BSJ 04 : Calon Mantu

...'Kalau bisa memilih, kamu akan memilih mana? jodoh dari tangan orang tua, atau jodoh yang datang menghampiri dengan sendiri.'...

...BSJ 04 : Calon Mantu...

...**...

Akhir pekan, adalah hari yang paliñg ditunggu tunggu oleh sebagian orang. Hari di mana kita bisa merehatkan badan dan pikiran dari kepenatan dihari hari kerja. Weekend, biasanya di gunakan untuk menghabiskan waktu untuk bersama keluarga, pasangan, ataupun sekedar pacaran dengan bantal dan guling dirumah.

Bagi sebagian orang yang menghargai waktu kerja, weekend ini sangatlah penting. Jikalau biasanya berangkat pagi, pulang pagi. Kini bisa menyematkan waktu barang sehari saja untuk bersama orang orang terkasih.

Tetapi, ada juga sebagian orang yang tidak bisa menikmati akhir pekanya. Mereka adalah orang orang yang sebagian besar mengabdi kepada negara, berbakti kepada banyak nyawa yang membutuhkan. Sisanya, mereka para wirausahawan yang memang merelakan waktunya untuk bekerja meraup rupiah demi rupiah bagi kelangsungan hidupnya.

Begitu juga dengan pria yang satu ini. This is weekend, tetapi ia masih terkurung di dalam ruangan megah miliknya. Memandang luasnya kota New york dari kaca transfaran di ruanganya, sambil sesekali menyesap pekatnya kopi yang ada di cangkirnya.

Hari senin kah, liburkah, atapun hari apapun itu ia korbankan demi meraup pundi pundi dollar yang nantinya akan menjadi tonggak untuk membiayai keluarga kecilnya kelak.

Ia tampan, mapan, jenius juga memilki pasangan yang hampir mendekati kriteria sempurna dimata setiap kaum Adam. Banyak yang iri akan hidupnya, namun ia sendiri tak pernah merasa lebih untuk disyukuri. Ia bahagia, memiliki seorang kekasih hati yang cantik jelita. Namun disisi lain, dia hanyalah seorang pria pengecut yang menyembunyikan banyak kebohongan di balik image kekasih idaman dan anak kebanggaan.

Dia-Keevanzar Radityan Al-faruq, pria yang menjabat sebagai CEO RADITYAN CORP'S. Perusahaan yang merambah didunia bisnis seperti perhotelan, resort, properti, penerbangan, kuliner, fashion, hingga perusahaan infrastruktur pembangunan.

Cemerlangnya kariernya di dunia bisnis maupun asmara, belum sepenuhnya lengkap jika ia harus terus menerus menjauhi keluarganya. Membohongi mereka, bahkan mungkin mengecewakan mereka dengan berbagai kebohonganya.

Ia rindu, amat rindu sejujurnya. Rindu suasana hangat keluarganya, rumahnya, lingkungan tempat tinggalnya, bahkan rindu tempat semasa ia kecil di besarkan disana.

Namun apa boleh buat, itu keputusanya.

Setiap keputusan selalu mengikut sertakan konsekuensinya. Jadi ingatlah Anzar, ada konsekuensi yang perlu kamu tanggung dari semua ini.

Derrt

Derrt

Getaran di smartphone miliknya, membuat pikiranya teralihkan kepada benda pipih tersebut.

Bunda👪

Sebuah nama yang tertera dilayar datar smartphoneya. Dengan gelisah, pria itu menimang nimang sejak. Terima atau abaikan saja panggilan dari sang bunda tersebut. Jika di ingat ingat, ia juga lupa kapan terakhir kali menerima telpon dari keluarganya. Saking lupa atau sengajanya ia.

Dengan sedikit ragu dan ribuan rasa bersalah yang mulai menyerang ulu hatinya, pria tampan itu memberanikan diri untuk menggeser ikon hijau dilayar handphonenya.

"Hallo, Assalamualaiku. Abang."

Deg

Suara itu, suara lembut dari sebrang sana yang amat ia rindukan. Terpisah jarak yang membentang hingga jutaan kilo, ataupun ribuan hari tanpa melihat rupanya. Anzar tetap ingat si pemilik suara lembut ini, siapa lagi selain bundanya-Arkia Radityan Khutbi.

Wanita yang sangat d icintainya melebihi siapapun, namun telah ia sakiti pula melebihi apapun.

"Abang, dengar suara bunda kan?" Ujar suara disebrang sana.

