...'Kamu itu cahaya bagi tiap malam gelap dalam hidupku. Meneragi hidup monotonku, menjadi lebih berwarna. Tapi kutekankan sekali lagi, melepaskanmu adalah pilihan terberat dalam hidupku.'...
...-Keevanzar Radityan Al-Faruq-...
...BSJ 12 : Melepaskan🍾...
...****...
Mencintaimu adalah langkah terindah yang pernah kutemui selama hidupku. Hidup monoton yang kulailui, kini lebih berwarna berkat hadirnya dirimu. Mencintaimu yang bagaikan berliab dengan keliaun terindah itu penuh rintangan yang tentu perlu kutaklukkan. Dirimu yang bersinar terang di setiap saat, mampu menarik banyak mata memandang. Perlu waktu yang cukup lama untuk memilikimu, namun juga butuh perjuangan yang cukup.
Natalia Gracya Kim-wanita cantik yang berdarah Korea-Belanda adalah wanita yang hampir 7 tahun lamanya menghuni hati seorang Keevanzar Radityan Al-faruq. Berawal dari pertemuan pertama mereka di kampus yang sama, hingga akhirnya menumbuhkan benih benih cinta diantara keduanya. Hingga punca selepas lulus S2 nya pria tampan itu mèngutarakan niatnya untuk menjadikan gadis itu kekasihnya. Awalmula hubungan mereka memang diawali dengan banyak pertentangan, bukan saja dari pihak teman teman keduanya juga keluarga Nata. Hingga akhirnya mereka memilih backstreet hingga detik ini, walaupun saat ini restu dari orang tua Nata sudah di dapatkan oleh dirinya.
Tinggal kini, hubungan yang telah di bina selama 5 tahun lamanya itu harus kandas tanpa alasan uang jelas. Anzar-harus memilih itu, agar ia bisa memperbaiki kesalahanya dan memperbaiki kekecewaan yang telah ia berikan kepada keluarganya. Ia rela sekarang, melepaskan gadis yang sudah menemaninya dari titik nol. Demi keluarganya yang sudah lebih dulu mensupport sejak awal.
Berbekal kesempatan dari sang bunda, putra sulung generasi kedua Radityan itu membulatkan tekadnya. Ini sudah tiga hari berlalu, semenjak ia kembali ketanah air meninggalkan sang kekasih begitu saja di hotel yang berada di Kuala Lumpur saat itu.
Kini ia kembali terbang ke negri Jiran tersebut. Menemui sang kekasih untuk mengutarakan niatnya. Ia bukanlah pria yang suka memutuskan hubungan lewat pesan singkat ataupun telpon. Mengingat Nata adalah cinta pertamanya, sekaligus kekasih terlamanya.
"Dear?"
Sapaan lembut yang mengalu itu berasal dari wanita cantik yang tengah berdiri di ambang pintu, yang baru saja diketuknya.
Tempo hari saat ia pergi ke tanah air atas paksaan ayahnya, ia sempat mengatakan kepada sang kekasih agar menunggu ia menjelaskan segalanya. Walaupun perpisahan mereka pun kala itu menyulut sebuah pertengkaran dasyat diantara mereka.
"I miss you so bad." Lirihnya sambil menghambur kepelukan pria tampan dihadapanya.
Anzar tentu saja terkejut, hatinya seakan tak siap kini. Dengan pelan ia mengangkat tanganya, membalas pelukan sang kekasih tak kalah erat. Menghirup rakus aroma shampo khas sang kekasih yang tentu sangat ia rindukan.
Lima tahun bukanlah waktu yang sebentar. Mengingat begitu banyaknya halang rintang yang menyertai hubungan keduanya. Dalam kurun waktu itu juga sudah banyak momen yang mereka lewati bersama. Rasanya tak adil, hubungan yang di jalin begitu sulitnya akan kandas dengan mudahnýa. Bamun itulah resiko yang harus di pilih dan di terima secara lapang dada oleh Anzar kini.
Keheningan menyertai keduanya kini. Sang kekasih-Nata terlihat sangat bahagia menyambut kedatangan pria yang dicintainya, memenuhi janjinya kala itu.
"Ayo dimakan dear!"
Ujar wanita yang tengah sibuk menata menu makan siang keduanya.
