Faiq dan Fatur masih berdiri di depan rumah Anom saat istri Anom yang bernama Ria kerasukan makhluk halus
berwujud wanita berkebaya putih. Saat hantu wanita itu menoleh, ia nampak terkejut melihat keberadaan Faiq dan Fatur di sana. Merasa rencananya tak akan berjalan mulus, hantu wanita itu pun berniat pergi.
Namun niat hantu wanita itu terhalang karena Faiq langsung menahannya dan bertanya banyak hal padanya. Hantu wanita itu memiliki wujud yang sangat mengenaskan. Bagian kepala, wajah dan tubuh sebelah kanan nampak hancur memperlihatkan sebagian tengkorak kepala dan kerangka tubuhnya. Daging di tempat yang hancur itu seolah akan tanggal dari tempatnya. Ada dua batang besi sepanjang 50 centi meter dengan diameter 5 mili meter yang menancap di pipi dan mata kanannya hingga tembus ke belakang kepala. Darah nampak mengalir dari lukanya itu hingga membasahi lantai.
“ Siapa Kamu, kenapa mengganggu wanita itu...?” tanya Faiq.
“ Namaku Asti. Aku mau menuntut balas pada wanita jahat ini karena dia telah menggagalkan pernikahanku dengan
Anom...,” sahut hantu wanita itu.
“ Kamu salah. Wanita itu Istrinya Anom. Jadi bukannya terbalik, justru Kamu yang mengganggu rumah tangga wanita itu...,” kata Faiq.
“ Aku lebih dulu hadir dibanding dia. Tapi gara-gara dia Anom melupakan janjinya dan membuat keluargaku malu.
Anom ga datang di hari pernikahan Kami. Dia malah menikahi wanita ini yang mengaku hamil karena perbuatan Anom...!” kata hantu Asti marah.
Faiq melihat kemarahan, kekecewaan dan kesedihan dalam tatap mata Asti. Kilasan peristiwa pun berkelebat di hadapan Faiq.
Awalnya Asti dan Anom menjalin kasih dan berjanji akan merajut masa depan bersama. Mereka merencanakan pernikahan dalam waktu dekat. Meski sederhana, namun keduanya tetap semangat mempersiapkan pernikahan mereka.
Tanpa Asti ketahui, rupanya Anom juga menjalin cinta dengan wanita lain dalam waktu bersamaan. Ada beberapa wanita yang didekati dan dijanjikan pernikahan oleh Anom. Dan wanita-wanita itu tak pernah tahu jika status Anom saat itu adalah pria beristri. Mereka tertipu dengan mulut manis Anom yang memang sangat pintar merayu itu.
Di hari yang telah ditetapkan, Asti dan keluarganya telah siap menggelar acara akad nikah di kediaman orangtua Asti. Namun setelah lama menunggu, Anom tak juga menampakkan batang hidungnya. Para tamu, kerabat dan keluarga terutama Asti mulai terlihat panik. Bahkan salah satu dari mereka berinisiatif pergi menjemput Anom. Namun mereka kembali dengan tangan hampa karena Anom tak ada di rumah.
Saat itu lah salah seorang kerabat mengabarkan jika Anom sedang melangsungkan pernikahan dengan wanita lain. Hati Asti hancur, kedua orangtuanya pun malu. Tanpa membuang waktu Asti pun nekad mendatangi rumah wanita yang telah mencuri calon suaminya itu masih dengan kebaya putih yang dipakainya.
Saat tiba di depan rumah Ria, akad nikah baru saja selesai dilaksanakan. Dan itu membuat Asti menangis. Asti berharap bisa menggagalkan pernikahan Anom dengan Ria, namun sayang semuanya sudah terlambat.
Di ambang pintu Asti melihat Anom dan Ria berdiri berdampingan sambil tersenyum bahagia. Keduanya nampak antusias menerima ucapan selamat dari para tamu undangan. Asti memberanikan diri mendekati Anom dan Ria hingga membuat semua orang mengerutkan kening melihatnya. Bagaimana tidak. Asti dan Ria mengenakan satu set kebaya plus jarik batik di bagian bawah yang sama motif, warna dan bentuknya.
Melihat kehadiran Asti membuat Anom tak nyaman. Ia tampak salah tingkah dan berusaha menghindari Asti. Anom tak menyangka jika Asti akan datang di pernikahannya dengan Ria. Tak ada suara yang Asti keluarkan. Ia hanya menatap penuh kebencian pada Anom dan Ria.
