tertarik ?

.

.

Dylan tiba di mansion disambut hangat oleh adik perempuannya..

"kakak lelah..? mau Kaisha ambilin minum? ". tanya Kaisha mengambil tas kerja Dylan.

Dylan menggeleng kepalanya sambil menekan gemas kepala Kaisha.

"kakak. !! Kak Nov buat nasi goreng seafood ajaran mommy...! ". seru Kaisha menunjuk dapur.

Dylan mengangguk.

"mana Keyzo dek..? ". tanya Dylan.

"huuuh.. Kak Keyzo lagi ada tanding balapan kak katanya nanti malam sekitar jam 8 baliknya..! ". Jawab Kaisha.

Dylan menarik nafas perlahan sambil berjalan ke dapur dan melihat Nova tengah berkutat dengan wajannya.

"kak Nov.. Kak Dylan udah pulang..! " seru Kaisha membuat Nova menoleh sebentar.

"maaf kak masih agak lama..! mending kakak mandi dulu deh..! ". Nova melirik sekilas kakaknya.

Dylan mendekati Nova dan mengusap kepala Nova, Nova menoleh dan tersenyum manja.

"kami bekerja keras juga kakak ! jadi jangan patah semangat bekerja menggantikan daddy ya..! ". tutur Nova dengan senyum lebarnya.

Dylan menatap kedua adik perempuannya yang sangat mengerti dirinya..

"kakak mandi aja sana..! ". Kaisha membalik tubuh Dylan menemani kakaknya masuk Lift hingga sampai ke kamarnya Dylan.

Kaisha meletakkan tas kerja Dylan lalu segera keluar dari kamarnya dengan senyum secerah mentarinya.

Dylan menggeleng pelan kepalanya,

.

.

Dylan menatap datar ponselnya panggilan dari nomor asing, ia mematikan ponselnya..

"ck.. dasar psikopat..! nggak ada lelahnya".

dumelnya sambil melangkahkan kakinya ke ruang gantinya..

pekerjaannya hari ini tak terlalu melelahkan sebab Dylan sudah bekerja tanpa istirahat seharian ini. karna Dylan masih berdarah muda, apalagi Dylan biasa kelelahan karna latihan.

"kak...? ". Pintu di ketuk oleh Kaisha

Dylan yang sudah memakai baju santainya segera keluar kamarnya.

"waah.. kakak tampan sekali..! " Kaisha menatap berbinar kakaknya dan mengusap rambut Dylan dengan senyum menawannya..

Dylan mencubit pipi Kaisha sambil menyeret adiknya masuk Lift.

"kakak sakit.. ampun...! ". rengek Kaisha memelas.

"udah kak jangan berantem lagi.. cepat makan...! ". Nova menyiapkan piring untuk Dylan.

mereka makan hanya bertiga di temani oleh beberapa pelayan Melviano.

"bagaimana kerjaan kakak? apa membosankan? ". tanya Nova antusias.

"nggak terlalu membosankan juga .!". jawab Dylan dengan santai.

Kaisha langsung mengadu pada Dylan tentang liburan orangtua nya..

"bagaimana raut wajah daddy dan mommy? ". tanya Dylan.

"malah lebih baik kak..! tapi mommy masih ada rasa khawatirnya karna ninggalin kita.. jadi Nova bilang aja kalau ada kakak yang menjaga kami dengan ketat...! ". curhat Nova

"apa mommy tau Keyzo nggak ada di rumah? ". tanya Dylan.

"nggak kak..! tadi waktu vidio call masih ada kak Keyzo..! ". jawab Kaisha.

Dylan mengangguk lega mendengarnya.

"jangan sampai mommy tau!". peringatan Dylan.

kedua gadis cantik itu mengangguk mengerti.

"kenapa kakak dukung kak Keyzo balapan? ". tanya Kaisha penasaran.

"karna itu hobi nya..! ". jawab Dylan dan Nova kompak.

Kaisha mengerjab-ngerjabkan matanya.

