"jadi katakan padaku...! kenapa kita harus bertemu di rumah ini..? kenapa nggak di restaurant atau di hotel..? ". tanya Dylan dengan dingin melirik sepasang suami istri itu.
"ma.. maaf tuan muda.! ka.. kami tidak memiliki uang untuk menyewa tempat itu.. Perusahaan kami sedang di ujung jurang kebangkrutan,,...!"
ujar Joko tergagap.
"lalu...? ". Dylan memasukkan kedua tangannya ke kantong celananya masih membelakangi si tuan rumah.
Bagus menarik nafas di belakang Dylan tapi menatap tajam sepasang suami istri itu.
"kami mohon bantu perusahaan kami tuan muda.. "
pinta Yuni dengan menghiba.
"lalu apa untungnya untukku..? dalam dunia bisnis sangat memperhitungkan keuntungan bukan? apa untungnya bagi kami jika membantu keuangan perusahaan kalian ?". tutur Dylan dengan pedas.
Yuni dan Joko meneguk saliva bersusah payah, mereka tak mengira beginilah karakter Dylan yang sebenarnya. padahal gosip mengatakan Dylan sosok yang ramah dan baik hati walaupun memiliki wajah dingin dan datar.
"kami memiliki putri yang sangat cantik tuan muda ". jawab Joko dengan nada bicara yang terdengar sedikit membanggakan sosok putrinya itu.
"apa hubungannya..? kalian tau aku bukan penggila wanita..! aku yakin kalian sudah mendengar gosip bagaimana aku menolak perempuan-perempuan yang memiliki kecantikan diatas dewi.. memang secantik apa putri kalian hingga kalian begitu yakin aku akan menerimanya..? "
DeG!!
jantung sepasang suami istri seperti berhenti berdetak, tangan mereka sudah basah karna keringat.
Bagus tersenyum tipis namun hal itu sudah mengejek keberanian Yuni dan Joko yang begitu berani meminta hal yang tak mungkin Dylan terima.
"cob..coba di lihat terlebih dahulu tuan muda..! ".
Yuni berusaha menghilangkan rasa takutnya dan memanggil putrinya.
Dylan masih berwajah dingin menatap Yuni dan Joko tatapannya yang tak biasa, yang artinya Dylan seperti menyimpan dendam tersembunyi pada mereka tapi tak ada yang mengetahui itu.
(Hanya Othor yang tau.. wkwk)
"ck...! ". Bagus dengan begitu beraninya berdecak meremehkan Joko dan Yuni.
Dylan bersidakap dada menatap sepasang suami istri yang tak tau malu itu.
tak berapa lama seorang gadis cantik turun dari anak tangga, bunyi Heelsnya terdengar elegan. Bagus melihat penampilan gadis itu dari ujung heels sampai ujung kepala.
"sudah banyak yang seperti ini tuan..! ". bisik Bagus.
Dylan tampak tak tertarik dengan senyum sejuta watt gadis itu.
"Alexa, kemari nak...! ". perintah Yuni dengan lembut.
Alexa mendekati Yuni dan Joko, Yuni membawa Alexa ke Dylan.
Alexa tersenyum seribu watt dengan tatapan takjub melihat wajah tampan Dylan secara langsung.
"ini anak kalian..? ". tanya Dylan dengan dingin.
"iya tuan muda..! anak saya masih gadis dan belum pernah menikah sebelumnya..! kami akan memberikan putri berharga kami pada tuan muda untuk dijadikan istri...! "
Yuni berkata dengan lancar seolah anaknya memiliki kecantikan diatas dewi.
Dylan tersenyum miring dan tanpa di duga Bagus tertawa terbahak-bahak di belakang Dylan sambil menutupi wajahnya yang sedari tadi menahan tawa.
Yuni dan Joko menatap tajam Bagus yang hanya seorang bawahan.
"Bagus...! ". panggil Dylan tanpa melihat ke arah Bagus.
"i.. iya tuan.. maafkan saya tuan muda.. ". ucap Bagus dengan muka merah padamnya
Alexa memperhatikan penampilannya, tak ada yang salah dengan dirinya.
bahkan Joko pun memperhatikan wajah Alexa yang cantik seperti biasa malah lebih cantik dari biasanya
"apa kau mau menikah dengannya..? ". tanya Dylan serius dengan wajah bongkahan es nya.
"tidak tuan muda..! ". jawab Bagus cepat bahkan tanpa berpikir.
Dylan tersenyum tipis namun tersirat kepuasan. ia beralih ke Joko dan Yuni yang sedang mengepalkan tangan dengan kuat menatap bagus begitu sinis nan sombong padahal hanya seorang asisten.
"kalian dengar kan? bahkan asisten ku tidak mau menikah dengan putri kalian. apa menurut kalian aku akan menerima nya..? ". sindir Dylan
"saya bisa melakukan apa saja tuan muda asalkan anda membantu keuangan perusahaan kami..! ". ujar Alexa dengan lembut.
