perempuan?

Dylan menghidupkan ponselnya dan banyak pesan masuk dari adiknya Nova.

"Kak belikan tas baru yang brandit buat acara pernikahan teman...! Please...! Nova malas keluar mansion...! ".

pesan Nova di tambah emoticon memelas di awalnya..

Dylan menarik nafas panjang baru beberapa detik ponselnya terletak sudah bergetar saja ponselnya, dengan malas Dylan mengangkatnya.

"hemm?? ". sahut Dylan setelah menekan tombol hijau.

"kakak...!! "

rengek Nova dengan manja

"kenapa harus kakak? kamu keluar aja sama Kaisha pasti dapat tas nya..! ". tolak halus dylan.

"ck.. tadi udah keluar kak cuma ke toko pakaian karna di toko tas banyak perempuan-perempuan kelas genit yang suka sekali mengintrogasi Nova karna kakak yang menolak mereka tanpa bertemu kalau di ajak ngedet....! ". jelas Nova panjang kali lebar.

Dylan menarik nafas panjang.

"baiklah..! "

"yesss...!! "

girang Nova di ujung telfon.

Dylan mematikan panggilannya secara sepihak.

"dasar adik manja..! seharusnya bangga punya kakak sepertiku bukan menyalahkan kakaknya sendiri..! ". dumel Dylan dengan menatap kesal layar ponselnya.

dengan sangat terpaksa Dylan pergi ke Mol terdekat nya dan pasti pergi ke toko tas, tak ada lagi yang menyambutnya karna ancaman Dylan sebelumnya.

Dylan terkejut sesaat melihat gadis tepi pantai yang ia kira hantu sedang berjualan tas dengan anggun dan wibawanya tapi tak ada yang membelinya satupun karna dirinya perempuan.

(coba kalau yang jual laki-laki tampan sudah pasti ludes dalam sesaat.. wkwkwk)

Dylan berdehem pelan mengusir rasa canggungnya lalu melangkahkan kakinya ke tempat Shindi.

Shindi melihat Dylan tentu terkejut.

"tuan..? ada yang bisa saya bantu? ".

Dylan melirik tas di belakang Shindi,

"oh... saya mengerti..! silahkan tuan dipilih yang mana yang disuka tasnya..! ".

Shindi langsung bergeser ke samping mempersilahkan Dylan memilih supaya lebih leluasa.

Dylan diam melihat tas-tas itu dengan bingung tapi masih datar.

"boleh aku memotretnya? dan mengirimnya ke seseorang? ". tanya Dylan tanpa melihat ke Shindi

"ehh.. silahkan tuan..! ". jawab Shindi dengan sopan.

Dylan memotret semua tas-tas itu dan mengirimnya ke Nova. shindi tersenyum melihat raut wajah kesal Dylan seperti tak dapat balasan dari perempuan yang menginginkan tas ini.

"bagaimana tuan? anda bisa beri tau buat apa tasnya..? biar saya bantu pilihkan! ". tawar shindi dengan sesopan mungkin.

"pesta. !". jawab Dylan singkat.

Shindi mengumpulkan tas-tas yang elegan dan megah dibawa untuk acara pesta.

"berapa usia nya tuan? ". tanya Shindi dengan sopan.

"24 !" jawab Dylan lagi tapi masih fokus dengan ponselnya berharap Nova membalas pesannya..

"hm.. kalau usia nya masih muda biasanya tergantung dengan karakternya tuan..! bisa anda jelaskan bagaimana karakter nya..? ".

tanya Shindi masih sopan.

"bawel, cerewet, manja tapi hanya didepan keluarganya saja..! ". jawab Dylan masih fokus ke layar ponselnya.

Shindi mengangguk-ngangguk berusaha menjiwai posisi itu dan menemukan tas yang cocok untuk karakter perempuan seperti itu.

"yang ini sangat cocok tuan..! ". Shindi menunjuk sopan tas yang elegan dan kekinian tahun ini.

Dylan beralih menatap tas yang Shindi tunjukkan bersamaan pesan masuk dari Nova yang menginginkan tas yang Shindi tunjuk.

