7. Kikuk

Beberapa saat kemudian Dirga dan Agam melepaskan rangkulan mereka.

"Sekretaris Lee..bagaimana kabarmu?"

Agam beralih ke Sekretaris Lee.

"Baik Tuan Agam.. terimakasih..!"

Jawab Lee seraya membungkuk, dan mereka berjabat tangan.

"Kenalkan..ini sekretaris saya, nona Almayra..!"

Agam sedikit enggan akhirnya memperkenalkan Mayra pada Dirga dan sekretaris Lee.

Mayra sedikit membungkuk dan tersenyum manis.

Dia mengatupkan tangan nya di depan dadanya, sebagai tanda perkenalan.

Sekretaris Lee membalas dengan sedikit membungkuk. Sementara Dirga nampak menatap tajam menusuk ke arah wajah cantik Mayra.

Agam tidak suka dengan tatapan Dirga.

Akhirnya mereka berempat duduk di kursi masing-masing. Dirga duduk tepat di hadapan Mayra hingga membuat dia sedikit tidak nyaman.

Dan Agam tampaknya paham akan hal itu.

"May..kau duduklah disini.."

Ucapnya sambil berdiri berganti posisi dengan Mayra.

Dan Dirga terlihat semakin dingin saja tatapan nya.

Pembahasan pun di mulai. Agam dengan lihai mempresentasikan detail projek iklan yang akan di garapnya bersama Moolay Group.

Projek ini adalah rencana pengembangan perumahan dan hotel besar dalam satu kawasan.

Sebenarnya kerjasama ini juga melibatkan satu perusahaan besar lagi, yakni perusahaan ternama yang bergerak di bidang property, yaitu perusahaan

'CSA Group'.

Namun Agam sengaja membuat janji pertemuan yang berbeda. Kalau semuanya sudah deal baru akan di adakan pertemuan bersama.

Mayra juga sesekali membantu Agam menerangkan detail dari projek ini. Cara bicara dan pembawaan materi yang sangat profesional serta luwes dari Mayra sontak saja membius Dirga juga sekretaris Lee.

Mereka terpaku pada Mayra yang sedang berbicara dengan intonasi yang sangat enak di dengar.

Mata Dirga seakan terhipnotis, dia terdiam menatap wajah Mayra dengan perasaan yang berkecamuk.

Bibir ranum Mayra yang tengah berbicara tampak begitu menggoda, pikiran Dirga kembali melayang pada malam pertama kali dia mencicipi bibir itu.

Begitu manis, lembut dan memabukan.

Agam yang melihat kekonyolan dua lelaki di hadapannya segera mengambil alih pembicaraan dari Mayra. Dia benar-benar tidak suka akan situasi ini dan ingin segera mengakhiri nya.

Sekretaris Lee memberikan tanggapan atas apa yang telah dipaparkan oleh Agam.

Sementara Dirga hanya terdiam menyimak.

*****

Akhirnya pembicaraan pun selesai, bersamaan dengan kedatangan manajer restoran dan beberapa pelayan yang membawakan hidangan makan siang untuk mereka.

"Silahkan tuan Raymond..tuan Agam..selamat menikmat..Kalau ada yang anda perlukan lagi, saya bersiap di depan.."

Ucap sang manajer sambil membungkuk.

Agam mengangguk, sementara Dirga hanya melambaikan tangan saja.

Mereka memulai makan siang nya dengan tenang.

Agam terlihat memilihkan beberapa menu makanan dan menaruhnya di piring Mayra.

Mayra hanya tersenyum manis dan mengangguk sopan tanda berterimakasih. Melihat hal itu wajah Dirga tampak semakin dingin.

"Sepertinya nona Almayra bukan hanya sekedar sekretaris bagimu tuan Agam..!"

Ucap Dirga dengan suara sedikit berat.

"Itu benar..dia seseorang yang sangat spesial bagi saya tuan Moolay..!"

Sahut Agam dengan sedikit penekanan untuk meyakinkan orang2 didepannya bahwa tidak boleh ada yang berani macam2 pada sekretaris nya itu.

Dia melirik kearah Mayra yang terlihat semakin kikuk dan salah tingkah.

Dia seperti ingin terbang menjauh dari situasi ini.

Namun ada rasa bahagia yang tidak dipungkirinya mendengar ucapan Agam. Wajahnya bersemu merah.

Bagaimanapun Agam adalah laki-laki yang selama ini menjadi dambaannya.

Dan hal itu sayang nya terlihat jelas oleh Dirga.

Entah kenapa ada hawa panas yang menjalar keseluruh tubuh Dirga. Tangannya terkepal.

"Maaf..saya permisi ke belakang..!"

Ucap Mayra yang tiba2 berdiri dan mengakhiri makannya yang masih tersisa banyak.