"sama seperti kak Dylan yang suka adu kekuatan, kakak suka IT , maka Keyzo punya hobinya sendiri asalkan dia bisa jaga diri..! ". jelas Nova

"sama sepertimu yang suka boneka boba..! kamu sangat feminim dek..! " sambung Dylan mengusap kepala Kaisha.

"coba cari hobi baru dek..! kakak yakin kamu punya bakat tersendiri". Nova berkata dengan senyum lebarnya.

Kaisha tersenyum manis. "apa perlu Kaisha mengembangkan kesenangan lain Kaisha kak? ".

Dylan dan Nova saling pandang.

"asalkan masih baik kami dukung kamu dek..! ". seru Dylan dibalas anggukan setuju dari Nova.

Kaisha tersenyum misterius hal itu hanya membuat kakak-kakaknya makin penasaran.

"apa ?". tanya Nova penasaran.

Kaisha dengan jahil langsung meninggalkan kedua kakak-kakaknya.

"ck...! kamu perhatikan dan selidiki Kaisha jangan sampai memiliki hobi yang lebih parah dari kakak atau Keyzo ...! ". peringatan Dylan pada Nova.

"siap kak.. Nova juga penasaran".

.

.

di tempat lain Shindi membaca artikel tentang perusahaan Sartikagroup yang sedang diambang kebangkrutan.

Shindi tertawa cekikikan di kamarnya membaca kesulitan paman dan bibi nya

"kalian menjualku hanya karna putri kalian iri padaku... sekarang bagaimana cara kalian mendapatkan uang setelah ini..? apa kalian tega menjual anak kandung kalian demi menyelamatkan perusahaan..? "

"ahahaha....aku ingin melihat penderitaan kalian.. disaat aku hujan-hujanan mencari makan kalian malah enak-enakan berteduh di atap rumahku dan beli makanan enak dengan uang orangtuaku...! "

"Kejaaammm....!!! manusia seperti kalian nggak pantas hidup.....!". jerit Shindi seketika.

beberapa menit kemudian..

"maaf Papa.. mama.. Shindi nggak bermaksud membiarkan perusahaan peninggalan keluarga kita bangkrut...! tapi Shindi juga nggak punya kekuasaan untuk merebut perusahaan itu lagi pa ..! maafkan Shindi yang tak berdaya...!"

tiba-tiba mood shindi berubah sedih dan pipinya sudah basah dengan air matanya.

"hiks.. hiks...!? ".

Shindi mengusap air matanya.

Shindi tak pernah menunjukkan kelemahannya (menangis) pada siapapun, ia menangis hanya saat dirinya sendiri aja.

Shindi bertekat akan pergi ke ibu kota setelah semua urusannya selesai.. ia harus bekerja lagi untuk mendapatkan uang lebih banyak supaya biaya hidup di kota besar tak kekurangan.

"tapi kalau ketemu sama pak tua itu gimana? ". gumamnya dengan pelan.

Shindi menggeleng kepalanya dengan kuat.

"aku bukan gadis lemah lagi...! aku bisa mencekiknya sampai mati kalau aku mau".

shindi kembali melihat potret Alexa yang terlihat jauh lebih bahagia saat dirinya tak ada lagi di rumahnya..

"mobilku...! ". gumam Shindi meraba mobil yang pernah di beli mama nya untuk Shindi saat genap berusia 17 tahun nantinya..

Shindi kembali berkaca-kaca.

"apa aku perlu mencari pria kaya untuk menaiki tangga kehidupan mereka..? apa aku bisa merebut milikku lagi? semua itu milikku".

saat ini Shindi sedang datang bulan dan mood nya sedang berubah-ubah, itu sudah hal biasa baginya setiap datang tamu bulanannya..

.

.

di sisi lain ada pria tampan dengan mata coklatnya menatap potret dirinya dengan Dylan.

"mata biruku...! ". gumam pria itu dengan pelan.

pria itu tak lain dan tak bukan adalah Branz. ia begitu terobsesi dengan mata Dylan.

