"Tentu saja di rumah. Memang mau ke mana lagi dia?"
"Benarkah?" Alvaro mengubah posisinya dari tidur menjadi duduk, menatap Mama Rani penuh selidik. "Di rumah, tetapi tak menjengukku sama sekali. Tidak mungkin jika dia tak merindukanku."
Tatapan Alvaro yang tajam sempat membuat Mama Rani kelimpungan, tetapi perkataan Alvaro terkait Azlina yang tak pernah menjenguknya membuat perempuan paruh baya itu memiliki ide agar tidak disalahkan.
"Apa kau yakin dia mencintaimu? Al, Mama rasa istrimu tidak pernah mencintaimu. Mana mungkin ada istri yang tidak mau menjenguk suami yang sedang sakit, bukan? Atau mungkin dia tak pernah mencintaimu."
"Mama!"
"Ayolah, Al. Buka matamu! Azlina sama sekali tak pantas menyandang sebutan istri, bahkan dia tidak tahu apa-apa tentang suaminya." Mama Rani berupaya memprovokasi, mengutarakan niatnya sedikit demi sedikit agar Alvaro mau menceraikan Azlina.
"Apa yang sebenarnya ingin Mama katakan?" Tanpa mengurangi rasa hormatnya kepada perempuan itu, Alvaro memilih menanyakan apa sebenarnya yang ingin mamanya katakan, karena setiap kalimat yang Mama Rani ucapkan mengandung teka-teki dan mengarah kepada hal yang tidak baik.
"Al, kau tahu, kan, jika Mama sangat menyayangimu? Mama tidak mungkin melakukan hal yang bisa melukaimu."
Alvaro semakin penasaran dengan arah pembahasan Mama Rani selanjutnya. Dia masih menatap penuh antusias dengan kalimat selanjutnya yang akan terucap dari bibir sang Mama.
"Mama ingin kau menceraikan istrimu secepatnya karena dia telah berselingkuh!"
"Apa? Apa yang Mama tahu tentang Zizi?" Alvaro tak menyangka jika perceraian yang dibicarakan Mama Rani kepadanya. Padahal sebelumnya dia telah berjuang keras agar perceraian tidak terjadi dalam rumah tangganya, menahan perempuan itu untuk tetap menemaninya menjadi istri yang sesungguhnya.
"Istri yang begitu kau cintai, istri yang kau bangga-banggakan itu tidak lain hanya seorang gadis labil dan tukang selingkuh. Dia tidak pantas untuk bersanding denganmu, karena itu Mama suda…
Pengantin Kecil Alvaro
85. Kabur
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 147 Episodes
Comments
Bzaa
si mamah bukanny di cek dl kebenarannya.. ngapain x
2023-04-16
0
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
mertua sableng ,gua culik baru tau rasa lu ya 😤
2023-04-13
0
Silvi Mutiyani
uugh.
maraton aku dari epsd 1 ampe skrg..
bikin jantung dag dig dug..
geregeet..
gemeeeess..
ayo laaah kasi aku apresiasinya...
up banyak2 thor besok...😅😅😅
2022-01-14
0