rasa bersalah

Shindy menatap rumah Dylan yang hanya bertingkat 2, tingkat ketiga adalah Rooftop walau hanya 3 tingkat tetap ada lift juga di rumah itu.

"anak sultan dan keturunan Raja asli..! benar-benar kaya ya..? bagaimana bisa ia memiliki rumah pribadi? ehh.. tunggu? apa ini rumah masa depannya..? ".

Shindy mengelilingi setiap sudut rumah itu supaya tau tempat-tempat yang akan dia bersihkan

"50 kali lipat? gaji umum pelayan itu 2 setengah kah? lalu 50 kali lipat? aaaaah... kepalaku malah pusing memikirkannya.. ". Shindy menggeleng-geleng kepalanya sambil menertawai dirinya.

"waah... semua pakai CCTV..! persis seperti di mol aja ". decak kagumnya.

sementara Dylan kembali ke Mansion.

"kak.. kak shindy kemana sih? kok nggak ada dikamar? ". tanya Kaisha ke dylan.

"dia sudah kembali". jawab Dylan singkat.

"APA...?? " pekik Nova, kaisha dan Keyzo kaget.

"kakak mengusirnya ya? ". tanya Nova dengan kesal.

"tentu saja..! kenapa kakak harus menampungnya? dia hanya gadis ketemu dijalan saat kakak sedang dikejar musuh". jelas Dylan dengan enteng.

Nova dan Kaisha terkejut mendengarnya.

"lalu kenapa kakak membawanya kemari? ". tanya Keyzo serius.

"kakak membawanya dari kota J sekitar jam 1 malam, dia tertidur seperti orang mati kemana kakak harus mengantarnya? alamatnya aja nggak tau".

"kakak harus berhati-hati! bisa jadi kak shindy jadi sandera kedepannya untuk memancing kakak karna kakak membawanya dalam masalah kakak..! "

"bisa jadi dia sekarang jadi target incaran musuh kakak". Nova berkata dengan serius.

Dylan tersentak mendengarnya.

"Astagah..! kenapa aku tak sampai berpikir kesitu? untung aja aku nggak menyuruhnya kembali ke kotanya..! aku yakin mungkin ada orang yang mencarinya disana..! ". batin Dylan.

"tapi kak Shindy adalah perempuan pertama yang kakak bawa kemari..! ". sungut Kaisha dengan bibir mengerucut.

"memang kenapa? kan dia bukan perempuan yang kakak cintai! ". Dylan berkata seolah itu bukan hal yang pantas untuk dibanggakan.

Kaisha mendengus dan nova sedang serius memikirkan Shindy karna kakaknya nggak sengaja membawa shindy sudah pasti shindy akan jadi incaran utama para musuh kakaknya.

"lain kali bawa kak shindy kemari kak! aku yakin hidupnya akan dalam bahaya karna kakak nggak sengaja membawanya". tutur Keyzo

Dylan mengangkat bahunya dengan acuh dan tampak tak peduli tapi hatinya juga timbul rasa bersalah sudah membuat Shindy masuk ke dalam lingkaran musuhnya padahal Dylan tak sengaja melakukannya terlebih lagi Shindy malah merasa berhutang budi padanya tanpa tau apa-apa.

sarapan kakak beradik itu hanya saling diam karna sibuk dengan pikiran masing-masing.

.

.

Shindy berkutat dengan pekerjaannya sesekali ia bernyanyi sambil menari-nari saat bekerja. dapat tempat tinggal gratis adalah suatu mukjizat baginya apalagi tempatnya di kota besar ini yang menjadi tujuannya setelah mendapatkan uang yang banyak.

shindy tak peduli dengan CCTV yang merekam aksi gilanya yang penting dirinya senang bisa selangkah lebih dekat dengan paman dan bibinya

"bisa balas dendam setelah hutangku dengan tuan Melviano selesai..! ". batin Shindy dengan senang.

"nggak.. nggak balas dendam..! aku hanya ingin membuktikan pada mereka tanpa uang mama dan papa aku bisa hidup sampai sekarang..! dan membuat mereka sadar akan kekejaman mereka padaku".

