10. Rencana Nuke si gadis kantin

Sementara itu di sebuah kost mewah mirip mirip kamar hotel berbintang. Tampak seorang gadis yang sedang marah marah sendiri tidak jelas. Setelah melihat akun instagramnya.

"Sialan dua anak baru itu bisa bisanya nempel nempel Bram, sampai Bram posting posting, apa mereka yang menyerobot hape Bram terus mereka yang posting" gerutunya

Beberapa saat kemudian, dia mengambil cardigan kemudian memakainya selanjutnya menyambar tas lalu menutup pintu dengan kerasnya. Untung kamar kost mewah dengan peredam suara kualitas terbaik, andai kamar kost papan sudah roboh berkeping keping.

Sementara itu di ruangan depan kamar tersebut ada pegawai kost yang sedang bekerja ngelap ngelap jendela kaca dan perabot perabot lainnya Saat memdengar pintu yang ditutup dengan keras dia terlonjak kaget spontan tangannya menutup mulutnya kemudian tangan turun mengusap usap dada nya sambil berkata sabar... sabar...sabar...

Gadis yang sedang marah marah tadi tidak lain adalah Nuke si gadis kantin, setelah menutup pintu dengan kekuatan maksimalnya dia berjalan menuju parkiran mobilnya. Kemudian masuk ke dalam mobilnya dan melajukan mobilnya ke suatu tempat.

Setelah beberapa saat mobil berhenti di suatu kost kostan, dia berjalan menuju pada satu kamar, setelah mengetuk pintu muncul seorang gadis, dan mereka masuk ke dalam kamar.

"Ada apa Nuk tiba tiba datang dengan wajah kusut?" tanya gadis pemilik kamar kost

"Kamu udah buka ig belum?" ucap Nuke sambil mendudukkan di kursi kemudian mengeluarkan sebungkus rokok dan sebuah korek api dari dalam tas nya. Selanjutnya mengambil sebatang terus menghisapnya yang tentunya sudah tersulut api.

"Udah, Bram ya?" kata Sofi gadis pemilik kamar kost sambil mengambil satu batang rokok kemudian menghisapnya.

"Iya, aku harus buat sesuatu untuk mereka berdua" kata Nuke

"Kamu mau buat apa?" tanya Sofi

"Entahlah aku juga belum tahu, otakku buntu ga ada ide. Kamu ada ide ga?" tanya Nuke

"Kamu bully aja mereka di komentar postingan Bram" usul Sofi

"Sudah aku sudah buat banyak akun palsu, tapi ga ngaruh, pusing aku, apa donk kamu mikir lah"

"Apa ya... eh Nuk kamu ga lelah apa ngejar ngejar Bram, cari cowok lain lah" ucap Nuke

"Enak aja, aku sudah keluar modal banyak, aku sampai bayar uang gedung mahal bayar les segala macam jenis les hanya karena biar satu kampus sama Bram, belum lagi biaya perawatan dan beli pakaian pakaian mahal demi penampilan agar Bram tertarik" jelas Nuke

"Sejak kapan sih kamu ngejar ngejar Bram"

"Sudah lama sejak aku lihat dia di pertandingan basket antar sekolah, aku kan suka lihat kalau ada pertandingan basket, terus stalking dia lah"

"Kamu itu tidak ngasih ide malah tanya macem macem, ayo mikir lah" kata Nuke dengan emosi

"Kita keluar cari bakso yo, biar dapat ide, sumpek di sini otak buntu" ucap Sofi

"Kelakuan kamu, pasti minta traktir, iya kan bilang aja kamu lapar"

"Kalau lapar kan tidak bisa mikir, tidak bisa kasih ide"

"Ayook cepetan " kata Nuke langsung bangkit berdiri melangkah keluar kamar, yang diikuti oleh Sofi. Tetapi saat sampai di pintu

"Rokokku, bawa " perintah Nuke agar Sofi mengambil rokoknya yang tertinggal di meja. Sofipun balik mengambilnya kemudian memberikan ke Nuke

Mereka kemudian berjalan menuju mobil Nuke dan masuk ke dalam mobil, saat di dalam mobil dan mobil sudah mulai berjalan

"Kemana nih?" tanya Nuke

"Ke mall terdekat aja" jawab Sofi

Mobil kemudian melaju ke suatu mall yang terdekat dari kost Sofi, setelah mobil berhenti di tempat parkir mereka berjalan menuju food court yang ada di mall tersebut.