Pria tampan itu tersadar, akan suara yang mengalun kembali.

"Sepertinya jaringanya jelek. Jadi abang tidak dengar suara bunda." Lirih suara disebrang sana, terdengar sendu.

"W-waalaikumsalam, bunda."

Jawab Anzar senormal mungkin, ia tahu jika wanita disebrang sana ini pasti tengah terkejut juga tengah menangis.

"Abang, ini benar abang Anzar. Putra bunda?" Tanyanya memastikan.

"Iya bunda, ini bang Anzar. Putra handsome-nya bunda." Lirihnya, mencoba mencairkan suasana.

"Alhamdulillah, bunda senang bisa dengar suara abang lagi." Puji syukur Arkia-wanita yang kini tersambung melalui jaringan telepon dengan sang putra.

Pria tampan itu tersenyum kecut, sambil mengalihkan pandanganya kearah langit lepas.

"Abang sehat hm? Kenapa telpon bunda jarang di angkat? Abang pasti sibuk ya? Tapi jangan lupa istirahat yang cukup, bang."

Lagi, hati Anzar di hantam oleh pukulan telak.

Wanita yang amat mencintainya ini, telah ia bohongi, telah ia kecewakan lewat perbuatanya, juga telah ia campakkan demi cintanya.

"Disini, bunda, ayah, oma, opa, dan adik adikmu selalu menunggu kepulangan abang.

Kalaupun abang sibuk, jangan lupa shalat lima waktu dan istirahat yang cukup. Minum vitamin c dan suplemen untuk anti bodi. Makan juga, jangan lupa ya bang."

Tak terbayang lagi, segala perhatian dan juga pengorbanan wanita ini dalam hidupnya. Tetapi entah kenapa, dia menjadi anak se-brengsek ini.

"Abang, abang dengar bunda kan?"

Pria itu tersentag, kemudian menghembuskan napasnya dalam. Mencoba mengatur emosinya saat ini.

"Iya bunda, abang dengar."

Pembicaraan itu kembali berlanjut. Seakan akan tak peduli dengan waktu, dia akan senantiasa mendengarkan suara dari wanita yang dirindukanya itu hingga tuntas. Walaupun itupun tak cukup rasanya. Ketika ketukan nyaring mendera pintu ruanganya pun ia tak mengindahkanya. Hingga sang sekretaris muncul dari balik pintu pun, ia memberikan sang sekretaris isyarat agar menunda jadwal meetingnya untuk beberapa saat.

"Bang Anzar?" Panggil wanita di sebrang sana.

"Iya bunda."

"Kapan abang pulang, bunda dan ayah sudah menemukan calon buat kamu disini."

Deg

Ini, inilah yang ditakutkan Anzar selama ini.

Bundanya menanyakan kapan kepulanganya ketanah air, belum lagi masalah pendamping hidup. Anzar tahu pertanyaan semacam ini pasti akan muncul, pasti. Lambat laun semuanya juga pasti akan terbongkar.

"Abang?" Lirih wanita di sebrang sana, karena tidak mendapat jawaban dari sang putra.

"Abang dengar perkataan bunda?" Ulangya lagi.

"Iya bunda." Jawab Anzar lirih.

"Dengar, calon mantu bunda sudah ada. Dia gadis baik baik, dari keluarga yang baik baik pula. Ayah dan bunda pikir, di usiamu yang sudah matang, sudah saatnya abang membina rumah tangga."

Otak pria itu seakan tertumpu. Harus bagaimana ia menjawab pertanyaan bundanya sekarang.

"Tunggu dulu, Abang gak punya pacar kan?"

Deg

Pria tampan itu gusar, sungguh amat bingung dengan jawaban dari pertanyaan yang dilontarkan sang bunda. Apa dia harus menjawab 'iya'. Dia memiliki kekasih yang cantik jelita, berbadan bagus juga sayang kepadanya. Tetapi bagaimana, keluarganya itu bukan pemilih akan pasangan. Tapi mereka memiliki standar untuk itu. Diantaranya wanita baik baik dan beragama yang baik. Nah itu, bagaimana sekarang?

Kekasihnya itu seorang top model profesional. Dunia modelling adalah hidup Nata. Berpakaian terbuka dalam trend fashion adalah gaya hidupnya. Gemerlap malam bukanlah hal tabu baginya, mengingat jika dirinya lahir dan di besarkan dinegara kincir angin. Lalu bagaimana cara Anzar mengenalkan sang kekasih kepada keluarganya. Nata pasti akan di tolak oleh mereka.