.

.

"huuh... selesai juga". Shindy melihat sekeliling dan lantai atas yang sudah bersih dan kinclong.

ia memperhatikan setiap sudut benda yang tak bergeser sedikitpun. Shindy memiliki ingatan yang bagus walau terkadang ia punya sisi bodohnya sendiri karna ia tak berpendidikan tinggi sebab tak punya biaya.

"sudah pas..! sekarang tinggal belanja". pekiknya girang.

Shindy berlari ke kamarnya yang terbilang sangat mewah untuk dirinya, hanya mengambil ponsel lalu kartu limited pemberian Dylan.

Shindy menyamar menutupi wajahnya dan memakai kacamata hitam supaya tak di kenali wajahnya.

"ini demi kebaikanku sendiri supaya nggak di sorot publik". batin Shindy yang tau Dylan seperti artis yang diikuti wartawan.

ia membawa mobil merah milik Dylan, dengan bantuan teknologi di mobil Dylan ia menemukan tempat untuknya belanja.

"tempat ini sudah banyak berubah". gumam Shindy melihat sekeliling

setelah memarkirkan kendaraannya, Shindy memasuki supermarket dengan hati-hati seperti seorang pencuri keluar dari mobil Dylan.

"nggak ada wartawan kan? ". batinnya dengan was-was.

padahal tak ada yang tau rumah yang ditinggali Dylan termasuk keluarga Dylan sendiri, tapi tetap saja Shindy was-was takut membuat Dylan bermasalah karna nya..

"beli apa aja ya? ". gumamnya kebingungan.

Shindy membeli brokoli, ia tak tau makanan yang disuka Dylan tapi membeli makanan yang ia suka. karna menurutnya Dylan pasti jarang ke rumahnya sebab udah punya tempat tinggal di mansion melviano.

"apa tuan suka brokoli ya? ". gumamnya penasaran melihat brokoli itu tapi ia tepis pikirannya karna menurutnya tak ada yang tak suka brokoli..

Shindy membeli baju dan perlengkapan tubuhnya di supermarket kalau dipasar tak menerima pembayaran dalam bentuk kartu.

ia kaget saat pekerja kasir yang sudah memberi tau total belanjaannya.

"pakai ini kak". Shindy menyerahkan kartu limit pemberian Dylan.

dengan sopan kasir menerimanya, karna kartu itu tak sembarang orang yang memilikinya.

"terimakasih..! selamat berbelanja kembali semoga hari anda menyenangkan.. ". ucap kasir dengan sopan sambil menangkupkan tangannya.

Shindy tersenyum kikuk di balik masker dan kacamata hitamnya.

ia segera berlalu dari tempat itu membawa semua belanjaannya.

didalam mobil Shindy mencatat lagi pengeluarannya dengan buku kecil yang barusan dia beli bahkan hutang sebelumnya di catat ulang oleh Shindy.

"huuh..! selesai". Shindy menyimpan buku kecilnya didalam bra seolah itu hal yang sangat penting baginya.

setibanya di rumah Shindy melepas semua yang melekat di wajahnya berlari kecil ke dapur menyusun semua belanjaannya, tak ada istirahatnya seolah Shindy tak ada letih barang sedikitpun ia malah bersemangat dengan aktifitasnya.

tak terasa 21 hari lamanya Shindy bekerja di rumah Dylan, sementara pemilik rumah tak mendatangi Shindy walau hanya sekedar melihat hasil pekerjaannya.

"tuan..? ". Shindy langsung bangkit seketika saat mendengar seseorang menekan sandi rumahnya.

Dylan masuk dengan wajah dingin dan datar seperti awal Shindy bertemu Dylan.

"bagaimana betah? ". tanya Dylan singkat.

Shindy mendongakkan wajahnya menatap Dylan yang tak berubah sedikitpun.

"be.. betah tuan". jawab Shindy

Dylan menengadahkan tangannya, shindy langsung menatap bingung telapak tangan Dylan.

"a.. apa tuan? ". tanya Shindy hati-hati.