"Sudah sekarang ide mu apa?" tanya Nuke setelah mereka selesai memakan bakso

"Ke tempat Dino" kata Sofi dengan wajah tanpa dosa

"Sialan" kata Nuke sambil memukulkan tas nya pada Sofi

"Ide cuma kayak gitu aja pakai muter muter" lanjut Nuke langsung berdiri dari kursinya berjalan ke luar mall dan diikuti Sofi.

Akhirnya mereka melajukan mobilnya, di dalam mobil Nuke mengambil hape nya

dengan tangan kirinya kemudian mencari kontak Dino dan melakukan panggilan

"Hai" suara Dino dari hape

"Kau di mana?"

"Rumah"

"Aku otw ke rumahmu" kata Nuke langsung menutup panggilannya

"Sof aku anter kamu ke kost mu, aku sendirian aja ke rumah Dino, repot bawa kamu, masih untung kamu ga kuturunkan di jalan" kata Nuke dengan ketus dan Sofi hanya diam saja tetapi dalam hati berkata untung juga dapat bakso dan rokok.

Setelah mobil mengantar Sofi, Nuke langsung melajukan mobilnya menuju ke rumah Dino. Dino mengontrak sebuah rumah bersama 3 temannya.

Mobil memasuki komplek perumahan, setelah sampai di depan rumah Dino mobil berhenti. Nuke keluar dari mobil kemudiam membuka pagar rumah yang tidak tergembok dan berjalan menuju pintu rumah kemudian memencet bel. Tak berselang lama, pintu di buka dan nampak sosok Dino di hadapan Nuke. Nuke langsung melangkah masuk ke dalam rumah mengikuti Dino yang sudah lebih dulu masuk ke dalam ruang tamu. Kemudian mereka duduk di sofa ruang tamu secara berdampingan.

"Kamu sendiri?" tanya Nuke dengan tatapan mata yang menyapu seluruh ruangan

"Iya temen temen sudah kuusir pergi" jawab Dino

"Aku butuh bantuanmu" ucap Nuke sambil mengeluarkan rokoknya dan kemudian mengambil satu batang untuk dihisapnya.

"Masalah Bram?" tanya Dino sambil menyalakan korek api kemudian menyulutkan apinya pada rokok Nuke yang sudah diselipkan dibibirnya

"Dua anak baru yang dekat Bram, tolong kasih pelajaran" ucap Nuke

"Beres, kau mau apa mereka jadi tidak menarik atau apa? Tanya Dino sambil menyulutkan api untuk rokoknya sendiri

"Terserah kamu" ucap.Nuke

"Tapi tidak gratis" kata Dino dengan senyum liciknya

"Kamu mau berapa juta?" tanya Nuke

"Aku tidak butuh uang mu" kata Dino sambil menghembuskan asap rokoknya pada wajah Nuke

"Kapan, kalau butuh omong aja di sini apa di kost ku atau dimana?" tanya Nuke menantang

"Sekarang gimana?" Dino balik bertanya

"Aku yang ga bisa kalau sekarang, kerjaan belum kamu mulai" ucap Nuke

"Tapi aku butuh DP" ucap Dino sambil menghembuskan asap rokoknya ke leher kemudian menurun ke dada Nuke

"Tidak ada DP" kata Nuke sambil membalas menghembuskan asap rokok nya ke wajah Dino

"Hasil kerjamu memuaskan aku, baru kamu dapat kepuasan" ucap Nuke kemudian bangkit berdiri melangkah meninggalkan Dino.

