ke luar kota

Ke esokan paginya Dylan berangkat kerja dengan stelan formalnya, sepatu pantofel yang harganya sudah pasti mahal berangkat ke perusahaan pusat Mattgroup.

para penjaga perusahaan membuka pintu mobil Dylan, mereka memberi hormat pada Dylan seorang penerus perusahaan besar Mattgroup.

"tuan muda .? ". bagus terlihat kaget tuan nya bekerja.

Bagus berlari kecil dan menundukkan kepalanya sekali ke Dylan.

"bagaimana perusahaan..? ". tanya Dylan merapikan jas kerja nya.

"berjalan baik tuan muda..! ". jawab Bagus sopan.

Trio the xylver memberi hormat pada Dylan, mereka tau kalau perusahaan akan diambil alih sementara oleh Dylan. hanya Bagus yang tak tau apa-apa sebab Ramzi tak memberi tau nya.

Dylan menatap ketiga tangan kanan setia Daddynya.

"biarkan Bagus jadi asistenku paman...! sudah saatnya kami berlatih kan?".

Trio the xylver dengan senang hati mengiyakan permintaan Dylan.

Dylan tersenyum tipis langsung berjalan dengan wibawa kepemimpinannya yang kuat, karyawan dan petinggi perusahaan berjejer rapi menyambut pemimpin nya, baik Dylan maupun Pasha sama-sama pimpinan mereka.

Dylan hanya menatap lurus kedepan bahkan ia tak memperdulikan tundukan hormat mereka semua yang sudah Dylan tebak hanya penjilat semata.

.

.

"ya ampun...! bunyi sepatu tuan muda sangat melelehkanku..! "

"ssst... diam...! ".

karyawan wanita yang terhipnotis dengan wibawa Dylan hendak mengajak cerita tapi sudah di cegah yang lainnya karna tak mau mencari masalah dengan Dylan yang lebih mengerikan dari Pasha.

kini Dylan sudah duduk di bangku kebesaran milik pasha.

"Hmm... kita mulai dari mana ya..? ".

batin Dylan memutar kursi nya sambil menengadah ke atas.

pintu di ketuk.

Dylan meliriknya dengan ekor matanya.

"ini laporan keuangan kita tuan muda.. dan ini kerja sama kedua perusahaan Sartikagroup.. "

Bagus berkata setelah memberi tundukan hormat sebagai bawahannya Dylan.

Dylan menengadahkan tangannya, Bagus yang sudah faham langsung meletakkan berkas laporannya ke tangan Dylan.

"kenapa laporan keuangan jadi begini? hanya ditinggal beberapa hari oleh daddy keluar negri semua jadi kacau begini...? ". Dylan melempar berkas laporan keuangan itu dengan kasar.

Bagus gelagapan dan dengan cepat mengambil berkas itu dan melihat dengan seksama apa sekiranya yang membuatnya ceroboh tak melihatnya.

Dylan membaca berkas kerja sama perusahaan Sartikagroup.

"luar biasa...! hanya sekali lihat tuan muda langsung tau ada yang keselip.. aku melihatnya 3 kali tadi tak melihat ini...! ceroboh sekali aku...! ".

batin Bagus merutuki kecerobohannya sendiri.

"kau tau apa yang harus kau kerjakan Bagus..? ". sindir Dylan dengan dingin.

"mengerti tuan.. saya akan cari tau siapa pelakunya...!! ". jawab Bagus langsung pamit undur diri.

.

Dylan meminta Panji dan Ramzi mengurus masalah Bagus dan ia membawa bagus ke luar kota mengurus hal penting.

"kenapa kita harus kesana tuan muda..? ". tanya Bagus yang menjadi supir.

"mereka mengundang kan? sudah pasti kita harus datang..! lagian daddy menyuruhku kesana". jawab Dylan mengotak-ngatik iped kerja nya..

"tapi itu hanya perusahaan kecil tuan..! dan saya lihat keuangan mereka sedang kacau maka nya minta kerja sama dengan kita..! ". jelas Bagus.

"hm.. aku tau.. menurutmu aku harus menerima mereka..? ".