Dylan menatap ponsel dan tas itu secara bergantian.

"bagaimana bisa.? ". gumam Dylan tak percaya.

"apanya tuan? ". tanya Shindi masih begitu sopan dengan senyum ramahnya.

"tidak.. aku mau itu lalu bisa kau rekomendasikan untuk gadis berusia kira-kira 16 tahunan! ".

alih Dylan dengan canggung menggaruk tengkuknya yang tak gatal.

Shindi tersenyum ramah, ia paling suka pelanggan seperti Dylan yang sangat bisa diajak berbisnis.

Shindi menjelaskan tas brandit di meja dan menjelaskan dengan serinci mungkin kelebihan tas itu tanpa melebih-lebihkan.

Dylan pun mengerti kelebihannya karna Shindi menjelaskannya dengan rinci tanpa ada niat menggoda seperti pekerja lainnya hingga Dylan nyambung saat Shindi menjelaskan.

"ada warna apa aja..? ". tanya Dylan.

Shindi mengeluarkan semua tas brandit yang sesuai dengan permintaan Dylan.

"baiklah..! aku ambil semua ini"

seru Dylan dengan wajah tenangnya.

senyum shindi merekah sempurna,

ia mengambil sopan blackcard milik Dylan dengan sedikit bersemangat menggesek kartu limited itu.

beberapa pengunjung lainnya mulai melihat Dylan yang belanja tas, mereka ingin mendekat tapi terlalu takut jadi hanya menonton dari jauh saja.

"terimakasih...! ". ucap Dylan menenteng semua belanjaannya.

Shindi juga mengucapkan terimakasih kembali dan berkata "semoga anda senang berbelanja di toko kami tuan! ".

Dylan mengabaikannya dan terus berjalan meninggalkan tempat itu.

Shindi seperti dapat jackpot yang besar karna berhasil menjual 12 tas paling mahal di meja nya yang artinya uangnya juga banyak karna yang terjual tas yang paling mahal harga nya..

"saya mau beli juga mbak..! "

"saya juga mbak..! "

Shindi terkejut melihat banyaknya perempuan yang berebut menginginkan tas yang Dylan beli tadi.

"i.. iya kakak-kakak.. sebentar ya saya cek barangnya ke gudang terlebih dahulu..! ". pinta Shindi dengan bersemangat tapi masih bisa menenangkan banyaknya perempuan yang berebut tak sabar berbicara padanya.

Shindi melayani banyaknya wanita-wanita dikelas menengah dan kelas atas membeli tas yang sama seperti Dylan tapi tetap saja stoknya terbatas hanya beberapa orang saja yang bisa membelinya.

Dylan di dalam mobil tersenyum tipis mengingat cara anggun Shindi yang menjelaskan dagangannya tanpa ada kesan menggoda dalam tutur katanya.

.

.

.

"waah... kakaaaakkk... tasnya cantik sekali...!! "

jerit Nova dengan heboh.

Kaisha juga berbinar menatap tas yang berserakan di sofa ruang tamu.

"itu milikmu semua dan yang situ milik Kaisha semua...! ". tunjuk Dylan ke arah tas-tas yang ia beli

"makasih kak..! Kaisha sayang kakak"

Kaisha langsung melompat memeluk Dylan hingga terduduk disofanya.

Dylan terkekeh sambil mengusap kepala Kaisha, Kaisha langsung bangkit dan mengambil tas-tasnya.

"dek.. kakak mau satu..! sebagai gantinya kakak berikan tas kakak juga satu.. gimana? ". tawar Nova dengan senyum lebarnya.

Kaisha tentu mengangguk-ngangguk setuju dan akhirnya mereka barteran tas, Nova juga mengecup pipi kakaknya sebagai ucapan terimakasih lalu kabur ke dalam lift meninggalkan Dylan yang geleng-geleng kepala.

"kenapa kamu membelikan tas sebanyak itu sayang pada adikmu ? ". tanya Kaira dengan senyum hangatnya mendekati Dylan dan duduk disamping dylan.

"penjualnya yang menawarkannya mom..! ". jawab Dylan memijit tengkuknya sendiri.

