14. Pergi Dengan Crish

Mayra sampai ke kantornya dan segera berkutat dengan kesibukannya.

Sebenarnya kalau bisa dia tidak ingin bertemu dulu dengan Agam. Kejadian tadi malam masih membuat dia sedikit canggung untuk berhadapan dengan Agam.

Namun tentu saja hal itu tidak mungkin terjadi, karena posisi dia sebagai sekretaris Agam yang memaksanya untuk selalu bersinggungan dengannya.

Seperti saat ini, dia sedang berada di ruangannya Agam untuk membahas kontrak dengan perusahaan CSA Group. Dan hari ini Presdir perusahaan itu rencananya akan mengajak Mayra untuk mengunjungi lokasi pembuatan iklan tersebut.

"May..soal tadi malam, aku minta maaf kalau membuatmu tidak nyaman.."

Agam berucap seraya menatap lembut wajah Mayra yang duduk di hadapannya.

Saat ini perasaan Agam sulit sekali untuk dijabarkan, dia sangat berharap wanita yang ada dihadapannya ini bisa memberikan respon seperti yang diharapkan, agar dia bisa segera mengikatnya dan menjadikan miliknya selamanya.

Namun dia juga tidak ingin terburu-buru hingga membuat Mayra tidak nyaman apalagi menjauhinya.

Mayra mengangkat wajahnya, bertatapan dengan mata Agam yang penuh ketulusan.

"Tidak apa-apa mas..aku hanya butuh waktu."

Ucap Mayra lembut.

"Aku akan selalu menunggu jawabanmu May..

Aku akan sabar menunggu.."

Sahut Agam. Keduanya bertatapan dalam diam.

Kemudian mereka saling menundukkan wajah.

*****

Mayra turun ke loby kantor saat diberitahu oleh resepsionis bahwa Presdir CSA Group menunggu nya di sana. Kenapa dia tidak naik saja sih..!

Gumam Mayra sedikit kesal dengan kebiasaan bos besar CSA Group itu.

Dia sampai ke loby dan telah disambut senyum sumringah Crish.

"Nona Mayra..akhirnya anda datang juga.."

Ucapnya dengan nada yang lembut. Mayra hanya tersenyum manis.

"Tuan Crish..kenapa tidak langsung saja ke kantor nya tuan Agam."

Sambut Mayra sambil berdiri manis didepan Crish.

"Maaf nona Mayra..tapi saya tidak ingin buang-buang waktu dengan basa basi yang tidak penting. Saya kesini hanya ingin menjemput anda saja..!"

Ucap Crish lagi sambil tetap tersenyum manis.

Para pegawai wanita yang ada di sekitar loby nampak kasak kusuk menggosipkan kehadiran Presdir tampan itu. Mereka begitu terpesona dengan ketampanan Crish yang menawan.

"Baiklah..kalau begitu kita langsung berangkat saja, saya juga masih banyak pekerjaan setelah ini..!"

Sahut Mayra. Crish mengangguk semangat.

Keduanya akhirnya berjalan menuju mobil yang sudah terparkir di pelataran depan loby kantor.

Dua orang lelaki berbadan tinggi besar yang selalu mengawal Crish kemana-mana tampak membukakan pintu mobil untuk mereka berdua.

Dan mobil yang membawa merekapun melaju meninggalkan loby kantor 'Royal Entertainment'.

Para pegawai wanita itu kembali berdiskusi, membicarakan tentang Mayra yang beruntung bisa pergi bersama dengan Crish, ada juga yang merasa iri akan hal itu.

Mayra dan Crish sampai ke lokasi yang akan menjadi tempat shooting pembuatan iklan nanti. Ini merupakan lokasi outdoor yang akan menjadi fokus utama nantinya.

Keduanya terlihat serius melihat setiap detail lokasi.

Disana juga ada beberapa orang tim produksi yang akan memegang projek iklan ini.

Mereka asik berdiskusi. Namun kebanyakan dari tim produksi tampak sedikit ragu pada Mayra dan Crish, mengingat mereka bukanlah orang-orang ahli di bidang ini.

Semula mereka mengira bahwa Evelyin lah yang akan membintangi iklan ini. Tapi ternyata sekretaris Bos mereka yang terpilih. Sebenarnya mereka cukup antusias, mengingat betapa cantiknya Mayra, memang akan sangat cocok untuk iklan ini, apalagi bintang pria nya adalah Crish, keduanya begitu cocok dan serasi.

Tapi mereka akan melihat saja nanti bagaimana hasil akhirnya.

Setelah cukup lama berkeliling dan berdiskusi, juga melihat studio indoor yang menjadi tempat kedua pembuatan iklan ini, akhirnya Crish dan Mayra beristirahat sejenak di sebuah ruangan yang cukup nyaman didekat studio.

