20. Fake happy family

Sesampainya di kantor, Marvel langsung menuju ke ruangan kakaknya. Terlihat Marco juga sudah datang dengan berbagai berkas di tangannya.

'' Kak,'' ucap Marvel setelah mengetuk pintu.

'' Eh kamu sudah datang. Bentar kakak panggil sekretaris kakak dulu buat antar kamu ke ruangan kamu,'' jawab Marco.

Marvel mengambil tempat duduk di sofa ruangan kakaknya. Hari ini Marvel resmi menjabat sebagai COO di perusahaan kakaknya. COO merupakan jabatan yang berada di bawah CEO. Di mana COO bertugas untuk menjalankan operasi perusahaan sehari-hari sehingga aktivitas marketing, sales, logistik, administrasi menjadi tanggung jawab dari COO.

'' Marvel kamu kenapa? Kayanya lelah banget?'' tanya Marco yang menyadari jika adiknya terlihat kelelahan.

'' Ini semua gara-gara Karen. Masa iya Marvel disuruh mengurus Calendula?'' gerutu Marvel.

'' Calendula memang sangat aktif. Lagian kamu ini bagaimana sih? Suami ya tugasnya memang begitu,''

'' Ah percuma curhat sama kamu kak. Jawabannya persis seperti ayah yang sok bijak,''

'' Kamu kalau dinasehati selalu seperti itu. Lagian apa kamu tidak kasihan sama Karen? Perjuangan dia selama kamu enggak ada berat loh, apalagi waktu dia melahirkan. Behh kakak sampai,,,'' ucapan Marco terpotong karena kedatangan sekretarisnya.

Sekretaris Marco datang setelah mengetuk pintu kemudian masuk. Seorang wanita cantik yang anggun tersenyum ramah kepada kedua kakak beradik tersebut. Sekilas Marvel terpesona akan kecantikan sekretaris kakaknya. Wanita itu terlihat elegan dan santun.

'' Diandra, tolong antar Marvel ke ruangan yang sudah disiapkan kemarin,'' perintah Marco kepada sekretarisnya yang bernama Diandra.

'' Baik pak,'' jawab Diandra kemudian tersenyum manis.

Marvel pun beranjak dan berpamitan kepada kakaknya. Dengan berjalan beriringan bersama Diandra, membuat Marvel tak henti-hentinya terpesona akan senyum manis yang selalu terlihat dari bibir Diandra.

'' Nah, Pak Marvel ini ruangan bapak. Nanti semisal bapak butuh bantuan atau ada yang ingin ditanyakan, bapak bisa menghubungi saya,'' ucap Diandra setelah sampai. Wanita anggun itu kemudian menunjukkan ruangan yang akan ditempati oleh Marvel.

'' Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih. Tapi apakah kita bisa berkenalan lebih informal lagi? Rasanya akan lebih enak jika kita saling mengenal dengan hubungan yang lebih dekat. Saya ini adiknya Kak Marco jadi kamu akan lebih sering bertemu dengan saya,'' ucap Marvel.

'' Baik pak,'' balas Diandra.

'' Panggil aku kamu aja. Terus kalau berdua jangan panggil pak, Ok?'' ucap Marvel seraya mengerlingkan matanya.

Diandra tertawa kecil menanggapi sikap Marvel. Wanita itu pun kemudian berpamitan untuk melanjutkan kerjanya. Sementara Marvel juga akan memulai pekerjaannya hari ini.

...****************...

Sore hari Marvel diajak pulang Marco untuk mampir ke rumahnya. Marvel menuruti saja keinginan sang kakak.

'' Kamu berencana mau menambah adik buat Calendula kapan?'' pertanyaan yang dilontarkan Marco kepada Marvel seketika langsung membuat laki-laki itu tertawa.

'' Belum kepikiran,'' jawab Marvel singkat. Mana mungkin Marvel memikirkan hal seperti itu, dua minggu lagi saja ia akan berpisah dengan Karen.

