ke esokan paginya Dylan membuat sarapan untuknya dan adik-adiknya..
mereka berempat berkumpul di meja makan.
"kenapa kakak buat sarapan? biarkan aja kak Keyzo membuatkan sarapan! kan itu udah hukumannya kalau pulang larut malam..! ". Kaisha menatap kesal Keyzo yang diam saja dengan senyum lebarnya.
"biarkan saja dek..! asalkan dia nggak merusak perempuan itu sudah cukup buat kakak! ". jawab Dylan.
"sumpah kak..! Keyzo nggak pernah mendekati perempuan bahkan Keyzo selalu menghindar dari mereka..! ". tutur Keyzo mengangkat 2 jari nya..
Nova mengusap kepala Keyzo..
"kakak percaya kamu dek..! walaupun kamu nakal tapi didikan kami nggak akan kamu langgar..! asalkan mereka nggak tau identitasmu itu sudah membuatmu aman.. "
Keyzo tersenyum lebar menatap kakaknya, walaupun sering cekcok mulut dengan nova tapi Nova juga begitu pengertian padanya.
"sudah.. sudah.. nanti malam biarkan Keyzo yang masak..! kita sarapan aja ya.. "
Dylan menengahi.
tak ada pembicaraan lagi hanya fokus dengan sarapan.
"hormat saya tuan...! ". ucap Bagus dengan sopan.
Bagus tiba di saat mereka tengah sarapan.
"Bagus...? hai. !". sapa Kaisha dan Keyzo.
"sarapan Bagus..! ". perintah Nova.
Bagus yang emang tak sempat sarapan pun menyantap sarapan di tempat majikannya, sudah tak ada lagi rasa canggung untuk hal itu.
"kak.. nanti Nova ada undangan pesta.. ! boleh ya keluar.. ?". rengek Nova.
"hm.. harus pakai pengawal..! ". syarat Dylan.
"tapi dari jauh kan kak? ". tanya Nova memelas.
Dylan menatap adiknya sebentar lalu mengangguk pelan.
"yes...! " girang Nova.
Bagus hanya fokus dengan sarapannya sebab makanannya benar-benar enak.
.
.
"kalian jangan kemana-mana.. ! kalau mau keluar izin terlebih dahulu sama kakak.. kita nggak tau bahaya apa yang sedang mengintai kalian.. "
Dylan memperingati Kaisha dan Keyzo.
walaupun Kaisha dan Keyzo tak di ketahui publik tapi kalau tertangkap keluar dari mansion Melviano pasti akan di curigai juga.
"iya kak..! ". jawab keduanya kompak.
"Keyzo ajari Kaisha menembak dan beladiri tahap sulit..! ". perintah Dylan
Kaisha menekuk wajah cantiknya, ia tak bisa mengelak dan Keyzo tentu setuju mengajari kembarannya beladiri.
Bagus sudah stnby di mobil membukakan pintu buat Dylan, ia berdiri gagah di pintu kemudi menunggu Dylan masuk terlebih dahulu.
.
di dalam perjalanannya Dylan tak sengaja melihat kejadian tak terduga..
"Kejar mobil pengecut itu..! "
Perintah Dylan dengan tatapan membunuhnya.
"b. baik tuan..! " jawab Bagus segera tancap gas mengejar mobil itu..
aksi kejar-kejaran di jalan besar pun terjadi, tak ada yang berani menghalangi mobil Dylan malah memberi jalan.
kencangnya mobil asing itu dan mobil Dylan sudah tiba di batas maksimal.
"dahului cepat...! ". titah Dylan.
dengan profesional Bagus mengecoh mobil didepannya dan bisa mendahului mobil itu. saat mobil dylan didepan mobil itu, mobil itu langsung berusaha mendahului mobil Dylan tapi tetap saja mobil Dylan tak bisa dikejar, mobil dylan sangatlah mahal dan sudah pasti tak terkalahkan kalau dibawa ngebut.
Bagus langsung menghentikan kendaraannya hingga bunyi decitan rem memekakkan telinga pengendara lainnya..
"sial.. cepat putar. !" teriak penculik di dalam mobil asing itu.
Dylan dengan cepat mengambil senjata apinya menembak ban mobil itu hingga pecah.
Dylan berwajah dingin menembak mobil itu berkali-kali hingga mobil itu tergores sana sini.
"cepat keluar...! ". perintah ketua penculik di dalam mobil asing itu yang sedang membekap mulut seorang bocah perempuan.
Bagus yang tak tau apa-apa juga ikut turun mengeluarkan senjata apinya.
"ada apa sebenarnya tuan? ". tanya Bagus serius.
"mereka menculik anak kecil!". jawab Dylan singkat.
"apa. ? masih ada ya preman yang berani menculik anak kecil..! ". geram Bagus dengan tangan terkepal.
5 penculik keluar dari mobil itu dengan memegang senjata api juga.
tanpa jeda Dylan langsung menembak jantung dan kepala lawannya dibantu Bagus yang tak kalah sadis..