"Abang, abang benar ya sudah punya pacar?"

Suara Arkia-wanita itu kembali mengalun.

"Ah, tidak bunda. Abang tidak punya pacar."

"Hah, bullshit." Pikir Anzar sendiri. Akhirnya, kebohongan itu kembali meluncur tanpa jeda dari bibirnya.

"Alhamdulillah. Soalnya dia gadis baik bang, abang juga pasti kenal sama dia."

Perkataan sang bunda tidak benar benar ia dengarkan sekarang, pasalnya kemelut penyesalah telah menyelimuti hatinya kini.

"Rencananya Ayah dan Bunda akan mengkhitbah dia untuk abang minggu depan. Jadi bunda harap, abang bisa pulang kesini."

Deg

Doublekill, pukulan telak berikutnya untuk Anzar.

"Jadi gimana bang, abang bisa pulang?"

"Ah itu, Insaallah bunda. Abang akan usahain."

Jawabnya pasrah.

"Alhamdulillah. Soalnya ayah bilang, perusahaan yang ada di New york akan di pegang sama paman Aoi. Jadi abang bisa pulang kesini,dan fokus sama pernikahan abang nantinya."

Demi apapun juga, Anzar benar benar di berikan pukulan telak di dadanya. Hingga sambungan telepon dengan bundanya berakhirpun, gemuruh didadanya tetap tinggal. Menyiksakan kepeningan pula di kepalanya. Semuanya membuat dirinya bimbang, seruan untuk pulang kerumahnya di tanah air, perjodohan tiba tiba, belum lagi nasib hubunganya dengan sang kekasih.

"Arrggg, apa ini balasan untukku ya-Rabb?"

**

To Be Continue

Hallo readers😄😄

Maaf ya, aku terlambat update🙏🙏

Aku lupa chak kuota, eh tau tau udah miris😂😂

Jadi gimana nih buat part ini🤔🤔

Sok ah, dikomentarr😄😄

Ok, sampai jumpa dipart lainya😊😊

Sukabumi 17 April 2020

14.57

Terpopuler

Comments

Afseen

Afseen

cantik jlita tubuh bagus,ingt klo sdh mati sama2 jdi tngkorak kcuali yg punya amal saleh

