8. Keputusan Ayah Marvel

Karen dan Marvel sama-sama terkejut satu sama lain. Marvel tidak menyangka jika Karen akan menemui dirinya hingga ke rumah keluarganya. Sementara Karen, masih belum mengerti mengapa Damino menyuruh dirinya untuk menjemput Damino di rumah ini.

Semua yang ada di rumah itu masih terdiam akan kedatangan Karen yang tiba-tiba. Terutama Marvel, laki-laki itu langsung bungkam begitu melihat wajah wanita yang satu bulan lalu sempat tidur bersamanya.

'' Dia Karen, keponakan yang saya maksud. Perempuan yang saat ini tengah mengandung anak dari Tuan Marvel,'' jelas Damino dan seketika membuat Marvel langsung menegang. Semua orang beralih menatap Karen yang terdiam. Sedangkan Karen langsung bisa membaca situasi yang terjadi. Ia berpikir cepat untuk menghentikan Damino agar tidak berbuat lebih jauh. Bagaimana pun Karen masih tidak ingin berurusan dengan Marvel.

'' Maafkanlah om saya karena sudah berbohong. Mana mungkin saya mengandung anak Tuan Marvel. Om Damino lebih baik kita pulang sekarang ya? Om sendiri kan yang nyuruh Karen buat jemput om disini,'' ucap Karen kini menghampiri Damino. Karen pun menarik tangan Damino untuk ia ajak pulang.

'' Cukup Karen! Semua harus jelas hari ini!! Om tidak ingin kamu melahirkan anak tanpa status dari ayahnya. Kamu jangan menutup-nutupi ini lagi atau om berhenti untuk jadi paman kamu,'' ucap Damino penuh ketegasan.

Karen sendiri pun tidak menyangka bagaimana bisa omnya berlaku setegas ini. Sisi lain dari Damino yang baru hari ini Karen dapatkan adalah Damino yang ternyata sangat perduli kepadanya.

Ayah Marvel langsung turun tangan untuk menangani masalah ini. Ia mendudukkan semua orang yang berada di ruang tamu agar membahas masalah ini dengan kepala dingin. Satu persatu masalah pun diceritakan dan dibahas. Karen hanya diam saja ketika omnya menjelaskan secara detail tentang kondisinya.

Marvel sendiri tidak bisa mengelak ketika Damino menunjukkan hasil rekaman CCTV sewaktu ia dan Karen bercumbu di club. Ayah Marvel akhirnya membuat keputusan agar menikahkan keduanya.

'' Maaf sebelumnya, ijinkan saya untuk berbicara dengan Karen sebentar,'' pinta Marvel kepada yang lain.

Marvel memberi kode kepada Karen agar mengikutinya menjauh dari semua yang berada di ruang tamu. Karen pun menyetujui keinginan Marvel untuk berbicara empat mata dengan laki-laki itu. Ada banyak hal yang ingin Karen jelaskan agar tidak ada kesalahpahaman.

Marvel membawa Karen ke taman belakang rumah itu. Marvel mendudukkan Karen di sebuah bangku yang berada di taman. Kondisi taman sepi karena Marvel menyuruh para pekerjaannya untuk meninggalkan ia dan Karen berduaan saja.

'' Dasar ******!'' umpat Marvel begitu mereka berdua telah duduk di bangku taman.

'' Marvel apa maksud kamu?'' tanya Karen tidak mengerti. Karen pikir Marvel akan mengajaknya berbicara membahas masalah ini tanpa melibatkan para orang tua.

'' Aku tahu ini semua adalah rencana kamu. Kamu kan yang menyuruh om kamu itu untuk datang kesini dan merencanakan semua ini. Cih,,, aku sangat yakin jika benih yang ada di dalam kandungan kamu itu bukanlah hasil dari perbuatan ku,'' ujar Marvel menatap depan enggan menatap ke arah Karen.

'' Kamu menuduhku? Apa kamu lupa satu bulan lebih yang lalu kita melakukannya dan usia kandungan ku juga segitu,'' balas Karen.