"Nuk..." Teriak Dino sementara Nuke terus melangkah keluar pagar dan masuk ke mobilnya. Sesaat kemudian kaca mobil terbuka

"Kamu kabari aku lewat hape tentang kerjamu" teriak Nuke kemudian kaca mobil tertutup dan mobil Nuke berlalu.

Nuke melajukan mobilnya menuju kost mewahnya. Sesampai di kost Nuke langsung menuju ke kamarnya. Sesaat kemudian terdengar suara dari hape nya

drettt drettt drettt ada panggilan masuk. Nuke mengambil hape nya kemudian Nuke menggeser tombol hijau tapi dia tidak berbicara hanya diam saja

"Kau tunggu di acara pentas sambut mahasiswa baru besuk" suara dari dalam hape Nuke. Nuke menaruh hape nya di meja kemudian dia merebahkan tubuhnya ke ranjangnya

Terpopuler

Comments

Senajudifa

Senajudifa

kutukan cinta baru mampir lagi...sdh kumasukan dalam favoritku y

2022-06-14

1

FLA

FLA

jahat nya astaga...

2022-05-12

1

Aumy Re

Aumy Re

mau ngapain di nunuk?

2022-05-12

1

lihat semua
Episodes
1 1. Nindya Ending Putri Mahendra
2 2. Yogyakarta
3 3. Belajar Mandiri
4 4. Kebaikan hati teman baru
5 5. Bramantyo Wicaksono
6 6. Sesuatu Syarat dari Bram
7 7. Touring bersama Bram 1
8 8. Touring bersama Bram 2
9 9. Curhatan dua sahabat
10 10. Rencana Nuke si gadis kantin
11 11. Ulah Nuke 1
12 12. Ulah Nuke 2
13 13. Ulah Nuke 3
14 14. Pipi Nindya memerah
15 15. Pelaku mengaku
16 16. Daster
17 17 Menghadap Pak Dekan
18 18 Rencana Kedatangan Tedy
19 19 Kedatangan Tedy
20 20 Oleh oleh Tedy
21 21 Pulang
22 22 Curahan hati Bram 1
23 23 Curahan hati Bram 2
24 24. Curahan hati Bram 3
25 25. Bram kalah cepat
26 26. Bram kecewa
27 27. Abstain
28 28 Menuju beautiful hill
29 29 Ajakan Bram di telaga
30 30 Jadian dech
31 31. Kebun bunga beautiful hill
32 32. Lagu favorit
33 33 Keindahan pagi dan suatu tragedi
34 34 Kembali ke Yogyakarta (Masa observasi)
35 35 Rencana kedatangan Om Prabu
36 36 Keluarga Bharata 1
37 37. Keluarga Bharata 2
38 38 Bram mencari kost
39 39 Berita Pagi
40 40. Malam Pertama
41 41 Parfum baru Bram
42 42. Dipanggil pak Suryo
43 43 Nasehat ibu Kost
44 44. Bram mulai Kuliah Kerja Nyata
45 45. CCTV berjalan Nindya
46 46 Tanda tanya
47 47 Pisang dan problemnya
48 48 Surprise yang bikin tekor
49 49. Menunggu Pak Suryo
50 50. Kebetulan yang bukan kebetulan
51 51. Kecelakaan
52 52 Ikatan batin
53 53 Bohong
54 54 Berdamai
55 55 Mengantar Avanti
56 56. Belajar mempercayai dan bisa dipercaya 1
57 57. Belajar mempercayai dan bisa dipercaya 2
58 58 Candu
59 59. Perpisahan
60 60. Week end 1
61 61. Week end 2
62 62. Week end 3
63 63. Curahan hati Nindya
64 64. Bertemu calon mertua 1
65 65. Bertemu calon mertua 2
66 66. Bertemu calon mertua 3
67 67. Begadang
68 68. Kesiangan
69 69. Kelulusan Bram 1
70 70. Kelulusan Bram 2
71 71. Kemunculan Devina
72 72. Devina muncul lagi
73 73. Calon istri
74 74. Serangan fajar ibu ibu club ngrumpi
75 75. Hadiah dari Nindya
76 76. Status baru Bram
77 77. Tamu bule