Crish menyodorkan minuman yang dibawa pengawalnya pada Mayra.

"Minumlah..kau terlihat haus..!"

Ucap Crish dengan senyum manisnya.

"Terimakasih tuan Crish.."

"Crish saja..tidak perlu terlalu formal, kita kan akan menjadi partner kerja..!"

Sergah Crish, mereka berpandangan sekilas dan akhirnya tersenyum canggung.

Mayra meminum air mineral yang diberikan Crish karena memang sangat haus.

"Sudah lama bekerja di perusahaan Agam..?"

Tanya Crish tanpa melirik ke arah Mayra, keduanya asik memperhatikan tim produksi yang sedang sibuk memindahkan beberapa property untuk shooting.

"Baru sekitar setahunan tuan.."

"Nona Mayra..panggil saja aku Crish..!"

Crish menyela, mereka kembali saling berpandangan sekilas, Mayra tersenyum malu.

"Saya tidak enak. terlalu lancang tuan..."

"Crish..."

"Iya oke..Crish.."

"Nah gitu dong.."

Sambung Crish, mereka tertawa kecil akhirnya.

Terlihat raut wajah tampan Crish tampak sangat bahagia berada di dekat Mayra.

trrrrtt..trrrrtt..trrrrtt..

Ponsel Mayra bergetar, dia melihat nama Agam tertera di layar, dan segera mengangkatnya.

"Assalamualaikum Pak.."

"Waalaikumsalam May..kau sudah selesai..?"

"Sudah..sebentar lagi saya kembali ke kantor..!"

"Tidak usah May..aku akan menjemputmu kesitu, sekalian kita akan langsung pergi ke suatu tempat..!"

"Oohh.. baiklah kalau begitu, saya tunggu disini pak."

"...."

"Waalaikumsalam..."

Mayra menutup telponnya. Dia melirik kearah Crish yang tampak berubah raut mukanya, terlihat kesal.

"Aku akan mengantarmu kembali ke kantor..!"

Ucap Crish kemudian.

"Tidak usah tuan Crish, pak Agam akan kesini, kami akan sekalian pergi ke tempat lain.."

"Kamu pergi denganku..kenapa tuan Agam itu tidak membiarkan aku mengantar mu kembali ke kantor nya.! sepertinya dia sangat protektif sekali ya padamu..!"

Ketus Crish dengan kekesalan yang sangat kentara.

"Bukan begitu, kami benar-benar akan langsung pergi ke tempat lain tuan.."

Sergah Mayra tidak enak dengan Crish. Mereka kembali berpandangan, tatapan Crish kali ini terlihat begitu tajam.

"Baiklah..aku percaya kali ini..!"

Ucap Crish kemudian. Keduanya kembali terdiam,

Menunggu kedatangan Agam ke tempat itu.

******

Mobil yang membawa Agam dan Mayra berhenti di sebuah butik mewah yang terkenal mahal dan hanya biasa di kunjungi oleh kalangan terbatas saja.

"Ayo turun May..!"

Ucap Agam seraya membuka pintu.

Mayra masih terdiam melihat keluar jendela. Dia bingung kenapa Agam membawa nya kesini.

"Kenapa kita kesini mas..?"

"Turunlah.. besok malam kita harus menghadiri Gala Dinner nya Moolay Group..Aku ingin kau datang mendampingiku bukan sebagai sekretaris, tapi sebagai Mayra.. partner pestaku..!"

Agam sudah turun duluan, dengan cepat memutari mobil dan telah berdiri membukakan pintu mobil bagian tempat duduk Mayra.

Wajah Mayra merah merona, dia tersipu dengan apa yang dilakukan Agam.

Mereka masuk ke dalam butik elite itu, di pintu masuk sudah di sambut oleh dua orang pelayan dengan senyum ramah ke arah Agam.

"Tuan Agam selamat datang..silahkan..!"

Ucap salah seorang dengan ramahnya.

"Apa Amanda ada disini?"

Tanya Agam sambil melangkah masuk diikuti Mayra.

Sebenarnya Agam ingin sekali menggandeng tangan Mayra, menggenggamnya erat supaya dia dapat menjaganya dengan posesif, tapi sayang..itu tidak bisa dilakukannya sekarang. Tunggu saja nanti kalau sudah halal, bisik hati Agam.

"Kebetulan Miss Amanda ada di sini tuan, saya akan memberitahu kalau anda datang.."

Ucap pelayan itu seraya membungkuk kemudian berlalu menuju ke lantai atas.

Agam mengajak Mayra untuk duduk di ruang tunggu butik yang sangat nyaman dan wangi.

"Mas..buat apa kamu membawaku kesini..?"

Mayra kembali bertanya pada Agam karena dia merasa tidak perlu ke tempat ini.

"Untuk mencari gaun lah May.."