'' Bisa jadi setelah itu kamu melakukannya dengan yang lain. Mungkin dengan Jason? Secara kamu kan sangat tergila-gila dengan sahabat ku itu,''

Karen langsung menampar pipi Marvel. Lengkap sudah untuk yang ketiga kalinya Marvel mendapat tamparan. Karen tidak takut ketika Marvel membalasnya dengan tatapan nyalang.

'' Kita balik ke dalam, biar aku yang bicara. Aku akan membatalkan rencana pernikahan yang diputuskan oleh ayahmu,'' ucap Karen setelah itu pergi masuk ke dalam.

Karen sudah memutuskan jika ia tidak akan menikah dengan Marvel. Seperti keinginannya semula yang ingin membesarkan buah hatinya sendiri, Karen tidak akan pernah melibatkan Marvel. Sesampainya di ruang tamu, Karen bersyukur karena kedua orang tua Marvel masih disana bersama omnya.

'' Tuan dan Nyonya Lawrence saya tidak setuju dengan pendapat kalian tentang pernikahan ini. Saya hamil itu murni karena ketidaksengajaan, jadi biarkan saya sendiri yang menanggungnya,'' ucap Karen ketika sudah sampai di ruang tamu.

Karen berbicara dengan sopan agar ayah dan ibu Marvel tidak tersinggung. Tak lama Marvel juga datang ikut menyusul mereka semua yang berada di ruang tamu.

'' Benar ayah, ibu. Marvel tidak bersalah, dia yang lebih dulu menggoda Marvel untuk melakukan itu. Lagian apa kalian tidak tahu jika perempuan itu adalah mantan tunangan Jason sahabat Marvel, bisa jadi anak yang ia kandung adalah anak Jason,'' timpal Marvel dengan seringainya.

Saat ini benar keputusan Karen untuk tidak menikah dengan laki-laki seperti Marvel. Melihat tingkah tidak bertanggung jawab laki-laki itu, membuat Karen tahu satu hal jika Marvel bukanlah calon ayah yang baik untuk anaknya kelak.

'' Kalau kalian tidak percaya kita bisa lakukan tes DNA setelah bayi itu lahir. Yang terpenting sekarang pernikahan harus tetap diadakan, saya tidak ingin keponakan saya hamil tanpa suami di sampingnya,'' ucap Damino dan disetujui oleh ayah dan ibu Marvel.

Karen melotot ke arah Damino. Bagaimana bisa omnya mengatakan hal seperti itu? Sebisa mungkin Karen menolak pernikahan ini tetapi omnya malah bersikeras memaksa untuk tetap mengadakan pernikahan.

'' Om Damino bilang apa sih? Kalau Om Damino pengen Karen menikah untuk mendampingi Karen selama hamil, Karen bisa kok menikah dengan pria lain asal bukan Marvel''

'' Nah itu benar. Dia itu pandai merayu, banyak kok nanti laki-laki yang mau sama dia. Jadi jangan libatkan Marvel dalam masalah ini. Kalaupun anak itu terbukti anak Marvel, Marvel bisa kok bertanggung jawab untuk membiayainya asal tidak dengan menikah saja,'' ucap Marvel.

Ayah Marvel masih murka akan kelakuan putranya. Ayah Marvel mungkin akan mempertimbangkan perihal masalah ini jika anaknya menunjukkan sikap yang bertanggung jawab. Namun apa yang ditunjukkan oleh sikap Marvel saat ini benar-benar diluar dugaan Ayah Marvel sendiri.

'' Keputusan saya sudah bulat. Marvel kamu harus tetap menikahi Karen. Dan untuk Karen kamu tidak bisa menolak keputusan saya. Biarkan Marvel bertanggung jawab akan hal ini. Saya percaya itu cucu saya dan saya tidak mungkin menelantarkan cucu saya tanpa status dari keluarga Lawrence,'' putus Ayah Marvel.

'' Tapi yah,,''

'' Tuan Lawrence,,,'' ucap Karen dan Marvel bersamaan.