"Tapi May.. kau baru makan sedikit..!"

Sergah Agam dengan tatapan khawatir.

Dirga juga terlihat menatap tidak suka dengan tindakan Mayra.

"Saya sudah kenyang pak..saya permisi mau sembahyang Dzuhur..takut kehabisan waktu..

Permisi semuanya..!"

Mayra tak menggubris, dia harus cepat lari dari situasi ini. Dengan tak melihat lagi kebelakang dia cepat berlalu keluar dari ruangan itu.

Agam melihat kepergian Mayra dengan berat, kemudian mendesah dan setelahnya melanjutkan makan siangnya yang tersisa.

Setelah selesai diapun berpamitan pada Dirga dan Lee untuk menyusul Mayra ke belakang dan menjalankan sholat Dzuhur yang hampir telat.

Dirga meletakan sendok dan garpu diatas piringnya sedikit kencang.

Wajahnya terlihat kesal dan tak bersahabat.

"Cari tahu hubungan Agam dan wanita itu Lee..!"

"Baik Tuan..!"

Lee mengangguk paham.Dia juga tadi menyaksikan sendiri bagaimana perlakuan Agam terhadap istri kedua Tuan nya itu.

Mereka melanjutkan santap siang nya dengan hidangan penutup sembari menunggu kembalinya Mayra dan Agam.

*****

Mayra dan Agam sudah kembali ke kantor.

Akhirnya Mayra bisa bernapas dengan lega, terlepas dari situasi tidak mengenakan tadi.

Dia kembali melanjutkan pekerjaannya yang masih menumpuk.

Saat sedang asik berkutat dengan kesibukan nya, tiba2 di pintu lift terdengar suara ribut. Ada dua orang wanita dan seorang pria berjalan menuju kantor Agam.

Wanita cantik yang berjalan dengan elegan itu adalah Eveliyn yang didampingi manajer dan asisten pribadinya.

Deg..!

Jantung Mayra berdetak cepat, dia sedikit tegang mengingat wanita yang banyak di idolakan orang2 ini sekarang telah menjadi madu nya..

Hahaa...ya madu.. itupun kalau dirinya diakui sebagai istri kedua Tuan Dirga itu.

Tanpa disadari, Eveliyn telah berdiri di hadapan Mayra dengan senyum memikatnya.

"Mayra..apakah Agam ada di ruangannya..?"

Ya...mereka memang sudah saling mengenal, karena Eveliyn adalah artis utama yang bernaung dibawah perusahan Agam. Dalam kata lain.. Eveliyn adalah artis nya Agam. Tentu saja dia kenal Eveliyn, begitupun sebaliknya, karena mereka sering berinteraksi.

"Oohhh..aa..ada nona..silahkan langsung saja masuk..!" jawab Mayra tergagap.

"Kau ini.. seperti baru bertemu saja..santai aja kali.."

Ucap Eveliyn merasa lucu dengan tingkah kikuk Mayra.

Siska si asisten tampak tersenyum miring.

Sementara Gery sang manajer memasang senyum termanisnya menatap wajah merah merona Mayra yang terlihat begitu cantik dan menggemaskan di mata laki2 berkacamata itu.

Gery memang salah satu pengagum Mayra.

"Permisi nona Mayra..tidak perlu canggung begitu..!"

Godanya sambil tersenyum manis kemudian berlalu menyusul Eveliyn masuk ke dalam ruangan Agam.

Mayra hanya menundukan muka dengan tersipu malu.

Di dalam ruangan, Agam tampak sedang berbincang dengan Eveliyn mengenai projek film baru yang akan di bintangi Eveliyn dan beberapa kontrak fashion show serta pemotretan yang sudah rampung.

"Aku akan istirahat dulu beberapa waktu setelah ini.

Waktuku dengan suamiku benar2 tersita.."

Ucap Eveliyn sambil tersenyum manis karena membayangkan akan menghabiskan waktu nya bersama Dirga.

"Itu bagus Ev..kau harus menggunakan waktu istirahat mu sebaik mungkin..!"

Sambut Agam setuju, dan Eveliyn mengangguk.

"Terus saya ngapain nih.." sahut Siska dengan wajah yang dibuat seakan akan bersedih.

"Kelaut aja lo..ya ngapain kek..masa iya nguntitin Eveliyn terus..!"

Serbu Gery di sambut pukulan keras Siska di pundak nya.

"Sialan Lo..! lo aja sana yang mati sendirian..!"

Ucap Siska kesal. Mereka tertawa juga akhirnya.

"Aku juga tadi habis bertemu dengan suamimu Ev.."

Sambung Agam kemudian.

"Oyaa..?? ngapain..??"

"Membahas projek iklan buat pembangunan hotel di kawasan xx itu.."