"ini berkaitan dengan nona shindi yang saya cari tau tuan..! bukan kah anda memerintahkan saya mencari data gadis itu...? mereka bersangkutan tuan muda.. ".

"hmm aku tau.. itu sebabnya aku ingin melihatnya sendiri..! ". ujar Dylan dengan santai.

Bagus kesedak air liurnya sendiri, tak biasanya tuan mudanya tertarik dengan satu permasalahan.

"hilangkan batukmu itu Bagus...! atau aku akan membuat batuk itu batuk terakhirmu..! ". ancam Dylan.

"maafkan saya tuan muda..! ". ucap Bagus di iringi dengan tundukan sopannya.

"temperamen tuan muda masih buruk dan tak bisa di tebak..! mana mungkin aku bisa menghilangkan batuk? dia sendiri yang membuatku tersedak.

apa dia nggak sadar sedang bertindak di luar kebiasaannya..? siapa nona shindi itu..? ".

batin Bagus mengomel.

saat sudah dekat dengan tujuan, mobil Dylan di hadang oleh perampok.

"kenapa bisa ada preman di siang hari..? ". gumam Bagus menggaruk tengkuknya yang tak gatal.

"kau bisa mengurusnya bagus..? ". tanya Dylan dengan tenang masih fokus mengotak-ngatik Iped nya.

"bisa tuan muda...! ". jawab Bagus dengan lantang.

Bagus keluar dari mobil Dylan, sementara Dylan masih tenang-tenang aja di dalam mobil tak ada rasa takut sedikitpun.

"apa mau kalian..? pergilah selagi aku masih berbaik hati...! ". usir Bagus masih sempat memberi negoisasi.

para perampok itu saling pandang menodongkan pisaunya ke Bagus.

"berikan dompet dan kunci mobilmu..! ". teriak ketua perampok itu dengan garang.

mereka mengira hanya Bagus di dalam mobil tak ada yang lain.

"ck.. aku memberi kalian kesempatan malah masih ngancam balik.. baiklah kalau itu mau kalian akan aku ladeni...! ". Bagus melonggarkan dasinya dan membuka satu kancing kemeja nya,

Dylan terlihat tak peduli di dalam mobil, bahkan matanya masih fokus dengan layar IPed nya.

.

.

"maaf tuan muda...!". Ucap Bagus dengan sopan.

"kau membuang waktu 20 menit Bagus..!". Dylan menatap jam tangannya.

Bagus sekali lagi berucap maaf, ia tau Dylan sangat mementingkan waktu. bagi seorang anak Mafia sepertinya menjatuhkan para preman seharusnya hanya butuh waktu 5 menit sudah paling lama tapi Bagus malah menghabiskan waktu 20 menit..

"saya harus menyingkirkan mereka ketepi jalan tuan muda supaya tidak menghalangi jalan kita..! ".

jawab Bagus tapi hanya di dalam hati

Bagus melajukan kendaraannya. Dylan melirik seorang wanita yang bersembunyi di balik pohon,

"ck.. bodoh... kau menggunakan trik murahan...! ". batin Dylan yang sudah mengerti siasat Wanita itu.

dylan akan di rampok lalu seperti pahlawan kesiangan wanita itu akan menolongnya dan berlagak saling jatuh cinta seperti dunia novel saja. tapi tidak bagi Dylan yang tak percaya cinta pandangan pertama. baginya cinta pandangan pertama itu hanya ada di dunia fantasi saja.

"sial...! kenapa gagal..? ". maki perempuan itu dengan frustasi.

ia berlari ke mobilnya yang tak jauh darinya, ia segera keluar dari hutan dan melajukan kendaraannya memecah jalan sunyi.

.

.

"kita sudah sampai tuan muda...! ". Bagus melepas seatbeltnya.

Dylan menutup ipednya dan memberikannya ke Bagus.

mereka keluar dari mobil disambut hangat oleh Yuni dan Joko.

"hormat kami tuan muda.. suatu keberuntungan bagi kami dengan menyambut tuan di kota kami..! ". ucap Joko dan Yuni mulai berakting semanis mungkin menjilat Dylan.