"mana catatanmu? ". tanya Dylan dengan malas.

"aah". Shindy membalik tubuhnya membelakangi Dylan.

Dylan melebarkan matanya saat Shindy mengambil sesuatu dari bra nya, dengan senyum kikuk shindy ragu memberikan bukunya ke Dylan.

"kenapa kau jorok sekali? ".

tanya Dylan dengan datar menyimpan tangannya lagi ke dalam saku celananya.

"saya tidak jorok tuan. kalau begitu saya katakan saja". Shindy hendak menyimpan buku itu tapi Dylan mencegahnya.

alhasil Shindy yang mencatat gaji serta potongan untuk mencicil hutangnya, dylan terlalu enggan menyentuh buku kecil yang Shindy keluarkan dari dalam bra nya.

"kau memiliki ingatan yang bagus? ". tanya Dylan tiba-tiba.

"i.. iya tuan..! bagaimana anda bisa tau? ". tanya Shindy terkejut dylan tau kelebihannya padahal Shindy tak mengatakan apa-apa.

"hmm..! sepertinya aku punya pekerjaan sampingan untukmu.. ". gumam Dylan seolah memanfaatkan kelebihan Shindy..

shindy mendengarnya tapi malah tak marah, asalkan Dylan tak memanfaatkan tubuhnya itu saja sudah penting baginya.

.

.

