...'Jauh dari jangkauan keluarga dan netra indahmu mungkin adalah pilihan terbaik. Setidaknya, melupakanmu akan jauh lebih mudah setelahnya.'...
...-Keevan'ar Radityan Az-zzioi-...
...BSJ 14 : Kabar sang Kapten...
...****...
Cara yang paling mudah untuk melupakan seseorang adalah dengan mengurangi intensitas pertemuan denganya. Itupun yang kini tengah dilakukan oleh pria gagah satu ini. Cintanya yang nyatanya harus kandas walaupun belum ia deklarasikan. Mengunyah fakta yang bagaikan pil pahit secara tiba tiba, tentu membuatnya hatinya terluka. Samar namun kentara, terluka namun tak berdarah. Yang jelas rasa itu berkali kali lipat lebih menyakitkan di banding luka yang berdarah.
Siapa sangka, Allah yang maha adil telah mempersiapkan sekenario ini untuk kisah asmaranya. Gugur sebelum berkembang. Biarlah itu berlalu, mungkin ini memang jalan yang telah Allah persiapkan untuknya. Mungkin, ada bidadari lain yang tengah menunggunya di belahan bumi lain.
"Tim A masuk."
Intruksi pria berpakaian loreng tersebut, melalui alat komunikasi handy talky atau Walkie talkkie.
Alat komunikasi dua arah secara bergantian (Duplex) yang biasanya sering digunakan sebagai alat komunikasi oleh pihak keamanan seperti security, polisi, TNI, dan sebagainya.
Grrrkk
"Tim A masuk, ada apa kapten?"
Sahut suara dari walkie talkkie tersebut.
"Snaper Z01, arahkan ke arah jarum jam sembilan. Target, dua orang tengah berada di dekat mata air." Ujar pria berseragam TNI AD yang tengah dalam penyamaran tersebut.
"Baik kapten, siap laksanakan."
Jawab seseorang disebrang sana.
Dari ransel yang dibawanya, sesuai standar kemiliteran. Ia mengeluarkan sebuah peta, untuk membaca tata letak mereka saat ini. Dalam operasi militer kali ini, pasukan yang di pimpinya di turunkan untuk menangani misi pemberontakan yang terjadi di daerah perbatasan bagian timur negri ini.
Dengan seragam lengkap dan Rompi atau biasa di sebut vest menjadi pilihan utama bagi para prajurit untuk membawa peralatan tempur seperti peluru, granat, botol minum, hingga makanan. Melekat pada diri mereka, yang bisa sampai berhari hari tinggal didalam hutam belantara.
Selain rompi, peralatan yang terlihat mereka kenakan adalah tas ransel. Tas ransel yang digunakan pun tidak sembarangan, melainkan harus khusus serta dirancang untuk kebutuhan di medan tempur. Salah satu tas ransel yang di rancang untuk spesifikasi militer adalah IBEX-26 lansiran Vanquest. Dengan ukuran medium, tas ini sangat cocok untuk pertempuran urban. Pada IBEX-26 terdapat beragam fitur yang sangat menarik. Salah satu daya tarik utamanya adalah kecepatan mengakses barang di dalam kompartemen utama.
IBEX-26 memiliki bentuk “clamshells” yang membuat beragam kebutuhan dapat dimasukkan dengan sangat mudah. Selain itu daya tahan IBEX-26 sangatlah mengagumkan lantaran tas ini terbuat dari material yang sangat kuat 1.000-D Mil-grade dan 500-D dengan kemampuan antiair.
Selain itu, pengguna dimanjakan dengan melimpahnya MOLLE laser cut di sisi kanan dan kiri tas. Jika kita melihat ke bagian kompartemen utama, terdapat dua panel Velcro. Fungsinya adalah untuk meletakan beragam “attachment” seperti medical pouch dan admin pouch.
IBEX-26 dirancang modular dan memudahkan bagi prajurit tempur yang ingin menggunakannya. Apalagi tas ini sudah memiliki kantong “water bladder” sehingga prajurit tidak perlu membawa botol minum konvensional.
Dia-Keevan'ar Radityan Az-zzioi yang kini memiliki kendali penuh atas tim yang berada dalam pimpinanya. Mereka adalah salauh satu pasukan Batalion Raider. Batalyon Raider adalah pasukan elite TNI yang berada di bawah Pasukan Komando. Secara umum, batalyon Raider tak berbeda dengan prajurit Batalyon Infanteri, namun kemampuan individu Raider lebih baik dari prajurit Infanteri, bahkan hingga tiga kali lipat.
Sudah beberapa hari ini mereka menggerayangi hutan lebat Indonesia bagian timur ini, karena selain misi pemberontakan yang terjadi di daerah perbatasan, terduga otak dari semua dalam itu juga di curigai sebagai seorang ter*r*s.
Inilah mereka, para abdi negara yang pantang pulang jika misi mereka belum berhasil. Mereka yang lebih memilih pulang tinggal nama, ketimbang pulang dengan kegagalan. Pasukan pengamanan negri yang menjadi abdi yang siap melayani di tiap situasi.