Dylan hanya menunjukkan wajah dingin dan datarnya kepada sepasang suami istri itu, Bagus tak kalah dingin menatap mereka berdua.

"bisakah kita masuk saja..! tuan saya terlalu lelah habis perjalanan jauh..! ". Bagus berkata dengan wajah datarnya berdiri gagah menghalangi kedua penjilat itu yang hendak menggapai tangan Dylan.

"oh.. iya.. maaf.. silahkan masuk tuan muda..! ". ucap Yuni memberi jalan untuk Dylan.

Dylan dan Bagus masuk ke rumah yang cukup megah, Dylan melihat desain rumah itu dan menyeringai tipis

"ini bukan rumah kalian..! ". batin Dylan menatap semua foto yang terpampang di dinding hanya foto mereka saja tak ada foto tuan rumah yang asli..

Yuni dan Joko makin bersemangat melihat Dylan yang tengah menatap potret keluarga mereka. dengan begitu rencana mereka mendekatkan Dylan dengan putri mereka sudah pasti berhasil itulah siasat mereka.

sebelumnya mereka berencana akan menjilat Pasha tapi yang datang Dylan tentu lebih menarik bagi mereka.

.

.

Terpopuler

Comments

aphrodite

aphrodite

kalo Bagus anak Ramzi masih kecil dong umurnya dibawah Kaisha Keyzo..Kaisha aja masih 16..Bagus baru 15th dong kok udah disuruh kerja aja..si Bagus jenius juga kah🤔

2024-10-31

0

Truely Jm Manoppo

Truely Jm Manoppo

wow paman dan bibinya Shindi ... yang gak tau diri.

2024-07-11

0

Alejandra

Alejandra

Cinta pandangan pertama mungkin nggak, tapi getaran pada pandangan pertama pasti adakan. Buktinya sekarang malah pengen masuk ke lingkungan yang berhubungan dengan Shindy...