"penjualnya? perempuan atau laki-laki? ". tanya Mely tiba-tiba menyambar.

Dylan jadi gugup tapi masih bisa di tutupi dengan wajah datarnya.

mommy Kaira menatap putranya dengan tatapan meminta penjelasan.

"perempuan sama laki-laki mereka sepasang suami istri..! katanya mau nikah tahun ini tapi nggak ada biaya..! ". bohong Dylan sedatar mungkin sambil memijit bahunya yang terasa pegal.

"benarkah? ". tanya Mely dan Kaira kompak memicing curiga ke Dylan.

Dylan menatap Mely dan Kaira bergantian dan mengangguk sebagai jawaban dirinya tak berbohong.

"ck.. kenapa wajahmu datar begitu hmm? kalau begini bagaimana kami tau kamu berbohong atau bicara sebenarnya? ". omel Mely dengan kesal.

Kaira menatap dylan dengan serius.

"sepertinya perempuan mah..! "

jawab Kaira mendapat tatapan sekilas oleh Dylan

"benarkah?? ". pekik Mely dengan melengking.

Dylan memutar bola matanya dengan malas

"hanya perempuan jelek..! ".

"lalu kenapa kamu berbohong kalau dia memang jelek? ". tanya Kaira menusuk.

Dylan mengangkat bahunya.

"karna nggak mau mommy dan Granma mendatangi perempuan itu!". jawabnya santai.

.

.

Terpopuler

Comments

Sandisalbiah

Sandisalbiah

Dylan gak sadar kalau hatinya udah terpikat dgn sosok Shindi..