Pria itu tersenyum kecil, sebelum mengangguk. Nata tersenyum getir, ia tahu jika ada yang tengah menganggu pikiran kekasihnya ini. Dari tatapanya juga gestur tubuhnya, pria yang di cintainya ini tengah diliputi keraguan dalam tiap sorot matanya.
"Ada apa dear?" Diraihnya punggung tagan kekar milik sang kekasih, mengusapnya pelan diantara keheningan yang tercipta diantara mereka.
"I'am sorry."
Dua kata itu nyatanya mampu membuat Nata menyergit, tak paham. Kenapa juga tiba tiba kekasihnya ini mimta maaf. Padahal ia sudah sangat senang sekali ia kembali. Bahkan ia sempat berpikir jika Anzar tiďak akan pernah kembali.
"Maaf untuk apa dear?" Bigung wanita cantik berambut hitam lurus sepunggung tersebut.
Ia benar benar dibuat bingung oleh prianya ini. Belum lagi saat pria itu merogoh saku mantel hitamnya, mengeluarkan sebuah kertas berbentuk kotak kecil berwarna putih bersih dengan pinggiran goresan warna emas dan juga coklat. Nata mebatapnya secara seksama derekan hurup yang di cetak dalam bahasa arab, barulah aksen latin. Undangan pernikahan-kertas kotak mungil yang menurutnya sangat unik tersebut.
"Undangan siapa ini dear? Siapa yang menikah?
Tanyanya antara bingung dan meragu.
Ia membuka lembaran berikutnya dari undangam tersebut, terpanjang jajaran tulisan arab yang di bawahnya dihiasi huruf aksen latin. Bùkan lagi keindahan dari keseimplean undangan itu yang menarik perhatianya, namun sebuah nama yang membuatnya terhenyak. Seorang yang wajahnya sangat ia hafal, tertera didalam sana namanya. Itu naman sang kekasih, dan parahnya lagi bukan namanya yang
tertulis mendampingi nama sang kekasih.
...**KEEVANZAR RADITYAN AL~FARUQ...
...~•°°♡°°••~...
...AURRA PUTRI HAIDAN**...
Wanita cantik itu menggeleng keras. Menolak seketika lelehan kristal bening yang meluncur bebas di kelopak matanya. Apa apaan ini, sang kekasih yang sudah menjanjikan hubungan yang akan maju kejenjang yang lebih serius ternyata akan menikah dengan perempuan lain.
"Apa maksud dari semua ini dear?"
Tanyanya menuntut jawaban dari pria yang ada dihadapanya.
"Dear?!" Tanyanya disela isakanya.
Anzar menatap wanita yang di cintainya itu iba, juga sedih seketika. Ia juga ragu harus menyakini hati kekasihnya ini. Ia menatap wanita cantik dihadapanya lembut, meraih jemari mungilnya yang bergetar karena tagis kedalam genggamanya.
"Dengar Nata!"
Wanita cantik itu kemvali terisak. Rasanya seperti tersengat ribuan volt tepat dihatinya, tatkala pria yang masih berstatus kekasihnya ini tak lagi memanggilnya deñgan panggilan sayang, melainkan nama saja.
"Kita tidak bisa melanjutkan hubungan ini."
Deg
Hancur sudah harapan Nata saat ini. Tak dapat dipungkiri memang, jika hatinya terasa terhunus belati saat ini. Hubungan yang awalnya adem ayem, tiba tiba terkenapa badai yang amat dashyat yang kini mengoncangkanya.
"Why dear? I don't understand!"
"Look at me, Nata!" Gadis cantik bermanik coklat itu menurut, menatap iris hitam tajam milik pria yang dicintainya.
"Karena, sedari awal hubungan kita ini memang salah."
"Wrong? Why? Dìmana letak kesalahanya dear?" Sela gadis itu bertubi tubi ditengah tengah isakanya.
"Please, mengertilah Nata. Kamu adalah satu satunya wanita yang aku cintai." Lanjut Anzar, sambil mengusap pipi yang telah basah oleh air mata tersebut.
Apa maksudnya coba, apa dia tengah menghiburku? Pikir Nata bingung dengan sikap pria dihadapanya.
"Tapi, keluargaku lebih penting."
Deg
Nata kembali menangis tersedu sedu, bahkan meraung. Ia merasa diterbangkan ke langit ketujuh lalu di jatuhkan tanpa perasaan hingga kedasar bumi paling dalam.