2022-12-09

1

lihat semua
Episodes
1 permulaan
2 di sidang mommy kaira
3 mencari tau
4 kekasih?
5 gadis penunggu pantai?
6 shindy
7 perempuan?
8 Sartika group
9 ambil alih
10 ke luar kota
11 penolakan
12 tertarik ?
13 penculik
14 di kejar
15 di bawa ke Mansion
16 Mansion
17 bekerja?
18 rasa bersalah
19 pesta
20 balas
21 dingin
22 ketahuan
23 bersikukuh
24 Frustasi
25 masih rahasia
26 bombom
27 hari presentasi
28 mampir
29 hari pertama bekerja
30 dibawa bertemu
31 di kunci
32 tak terduga (part.1)
33 menunggu
34 bercanda
35 menghibur
36 menunggu
37 rencana
38 mansion melviano
39 masih sama
40 bertemu
41 menghadapi wanita rese
42 ke desa
43 siapa bos nya disini?
44 di grebek
45 menikah massal
46 kembali ke mansion
47 tidur satu tempat
48 jitakan manis
49 masalah kecil
50 ancaman Dylan
51 perkelahian di Lobi
52 banyak fikiran
53 bosan
54 berita miring
55 bertahanlah
56 keluar mansion
57 Menenangkan diri?
58 Mas Salju?
59 jahil
60 pengawal utusan?
61 musuh
62 balasan untuk netizen
63 mencoba
64 berlatih
65 menggoda Mas Salju (part.1)
66 menggoda Mas Salju (part. 2)
67 keluar mansion
68 KT dan KO
69 kecupan singkat
70 kota Megah
71 jalan-jalan
72 Cerita
73 Dylan cemburu?
74 FirstNight
75 tidak ada lelahnya
76 belanja
77 sudah di ketahui
78 bulan madu
79 tidak terduga
80 pemeriksaan
81 menghadiri Pesta (Part. 1)
82 menghadiri pesta (part. 2)
83 jadi penulis
84 berubah
85 mengunjungi Alexa
86 permintaan Shindy
87 penguntit?
88 wanita asing
89 berdua bersama
90 melindungimu !!
91 kepergian
92 kalap
93 amarah Shindy
94 Kitty?
95 Candra - Nova
96 membantu
97 merawat
98 belanja
99 di incar
100 pandai berkata manis
101 pembicaraan manis di dalam kamar
102 pengawal baru
103 mesra
104 dalam bahaya
105 pulang tiba-tiba
106 nonton balap motor
107 sisi lain Shindy
108 butuh bantuan Nova
109 kedatangan Candra
110 duo Couple!!
111 menyerang balik
112 hamil?
113 pembicaraan sosok Candra
114 perkenalan Candra dengan Keyzo
115 pertemuan
116 periksa
117 musuh lama
118 tamparan keras
119 permintaan
120 Candra_Nova (part. 1)
121 Candra_Nova (part. 2)
122 Candra_Nova (part. 3)
123 kabur
124 pucat
125 keinginan Nova
126 Fitting baju pengantin (part. 1)
127 Fitting baju pengantin (part. 2)
128 minta aneh (part. 1)
129 minta aneh (part. 2)
130 rencana memberantas
131 memberantas
132 Resepsi (part. 1)
133 Resepsi (part.2)
134 Resepsi (part.3)
135 minta masak
136 pertengkaran kecil
137 umpan (part. 1)
138 umpan (part. 2)
139 bebas
140 cilok
141 Nova dan Candra_ (masak pertama kali)
142 trauma
143 terjadi
144 mencari
145 mimpi kah?
146 masa lalu Rilly
147 menyelesaikan masalah
148 bukan pelakunya
149 arti persaudaraan
150 tingkah istri yang unik
151 rencana kembali bekerja
152 benci dan cinta
153 bermain tarik ulur
154 akibat
155 Alexa_Tio
156 tidak diduga
157 kebetulan
158 mencoba mengalahkan KO
159 mengajak bermain
160 malam istimewa
161 merasa sudah kalah
162 diketahui
163 mengerjai
164 memanasi
165 lampu gantung
166 teror Shindy
167 tidak menyerah
168 sebuah jebakan
169 hilang?
170 menjodohkan
171 boneka barbie
172 wanita barbie
173 ikuti Aku!!
174 membantai
175 pelaku nya
176 omelan sayang
177 kecurigaan Pasha
178 pelakunya?
179 kelahiran
180 kembali ke mansion
181 bukan dia
182 Rilly bukan?
183 berakting
184 istana bak neraka
185 berakhir
186 Paman tampan
187 marahnya lelaki
188 menyerah juga
189 rencana berkumpul
190 Acara kecil-kecilan
191 Mafia atau Abdi Negara?
192 bandara
193 pria aneh
194 perkenalan di negara baru
195 Little Kembar
196 tidak berubah juga
197 Alnol?
198 Little Girl
199 Acara pesta (part.1)
200 Acara pesta (part. 2)
201 Promosi Novel Baru
202 Bonus Ekstra Part.1
203 Bonus Ekstra Part. 2
204 Bonus Ekstra Part. 3
205 Bonus Ekstra Part. 4
206 Bonus Ekstra Part. 5
207 Promo
Episodes