Marco hanya ber oh ria menanggapi jawaban Marvel. Sama sekali tidak ada kecurigaan di hati Marco jika rumah tangga adiknya sedang ada masalah.

Sesampainya di rumah Marco, kedua kakak beradik tersebut disambut heboh oleh Keyla dan Kevin yang sedang bermain. Kedua bocah tersebut langsung berhamburan memeluk papa dan paman mereka.

'' Paman, Calendula sama Tante Karen juga ada disini loh'' sorak Keyla dan Kevin bersamaan.

Tak lama muncul Amanda dan Karen yang datang bersamaan. Marco langsung mencium kening Amanda begitu melihat istrinya datang. Sedangkan Karen langsung mencium tangan Marvel meskipun laki-laki itu masih terbengong melihat keberadaannya yang juga berada di rumah Marco.

'' Kamu disini? Jadi Kak Marco ngajak aku bareng karena ada kamu disini?'' tanya Marvel kepada Karen.

'' Tadi siang Kak Amanda telepon, katanya daripada suntuk di rumah mending aku main kesini'' jelas Karen tersenyum.

Marvel lupa jika ia harus memerankan drama aneh bersama Karen. Ia pun turut mengikuti perjanjian yang ia sepakati bersama Karen. Toh Marvel juga tidak ingin jika kakaknya mencurigai hubungannya dengan Karen dan berimbas kepada ayahnya nanti.

'' Kalian mending ganti baju dan berisitirahat. Sementara aku sama Karen mau melanjutkan acara memasak kita. Iya kan Karen?'' ucap Amanda kepada Marvel dan Marco.

'' Iya kak,'' balas Karen.

Usai para suami berganti baju, mereka menunggu para istri mereka yang memasak di ruang keluarga rumah Marco. Tentu mereka tidak serta-merta bersantai di ruang keluarga, Marvel dan Marco mendapat tugas dari para istri mereka untuk menjaga anak-anak.

Keyla sibuk belajar membaca bersama Marco sedangkan Kevin bocah kecil itu asyik bermain leggo sendiri. Sedangkan Marvel sibuk menjaga Calendula yang sedang asyik bermain barbie. Sesekali Calendula menangis karena Marvel yang sibuk bermain ponselnya.

Tak berselang lama para istri mereka datang. Karen dan Amanda kompak sama-sama menggunakan daster. Marvel sangat yakin jika daster yang dipakai Karen adalah hasil pinjaman baju dari Amanda. Seperti dirinya yang ikut meminjam kaos dan celana Marco karena sama-sama tidak membawa baju ganti.

Amanda menghampiri kedua anaknya untuk ia ajak mandi sore. Karena hari sudah semakin larut ibu dua anak tersebut sangat tegas untuk menyuruh kedua anaknya mandi. Sedangkan Marco turut membantu sang istri yang kerepotan mengurus buah hati mereka.

'' Kalian nanti pulangnya habis makan malam saja. Sekarang kalian mending beristirahat di kamar tamu terlebih dahulu,'' ucap Amanda.

Karen dan Marvel hanya mengangguk menuruti permintaan kakak ipar mereka. Kemudian bersama Calendula dalam gendongan Marvel, Karen turut mengikuti langkah laki-laki itu untuk masuk ke dalam kamar.

'' Apa kamu ingin mandi?'' tanya Karen setelah berada di kamar mereka.

'' Aku tadi ganti baju terus sekalian mandi,'' jawab Marvel.

'' Ya sudah aku titip Calendula, karena aku mau mandi dulu'' ucap Karen kemudian mengambil beberapa helai baju untuk ia bawa ke kamar mandi.

Marvel hanya berdehem singkat mengiyakan ucapan Karen. Laki-laki itu tampak sangat asyik bermain dengan ponselnya. Beberapa detik Marvel selesai mengetik kemudian muncul beberapa notifikasi pesan yang sempat Karen intip tadi.