78 78. Nindya menunggu
79 79. Nindya bertemu Jecklyn
80 80. Rendang sealot cinta
81 81. Sekarung sample
82 82. Meeting dengan Nona Jecklyn 1
83 83. Meeting dengan Nona Jecklyn 2
84 84. Mengantar Sisi periksa
85 85. Pulang ke calon istri
86 86. Bram disuruh menikah
87 87. Rencana melamar Nindya
88 88. Menjemput Nndya
89 89. Jawaban Nindya
90 90. Rencana ke rumah orang tua Nindya
91 91. Hari Sabtu yang dinanti 1
92 92. Hari Sabtu yang dinanti 2
93 93. Hari Sabtu yang dinanti 3
94 94. Persiapan di rumah Nindya
95 95. Pertemuan dua keluarga
96 96. Sesuatu syarat dari Nindya
97 97. Bram galau
98 98. Kesempatan berdua
99 99. Multi telenan
100 100. Ungkapan rasa cinta
101 101. Kenapa Devina ada di sini
102 102. Selamat dari Devina
103 103. Menuju Alfa Company
104 104. Satu mobil dengan Jecklyn
105 105. Satu mobil dengan Jecklyn 2
106 106. Cengkeraman tangan Jecklyn
107 107. Permintaan Tedy 1
108 108. Permintaan Tedy 2
109 109. Rival terberat
110 110. Dikerjain Om Prabu
111 111. Rencana lamaran
112 112. Rencana lamaran 2
113 113. Jual sapi
114 114. Masalah warna
115 115. Persiapan lamaran
116 116. Farid menguntit
117 117. Dekati Lilian
118 118. Curahan hati Lilian
119 119. Kedatangan Bison
120 120. Lamaran
121 121. Info dari Erlangga
122 122. Tulus
123 123. Telpon dari Ibunya Lilian
124 124. Pacar pura pura
125 125. Pacar Pura Pura 2
126 126. Ke Rumah Lilian 1
127 127. Ke Rumah Lilian 2
128 128. Secercah harapan
129 129. Misteri liontin
130 130. Penjelasan Tedy
131 131. Curhatan dua sahabat (lagi)
132 132. Ke Makam
133 133. Ke Rumah Sakit
134 134. Sekarung oleh oleh buat Tedy
135 135.
136 136. Kelulusan Nindya
137 137. Kelulusan Nindya 2
138 138. Kegelisahan Tedy
139 139. Kedatangan Farid
140 140. Dipingit
141 141. Disadap
142 142. Jamu
143 143. Berharap
144 144. Panggilan Baru Nindya
145 145. Milk... clip...
146 146. Jamu malam hari
147 147. Tedy dan Lilian menghilang
148 148. Kecurigaan dua sahabat
149 149. Rahasianya Lilian, keponya Nindya
150 150. Hari H makin dekat
151 151. Hari Pernikahan 1
152 152. Hari Pernikahan 2
153 153. Imajinasi
154 154. Di luar skenario
155 155. Belajar bersama
156 156. Noda sprai
157 157. Hukuman
158 158. Jurus Tante Laras
159 159. Ngidam
160 160. Ngidam 2
161 161. Malam Menyenangkan
162 162. Malam Menyenangkan 2
163 163. Rintihan Nindya
164 164. Kelahiran Anak Bram Nindya
165 165. Fix
166 166.
167 167. Iklas
168 168. Malang Tak Bisa Ditolak
169 169. Semoga
170 170. Kuatir
171 171. Ke Jakarta
172 172. Penasaran
173 173. Masih Penasaran
174 174. Terimbas
175 175. Siapa pelakunya
176 176. Pelaku
177 177. Kepergok Mobil Mogok
178 178. Pertunjukan Dadakan
179 179. Tetap Bersyukur
180 180. Ekonomi Memburuk
181 181. Butuh yang segar segar
182 182. Kabar Bahagia dari Lilian
183 183. Pemasukan Tidak Terduga
184 184. Berita Duka
185 PROMO NOVEL BARU
186 Promo Novel Dipecat Malah Jadi Juragan
187 Promo Novel Baru
Episodes