"kenapa dia yang di anugerahkan memiliki mata seindah ini? kenapa bukan aku? aku menginginkannya tapi kenapa sangat sulit kudapatkan.. kau sangat sempurna Dylan selain memiliki mata yang istimewa kau juga punya ilmu beladiri yang tinggi..! "

Branz pernah menjebak Dylan hingga pingsan dengan obat biusnya tapi saat di ruang operasi, anggota the Xylver datang di waktu genting itu membawa kabur Dylan yang sudah siap untuk di operasi..

Branz ingin menukar matanya dengan mata Dylan, entah dapat dari mana ia ide gila itu tapi itulah impiannya begitu menginginkan mata Dylan jika harus membunuhnya pun tak masalah asalkan mata Dylan ia dapatkan.

"tuan...! ". panggil sopan bawahan Branz bernama Martin.

"apa kau mendapatkan kelemahannya..? ". tanya Branz dengan dingin.

"saya dapat informasi baru kalau tuan Dylan datang ke rumah pribadi perusahaan kecil Sartikagroup..! ". jawan Martin to the point.

Branz menyeringai.

"sepertinya dia tertarik dengan nona muda mereka tuan !". sambung Martin lagi.

"hmm... kau harus membawa perempuan itu padaku...! aku ingin mencicipinya terlebih dahulu..! ". perintah Branz dengan senyum menakutkannya.

"baik tuan..! ". jawab Martin.

.

.

Terpopuler

Comments

Sandisalbiah

Sandisalbiah

sesuai julukan yg di beri Dylan... Branz emang psycopath

2024-09-13

0

Abinaya Albab

Abinaya Albab

sono cicipi...bagus yg aspri nya Dylan aj gk mau apalagi Dylan sendiri...salah target nih.
udh pernah ditolong tp mlh jahat 🤨

2024-03-11

1

Dini Ratna

Dini Ratna

nah loh...