“ Kenapa, apa salahku hingga Kau perlakukan Aku kaya gini...?” tanya Asti dengan suara lirih.
“ Kamu ga salah Asti, anggap aja ini takdir. Kita ga ditakdirkan berjodoh dan menikah. Jadi Aku mohon...,” ucapan Anom terputus.
“ Aku ga mau dengar Anom. Kau berjanji menikahiku hari ini. Tapi kenapa Kau ingkar dan malah menikahi dia...?!” tanya Asti sambil menunjuk Ria yang berdiri di samping Anom.
“ Maafkan Aku Asti. Itu karena...,” lagi-lagi ucapan Anom terputus karena Ria mengucapkan kalimat yang menyakitkan untuk Asti.
“ Aku hamil Anaknya Anom. Jadi dia harus tanggung jawab bukan...?” tanya Ria sambil menatap penuh makna kearah Asti.
Asti terkejut dan menatap tak percaya kearah Anom yang terlihat menundukkan wajahnya. Asti yakin ada kesalahan, namun melihat sikap Anom yang tak berani bersuara membuat Asti sadar jika cinta Anom padanya selama ini bohong belaka. Asti membalikkan tubuhnya dan pergi dari rumah Ria diiringi tatapan tak bersahabat para tamu.
Asti tetap kuat dan tak menangis saat tahu cintanya dikhianati. Namun pertahanan Asti runtuh saat melihat ibunya dilarikan ke Rumah Sakit karena shock dan tak sanggup menanggung malu akibat ia batal menikah.
Asti lari mengejar ambulans yang membawa ibunya ke Rumah Sakit. Wajah Asti sembab dan bersimbah air mata karena sedih membayangkan keadaan ibunya. Karena matanya yang ditutupi air mata membuat pandangan Asti kabur dan tak fokus hingga tak melihat kendaraan yang melintas di hadapannya. Saat akan menyebrang jalan Asti tertabrak truk pembawa besi yang melaju dengan kecepatan tinggi. Tubuh Asti terseret belasan meter di jalan beraspal itu hingga membuat tubuh dan kepala bagian sebelah kanannya hancur. Belum lagi dua potong besi yang melayang jatuh dan menancap tepat di mata dan pipi Asti hingga tembus ke kepala belakangnya.
Warga yang mencoba membantu Asti pun tak dapat berbuat apa-apa saat melihat kondisi Asti yang kritis. Sesaat kemudian Asti meninggal dalam keadaan mengenaskan. Arwah Asti melayang sebentar di atas jasadnya lalu perlahan pergi meninggalkan raganya dan berkelana untuk menuntut balas suatu saat nanti.
Faiq menghela nafas panjang saat mengetahui penyebab kematian Asti.
“ Kamu bukan korban satu-satunya. Masih ada wanita lain yang menjadi korban kebohongan Anom jauh sebelum ia bertemu denganmu atau Istrinya yang sekarang...,” kata Faiq.
“ Aku ga peduli berapa korban kebohongan Anom...,” kata hantu Asti.
“ Kamu balas dendam pada orang yang salah. Harusnya Kamu menemui Anom bukan dia...,” sahut Faiq.
Hantu Asti nampak termenung sejenak. Saat matanya menatap Faiq dan Fatur terlihat ada luka di pancaran matanya itu yang membuat ia membawa dendamnya hingga ke liang lahat. Kemudian hantu Asti perlahan pergi dengan meninggalkan asap tipis berwarna putih di belakangnya.
“ Keliatannya dia bakal nyusul Anom ke kantor Polisi...,” kata Fatur.
“ Iya. Tapi Aku akan urus Rafi dulu Om. Aku akan bantu dia supaya bisa kembali dengan tenang ke haribaan Allah...,” sahut Faiq.
“ Om setuju. Yuk Kita ke Rumah Sakit sekarang...,” ajak Fatur yang diangguki Faiq.
\=====
Marlia masih memejamkan matanya karena ia begitu menikmati bisikan lirih Rafi di telinganya. Marlia enggan
membuka mata karena khawatir akan kehilangan suara anak yang sejak lama ia rindukan itu.