Updated 187 Episodes

1
1. Nindya Ending Putri Mahendra
2
2. Yogyakarta
3
3. Belajar Mandiri
4
4. Kebaikan hati teman baru
5
5. Bramantyo Wicaksono
6
6. Sesuatu Syarat dari Bram
7
7. Touring bersama Bram 1
8
8. Touring bersama Bram 2
9
9. Curhatan dua sahabat
10
10. Rencana Nuke si gadis kantin
11
11. Ulah Nuke 1
12
12. Ulah Nuke 2
13
13. Ulah Nuke 3
14
14. Pipi Nindya memerah
15
15. Pelaku mengaku
16
16. Daster
17
17 Menghadap Pak Dekan
18
18 Rencana Kedatangan Tedy
19
19 Kedatangan Tedy
20
20 Oleh oleh Tedy
21
21 Pulang
22
22 Curahan hati Bram 1
23
23 Curahan hati Bram 2
24
24. Curahan hati Bram 3
25
25. Bram kalah cepat
26
26. Bram kecewa
27
27. Abstain
28
28 Menuju beautiful hill
29
29 Ajakan Bram di telaga
30
30 Jadian dech
31
31. Kebun bunga beautiful hill
32
32. Lagu favorit
33
33 Keindahan pagi dan suatu tragedi
34
34 Kembali ke Yogyakarta (Masa observasi)
35
35 Rencana kedatangan Om Prabu
36
36 Keluarga Bharata 1
37
37. Keluarga Bharata 2
38
38 Bram mencari kost
39
39 Berita Pagi
40
40. Malam Pertama
41
41 Parfum baru Bram
42
42. Dipanggil pak Suryo
43
43 Nasehat ibu Kost
44
44. Bram mulai Kuliah Kerja Nyata
45
45. CCTV berjalan Nindya
46
46 Tanda tanya
47
47 Pisang dan problemnya
48
48 Surprise yang bikin tekor
49
49. Menunggu Pak Suryo
50
50. Kebetulan yang bukan kebetulan
51
51. Kecelakaan
52
52 Ikatan batin
53
53 Bohong
54
54 Berdamai
55
55 Mengantar Avanti
56
56. Belajar mempercayai dan bisa dipercaya 1
57
57. Belajar mempercayai dan bisa dipercaya 2
58
58 Candu
59
59. Perpisahan
60
60. Week end 1
61
61. Week end 2
62
62. Week end 3
63
63. Curahan hati Nindya
64
64. Bertemu calon mertua 1
65
65. Bertemu calon mertua 2
66
66. Bertemu calon mertua 3
67
67. Begadang
68
68. Kesiangan
69
69. Kelulusan Bram 1
70
70. Kelulusan Bram 2
71
71. Kemunculan Devina
72
72. Devina muncul lagi
73
73. Calon istri
74
74. Serangan fajar ibu ibu club ngrumpi
75
75. Hadiah dari Nindya
76
76. Status baru Bram
77
77. Tamu bule
78
78. Nindya menunggu
79
79. Nindya bertemu Jecklyn
80
80. Rendang sealot cinta
81
81. Sekarung sample
82
82. Meeting dengan Nona Jecklyn 1
83
83. Meeting dengan Nona Jecklyn 2
84
84. Mengantar Sisi periksa
85
85. Pulang ke calon istri
86
86. Bram disuruh menikah
87
87. Rencana melamar Nindya
88
88. Menjemput Nndya
89
89. Jawaban Nindya
90
90. Rencana ke rumah orang tua Nindya
91
91. Hari Sabtu yang dinanti 1
92
92. Hari Sabtu yang dinanti 2
93
93. Hari Sabtu yang dinanti 3
94