"mati adalah jalan terbaik untuk kalian..! ". Dylan berkata dengan datar lalu menembak udara tanda peringatan bagi orang yang tersisa didalam mobil.
Bagus berlari mendahului Dylan dan membuka paksa pintu mobil itu, ketua penculik menodongkan senjata ke gadis kecil itu yang sudah menangis sejak tadi.
Bagus melangkah mundur seketika karna gadis kecil itu dijadikan sandera.
"mundur...! serahkan mobil mu..! ".kata ketua penculik itu dengan meletakkan ujung senjata apinya di pelipis bocah kecil itu.
Dylan memperhatikan gerakan pria itu dan sedang memperhitungkan rencananya, senjatanya ia turunkan.
"taruh di bawah..! cepat... ". perintah ketua penculik dengan penuh ancaman.
Dylan dan Bagus perlahan meletakkan senjatanya dibawah, bersamaan dengan ketua peculik itu juga menurunkan tangan hendak mengambil senjata itu.
saat ketua peculik lengah, Dylan langsung menendang senjata api di tangan ketua itu hingga terlempar ke udara.
Bagus melompat dan menendang senjata apinya hingga terlempar ke sebrang jalan.
Dylan segera melakukan aksinya tanpa memberi jeda musuhnya untuk sekedar berpikir.
Dylan sangat ahli dibidang ini jadi menghadapi penculik kecil seperti itu sudah sangat mudah.
sementara anak kecil itu terus menangis dengan tangan gemetaran,.
Bagus bisa mengambil alih anak itu dan memeluknya dengan erat.
"mati kata yang pantas untukmu..! " Dylan langsung memutar tubuhnya dan kaki jenjangnya menendang kepala ketua penculik hingga jatuh ke aspal dengan kepala berdarah.
mobil yang lalu lalang hanya bisa menonton sambil berdecak kagum melihat aksi heroik dylan.
"sabar dek.. semua udah baik-baik aja..! ". Bagus menenangkan bocah kecil itu yang masih menangis ketakutan.
"apa pil itu masih ada..? ". tanya Dylan
Bagus beralih ke Dylan dan segera memutar otaknya maksud kata-kata Dylan.
"pil penghilang ingatan tuan? ". tebak Bagus.
"bawa kerumah sakit dan suruh dia minum pil itu..! kejadian ini harus dia lupakan supaya tetap waras.. "
perintah Dylan membuka pintu mobilnya menyuruh Bagus masuk membawa anak itu.
Bagus tau Dylan sangatlah baik walau punya sisi kejamnya sendiri.
alhasil Dylan yang mengemudi mengantarkan anak itu ke rumah sakit dan menghubungi polisi,
Bagus juga sudah membuat anak itu minum pil penghilang ingatan.
.
.
"bagaimana jika dia tak mengingat namanya sendiri tuan..? ".
tanya Bagus.
"akan lebih baik dia melupakan kejadian tadi..! biarkan saja memorinya hilang, ingatan baik akan hadir dalam dirinya mulai ia membuka mata.. kau mau membuatnya gila di usia kecilnya sudah melihat kematian didepan matanya? "
Bagus bungkam seketika, ia pun mengangguk mengerti tanpa bertanya lagi pada Dylan.
"apa orangtua nya sudah datang? ". tanya Dylan
"polisi tadi akan mengurus semuanya tuan..! keluarganya akan datang..! sepertinya anak kecil itu bukan dari keluarga biasa.. "
Dylan terlihat tak peduli asal-usul anak itu yang penting tugasnya selesai menolong anak itu sebagai rasa kemanusiaannya.
"kita kembali ke perusahaan tuan? ". tanya Bagus hati-hati.
"hmm...! "
setibanya di perusahaan, seorang perempuan cantik bak dewi khayangan datang hendak mendekati Dylan
"ck..! ". Dylan berjalan cepat memasuki lift mengabaikan panggilan Kasmara dewi.
Kasmara dewi seorang Artis, model terkenal yang sangat menyukai Dylan tapi selalu saja menolak Dewi mentah-mentah.
"tuan.. tuan...! ". teriak Dewi berlari dengan heelsnya ke arah Lift tapi sayang pintu Lift sudah tertutup.
"sudah aku bilang Dewi.. tuan muda Melviano sedang sibuk" selah asisten Dewi bernama Anty.
Dewi menghentakkan kakinya dengan kesal.
"kenapa sulit sekali membuatnya menatapku..? apa aku kurang cantik.? "
Anty tak tau mau jawab apa, ia juga tak tau jawaban yang pas,, karna tak ada yang tau sifat Dylan yang benar-benar tak bisa ditebak, terkadang baik dan terkadang banyak kejamnya..
.
.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 207 Episodes
Comments
Truely Jm Manoppo
good job Dylan menyelamat anak gadis dr penculik
2024-07-12
0
Abinaya Albab
kaya' bpk dlu suka dikejar² artis
2024-03-11
0
maemunah🍌🍄🌽
padahal bagus usianya beda jauh dari dilan 9-10 taunan aturan bagus masih sekolah bareng sama kenzo
2022-01-27
2