Terpopuler

Comments

Truely Jm Manoppo

Truely Jm Manoppo

Shindy 😍😍😍😍

2024-07-13

0

Vina Pembriyani

Vina Pembriyani

Dylan atau Cindy ya yg duluan jatuh cinta🤔🤔🤔

2021-12-28

2

Darmawan

Darmawan

haha dylan kok suka brokoli 😄

2021-12-25

2

lihat semua
Episodes
1 permulaan
2 di sidang mommy kaira
3 mencari tau
4 kekasih?
5 gadis penunggu pantai?
6 shindy
7 perempuan?
8 Sartika group
9 ambil alih
10 ke luar kota
11 penolakan
12 tertarik ?
13 penculik
14 di kejar
15 di bawa ke Mansion
16 Mansion
17 bekerja?
18 rasa bersalah
19 pesta
20 balas
21 dingin
22 ketahuan
23 bersikukuh
24 Frustasi
25 masih rahasia
26 bombom
27 hari presentasi
28 mampir
29 hari pertama bekerja
30 dibawa bertemu
31 di kunci
32 tak terduga (part.1)
33 menunggu
34 bercanda
35 menghibur
36 menunggu
37 rencana
38 mansion melviano
39 masih sama
40 bertemu
41 menghadapi wanita rese
42 ke desa
43 siapa bos nya disini?
44 di grebek
45 menikah massal
46 kembali ke mansion
47 tidur satu tempat
48 jitakan manis
49 masalah kecil
50 ancaman Dylan
51 perkelahian di Lobi
52 banyak fikiran
53 bosan
54 berita miring
55 bertahanlah
56 keluar mansion
57 Menenangkan diri?
58 Mas Salju?
59 jahil
60 pengawal utusan?
61 musuh
62 balasan untuk netizen
63 mencoba
64 berlatih
65 menggoda Mas Salju (part.1)
66 menggoda Mas Salju (part. 2)
67 keluar mansion
68 KT dan KO
69 kecupan singkat
70 kota Megah
71 jalan-jalan
72 Cerita
73 Dylan cemburu?
74 FirstNight
75 tidak ada lelahnya
76 belanja
77 sudah di ketahui
78 bulan madu
79 tidak terduga
80 pemeriksaan
81 menghadiri Pesta (Part. 1)
82 menghadiri pesta (part. 2)
83 jadi penulis
84 berubah
85 mengunjungi Alexa
86 permintaan Shindy
87 penguntit?
88 wanita asing
89 berdua bersama
90 melindungimu !!
91 kepergian
92 kalap
93 amarah Shindy
94 Kitty?
95 Candra - Nova
96 membantu
97 merawat
98 belanja
99 di incar
100 pandai berkata manis
101 pembicaraan manis di dalam kamar
102 pengawal baru
103 mesra
104 dalam bahaya
105 pulang tiba-tiba
106 nonton balap motor
107 sisi lain Shindy
108 butuh bantuan Nova
109 kedatangan Candra
110 duo Couple!!
111 menyerang balik
112 hamil?
113 pembicaraan sosok Candra
114 perkenalan Candra dengan Keyzo
115 pertemuan
116 periksa
117 musuh lama
118 tamparan keras
119 permintaan
120 Candra_Nova (part. 1)
121 Candra_Nova (part. 2)
122 Candra_Nova (part. 3)
123 kabur
124 pucat
125 keinginan Nova
126 Fitting baju pengantin (part. 1)
127 Fitting baju pengantin (part. 2)
128 minta aneh (part. 1)
129 minta aneh (part. 2)
130 rencana memberantas
131 memberantas
132 Resepsi (part. 1)
133 Resepsi (part.2)
134 Resepsi (part.3)
135 minta masak
136 pertengkaran kecil
137 umpan (part. 1)
138 umpan (part. 2)
139 bebas
140 cilok
141 Nova dan Candra_ (masak pertama kali)
142 trauma
143 terjadi
144 mencari
145 mimpi kah?
146 masa lalu Rilly
147 menyelesaikan masalah
148 bukan pelakunya
149 arti persaudaraan
150 tingkah istri yang unik
151 rencana kembali bekerja
152 benci dan cinta
153 bermain tarik ulur
154 akibat
155 Alexa_Tio
156 tidak diduga
157 kebetulan
158 mencoba mengalahkan KO
159 mengajak bermain
160 malam istimewa
161 merasa sudah kalah
162 diketahui
163 mengerjai
164 memanasi
165 lampu gantung
166 teror Shindy
167 tidak menyerah
168 sebuah jebakan
169 hilang?
170 menjodohkan
171 boneka barbie
172 wanita barbie
173 ikuti Aku!!
174 membantai
175 pelaku nya
176 omelan sayang
177 kecurigaan Pasha
178 pelakunya?
179 kelahiran
180 kembali ke mansion
181 bukan dia
182 Rilly bukan?
183 berakting
184 istana bak neraka
185 berakhir
186 Paman tampan
187 marahnya lelaki
188 menyerah juga
189 rencana berkumpul
190 Acara kecil-kecilan
191 Mafia atau Abdi Negara?
192 bandara
193 pria aneh
194 perkenalan di negara baru
195 Little Kembar
196 tidak berubah juga
197 Alnol?
198 Little Girl
199 Acara pesta (part.1)
200 Acara pesta (part. 2)
201 Promosi Novel Baru
202 Bonus Ekstra Part.1
203 Bonus Ekstra Part. 2
204 Bonus Ekstra Part. 3
205 Bonus Ekstra Part. 4
206 Bonus Ekstra Part. 5
207 Promo
Episodes