2021-04-14

4

Neyla Zalfa

Neyla Zalfa

gmn dgn van'ar...q lbih suka aurra dgn van'ar

2020-12-02

1

Akira Pratiwie

Akira Pratiwie

memang ea..buah jatuh tak jauh dri pohonnya😂😂anzar agak mirip ke vano sifatnya

2020-10-29

3

lihat semua
Episodes
1 Pengenalan tokoh
2 Prolog
3 BSJ 01 : (Bukan) Pertemuan Pertama
4 BS 02 : Pria Berbaret
5 BSJ 03 : Keluarga Radityan
6 BSJ 04 : Calon Mantu
7 BSJ 05 : Ķeputusan
8 BSJ 06 : Ada yang Pecah, tapi Bukan Kaca
9 BSJ 07 : Kabar dari Negri Jiran
10 BSJ 08 : Kekecewaan Putri Radityan
11 BSJ 09 : Pembohon
12 BSJ 10 : Gadis Bercadar
13 BSJ 11 : Memperbaiki
14 BSJ 12 : Melepaskan
15 BSJ 13 : Mengejar
16 BSJ 14 : Kabar sang Kapten
17 BSJ 15 : Aye Aye Kapten
18 BSJ 16 : Waktu
19 BSJ 17 : Sigap, Siap, Sedia membantu
20 BSJ 18 : Rasa yang hadir
21 BSJ 19 : Pulang Membawa Risalah Hati
22 BSJ 20 : Datang untuk mengambil
23 BSJ 21 : Memilih Pergi
24 BSJ 22: Kacau
25 BSJ 23 : R U M I T
26 BSJ 24 : Datangnya Putra Yang Lain
27 BSJ 25 : Permintaan Terakhir
28 BSJ 26 : Budak Cinta
29 BSJ 27. Menaklukan Hati
30 BSJ 28 : Jawaban Dari Pemilik Hati
31 BSJ 29 : falling In Love With Capten
32 BSJ 30 : MISS YOU FROM 2.958 mdpl
33 BSJ 31 : Awal Kehancuran
34 BSJ 32 : Bom Waktu
35 BSJ 33 : And, BOOM
36 BSJ 34 : Seni Adalah Ledakkan
37 BSJ 35 : Puing Puing Reruntuhan
38 BSJ 36 : Tak Semudah Itu, Bambang
39 BUKAN UPDATE!!
40 BSJ 37 : Ikrar Janji Suci
41 BSJ 38 : Pedang Pora Wedding
42 BSJ 39 : GG Bersaudara
43 BSJ 40 : Sweeth Couple VanRa
44 BSJ 41 : Kejutan Kecil VanRa
45 BSJ 42 : Kota Kembang Berjuta Rasa
46 BSJ 43 : Harapan dan Bunga Mimpi
47 BSJ 44 : Ada Yang Tersembunyi
48 BSJ 45 : Comback, Again
49 BSJ 46 : Gawat, Darurat
50 BSJ 47 : Alasan Kepulangan
51 BSJ 48 : Lantunan Merdu Sang Biglear
52 BSJ 49 : Kepossesivan Sang Binglear
53 BSJ 50: Ditampar Oleh Fakta
54 BSJ 51 : Jangan Cemburu, Mas Mas Sùami
55 BSJ 52 : Tidak Ada Habisnya
56 BSJ 53 : Stalker
57 BSJ 54 : Bumu Rindu Ayamu
58 BSJ 55 : Everytime (VanRa Part)
59 BSJ 56 : Kejutan Anniversary Bikin Ngeri
60 BSJ 57 : Diatas Langit, Masih Ada Langit
61 BSJ 58 : Terjebak
62 BSJ 59 : Cerita Karma is Real
63 BSJ 60 : Ayamu Pengen Dimanja
64 BSJ 61 : Friendzone
65 BSJ 62: 4 Bulanan Bumu
66 BSJ 63 : Anzar Sudah Taken???
67 BSJ 64 : USG
68 BSJ 65 : Adanya Prioritas
69 BSJ 66 : Kamu Berarti
70 BSJ 67 : Datangnya Cinta Masalalu
71 BSJ 68 : Pelakor dan Pembinor
72 BSJ 69 : Dimana Kau Berada, Kekasih Hati???
73 BSJ 70 : Awal Kepergian
74 BSJ 71 : Pergi yang Membawa Duka
75 BSJ 72 : Jatuhnya Batasan Rindu
76 BSJ 73 : Dari Sang Biglear
77 BSJ 74 : Ikatan
78 BSJ 75 : Paham yang Salah')
79 BSJ 76 : Pulang
80 BSJ 77 : Janggal
81 BSJ 78 : Misteri Senyuman
82 BSJ 79 : Overall
83 BSJ 80 : Kupu Kupu malam
84 BSJ 81 : Ari-ri Ari
85 BSJ 82 : Habis Gelap
86 BSJ 83 : Triple Dating
87 BSJ 84 : Ci Bungsu Kecewa
88 BSJ 85 : Bunga Cinta
89 BSJ 86 : Wedding Day
90 BSJ 87 : Bintang Lain
91 BSJ 88 : Manten Cembukur
92 BSJ 89 : Para Jomblo
93 BSJ 90 : Honeymoon Minimalis
94 BSJ 91 : Honeymoon Sungguhan
95 BSJ 92 : The Cute Couple
96 BSJ 93 : Ayah Siaga
97 BSJ 94 : Selamat datang Arsyad & Arra
98 BSJ 95 : Lentera Jannah
99 BSJ 96 : Ribetnya Pernikahan Aisyah ini
100 BSJ 97 : (Epilog) Quality Time
101 BONUS VISUAL + CUAP CUAP AUTHOR!!
Episodes