"Iya..tapi buat siapa mas?"

"Buat kamu tentunya May.."

Ucap Agam, Mayra menatap Agam heran.

"Tapi buat apa mas, aku tidak butuh..lagipula disini pasti tidak ada pakaian muslim, lihat saja semua pakaian itu, semuanya hanya baju pesta biasa.."

Ucap Mayra sambil menunjuk kearah deretan pakaian pesta yang semuanya model minim dan terbuka.

"Adaa...kau tenang saja..!"

Sergah Dirga tersenyum miring.

"Tapi mas..aku benar2 tidak memerlukan nya, aku akan memakai yang ada saja di rumah.."

" Sudah May..dengarkan aku kali ini saja.. please..yaa.. kumohon..?!"

Agam kembali melakukan jurus andalannya, yaitu merajuk dan memohon.

Dan..yaa itu selalu berhasil membuat Mayra tidak bisa lagi membantah nya. Mayra hanya mengangkat bahu kesal dengan sikap memaksa Agam.

Agam tersenyum puas..

*********

TBC...

Terpopuler

Comments

vit

vit

Kasian mayra, sayang aja agam lambat bergerak..

2024-02-03

0

andi hastutty

andi hastutty

Mayra kenapa ngga jujur sih klo kamu sudah punya suami. klo bgini kan orang berharap

2023-10-09

0

Djie Marwati Laissa

Djie Marwati Laissa

kW tw Dirga duo lelaki tampan siap mnjadikan Mayra sebagai ratu satu2x d sisi mereka lahhh dirimu malah mnjadikanx yg k 2...sedangkan Mayra wanita berklas n berpendidikan cmn satu kekurangn Krn miskin hadehhh

2022-11-11

0

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 1. KUA
3 2. Siapa suamiku?
4 3. Kenapa jadi gugup?
5 4. Berikan aku keturunan
6 5. Hatimu Hanya Milikku
7 6. Pertemuan
8 7. Kikuk
9 8. Jangan Main-Main Di Belakangku
10 9. Permintaan Aneh Crish
11 10. Kesal
12 11.Aku Benci Kamu
13 12. Frustasi
14 13. Berangkat Bareng
15 14. Pergi Dengan Crish
16 15. Bertemu Amanda
17 16. Amarah Evelyin
18 17. Gala Dinner
19 18. Malam Ini Kamu Bintangnya
20 19. Serangan Evelyin
21 20. Jangan Tinggalkan Aku
22 21. Syuting
23 22. Kamu Berbakat May
24 23. Berkunjung
25 24. Jangan Menyentuhku
26 25. Kedatangan Vanessa
27 26. Shock
28 27. Makan Malam
29 28. Minuman Aneh
30 29. Hari Yang Berat
31 30. Rekaman Cctv
32 31. Cuti Kerja
33 32. Pagi Yang Hangat
34 33. Heboh
35 34. Lunch
36 35. Di Pecat
37 36. Keputusan
38 37. Hari Pertama
39 38. Pemotretan
40 39. Hampir Saja
41 40. Pengawal Baru
42 41. Di jemput Malam-Malam
43 42. Nginep Di Hotel
44 43. Kekacauan
45 44. Laporan Jhon
46 45. Kehebohan Baru
47 46. Tersingkap
48 47. Mengunjungi Dokter
49 48. Saudari Ipar
50 49. Penyerangan
51 50. Kesibukan Di Pagi Hari
52 51. Kabur
53 52. Villa Di Atas Bukit
54 53. Kembali Ke Kota
55 54. Malam Perayaan
56 55. Kejutan Mayra
57 56. Terjatuh
58 57. Gosip Terhangat
59 58. Di Datangin Evelyin
60 59. Rumah Baru
61 60. Pengakuan
62 61. Menjenguk Evelyin
63 62 . Agam Patah Hati
64 63. Makan Malam Romantis
65 64. Serangan Lagi
66 65. Hadiah Baru
67 66. Kepulangan Sang Mertua
68 67. Tuan Aneh
69 68. Bertemu Mertua
70 69. Tidur Di Rumah Mertua
71 70. Morning Sickness
72 71. Ragu
73 72. Pernyataan
74 73. Ngidam
75 74. Kehilangan
76 75. Mencoba Berdiri
77 76. Mengunjungi Pameran
78 77. Pulau Pribadi
79 78. Kapal Pesiar
80 79. Di Tinggal Pergi
81 80. Jalan-Jalan
82 81. Penyelamatan
83 82. Aaron Terluka
84 83. Menembus badai
85 84. Kembali
86 85. Hari Terakhir
87 86. Masih Di Hari Terakhir
88 87. Pulang Ke Rumah
89 88. Kiriman Fhoto
90 89. Gebrakan Evelyin
91 90. Kemelut
92 91. Pergi
93 92. Menenangkan Diri
94 93. Pesona Mayra
95 94. Melepas Rindu
96 95. Ikut Ke Kantor
97 96. Kritis
98 97. Dibawa pergi
99 98. Penthouse
100 99. Ganjaran Setimpal
101 100. Tuan Berharga
102 101. Dilema
103 102. Kabar Mengejutkan
104 103. Mimpi atau Nyata
105 104. Akhir Penantian
106 105. Kepulangan
107 106. Periksa Kandungan
108 107. Persiapan Resepsi
109 108. Resepsi
110 109. Penculikan
111 110. Di Sekap
112 111. Akhir Sebuah Tragedi
113 112. Lahir Prematur
114 113. Kehilangan Kendali
115 114. Pangeran Kecil
116 115. Ulang Tahun Pernikahan
117 Epilog
Episodes