94. Persiapan di rumah Nindya
95
95. Pertemuan dua keluarga
96
96. Sesuatu syarat dari Nindya
97
97. Bram galau
98
98. Kesempatan berdua
99
99. Multi telenan
100
100. Ungkapan rasa cinta
101
101. Kenapa Devina ada di sini
102
102. Selamat dari Devina
103
103. Menuju Alfa Company
104
104. Satu mobil dengan Jecklyn
105
105. Satu mobil dengan Jecklyn 2
106
106. Cengkeraman tangan Jecklyn
107
107. Permintaan Tedy 1
108
108. Permintaan Tedy 2
109
109. Rival terberat
110
110. Dikerjain Om Prabu
111
111. Rencana lamaran
112
112. Rencana lamaran 2
113
113. Jual sapi
114
114. Masalah warna
115
115. Persiapan lamaran
116
116. Farid menguntit
117
117. Dekati Lilian
118
118. Curahan hati Lilian
119
119. Kedatangan Bison
120
120. Lamaran
121
121. Info dari Erlangga
122
122. Tulus
123
123. Telpon dari Ibunya Lilian
124
124. Pacar pura pura
125
125. Pacar Pura Pura 2
126
126. Ke Rumah Lilian 1
127
127. Ke Rumah Lilian 2
128
128. Secercah harapan
129
129. Misteri liontin
130
130. Penjelasan Tedy
131
131. Curhatan dua sahabat (lagi)
132
132. Ke Makam
133
133. Ke Rumah Sakit
134
134. Sekarung oleh oleh buat Tedy
135
135.
136
136. Kelulusan Nindya
137
137. Kelulusan Nindya 2
138
138. Kegelisahan Tedy
139
139. Kedatangan Farid
140
140. Dipingit
141
141. Disadap
142
142. Jamu
143
143. Berharap
144
144. Panggilan Baru Nindya
145
145. Milk... clip...
146
146. Jamu malam hari
147
147. Tedy dan Lilian menghilang
148
148. Kecurigaan dua sahabat
149
149. Rahasianya Lilian, keponya Nindya
150
150. Hari H makin dekat
151
151. Hari Pernikahan 1
152
152. Hari Pernikahan 2
153
153. Imajinasi
154
154. Di luar skenario
155
155. Belajar bersama
156
156. Noda sprai
157
157. Hukuman
158
158. Jurus Tante Laras
159
159. Ngidam
160
160. Ngidam 2
161
161. Malam Menyenangkan
162
162. Malam Menyenangkan 2
163
163. Rintihan Nindya
164
164. Kelahiran Anak Bram Nindya
165
165. Fix
166
166.
167
167. Iklas
168
168. Malang Tak Bisa Ditolak
169
169. Semoga
170
170. Kuatir
171
171. Ke Jakarta
172
172. Penasaran
173
173. Masih Penasaran
174
174. Terimbas
175
175. Siapa pelakunya
176
176. Pelaku
177
177. Kepergok Mobil Mogok
178
178. Pertunjukan Dadakan
179
179. Tetap Bersyukur
180
180. Ekonomi Memburuk
181
181. Butuh yang segar segar
182
182. Kabar Bahagia dari Lilian
183
183. Pemasukan Tidak Terduga
184
184. Berita Duka
185
PROMO NOVEL BARU
186
Promo Novel Dipecat Malah Jadi Juragan
187
Promo Novel Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!