2024-09-13

0

Truely Jm Manoppo

Truely Jm Manoppo

Dylan ... pura2 nih ye

2024-07-11

0

Ani 🤭

Ani 🤭

dilan malu² tapi mau wkwkwk 🙏🙏🙏🙏🥰🥰🥰🥰🥰

2023-02-10

1

lihat semua
Episodes
1 permulaan
2 di sidang mommy kaira
3 mencari tau
4 kekasih?
5 gadis penunggu pantai?
6 shindy
7 perempuan?
8 Sartika group
9 ambil alih
10 ke luar kota
11 penolakan
12 tertarik ?
13 penculik
14 di kejar
15 di bawa ke Mansion
16 Mansion
17 bekerja?
18 rasa bersalah
19 pesta
20 balas
21 dingin
22 ketahuan
23 bersikukuh
24 Frustasi
25 masih rahasia
26 bombom
27 hari presentasi
28 mampir
29 hari pertama bekerja
30 dibawa bertemu
31 di kunci
32 tak terduga (part.1)
33 menunggu
34 bercanda
35 menghibur
36 menunggu
37 rencana
38 mansion melviano
39 masih sama
40 bertemu
41 menghadapi wanita rese
42 ke desa
43 siapa bos nya disini?
44 di grebek
45 menikah massal
46 kembali ke mansion
47 tidur satu tempat
48 jitakan manis
49 masalah kecil
50 ancaman Dylan
51 perkelahian di Lobi
52 banyak fikiran
53 bosan
54 berita miring
55 bertahanlah
56 keluar mansion
57 Menenangkan diri?
58 Mas Salju?
59 jahil
60 pengawal utusan?
61 musuh
62 balasan untuk netizen
63 mencoba
64 berlatih
65 menggoda Mas Salju (part.1)
66 menggoda Mas Salju (part. 2)
67 keluar mansion
68 KT dan KO
69 kecupan singkat
70 kota Megah
71 jalan-jalan
72 Cerita
73 Dylan cemburu?
74 FirstNight
75 tidak ada lelahnya
76 belanja
77 sudah di ketahui
78 bulan madu
79 tidak terduga
80 pemeriksaan
81 menghadiri Pesta (Part. 1)
82 menghadiri pesta (part. 2)
83 jadi penulis
84 berubah
85 mengunjungi Alexa
86 permintaan Shindy
87 penguntit?
88 wanita asing
89 berdua bersama
90 melindungimu !!
91 kepergian
92 kalap
93 amarah Shindy
94 Kitty?
95 Candra - Nova
96 membantu
97 merawat
98 belanja
99 di incar
100 pandai berkata manis
101 pembicaraan manis di dalam kamar
102 pengawal baru
103 mesra
104 dalam bahaya
105 pulang tiba-tiba
106 nonton balap motor
107 sisi lain Shindy
108 butuh bantuan Nova
109 kedatangan Candra
110 duo Couple!!
111 menyerang balik
112 hamil?
113 pembicaraan sosok Candra
114 perkenalan Candra dengan Keyzo
115 pertemuan
116 periksa
117 musuh lama
118 tamparan keras
119 permintaan
120 Candra_Nova (part. 1)
121 Candra_Nova (part. 2)
122 Candra_Nova (part. 3)
123 kabur
124 pucat
125 keinginan Nova
126 Fitting baju pengantin (part. 1)
127 Fitting baju pengantin (part. 2)
128 minta aneh (part. 1)
129 minta aneh (part. 2)
130 rencana memberantas
131 memberantas
132 Resepsi (part. 1)
133 Resepsi (part.2)
134 Resepsi (part.3)
135 minta masak
136 pertengkaran kecil
137 umpan (part. 1)
138 umpan (part. 2)
139 bebas
140 cilok
141 Nova dan Candra_ (masak pertama kali)
142 trauma
143 terjadi
144 mencari
145 mimpi kah?
146 masa lalu Rilly
147 menyelesaikan masalah
148 bukan pelakunya
149 arti persaudaraan
150 tingkah istri yang unik
151 rencana kembali bekerja
152 benci dan cinta
153 bermain tarik ulur
154 akibat
155 Alexa_Tio
156 tidak diduga
157 kebetulan
158 mencoba mengalahkan KO
159 mengajak bermain
160 malam istimewa
161 merasa sudah kalah
162 diketahui
163 mengerjai
164 memanasi
165 lampu gantung
166 teror Shindy
167 tidak menyerah
168 sebuah jebakan
169 hilang?
170 menjodohkan
171 boneka barbie
172 wanita barbie
173 ikuti Aku!!
174 membantai
175 pelaku nya
176 omelan sayang
177 kecurigaan Pasha
178 pelakunya?
179 kelahiran
180 kembali ke mansion
181 bukan dia
182 Rilly bukan?
183 berakting
184 istana bak neraka
185 berakhir
186 Paman tampan
187 marahnya lelaki
188 menyerah juga
189 rencana berkumpul
190 Acara kecil-kecilan
191 Mafia atau Abdi Negara?
192 bandara
193 pria aneh
194 perkenalan di negara baru
195 Little Kembar
196 tidak berubah juga
197 Alnol?
198 Little Girl
199 Acara pesta (part.1)
200 Acara pesta (part. 2)
201 Promosi Novel Baru
202 Bonus Ekstra Part.1
203 Bonus Ekstra Part. 2
204 Bonus Ekstra Part. 3
205 Bonus Ekstra Part. 4
206 Bonus Ekstra Part. 5
207 Promo
Episodes