Dylan tersenyum miring.
"rupanya gadis ini seorang rubah betina yang jago akting..! ck.. mari kita lihat sampai dimana sanggupnya kau berakting didepanku..! "
batin Dylan.
"apa yang bisa kau lakukan? jadi OG diperusahaanku?? ". tanya Dylan tenang dan santai padahal itu sudah mencoreng harga diri keluarga mereka.
"tuan.. putri kami sangat berharga..! kenapa anak saya harus jadi OG..? ". protes Joko masih dengan sopan.
"jadi ini maksud tujuan kalian meminta pimpinan perusahaan besar di kota kemari..? kalian mau menawarkan putri kalian yang tak secantik artis Kasmara dewi..? aku bahkan menolak perempuan itu tapi kalian berani menawarkannya padaku? bahkan kalian kasih cuma-cuma pun aku nggak akan tertarik...! ".
Setelah menancapkan kata-kata pedas di ulu hati mereka, Dylan langsung meninggalkan rumah kediaman Sartikagroup tanpa memberikan apa-apa.
di dalam perjalanan.
"kenapa kita harus repot-repot kemari tuan muda? saya sudah bilang kan nggak ada yang istimewa dari perusahaan kecil itu. !". tanya Bagus penasaran.
Dylan masih fokus dengan ipednya dan tersenyum misterius. "aku ingin membuka kedok mereka...! semua yang dimiliki sekarang bukan milik mereka.. hanya itu saja.. "
Bagus mengerutkan keningnya tak mengerti tapi tak berani berbicara lagi.
"bukan milik mereka ? memang kenapa? setau ku perusahaan itu bukan milik Melviano lalu dimana masalahnya..? apa ada hubungannya dengan nona Shindi..? apa mungkin? ".
batin bagus yang tak faham arti kata-kata Dylan.
di kediaman Yuni,
Joko dan Yuni menggeram emosi dengan penolakan kasar Dylan tadi.
sedangkan Alexa duduk dengan mata yang sudah merah karna menangis.
"kenapa tuan muda Melviano bisa sekejam itu..? bukankah kau bilang dia pria yang santun hah? itu yang kau bilang santun?? ". teriak Joko dengan marah ke Alexa.
Yuni menenangkan suaminya.
"iya pa..Alexa yakin dia pria yang santun tapi nggak tau kenapa dia begitu jahat tadi...! hiks.. hiks.. alexa kan sudah bilang kalau rencana Alexa tadi gagal nggak sesuai rencana...! "
isak tangis Alexa membela diri.
"sudah mas ..! kita gunakan cara lain untuk menggaet putra konglomerat itu...! ". bujuk Yuni mengusap punggung suaminya dengan pelan berusaha menenangkan suaminya yang mudah emosional.
"kita sudah hutang-hutangan untuk biaya perawatan tubuh Alexa tapi tetap nggak sebanding dengan tipe tuan muda.. sebenarnya tipe seperti apa yang bisa menggaetnya bahkan dia tak pernah berpacaran sama sekali.. dasar bodoh.....! "
"jika aku jadi dirinya aku akan gonta-ganti pasangan untuk memuaskan hawa nafsuku...! menjadi Cassanova terhebat di penjuru dunia dengan tampang dan kekayaan seperti itu..".
Joko tak henti-hentinya marah-maran dan hal itu membuat yuni tak terima.
Alexa menutupi kedua telinganya mendengar perkelahian adu mulut kedua orangtua nya..
"sudah cukup...!! ". teriak Alexa.
tapi Yuni dan Joko masih sibuk dengan amarah masing-masing mengabaikan Alexa yang berteriak sejak tadi.
Alexa berlari menaiki tangga dan membanting pintu kamarnya. ia memang cantik tapi dibanding Shindi jauh lebih cantik shindi hal itu membuatnya iri.. Alexa yang mengusulkan ide menjual Shindi ke pria tua bangka supaya masa depan Shindi hancur.
Alexa menatap sinis foto Kasmara dewi yang dikatakan Dylan tadi..
"aku membencimu...!! ". amuk Alexa langsung mencabik-cabik poster idola nya..
Alexa menangis sesegukan memeluk kedua lututnya..
"kenapa..? aku kan cantik.. kenapa dia menolakku..?? apa aku terlihat seperti pembantu? kenapa aku harus jadi OG di perusahaannya..? "
ucap Alexa dengan lirih dan tersendat-sendat.
.
.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 207 Episodes
Comments
aphrodite
oplas dulu sana..muka pas pasan pedenya selangit
2024-10-31
0
Sandisalbiah
wajah mu boleh cantik yp hatimu begitu buruk Alexa... lagian definisi cantik itu tergantung org yg menilai...
2024-09-13
0
Truely Jm Manoppo
Dyla dan Bagus ... kompak deh
2024-07-11
0