'' Tidak ada tapi-tapian. Kalian akan tetap menikah. Dan untuk Pak Damino biarkan keluarga kami yang menyiapkan pernikahannya,''

Karen menunduk lemas. Ia ingin menolak tetapi tatapan tajam omnya seolah tidak mengijinkan hal itu. Marvel sendiri sudah meninggalkan ruang tamu, tentu ia kesal akan keputusan dari ayahnya. Sedangkan Ibu Marvel akan selalu mendukung keputusan dari suaminya. Ia sendiri yang akan menasehati Marvel agar setuju akan keputusan ini.

'' Om,'' lirih Karen agar Damino membantunya.

'' Tolong jangan seperti ini Karen! Biarkan om melakukan tugas om sebagai paman yang baik buat kamu. Om cuma mau kamu menemukan kebahagiaan yang selama ini belum pernah kamu rasakan,''

Mata Karen berkaca-kaca mendengar tuturan perkataan dari omnya. Karen pun akhirnya menangis sesenggukan setelah menerima keputusan dari Ayah Marvel.

'' Berjanjilah kamu harus tetap menikah dengan ayah bayi ini. Om akan sangat lega nantinya jika kamu bisa menikah dan memiliki keluarga selain om. Karen dengar! Tidak selamanya om bisa terus sama kamu, om hanya ingin yang terbaik untuk kamu kelak,''

'' Berjanjilah Karen,, untuk tetap menerima pernikahan ini. Biarkan cucu om merasakan kasih sayang seorang ayah. Kamu bisa kan nak?'' ucap Damino seraya memeluk Karen. Karen hanya mengangguk di pelukan Damino. Sampai sekarang Karen masih tidak menyangka jika Damino akan memperjuangkannya hingga berada di titik ini.

Terpopuler

Comments

Sundari Sundari

Sundari Sundari

Bagus lho ceritanya,, tp knp kok sepi comentnya ya,, 🤗🤗😘😘
Smangat Thoor sehat slalu ❤️💋❤️🥰🥰

2022-04-20

0

lihat semua
Episodes
1 1. Patah hati
2 2. Penjajah Wanita
3 3. Menjadi yang pertama
4 4. Berhenti berkarier
5 5. Pulang ke rumah keluarga Lawrence
6 6. Ternyata berbadan dua
7 7. Mencari tahu ayah bayi Karen
8 8. Keputusan Ayah Marvel
9 9. Pernikahan digelar
10 10. Day one after marriage
11 11. Rencana pergi
12 12. Tetap tinggal di keluarga Lawrence
13 13. Satu setengah tahun kemudian
14 14. Marvel akan pulang
15 15. Kepulangan Marvel dan perjanjian
16 16. Menuju apartemen lama
17 17. Menjadi pengasuh Calendula
18 18. Memulai semua dengan yang baru
19 19. Perjanjian baru
20 20. Fake happy family
21 21. Meminta maaf kepada Lala
22 22. Jason tahu
23 23. Perkara makan siang
24 24. Kedatangan Damino
25 25. Akting yang semakin berani
26 26. Hubungan semakin di depan
27 27. Curhat
28 28. Melebihi batas waktu
29 29. Mood buruk
30 30. Anak Jason yang keempat
31 31. Obrolan malam bersama Marvel
32 32. Mario Lawrence
33 33. Mario Lawrence 2
34 34. Sebuah pertanyaan
35 35. Ungkapan sebuah rasa
36 36. Jalan-jalan bersama
37 37. Ada apa dengan Karen?
38 38. Ada apa dengan Karen ? 2
39 39. Berakhir?
40 40. Lima tahun kemudian
41 41. Calendula putriku
42 42. Kehidupan Karen sekarang
43 43. Kedatangan keluarga Marvel
44 44. Kedatangan keluarga Marvel 2
45 45. Kumpul keluarga
46 46. Kumpul keluarga 2
47 47. Mengantarkan Karen pulang.
48 48. Main ke rumah Lala
49 49. Bertemu Marvel
50 50. Kesempatan menjemput Calendula
51 51. Ungkapan Mario
52 52. Karen menghindar
53 53. Mengejutkan Karen
54 54. Baikan?
55 55. Marvel yang egois
56 56. Usaha Marvel
57 57. Mario x Marvel
58 58. Marvel tidak pulang
59 59. Tujuan Marvel sebenarnya
60 60. Pertengkaran
61 61. Kedatangan Hani
62 62. Lebih baik pergi
63 63. Pertanyaan sulit
64 64. Keluarga bahagia
65 65. Pergi mengantarkan makan siang
66 66. Liburan bersama
67 67. Tiga singa jantan
68 68. Berantem kecil
69 69. Marvel perhatian
70 70. Map
71 71. Perkara isi map
72 72. Kepercayaan dan cinta
73 73. Tidak akan terpisahkan
74 74. Marco kecelakaan
75 75. Kabar menyakitkan
76 76. Semua Bersedih
77 77. Kedatangan tamu
78 78. Kemana lagi kamu?
79 79. Dimana kamu Karen?
80 80. Dimana kamu Karen? 2
81 81. Kejam
82 82. Penyerbuan
83 83. Berita buruk
84 84. Bersedih
85 85. Kepulangan Karen
86 86. End
Episodes