"Kapten kapten, masuk." Suara riuh dari awah alat komunikasi walkie talkkie tersebut.
"Kapten, masuk."
"Lapor kapten, gawat! Target kabur melewati jalur air di arah jam 12."
Pria dengan coretan lereng di hampir seluruh permukaan wajahnya itu menggerang sedikit, ternyata perdiksinya tidak salah.
"Tim A, masuk. Bersiap untuk melakukan pengejaran."
"Tim A masuk, siap kapten."
Inilah sang Kapten-Van'ar jauh dari keluarga sama seperti kawan kawan tentara lainya. Mempertaruhkan nyawa demi keamanan bangsa. Inilah sosok dirinya, dikala patah hati merundung tak membuatnya gentar sedikitpun saat tengah menjalankan misi. Menarik pelatuk senapan laras panjang dengan mantap. Menatap situasi dengan cermat, karena inilah tugasnya. Bukan saja demi keberhasilah misi mereka, tapi juga demi keselamatan tiap anggotanya.
Bravo, bang Van'ar!
Sementara itu, jauh dari hiruk pikuk tengah hutan belantara yang mencekam. Seorang gadis muda berhijab syar'i baru saja sampai di Bandara Bandara Sentani, Jayapura yang di kenal dengan kode DJJ adalah bandara tersibuk di Papua. Bandara ini melayani puluhan penerbagan tiap harinya. Bandara ini juga akan di sulap menjadi bandara internasional pada tahun 2017. Ia datang bersama teman teman tenaga medis yang menjadi relawan, untuk menangani korban pemberontakan di daerah perbatasan.
Kabar yang mereka dapatkan, kampung yang dekat dengan perbatasan itu sudah mulai tidak kondusif. Bukan saja warga sipil yang terluka karena menjadi korban pemberontakan, namun juga sebagian besar warganya terserang demam berdarah atau DBD. Akibat intensitas hujan yang tinggi di musim hujan ini, dan maraknya perkembang biakan nyamuk Aedes Aegypty. Jadilah, mereka di turunkan oleh pihak rumah sakit sebagai relawan peduli terhadap masyarakat Indonesia bagian timur.
Mereka datang dengan izin dan pengamanan dari TNI atas kerjasamanya. Mereka langsung menyambangi lokasi yang sudah lebih kondusif, juga telah diamankan. Dua orang dokter bedah, tiga orang dokter umum, satu orang dokter syaraf dan 4 orang suster juga beberapa relawan dari mahasiswa kesehatan setempat. Mereka datang membantu, berjibaku dengan krisi yang terjadi di timur negri ini demi menyelamatkan sesama rakyat negri ini.
Datangnya tim relawan dan tim medis yang juga membawa obat dan kebutuhan logistik yang di perlukan, di sambut bahagia oleh warga setempat. Setibanya mereka di tempat, mereka langsung melakukan tugas dan tujuan mereka. Membantu dan mengobati warga sipil yang terluka saat pemberontakan yang mengakibatkan 7 orant meinggal dan 45 orang terluka berat, 56 orang lainya luka ringan.
Mereka bekerjasama dengan para TNI dan POLRI yang ada disekitar sana. Saling bergotong royong dalam menjaga keutuhan negri. Hingga salah satu diantara pria jangkung nan gagah dibalik seragam lorengnya itu, berhasil menarik perhatian seorang dokter muda yang ikut menjadi relawan. Manik hazel teduh terus menatap kearah barat sana, dimana ia tengah berdiri di depan baris beberapa tentara yang ia yakini satu rekan tim nya. Berbicara tegas nan lugas, lalu membubarkan barisanya dan kembali memasuki hutam lebat.
Padahal-Aurra-gadis itu beberapa saat yang lalu melihat mereka baru saja keluar dari semak belukar, kini mereka kembali memasuki hutan lebat tersebut. Namun, ia tetap terpaku kepada satu sosok prajurit. Dari tinggi tegap badannya, suara lantangnya, cara gerak geriknya, ia hafal betul. Dia-pria muda yang sempat dekat denganya, namun terasa jauh saat status kakak ipar-adik ipar membuat jarak diantara keduanya. Aurra tahu betul, ada jarak yang tercipta diantara mereka.
"Van'ar?"
**
To Be Continue
Selamat siang semua🖑🖑
Alhamdulillah, sudah masuk hari ke-3 shoum. Semoga dilancarkan ya semuanya.
Yook, gimana nih komenya buat part ini😄😄
Jangan lupa like dan vote juga ya❤
Sukabumi 26 April 2020
12.17
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 101 Episodes
Comments
Afseen
kyknya aura jg suka van'ar ya?
2021-04-14
2
ekka_mm09
sampe sini kayak dots😁😘😘😘,
2021-02-22
1
chybie abi moetziy
❤❤❤❤❤❤
2020-11-27
1