"Heumm..seru dong.. pasti aku kan yang membintangi iklan ini, ini projek besar loh..!"

"Belum sampai ke pembahasan itu..baru ke konsep iklanya saja..!"

"Ohh begitu ya.. sayang sekali.. Kamu harus pastikan aku yang akan mengambil projek ini..! ini sangat penting bagiku..!"

Ucap Eveliyn penuh harap.

"Ini tergantung persetujuan dari perusahaan 'CSA Group' dulu..Karena dia yang memegang kendali di lapangan..!"

"Apa..?? CSA Group..??"

"Iya..ini projek kerjasama antara Moolay dan CSA Group..!"

Jawab Agam dengan menatap heran wajah Eveliyn yang tampak begitu sumringah.

"Kenapa memang nya..?? apa ini karena bos nya yang terkenal playboy itu..? Ev..jangan macam-macam kamu..!"

Agam memperingatkan dengan wajah sedikit mengeras.

"Apaan sih Gam..bukan itu..aku hanya excited aja karena ini adalah projek besar antar dua perusahaan hebat..!"

Agam menatap tajam mencari kejujuran di wajah Eveliyn.

"Aku kira apaan..Ingat kamu sudah punya Dirga..!"

"Tentu saja..dia adalah segalanya bagiku.."

Ucap Eveliyn dengan senyum yang mengembang sempurna dibibir sexinya.

******

TBC...

Terpopuler

Comments

luiya tuzahra

luiya tuzahra

si dirga belum apa2 aja udah kepanasan

2023-11-26

0

andi hastutty

andi hastutty

heem kenapa tuh Evelin

2023-10-09

0

Putri Minwa

Putri Minwa

lanjut

2023-01-29

0

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 1. KUA
3 2. Siapa suamiku?
4 3. Kenapa jadi gugup?
5 4. Berikan aku keturunan
6 5. Hatimu Hanya Milikku
7 6. Pertemuan
8 7. Kikuk
9 8. Jangan Main-Main Di Belakangku
10 9. Permintaan Aneh Crish
11 10. Kesal
12 11.Aku Benci Kamu
13 12. Frustasi
14 13. Berangkat Bareng
15 14. Pergi Dengan Crish
16 15. Bertemu Amanda
17 16. Amarah Evelyin
18 17. Gala Dinner
19 18. Malam Ini Kamu Bintangnya
20 19. Serangan Evelyin
21 20. Jangan Tinggalkan Aku
22 21. Syuting
23 22. Kamu Berbakat May
24 23. Berkunjung
25 24. Jangan Menyentuhku
26 25. Kedatangan Vanessa
27 26. Shock
28 27. Makan Malam
29 28. Minuman Aneh
30 29. Hari Yang Berat
31 30. Rekaman Cctv
32 31. Cuti Kerja
33 32. Pagi Yang Hangat
34 33. Heboh
35 34. Lunch
36 35. Di Pecat
37 36. Keputusan
38 37. Hari Pertama
39 38. Pemotretan
40 39. Hampir Saja
41 40. Pengawal Baru
42 41. Di jemput Malam-Malam
43 42. Nginep Di Hotel
44 43. Kekacauan
45 44. Laporan Jhon
46 45. Kehebohan Baru
47 46. Tersingkap
48 47. Mengunjungi Dokter
49 48. Saudari Ipar
50 49. Penyerangan
51 50. Kesibukan Di Pagi Hari
52 51. Kabur
53 52. Villa Di Atas Bukit
54 53. Kembali Ke Kota
55 54. Malam Perayaan
56 55. Kejutan Mayra
57 56. Terjatuh
58 57. Gosip Terhangat
59 58. Di Datangin Evelyin
60 59. Rumah Baru
61 60. Pengakuan
62 61. Menjenguk Evelyin
63 62 . Agam Patah Hati
64 63. Makan Malam Romantis
65 64. Serangan Lagi
66 65. Hadiah Baru
67 66. Kepulangan Sang Mertua
68 67. Tuan Aneh
69 68. Bertemu Mertua
70 69. Tidur Di Rumah Mertua
71 70. Morning Sickness
72 71. Ragu
73 72. Pernyataan
74 73. Ngidam
75 74. Kehilangan
76 75. Mencoba Berdiri
77 76. Mengunjungi Pameran
78 77. Pulau Pribadi
79 78. Kapal Pesiar
80 79. Di Tinggal Pergi
81 80. Jalan-Jalan
82 81. Penyelamatan
83 82. Aaron Terluka
84 83. Menembus badai
85 84. Kembali
86 85. Hari Terakhir
87 86. Masih Di Hari Terakhir
88 87. Pulang Ke Rumah
89 88. Kiriman Fhoto
90 89. Gebrakan Evelyin
91 90. Kemelut
92 91. Pergi
93 92. Menenangkan Diri
94 93. Pesona Mayra
95 94. Melepas Rindu
96 95. Ikut Ke Kantor
97 96. Kritis
98 97. Dibawa pergi
99 98. Penthouse
100 99. Ganjaran Setimpal
101 100. Tuan Berharga
102 101. Dilema
103 102. Kabar Mengejutkan
104 103. Mimpi atau Nyata
105 104. Akhir Penantian
106 105. Kepulangan
107 106. Periksa Kandungan
108 107. Persiapan Resepsi
109 108. Resepsi
110 109. Penculikan
111 110. Di Sekap
112 111. Akhir Sebuah Tragedi
113 112. Lahir Prematur
114 113. Kehilangan Kendali
115 114. Pangeran Kecil
116 115. Ulang Tahun Pernikahan
117 Epilog
Episodes