Updated 86 Episodes

1
1. Patah hati
2
2. Penjajah Wanita
3
3. Menjadi yang pertama
4
4. Berhenti berkarier
5
5. Pulang ke rumah keluarga Lawrence
6
6. Ternyata berbadan dua
7
7. Mencari tahu ayah bayi Karen
8
8. Keputusan Ayah Marvel
9
9. Pernikahan digelar
10
10. Day one after marriage
11
11. Rencana pergi
12
12. Tetap tinggal di keluarga Lawrence
13
13. Satu setengah tahun kemudian
14
14. Marvel akan pulang
15
15. Kepulangan Marvel dan perjanjian
16
16. Menuju apartemen lama
17
17. Menjadi pengasuh Calendula
18
18. Memulai semua dengan yang baru
19
19. Perjanjian baru
20
20. Fake happy family
21
21. Meminta maaf kepada Lala
22
22. Jason tahu
23
23. Perkara makan siang
24
24. Kedatangan Damino
25
25. Akting yang semakin berani
26
26. Hubungan semakin di depan
27
27. Curhat
28
28. Melebihi batas waktu
29
29. Mood buruk
30
30. Anak Jason yang keempat
31
31. Obrolan malam bersama Marvel
32
32. Mario Lawrence
33
33. Mario Lawrence 2
34
34. Sebuah pertanyaan
35
35. Ungkapan sebuah rasa
36
36. Jalan-jalan bersama
37
37. Ada apa dengan Karen?
38
38. Ada apa dengan Karen ? 2
39
39. Berakhir?
40
40. Lima tahun kemudian
41
41. Calendula putriku
42
42. Kehidupan Karen sekarang
43
43. Kedatangan keluarga Marvel
44
44. Kedatangan keluarga Marvel 2
45
45. Kumpul keluarga
46
46. Kumpul keluarga 2
47
47. Mengantarkan Karen pulang.
48
48. Main ke rumah Lala
49
49. Bertemu Marvel
50
50. Kesempatan menjemput Calendula
51
51. Ungkapan Mario
52
52. Karen menghindar
53
53. Mengejutkan Karen
54
54. Baikan?
55
55. Marvel yang egois
56
56. Usaha Marvel
57
57. Mario x Marvel
58
58. Marvel tidak pulang
59
59. Tujuan Marvel sebenarnya
60
60. Pertengkaran
61
61. Kedatangan Hani
62
62. Lebih baik pergi
63
63. Pertanyaan sulit
64
64. Keluarga bahagia
65
65. Pergi mengantarkan makan siang
66
66. Liburan bersama
67
67. Tiga singa jantan
68
68. Berantem kecil
69
69. Marvel perhatian
70
70. Map
71
71. Perkara isi map
72
72. Kepercayaan dan cinta
73
73. Tidak akan terpisahkan
74
74. Marco kecelakaan
75
75. Kabar menyakitkan
76
76. Semua Bersedih
77
77. Kedatangan tamu
78
78. Kemana lagi kamu?
79
79. Dimana kamu Karen?
80
80. Dimana kamu Karen? 2
81
81. Kejam
82
82. Penyerbuan
83
83. Berita buruk
84
84. Bersedih
85
85. Kepulangan Karen
86
86. End

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!