Updated 207 Episodes

1
permulaan
2
di sidang mommy kaira
3
mencari tau
4
kekasih?
5
gadis penunggu pantai?
6
shindy
7
perempuan?
8
Sartika group
9
ambil alih
10
ke luar kota
11
penolakan
12
tertarik ?
13
penculik
14
di kejar
15
di bawa ke Mansion
16
Mansion
17
bekerja?
18
rasa bersalah
19
pesta
20
balas
21
dingin
22
ketahuan
23
bersikukuh
24
Frustasi
25
masih rahasia
26
bombom
27
hari presentasi
28
mampir
29
hari pertama bekerja
30
dibawa bertemu
31
di kunci
32
tak terduga (part.1)
33
menunggu
34
bercanda
35
menghibur
36
menunggu
37
rencana
38
mansion melviano
39
masih sama
40
bertemu
41
menghadapi wanita rese
42
ke desa
43
siapa bos nya disini?
44
di grebek
45
menikah massal
46
kembali ke mansion
47
tidur satu tempat
48
jitakan manis
49
masalah kecil
50
ancaman Dylan
51
perkelahian di Lobi
52
banyak fikiran
53
bosan
54
berita miring
55
bertahanlah
56
keluar mansion
57
Menenangkan diri?
58
Mas Salju?
59
jahil
60
pengawal utusan?
61
musuh
62
balasan untuk netizen
63
mencoba
64
berlatih
65
menggoda Mas Salju (part.1)
66
menggoda Mas Salju (part. 2)
67
keluar mansion
68
KT dan KO
69
kecupan singkat
70
kota Megah
71
jalan-jalan
72
Cerita
73
Dylan cemburu?
74
FirstNight
75
tidak ada lelahnya
76
belanja
77
sudah di ketahui
78
bulan madu
79
tidak terduga
80
pemeriksaan
81
menghadiri Pesta (Part. 1)
82
menghadiri pesta (part. 2)
83
jadi penulis
84
berubah
85
mengunjungi Alexa
86
permintaan Shindy
87
penguntit?
88
wanita asing
89
berdua bersama
90
melindungimu !!
91
kepergian
92
kalap
93
amarah Shindy
94
Kitty?
95
Candra - Nova
96
membantu
97
merawat
98
belanja
99
di incar
100
pandai berkata manis
101
pembicaraan manis di dalam kamar
102
pengawal baru
103
mesra
104
dalam bahaya
105
pulang tiba-tiba
106
nonton balap motor
107
sisi lain Shindy
108
butuh bantuan Nova
109
kedatangan Candra
110
duo Couple!!
111
menyerang balik
112
hamil?
113
pembicaraan sosok Candra
114
perkenalan Candra dengan Keyzo
115
pertemuan
116
periksa
117
musuh lama
118
tamparan keras
119
permintaan
120
Candra_Nova (part. 1)
121
Candra_Nova (part. 2)
122
Candra_Nova (part. 3)
123
kabur
124
pucat
125
keinginan Nova
126
Fitting baju pengantin (part. 1)
127
Fitting baju pengantin (part. 2)
128
minta aneh (part. 1)
129
minta aneh (part. 2)
130
rencana memberantas
131
memberantas
132
Resepsi (part. 1)
133
Resepsi (part.2)
134
Resepsi (part.3)
135
minta masak
136
pertengkaran kecil
137
umpan (part. 1)
138
umpan (part. 2)
139
bebas
140
cilok
141
Nova dan Candra_ (masak pertama kali)
142
trauma
143
terjadi
144
mencari
145
mimpi kah?
146
masa lalu Rilly
147
menyelesaikan masalah
148
bukan pelakunya
149
arti persaudaraan
150
tingkah istri yang unik
151
rencana kembali bekerja
152
benci dan cinta
153
bermain tarik ulur
154
akibat
155
Alexa_Tio
156
tidak diduga
157
kebetulan
158
mencoba mengalahkan KO
159
mengajak bermain
160
malam istimewa
161
merasa sudah kalah
162
diketahui
163
mengerjai
164
memanasi
165
lampu gantung
166
teror Shindy
167
tidak menyerah
168
sebuah jebakan
169
hilang?
170
menjodohkan
171
boneka barbie
172
wanita barbie
173
ikuti Aku!!
174
membantai
175
pelaku nya
176
omelan sayang
177
kecurigaan Pasha
178
pelakunya?
179
kelahiran
180
kembali ke mansion
181
bukan dia
182
Rilly bukan?
183
berakting
184
istana bak neraka
185
berakhir
186
Paman tampan
187
marahnya lelaki
188
menyerah juga
189
rencana berkumpul
190
Acara kecil-kecilan
191
Mafia atau Abdi Negara?
192
bandara
193
pria aneh
194
perkenalan di negara baru
195
Little Kembar
196
tidak berubah juga
197
Alnol?
198
Little Girl
199
Acara pesta (part.1)
200
Acara pesta (part. 2)
201
Promosi Novel Baru
202
Bonus Ekstra Part.1
203
Bonus Ekstra Part. 2
204
Bonus Ekstra Part. 3
205
Bonus Ekstra Part. 4
206
Bonus Ekstra Part. 5
207
Promo

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!