Updated 117 Episodes

1
Prolog
2
1. KUA
3
2. Siapa suamiku?
4
3. Kenapa jadi gugup?
5
4. Berikan aku keturunan
6
5. Hatimu Hanya Milikku
7
6. Pertemuan
8
7. Kikuk
9
8. Jangan Main-Main Di Belakangku
10
9. Permintaan Aneh Crish
11
10. Kesal
12
11.Aku Benci Kamu
13
12. Frustasi
14
13. Berangkat Bareng
15
14. Pergi Dengan Crish
16
15. Bertemu Amanda
17
16. Amarah Evelyin
18
17. Gala Dinner
19
18. Malam Ini Kamu Bintangnya
20
19. Serangan Evelyin
21
20. Jangan Tinggalkan Aku
22
21. Syuting
23
22. Kamu Berbakat May
24
23. Berkunjung
25
24. Jangan Menyentuhku
26
25. Kedatangan Vanessa
27
26. Shock
28
27. Makan Malam
29
28. Minuman Aneh
30
29. Hari Yang Berat
31
30. Rekaman Cctv
32
31. Cuti Kerja
33
32. Pagi Yang Hangat
34
33. Heboh
35
34. Lunch
36
35. Di Pecat
37
36. Keputusan
38
37. Hari Pertama
39
38. Pemotretan
40
39. Hampir Saja
41
40. Pengawal Baru
42
41. Di jemput Malam-Malam
43
42. Nginep Di Hotel
44
43. Kekacauan
45
44. Laporan Jhon
46
45. Kehebohan Baru
47
46. Tersingkap
48
47. Mengunjungi Dokter
49
48. Saudari Ipar
50
49. Penyerangan
51
50. Kesibukan Di Pagi Hari
52
51. Kabur
53
52. Villa Di Atas Bukit
54
53. Kembali Ke Kota
55
54. Malam Perayaan
56
55. Kejutan Mayra
57
56. Terjatuh
58
57. Gosip Terhangat
59
58. Di Datangin Evelyin
60
59. Rumah Baru
61
60. Pengakuan
62
61. Menjenguk Evelyin
63
62 . Agam Patah Hati
64
63. Makan Malam Romantis
65
64. Serangan Lagi
66
65. Hadiah Baru
67
66. Kepulangan Sang Mertua
68
67. Tuan Aneh
69
68. Bertemu Mertua
70
69. Tidur Di Rumah Mertua
71
70. Morning Sickness
72
71. Ragu
73
72. Pernyataan
74
73. Ngidam
75
74. Kehilangan
76
75. Mencoba Berdiri
77
76. Mengunjungi Pameran
78
77. Pulau Pribadi
79
78. Kapal Pesiar
80
79. Di Tinggal Pergi
81
80. Jalan-Jalan
82
81. Penyelamatan
83
82. Aaron Terluka
84
83. Menembus badai
85
84. Kembali
86
85. Hari Terakhir
87
86. Masih Di Hari Terakhir
88
87. Pulang Ke Rumah
89
88. Kiriman Fhoto
90
89. Gebrakan Evelyin
91
90. Kemelut
92
91. Pergi
93
92. Menenangkan Diri
94
93. Pesona Mayra
95
94. Melepas Rindu
96
95. Ikut Ke Kantor
97
96. Kritis
98
97. Dibawa pergi
99
98. Penthouse
100
99. Ganjaran Setimpal
101
100. Tuan Berharga
102
101. Dilema
103
102. Kabar Mengejutkan
104
103. Mimpi atau Nyata
105
104. Akhir Penantian
106
105. Kepulangan
107
106. Periksa Kandungan
108
107. Persiapan Resepsi
109
108. Resepsi
110
109. Penculikan
111
110. Di Sekap
112
111. Akhir Sebuah Tragedi
113
112. Lahir Prematur
114
113. Kehilangan Kendali
115
114. Pangeran Kecil
116
115. Ulang Tahun Pernikahan
117
Epilog

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!