Updated 207 Episodes

1
permulaan
2
di sidang mommy kaira
3
mencari tau
4
kekasih?
5
gadis penunggu pantai?
6
shindy
7
perempuan?
8
Sartika group
9
ambil alih
10
ke luar kota
11
penolakan
12
tertarik ?
13
penculik
14
di kejar
15
di bawa ke Mansion
16
Mansion
17
bekerja?
18
rasa bersalah
19
pesta
20
balas
21
dingin
22
ketahuan
23
bersikukuh
24
Frustasi
25
masih rahasia
26
bombom
27
hari presentasi
28
mampir
29
hari pertama bekerja
30
dibawa bertemu
31
di kunci
32
tak terduga (part.1)
33
menunggu
34
bercanda
35
menghibur
36
menunggu
37
rencana
38
mansion melviano
39
masih sama
40
bertemu
41
menghadapi wanita rese
42
ke desa
43
siapa bos nya disini?
44
di grebek
45
menikah massal
46
kembali ke mansion
47
tidur satu tempat
48
jitakan manis
49
masalah kecil
50
ancaman Dylan
51
perkelahian di Lobi
52
banyak fikiran
53
bosan
54
berita miring
55
bertahanlah
56
keluar mansion
57
Menenangkan diri?
58
Mas Salju?
59
jahil
60
pengawal utusan?
61
musuh
62
balasan untuk netizen
63
mencoba
64
berlatih
65
menggoda Mas Salju (part.1)
66
menggoda Mas Salju (part. 2)
67
keluar mansion
68
KT dan KO
69
kecupan singkat
70
kota Megah
71
jalan-jalan
72
Cerita
73
Dylan cemburu?
74
FirstNight
75
tidak ada lelahnya
76
belanja
77
sudah di ketahui
78
bulan madu
79
tidak terduga
80
pemeriksaan
81
menghadiri Pesta (Part. 1)
82
menghadiri pesta (part. 2)
83
jadi penulis
84
berubah
85
mengunjungi Alexa
86
permintaan Shindy
87
penguntit?
88
wanita asing
89
berdua bersama
90
melindungimu !!
91
kepergian
92
kalap
93
amarah Shindy
94
Kitty?
95
Candra - Nova
96
membantu
97
merawat
98
belanja
99
di incar
100
pandai berkata manis
101
pembicaraan manis di dalam kamar
102
pengawal baru
103
mesra
104
dalam bahaya
105
pulang tiba-tiba
106
nonton balap motor
107
sisi lain Shindy
108
butuh bantuan Nova
109
kedatangan Candra
110
duo Couple!!
111
menyerang balik
112
hamil?
113
pembicaraan sosok Candra
114
perkenalan Candra dengan Keyzo
115
pertemuan
116
periksa
117
musuh lama
118
tamparan keras
119
permintaan
120
Candra_Nova (part. 1)
121
Candra_Nova (part. 2)
122
Candra_Nova (part. 3)
123
kabur
124
pucat
125
keinginan Nova
126
Fitting baju pengantin (part. 1)
127
Fitting baju pengantin (part. 2)
128
minta aneh (part. 1)
129
minta aneh (part. 2)
130
rencana memberantas
131
memberantas
132
Resepsi (part. 1)
133
Resepsi (part.2)
134
Resepsi (part.3)
135
minta masak
136
pertengkaran kecil
137
umpan (part. 1)
138
umpan (part. 2)
139
bebas
140
cilok
141
Nova dan Candra_ (masak pertama kali)
142
trauma
143
terjadi
144
mencari
145
mimpi kah?
146
masa lalu Rilly
147
menyelesaikan masalah
148
bukan pelakunya
149
arti persaudaraan
150
tingkah istri yang unik
151
rencana kembali bekerja
152
benci dan cinta
153
bermain tarik ulur
154
akibat
155
Alexa_Tio
156
tidak diduga
157
kebetulan
158
mencoba mengalahkan KO
159
mengajak bermain
160
malam istimewa
161
merasa sudah kalah
162
diketahui
163
mengerjai
164
memanasi
165
lampu gantung
166
teror Shindy
167
tidak menyerah
168
sebuah jebakan
169
hilang?
170
menjodohkan
171
boneka barbie
172
wanita barbie
173
ikuti Aku!!
174
membantai
175
pelaku nya
176
omelan sayang
177
kecurigaan Pasha
178
pelakunya?
179
kelahiran
180
kembali ke mansion
181
bukan dia
182
Rilly bukan?
183
berakting
184
istana bak neraka
185
berakhir
186
Paman tampan
187
marahnya lelaki
188
menyerah juga
189
rencana berkumpul
190
Acara kecil-kecilan
191
Mafia atau Abdi Negara?
192
bandara
193
pria aneh
194
perkenalan di negara baru
195
Little Kembar
196
tidak berubah juga
197
Alnol?
198
Little Girl
199
Acara pesta (part.1)
200
Acara pesta (part. 2)
201
Promosi Novel Baru
202
Bonus Ekstra Part.1
203
Bonus Ekstra Part. 2
204
Bonus Ekstra Part. 3
205
Bonus Ekstra Part. 4
206
Bonus Ekstra Part. 5
207
Promo

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!