2022-03-31

1

lihat semua
Episodes
1 permulaan
2 di sidang mommy kaira
3 mencari tau
4 kekasih?
5 gadis penunggu pantai?
6 shindy
7 perempuan?
8 Sartika group
9 ambil alih
10 ke luar kota
11 penolakan
12 tertarik ?
13 penculik
14 di kejar
15 di bawa ke Mansion
16 Mansion
17 bekerja?
18 rasa bersalah
19 pesta
20 balas
21 dingin
22 ketahuan
23 bersikukuh
24 Frustasi
25 masih rahasia
26 bombom
27 hari presentasi
28 mampir
29 hari pertama bekerja
30 dibawa bertemu
31 di kunci
32 tak terduga (part.1)
33 menunggu
34 bercanda
35 menghibur
36 menunggu
37 rencana
38 mansion melviano
39 masih sama
40 bertemu
41 menghadapi wanita rese
42 ke desa
43 siapa bos nya disini?
44 di grebek
45 menikah massal
46 kembali ke mansion
47 tidur satu tempat
48 jitakan manis
49 masalah kecil
50 ancaman Dylan
51 perkelahian di Lobi
52 banyak fikiran
53 bosan
54 berita miring
55 bertahanlah
56 keluar mansion
57 Menenangkan diri?
58 Mas Salju?
59 jahil
60 pengawal utusan?
61 musuh
62 balasan untuk netizen
63 mencoba
64 berlatih
65 menggoda Mas Salju (part.1)
66 menggoda Mas Salju (part. 2)
67 keluar mansion
68 KT dan KO
69 kecupan singkat
70 kota Megah
71 jalan-jalan
72 Cerita
73 Dylan cemburu?
74 FirstNight
75 tidak ada lelahnya
76 belanja
77 sudah di ketahui
78 bulan madu
79 tidak terduga
80 pemeriksaan
81 menghadiri Pesta (Part. 1)
82 menghadiri pesta (part. 2)
83 jadi penulis
84 berubah
85 mengunjungi Alexa
86 permintaan Shindy
87 penguntit?
88 wanita asing
89 berdua bersama
90 melindungimu !!
91 kepergian
92 kalap
93 amarah Shindy
94 Kitty?
95 Candra - Nova
96 membantu
97 merawat
98 belanja
99 di incar
100 pandai berkata manis
101 pembicaraan manis di dalam kamar
102 pengawal baru
103 mesra
104 dalam bahaya
105 pulang tiba-tiba
106 nonton balap motor
107 sisi lain Shindy
108 butuh bantuan Nova
109 kedatangan Candra
110 duo Couple!!
111 menyerang balik
112 hamil?
113 pembicaraan sosok Candra
114 perkenalan Candra dengan Keyzo
115 pertemuan
116 periksa
117 musuh lama
118 tamparan keras
119 permintaan
120 Candra_Nova (part. 1)
121 Candra_Nova (part. 2)
122 Candra_Nova (part. 3)
123 kabur
124 pucat
125 keinginan Nova
126 Fitting baju pengantin (part. 1)
127 Fitting baju pengantin (part. 2)
128 minta aneh (part. 1)
129 minta aneh (part. 2)
130 rencana memberantas
131 memberantas
132 Resepsi (part. 1)
133 Resepsi (part.2)
134 Resepsi (part.3)
135 minta masak
136 pertengkaran kecil
137 umpan (part. 1)
138 umpan (part. 2)
139 bebas
140 cilok
141 Nova dan Candra_ (masak pertama kali)
142 trauma
143 terjadi
144 mencari
145 mimpi kah?
146 masa lalu Rilly
147 menyelesaikan masalah
148 bukan pelakunya
149 arti persaudaraan
150 tingkah istri yang unik
151 rencana kembali bekerja
152 benci dan cinta
153 bermain tarik ulur
154 akibat
155 Alexa_Tio
156 tidak diduga
157 kebetulan
158 mencoba mengalahkan KO
159 mengajak bermain
160 malam istimewa
161 merasa sudah kalah
162 diketahui
163 mengerjai
164 memanasi
165 lampu gantung
166 teror Shindy
167 tidak menyerah
168 sebuah jebakan
169 hilang?
170 menjodohkan
171 boneka barbie
172 wanita barbie
173 ikuti Aku!!
174 membantai
175 pelaku nya
176 omelan sayang
177 kecurigaan Pasha
178 pelakunya?
179 kelahiran
180 kembali ke mansion
181 bukan dia
182 Rilly bukan?
183 berakting
184 istana bak neraka
185 berakhir
186 Paman tampan
187 marahnya lelaki
188 menyerah juga
189 rencana berkumpul
190 Acara kecil-kecilan
191 Mafia atau Abdi Negara?
192 bandara
193 pria aneh
194 perkenalan di negara baru
195 Little Kembar
196 tidak berubah juga
197 Alnol?
198 Little Girl
199 Acara pesta (part.1)
200 Acara pesta (part. 2)
201 Promosi Novel Baru
202 Bonus Ekstra Part.1
203 Bonus Ekstra Part. 2
204 Bonus Ekstra Part. 3
205 Bonus Ekstra Part. 4
206 Bonus Ekstra Part. 5
207 Promo
Episodes