'' Oh ya Marvel, apa kamu mendapat undangan pernikahan Jennie dan Fernando?'' tanya Karen belum jadi masuk ke dalam kamar mandi.

'' Dapat, memang kenapa?''

'' Aku juga akan datang ke pesta pernikahannya. Apa kamu keberatan?''

'' Mau mengacau di sana? Tidak masalah, asal jangan bawa-bawa nama ku,''

'' Aku hanya ingin bertemu istri Jason sebentar, mana ada aku mau mengacau di sana'' jawab Karen ketus.

'' Kali aja kamu masih tidak terima diputusin sama Jason,'' celetuk Marvel.

'' Itu sudah lama berlalu. Aku sudah melupakan Jason sejak lama,'' jawab Karen lagi.

'' Iya,,,iya terserah kamu. Lebih baik kamu mandi sekarang, karena keringat kamu sehabis memasak sangat bau. Cepetan mandi,,, sangat menjijikkan baunya'' ucap Marvel sarkas. Karen yang dibilang keringatnya berbau hanya bisa mengelus dada. Memang mulut si Marvel ini perlu disumpal dengan kain wol supaya tidak sembarangan berbicara lagi.

Episodes
1 1. Patah hati
2 2. Penjajah Wanita
3 3. Menjadi yang pertama
4 4. Berhenti berkarier
5 5. Pulang ke rumah keluarga Lawrence
6 6. Ternyata berbadan dua
7 7. Mencari tahu ayah bayi Karen
8 8. Keputusan Ayah Marvel
9 9. Pernikahan digelar
10 10. Day one after marriage
11 11. Rencana pergi
12 12. Tetap tinggal di keluarga Lawrence
13 13. Satu setengah tahun kemudian
14 14. Marvel akan pulang
15 15. Kepulangan Marvel dan perjanjian
16 16. Menuju apartemen lama
17 17. Menjadi pengasuh Calendula
18 18. Memulai semua dengan yang baru
19 19. Perjanjian baru
20 20. Fake happy family
21 21. Meminta maaf kepada Lala
22 22. Jason tahu
23 23. Perkara makan siang
24 24. Kedatangan Damino
25 25. Akting yang semakin berani
26 26. Hubungan semakin di depan
27 27. Curhat
28 28. Melebihi batas waktu
29 29. Mood buruk
30 30. Anak Jason yang keempat
31 31. Obrolan malam bersama Marvel
32 32. Mario Lawrence
33 33. Mario Lawrence 2
34 34. Sebuah pertanyaan
35 35. Ungkapan sebuah rasa
36 36. Jalan-jalan bersama
37 37. Ada apa dengan Karen?
38 38. Ada apa dengan Karen ? 2
39 39. Berakhir?
40 40. Lima tahun kemudian
41 41. Calendula putriku
42 42. Kehidupan Karen sekarang
43 43. Kedatangan keluarga Marvel
44 44. Kedatangan keluarga Marvel 2
45 45. Kumpul keluarga
46 46. Kumpul keluarga 2
47 47. Mengantarkan Karen pulang.
48 48. Main ke rumah Lala
49 49. Bertemu Marvel
50 50. Kesempatan menjemput Calendula
51 51. Ungkapan Mario
52 52. Karen menghindar
53 53. Mengejutkan Karen
54 54. Baikan?
55 55. Marvel yang egois
56 56. Usaha Marvel
57 57. Mario x Marvel
58 58. Marvel tidak pulang
59 59. Tujuan Marvel sebenarnya
60 60. Pertengkaran
61 61. Kedatangan Hani
62 62. Lebih baik pergi
63 63. Pertanyaan sulit
64 64. Keluarga bahagia
65 65. Pergi mengantarkan makan siang
66 66. Liburan bersama
67 67. Tiga singa jantan
68 68. Berantem kecil
69 69. Marvel perhatian
70 70. Map
71 71. Perkara isi map
72 72. Kepercayaan dan cinta
73 73. Tidak akan terpisahkan
74 74. Marco kecelakaan
75 75. Kabar menyakitkan
76 76. Semua Bersedih
77 77. Kedatangan tamu
78 78. Kemana lagi kamu?
79 79. Dimana kamu Karen?
80 80. Dimana kamu Karen? 2
81 81. Kejam
82 82. Penyerbuan
83 83. Berita buruk
84 84. Bersedih
85 85. Kepulangan Karen
86 86. End
Episodes