Sejak Anom membawanya pindah ke tempat lain, sejak saat itu lah Marlia berubah. Meski pun hidup bersama Anom namun hati kecil Marlia selalu menolak bersama Anom hingga ia tak lagi menjalani fungsinya sebagai istri. Dan hal itu membuat Anom meng**la hingga ia menjalin kasih dengan banyak wanita untuk memuaskan hasratnya belaka.
Marlia tak peduli dengan perselingkuhan Anom dengan banyak wanita. Semangat hidup Marlia seolah mati bersama meninggalnya Rafi. Marlia yakin jika Rafi telah meninggal mengingat luka yang diderita Rafi dulu.
Dan saat Marlia mendengar suara Rafi yang ia yakini sebagai hantu itu pun membuat Marlia bahagia hingga meneteskan air mata. Karenanya Marlia memilih pura-pura pingsan agar bisa terus mendengar suara Rafi yang mengatakan banyak hal padanya itu.
Tiba-tiba dokter Adi, Heru, Faiq dan Fatur masuk ke ruangan dimana Marlia dirawat. Seorang perawat berdiri di belakang dokter Adi untuk mencatat hasil diagnosa sang dokter.
“ Gimana keadaannya dok...?” tanya Faiq.
“ Pasien baik-baik saja Pak. Cuma dia menolak untuk sadar karena nampaknya terlalu nyaman dengan kondisinya yang sekarang. Sepertinya Bu Marlia mengalami kejadian yang membuatnya trauma berkepanjangan hingga memilih untuk menyakiti diri sendiri agar bisa segera meninggal...,” sahut dokter Adi.
“ Tapi Bu Marlia masih bisa bangun dan sembuh kan dok. Karena dia adalah saksi kunci dari kejadian yang melibatkan Suami dan Anaknya belasan tahun silam. Bu Marlia harus bangun untuk mengungkapkan kebenaran di depan persidangan nanti...,” kata Heru.
“ Insya Allah bisa Pak Heru. Namun Bu Marlia butuh seseorang atau sesuatu untuk membangkitkan semangat hidupnya. Sayangnya Saya ga tau apa yang bisa membuatnya mau berjuang untuk tetap hidup...,” sahut dokter Adi.
Fatur dan Faiq saling menatap lalu mengangguk. Faiq menepuk pundak Heru sambil membisikkan kalimat yang menenangkan Heru.
“ Lo tenang aja. Kita bisa minta tolong sama hantu Rafi supaya ngebangunin Ibunya itu...,” bisik Faiq.
“ Ok Bang. Urusan itu Gue serahin sama Lo dan Om Fatur ya...,” sahut Heru.
Setelah dokter Adi dan perawat pergi meninggalkan ruangan, Faiq pun segera bicara pada hantu Rafi.
“ Rafi denger kan apa kata dokter sama Om Polisi tadi...?” tanya Faiq sambil membungkukkan badannya untuk bicara pada hantu Rafi.
“ Iya Om...,” sahut hantu Rafi.
“ Jadi Rafi harus bangunin Mama supaya mau ceritain semuanya sama Polisi...,” kata Faiq lagi.
“ Apa nanti Papa ditangkap dan dipenjala Om...?” tanya hantu Rafi lugu.
“ Papa harus bertanggung jawab karena udah melukai Rafi dan bikin Mama Rafi sakit. Selain itu Papa Rafi juga
udah bikin Tante yang pake kebaya putih tadi meninggal. Kesalahan Papa Rafi udah banyak dan harus dihukum. Rafi ngerti kan...?” tanya Faiq hati-hati.
“ Iya Om. Lafi bakal bangunin Mama supaya bisa celita semuanya...,” sahut hantu Rafi mantap.
“ Anak pintar. Bisa Kita coba sekarang kan...?” tanya Faiq yang diangguki hantu Rafi yang nampak melayang mendekati Marlia.
Akan kah Rafi berhasil membangunkan Marlia yang terlanjur nyaman dengan kondisinya sekarang ?.
Bersambung
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 376 Episodes
Comments
Irma Tjondroharto
berhasil dong thor... ayo semangat rafi... stlh ini kamu bisa tenang...
2022-07-18
1
Nurjanah Tamim
tentu berhasil tor
berhasil berhasil.... berhasil horeeeeeee.
2022-03-02
1
Anak Sulung
aku selalu padamu kakak...
karyanya paling the best pokoknya ❤❤❤👍
2021-12-09
0