"Aku sudah buat mereka kecewa. Dan aku, ingin mencoba memperbaiki semuanya. Mereka memberiku kesempatan kedua. Dan aku harus memilih!"
"And your choice.... melepaskanku?" Jawab gadis itu tersedu sedu.
"Sorry, I'am sorry about it Nata." Sungguh, Anzar juga merasakan apa yang Nata rasakan saat ini. Walaupun ya, ia tidak sesakit Nata pastinya. Yang sudah tentu, perpisahan ini terasa berat dan menyakitkan.
"Kamu tega Dear, kamu tega?!" Racau Nata dalam pelukan Anzar.
Pria itu kini merengkuh tubuh bergetar dalam pelukanya. Sungguh, hatinya sakit melihat wanita yang di cintainya ini tersakiti. Jika boleh memilih, ia pasti akan sedikit memilih egois demi cintanya. Tetapi nyatanya, ia tidak memiliki pilihan sebesar itu.
"I'am sorry, I'am sorry Nata."
Kata maaf dan maàflah yang dapat di ucapkanya. Ia juga terlalu sulit menerima semua kenyataan ini. Ia memang pantas disebut brengsek, karena telah mematahkan hati wanita yang selama ini telah memncintainya dengan tulus. Jika saja, jika saja bukan karena perjodohan bodoh yang ia sanggupi kala itu, pasti perpisahan ini tidak akan terjadi.
"Kamu jahattt!"
"Kamu jahatt dear?!"
"I hate you."
"I hate you, dear."
Racauan gadis itu tentu mengiris hati kecil Anzar. Bagaimanapun juga, hubungan yang telah mereka bina bukanlah main main dalam kurun waktu lima tahun tersebut. Mereka bahkan sudah berangan angan akan menikah, memiliki rumah di Los Angeles, memiliki bayi kembar dan banyak lagi. Namun sayang, angan angan hanyalah fantasi semata yang kini tinggallah mimpi.
"Sorry dear, bicause I love you." Lirih pria tersebut, tanpa sadar meloloskan setetès air matanya saat mengecup pucuk kepala wanita yang di cintainya. Tak ada lagi racauan menyayat hati, kini yang ada hanyalah dengkuran halus dari wajah cantik yang terlihat sembab karena terlalu banyak menangis.
Anzar hapal betul, sudah menjadi kebiasaan Nata jika setelah mengangis hebat ia akan tertidur. Anzar hapal betul itu. Lima tahun merajut kasih, membuatnya banyak mèngetahui kebiasaan wanita cantik ini.
"Maaf darl, ini semua demi kebaikan kita. Maaf telah membuatnya sedih, maaf telah membuatmu menangis. Tapi terimakasih, karena telah membawa warna dalam hidupku. I Love you so much, darl." Lirih pria tampan tersebut sambil mengecup singkat pucuk kepala kekasihnya àh ralat-mantan kekasihnya mungkin, sebelum beralih meninggalkan ruangan tersebut.
"I hate you, but I verry love you dear." Lirih wanita cantik tersebut masih dalam mata terpejam, menahan lelahan air mata yang kembali membanjiri pelupuk matanya.
Inilah akhirnya, Anzar memilih melepaskan cintanya. Mengorbankan hubungan asmara yang telah di binanya sejek dahulu dengan susah payah. Mematahkan hatinya sendiri demi keluarganya. Karena dengan inilah ia bisa memperbaiki kesalahanya,bnamun belum tentu mengobati rasa sakit dihatinya.
**
To Be Continue
Hallo selamat pagi🤗🤗
Selamat menyambut Bulan suci Ramadhan 1441 H bagi yang menjalankanya ya. Semoga dilacarkan untuk shaum dihari pertamanya, Amiin😄😄
Ya udah, gimana nih buat part ini??
Cus lah di vote, like dan komentar yaa...
selamat membaca readers😄😄
Maaf jika typo masih bertebaran.
Sukabumi 24 April 2020
09.57
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 101 Episodes
Comments
Daden Yuliyanti
sama thor..N ttap senangat
2020-12-14
2
chybie abi moetziy
..❤❤❤❤❤
2020-11-24
1
@리우나_28
ah ak tetap mendukung van'ar dan aurra
2020-09-24
2