Updated 86 Episodes

1
1. Patah hati
2
2. Penjajah Wanita
3
3. Menjadi yang pertama
4
4. Berhenti berkarier
5
5. Pulang ke rumah keluarga Lawrence
6
6. Ternyata berbadan dua
7
7. Mencari tahu ayah bayi Karen
8
8. Keputusan Ayah Marvel
9
9. Pernikahan digelar
10
10. Day one after marriage
11
11. Rencana pergi
12
12. Tetap tinggal di keluarga Lawrence
13
13. Satu setengah tahun kemudian
14
14. Marvel akan pulang
15
15. Kepulangan Marvel dan perjanjian
16
16. Menuju apartemen lama
17
17. Menjadi pengasuh Calendula
18
18. Memulai semua dengan yang baru
19
19. Perjanjian baru
20
20. Fake happy family
21
21. Meminta maaf kepada Lala
22
22. Jason tahu
23
23. Perkara makan siang
24
24. Kedatangan Damino
25
25. Akting yang semakin berani
26
26. Hubungan semakin di depan
27
27. Curhat
28
28. Melebihi batas waktu
29
29. Mood buruk
30
30. Anak Jason yang keempat
31
31. Obrolan malam bersama Marvel
32
32. Mario Lawrence
33
33. Mario Lawrence 2
34
34. Sebuah pertanyaan
35
35. Ungkapan sebuah rasa
36
36. Jalan-jalan bersama
37
37. Ada apa dengan Karen?
38
38. Ada apa dengan Karen ? 2
39
39. Berakhir?
40
40. Lima tahun kemudian
41
41. Calendula putriku
42
42. Kehidupan Karen sekarang
43
43. Kedatangan keluarga Marvel
44
44. Kedatangan keluarga Marvel 2
45
45. Kumpul keluarga
46
46. Kumpul keluarga 2
47
47. Mengantarkan Karen pulang.
48
48. Main ke rumah Lala
49
49. Bertemu Marvel
50
50. Kesempatan menjemput Calendula
51
51. Ungkapan Mario
52
52. Karen menghindar
53
53. Mengejutkan Karen
54
54. Baikan?
55
55. Marvel yang egois
56
56. Usaha Marvel
57
57. Mario x Marvel
58
58. Marvel tidak pulang
59
59. Tujuan Marvel sebenarnya
60
60. Pertengkaran
61
61. Kedatangan Hani
62
62. Lebih baik pergi
63
63. Pertanyaan sulit
64
64. Keluarga bahagia
65
65. Pergi mengantarkan makan siang
66
66. Liburan bersama
67
67. Tiga singa jantan
68
68. Berantem kecil
69
69. Marvel perhatian
70
70. Map
71
71. Perkara isi map
72
72. Kepercayaan dan cinta
73
73. Tidak akan terpisahkan
74
74. Marco kecelakaan
75
75. Kabar menyakitkan
76
76. Semua Bersedih
77
77. Kedatangan tamu
78
78. Kemana lagi kamu?
79
79. Dimana kamu Karen?
80
80. Dimana kamu Karen? 2
81
81. Kejam
82
82. Penyerbuan
83
83. Berita buruk
84
84. Bersedih
85
85. Kepulangan Karen
86
86. End

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!