemberian dari ibunya yang sudah meninggal, Aluna tidak mungkin membuangnya.
"Sekarang katakan padaku? Apa misi aku hari ini, Agar aku cepat kembali menemui adikku!” tanya Aluna pasrah.
Sistem kembali bersuara.
...[Anda harus menghabiskan uang yang terdapat di salah satu kartu bank milik Alvin hari ini.]...
###
Jangan lupa tinggalkan like dan komentarnya.
Terima kasih.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 293 Episodes
Comments
👑Lian Siyue👑
kalo gue yg jadi isekai macem luna dah gue abisin dah tu duit
buat bikin usaha kost-kost an
kalo ga buka toko emas gue😁
abis tu gue tenteng tu mas alvin kemana-mana biar kaga dideketin vallakooor😂😂
2023-03-28
2
Devi Ratna Sari
aku juga mau kalo misinya ngabisin duit misua....
2022-10-12
1
sayang kamu
jadi penasaran...lanjott..
2022-04-08
1