Updated 117 Episodes

1
Prolog
2
1. KUA
3
2. Siapa suamiku?
4
3. Kenapa jadi gugup?
5
4. Berikan aku keturunan
6
5. Hatimu Hanya Milikku
7
6. Pertemuan
8
7. Kikuk
9
8. Jangan Main-Main Di Belakangku
10
9. Permintaan Aneh Crish
11
10. Kesal
12
11.Aku Benci Kamu
13
12. Frustasi
14
13. Berangkat Bareng
15
14. Pergi Dengan Crish
16
15. Bertemu Amanda
17
16. Amarah Evelyin
18
17. Gala Dinner
19
18. Malam Ini Kamu Bintangnya
20
19. Serangan Evelyin
21
20. Jangan Tinggalkan Aku
22
21. Syuting
23
22. Kamu Berbakat May
24
23. Berkunjung
25
24. Jangan Menyentuhku
26
25. Kedatangan Vanessa
27
26. Shock
28
27. Makan Malam
29
28. Minuman Aneh
30
29. Hari Yang Berat
31
30. Rekaman Cctv
32
31. Cuti Kerja
33
32. Pagi Yang Hangat
34
33. Heboh
35
34. Lunch
36
35. Di Pecat
37
36. Keputusan
38
37. Hari Pertama
39
38. Pemotretan
40
39. Hampir Saja
41
40. Pengawal Baru
42
41. Di jemput Malam-Malam
43
42. Nginep Di Hotel
44
43. Kekacauan
45
44. Laporan Jhon
46
45. Kehebohan Baru
47
46. Tersingkap
48
47. Mengunjungi Dokter
49
48. Saudari Ipar
50
49. Penyerangan
51
50. Kesibukan Di Pagi Hari
52
51. Kabur
53
52. Villa Di Atas Bukit
54
53. Kembali Ke Kota
55
54. Malam Perayaan
56
55. Kejutan Mayra
57
56. Terjatuh
58
57. Gosip Terhangat
59
58. Di Datangin Evelyin
60
59. Rumah Baru
61
60. Pengakuan
62
61. Menjenguk Evelyin
63
62 . Agam Patah Hati
64
63. Makan Malam Romantis
65
64. Serangan Lagi
66
65. Hadiah Baru
67
66. Kepulangan Sang Mertua
68
67. Tuan Aneh
69
68. Bertemu Mertua
70
69. Tidur Di Rumah Mertua
71
70. Morning Sickness
72
71. Ragu
73
72. Pernyataan
74
73. Ngidam
75
74. Kehilangan
76
75. Mencoba Berdiri
77
76. Mengunjungi Pameran
78
77. Pulau Pribadi
79
78. Kapal Pesiar
80
79. Di Tinggal Pergi
81
80. Jalan-Jalan
82
81. Penyelamatan
83
82. Aaron Terluka
84
83. Menembus badai
85
84. Kembali
86
85. Hari Terakhir
87
86. Masih Di Hari Terakhir
88
87. Pulang Ke Rumah
89
88. Kiriman Fhoto
90
89. Gebrakan Evelyin
91
90. Kemelut
92
91. Pergi
93
92. Menenangkan Diri
94
93. Pesona Mayra
95
94. Melepas Rindu
96
95. Ikut Ke Kantor
97
96. Kritis
98
97. Dibawa pergi
99
98. Penthouse
100
99. Ganjaran Setimpal
101
100. Tuan Berharga
102
101. Dilema
103
102. Kabar Mengejutkan
104
103. Mimpi atau Nyata
105
104. Akhir Penantian
106
105. Kepulangan
107
106. Periksa Kandungan
108
107. Persiapan Resepsi
109
108. Resepsi
110
109. Penculikan
111
110. Di Sekap
112
111. Akhir Sebuah Tragedi
113
112. Lahir Prematur
114
113. Kehilangan Kendali
115
114. Pangeran Kecil
116
115. Ulang Tahun Pernikahan
117
Epilog

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!