Updated 207 Episodes

1
permulaan
2
di sidang mommy kaira
3
mencari tau
4
kekasih?
5
gadis penunggu pantai?
6
shindy
7
perempuan?
8
Sartika group
9
ambil alih
10
ke luar kota
11
penolakan
12
tertarik ?
13
penculik
14
di kejar
15
di bawa ke Mansion
16
Mansion
17
bekerja?
18
rasa bersalah
19
pesta
20
balas
21
dingin
22
ketahuan
23
bersikukuh
24
Frustasi
25
masih rahasia
26
bombom
27
hari presentasi
28
mampir
29
hari pertama bekerja
30
dibawa bertemu
31
di kunci
32
tak terduga (part.1)
33
menunggu
34
bercanda
35
menghibur
36
menunggu
37
rencana
38
mansion melviano
39
masih sama
40
bertemu
41
menghadapi wanita rese
42
ke desa
43
siapa bos nya disini?
44
di grebek
45
menikah massal
46
kembali ke mansion
47
tidur satu tempat
48
jitakan manis
49
masalah kecil
50
ancaman Dylan
51
perkelahian di Lobi
52
banyak fikiran
53
bosan
54
berita miring
55
bertahanlah
56
keluar mansion
57
Menenangkan diri?
58
Mas Salju?
59
jahil
60
pengawal utusan?
61
musuh
62
balasan untuk netizen
63
mencoba
64
berlatih
65
menggoda Mas Salju (part.1)
66
menggoda Mas Salju (part. 2)
67
keluar mansion
68
KT dan KO
69
kecupan singkat
70
kota Megah
71
jalan-jalan
72
Cerita
73
Dylan cemburu?
74
FirstNight
75
tidak ada lelahnya
76
belanja
77
sudah di ketahui
78
bulan madu
79
tidak terduga
80
pemeriksaan
81
menghadiri Pesta (Part. 1)
82
menghadiri pesta (part. 2)
83
jadi penulis
84
berubah
85
mengunjungi Alexa
86
permintaan Shindy
87
penguntit?
88
wanita asing
89
berdua bersama
90
melindungimu !!
91
kepergian
92
kalap
93
amarah Shindy
94
Kitty?
95
Candra - Nova
96
membantu
97
merawat
98
belanja
99
di incar
100
pandai berkata manis
101
pembicaraan manis di dalam kamar
102
pengawal baru
103
mesra
104
dalam bahaya
105
pulang tiba-tiba
106
nonton balap motor
107
sisi lain Shindy
108
butuh bantuan Nova
109
kedatangan Candra
110
duo Couple!!
111
menyerang balik
112
hamil?
113
pembicaraan sosok Candra
114
perkenalan Candra dengan Keyzo
115
pertemuan
116
periksa
117
musuh lama
118
tamparan keras
119
permintaan
120
Candra_Nova (part. 1)
121
Candra_Nova (part. 2)
122
Candra_Nova (part. 3)
123
kabur
124
pucat
125
keinginan Nova
126
Fitting baju pengantin (part. 1)
127
Fitting baju pengantin (part. 2)
128
minta aneh (part. 1)
129
minta aneh (part. 2)
130
rencana memberantas
131
memberantas
132
Resepsi (part. 1)
133
Resepsi (part.2)
134
Resepsi (part.3)
135
minta masak
136
pertengkaran kecil
137
umpan (part. 1)
138
umpan (part. 2)
139
bebas
140
cilok
141
Nova dan Candra_ (masak pertama kali)
142
trauma
143
terjadi
144
mencari
145
mimpi kah?
146
masa lalu Rilly
147
menyelesaikan masalah
148
bukan pelakunya
149
arti persaudaraan
150
tingkah istri yang unik
151
rencana kembali bekerja
152
benci dan cinta
153
bermain tarik ulur
154
akibat
155
Alexa_Tio
156
tidak diduga
157
kebetulan
158
mencoba mengalahkan KO
159
mengajak bermain
160
malam istimewa
161
merasa sudah kalah
162
diketahui
163
mengerjai
164
memanasi
165
lampu gantung
166
teror Shindy
167
tidak menyerah
168
sebuah jebakan
169
hilang?
170
menjodohkan
171
boneka barbie
172
wanita barbie
173
ikuti Aku!!
174
membantai
175
pelaku nya
176
omelan sayang
177
kecurigaan Pasha
178
pelakunya?
179
kelahiran
180
kembali ke mansion
181
bukan dia
182
Rilly bukan?
183
berakting
184
istana bak neraka
185
berakhir
186
Paman tampan
187
marahnya lelaki
188
menyerah juga
189
rencana berkumpul
190
Acara kecil-kecilan
191
Mafia atau Abdi Negara?
192
bandara
193
pria aneh
194
perkenalan di negara baru
195
Little Kembar
196
tidak berubah juga
197
Alnol?
198
Little Girl
199
Acara pesta (part.1)
200
Acara pesta (part. 2)
201
Promosi Novel Baru
202
Bonus Ekstra Part.1
203
Bonus Ekstra Part. 2
204
Bonus Ekstra Part. 3
205
Bonus Ekstra Part. 4
206
Bonus Ekstra Part. 5
207
Promo

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!