Updated 207 Episodes

1
permulaan
2
di sidang mommy kaira
3
mencari tau
4
kekasih?
5
gadis penunggu pantai?
6
shindy
7
perempuan?
8
Sartika group
9
ambil alih
10
ke luar kota
11
penolakan
12
tertarik ?
13
penculik
14
di kejar
15
di bawa ke Mansion
16
Mansion
17
bekerja?
18
rasa bersalah
19
pesta
20
balas
21
dingin
22
ketahuan
23
bersikukuh
24
Frustasi
25
masih rahasia
26
bombom
27
hari presentasi
28
mampir
29
hari pertama bekerja
30
dibawa bertemu
31
di kunci
32
tak terduga (part.1)
33
menunggu
34
bercanda
35
menghibur
36
menunggu
37
rencana
38
mansion melviano
39
masih sama
40
bertemu
41
menghadapi wanita rese
42
ke desa
43
siapa bos nya disini?
44
di grebek
45
menikah massal
46
kembali ke mansion
47
tidur satu tempat
48
jitakan manis
49
masalah kecil
50
ancaman Dylan
51
perkelahian di Lobi
52
banyak fikiran
53
bosan
54
berita miring
55
bertahanlah
56
keluar mansion
57
Menenangkan diri?
58
Mas Salju?
59
jahil
60
pengawal utusan?
61
musuh
62
balasan untuk netizen
63
mencoba
64
berlatih
65
menggoda Mas Salju (part.1)
66
menggoda Mas Salju (part. 2)
67
keluar mansion
68
KT dan KO
69
kecupan singkat
70
kota Megah
71
jalan-jalan
72
Cerita
73
Dylan cemburu?
74
FirstNight
75
tidak ada lelahnya
76
belanja
77
sudah di ketahui
78
bulan madu
79
tidak terduga
80
pemeriksaan
81
menghadiri Pesta (Part. 1)
82
menghadiri pesta (part. 2)
83
jadi penulis
84
berubah
85
mengunjungi Alexa
86
permintaan Shindy
87
penguntit?
88
wanita asing
89
berdua bersama
90
melindungimu !!
91
kepergian
92
kalap
93
amarah Shindy
94
Kitty?
95
Candra - Nova
96
membantu
97
merawat
98
belanja
99
di incar
100
pandai berkata manis
101
pembicaraan manis di dalam kamar
102
pengawal baru
103
mesra
104
dalam bahaya
105
pulang tiba-tiba
106
nonton balap motor
107
sisi lain Shindy
108
butuh bantuan Nova
109
kedatangan Candra
110
duo Couple!!
111
menyerang balik
112
hamil?
113
pembicaraan sosok Candra
114
perkenalan Candra dengan Keyzo
115
pertemuan
116
periksa
117
musuh lama
118
tamparan keras
119
permintaan
120
Candra_Nova (part. 1)
121
Candra_Nova (part. 2)
122
Candra_Nova (part. 3)
123
kabur
124
pucat
125
keinginan Nova
126
Fitting baju pengantin (part. 1)
127
Fitting baju pengantin (part. 2)
128
minta aneh (part. 1)
129
minta aneh (part. 2)
130
rencana memberantas
131
memberantas
132
Resepsi (part. 1)
133
Resepsi (part.2)
134
Resepsi (part.3)
135
minta masak
136
pertengkaran kecil
137
umpan (part. 1)
138
umpan (part. 2)
139
bebas
140
cilok
141
Nova dan Candra_ (masak pertama kali)
142
trauma
143
terjadi
144
mencari
145
mimpi kah?
146
masa lalu Rilly
147
menyelesaikan masalah
148
bukan pelakunya
149
arti persaudaraan
150
tingkah istri yang unik
151
rencana kembali bekerja
152
benci dan cinta
153
bermain tarik ulur
154
akibat
155
Alexa_Tio
156
tidak diduga
157
kebetulan
158
mencoba mengalahkan KO
159
mengajak bermain
160
malam istimewa
161
merasa sudah kalah
162
diketahui
163
mengerjai
164
memanasi
165
lampu gantung
166
teror Shindy
167
tidak menyerah
168
sebuah jebakan
169
hilang?
170
menjodohkan
171
boneka barbie
172
wanita barbie
173
ikuti Aku!!
174
membantai
175
pelaku nya
176
omelan sayang
177
kecurigaan Pasha
178
pelakunya?
179
kelahiran
180
kembali ke mansion
181
bukan dia
182
Rilly bukan?
183
berakting
184
istana bak neraka
185
berakhir
186
Paman tampan
187
marahnya lelaki
188
menyerah juga
189
rencana berkumpul
190
Acara kecil-kecilan
191
Mafia atau Abdi Negara?
192
bandara
193
pria aneh
194
perkenalan di negara baru
195
Little Kembar
196
tidak berubah juga
197
Alnol?
198
Little Girl
199
Acara pesta (part.1)
200
Acara pesta (part. 2)
201
Promosi Novel Baru
202
Bonus Ekstra Part.1
203
Bonus Ekstra Part. 2
204
Bonus Ekstra Part. 3
205
Bonus Ekstra Part. 4
206
Bonus Ekstra Part. 5
207
Promo

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!