Updated 101 Episodes

1
Pengenalan tokoh
2
Prolog
3
BSJ 01 : (Bukan) Pertemuan Pertama
4
BS 02 : Pria Berbaret
5
BSJ 03 : Keluarga Radityan
6
BSJ 04 : Calon Mantu
7
BSJ 05 : Ķeputusan
8
BSJ 06 : Ada yang Pecah, tapi Bukan Kaca
9
BSJ 07 : Kabar dari Negri Jiran
10
BSJ 08 : Kekecewaan Putri Radityan
11
BSJ 09 : Pembohon
12
BSJ 10 : Gadis Bercadar
13
BSJ 11 : Memperbaiki
14
BSJ 12 : Melepaskan
15
BSJ 13 : Mengejar
16
BSJ 14 : Kabar sang Kapten
17
BSJ 15 : Aye Aye Kapten
18
BSJ 16 : Waktu
19
BSJ 17 : Sigap, Siap, Sedia membantu
20
BSJ 18 : Rasa yang hadir
21
BSJ 19 : Pulang Membawa Risalah Hati
22
BSJ 20 : Datang untuk mengambil
23
BSJ 21 : Memilih Pergi
24
BSJ 22: Kacau
25
BSJ 23 : R U M I T
26
BSJ 24 : Datangnya Putra Yang Lain
27
BSJ 25 : Permintaan Terakhir
28
BSJ 26 : Budak Cinta
29
BSJ 27. Menaklukan Hati
30
BSJ 28 : Jawaban Dari Pemilik Hati
31
BSJ 29 : falling In Love With Capten
32
BSJ 30 : MISS YOU FROM 2.958 mdpl
33
BSJ 31 : Awal Kehancuran
34
BSJ 32 : Bom Waktu
35
BSJ 33 : And, BOOM
36
BSJ 34 : Seni Adalah Ledakkan
37
BSJ 35 : Puing Puing Reruntuhan
38
BSJ 36 : Tak Semudah Itu, Bambang
39
BUKAN UPDATE!!
40
BSJ 37 : Ikrar Janji Suci
41
BSJ 38 : Pedang Pora Wedding
42
BSJ 39 : GG Bersaudara
43
BSJ 40 : Sweeth Couple VanRa
44
BSJ 41 : Kejutan Kecil VanRa
45
BSJ 42 : Kota Kembang Berjuta Rasa
46
BSJ 43 : Harapan dan Bunga Mimpi
47
BSJ 44 : Ada Yang Tersembunyi
48
BSJ 45 : Comback, Again
49
BSJ 46 : Gawat, Darurat
50
BSJ 47 : Alasan Kepulangan
51
BSJ 48 : Lantunan Merdu Sang Biglear
52
BSJ 49 : Kepossesivan Sang Binglear
53
BSJ 50: Ditampar Oleh Fakta
54
BSJ 51 : Jangan Cemburu, Mas Mas Sùami
55
BSJ 52 : Tidak Ada Habisnya
56
BSJ 53 : Stalker
57
BSJ 54 : Bumu Rindu Ayamu
58
BSJ 55 : Everytime (VanRa Part)
59
BSJ 56 : Kejutan Anniversary Bikin Ngeri
60
BSJ 57 : Diatas Langit, Masih Ada Langit
61
BSJ 58 : Terjebak
62
BSJ 59 : Cerita Karma is Real
63
BSJ 60 : Ayamu Pengen Dimanja
64
BSJ 61 : Friendzone
65
BSJ 62: 4 Bulanan Bumu
66
BSJ 63 : Anzar Sudah Taken???
67
BSJ 64 : USG
68
BSJ 65 : Adanya Prioritas
69
BSJ 66 : Kamu Berarti
70
BSJ 67 : Datangnya Cinta Masalalu
71
BSJ 68 : Pelakor dan Pembinor
72
BSJ 69 : Dimana Kau Berada, Kekasih Hati???
73
BSJ 70 : Awal Kepergian
74
BSJ 71 : Pergi yang Membawa Duka
75
BSJ 72 : Jatuhnya Batasan Rindu
76
BSJ 73 : Dari Sang Biglear
77
BSJ 74 : Ikatan
78
BSJ 75 : Paham yang Salah')
79
BSJ 76 : Pulang
80
BSJ 77 : Janggal
81
BSJ 78 : Misteri Senyuman
82
BSJ 79 : Overall
83
BSJ 80 : Kupu Kupu malam
84
BSJ 81 : Ari-ri Ari
85
BSJ 82 : Habis Gelap
86
BSJ 83 : Triple Dating
87
BSJ 84 : Ci Bungsu Kecewa
88
BSJ 85 : Bunga Cinta
89
BSJ 86 : Wedding Day
90
BSJ 87 : Bintang Lain
91
BSJ 88 : Manten Cembukur
92
BSJ 89 : Para Jomblo
93
BSJ 90 : Honeymoon Minimalis
94
BSJ 91 : Honeymoon Sungguhan
95
BSJ 92 : The Cute Couple
96
BSJ 93 : Ayah Siaga
97
BSJ 94 : Selamat datang Arsyad & Arra
98
BSJ 95 : Lentera Jannah
99
BSJ 96 : Ribetnya Pernikahan Aisyah ini
100
BSJ 97 : (Epilog) Quality Time
101
BONUS VISUAL + CUAP CUAP AUTHOR!!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!