5. Hatimu Hanya Milikku

Selesai membetulkan letak dasi Dirga, Mayra mengambil jas di lengan Dirga dan membantu memakaikannya.

Dirga yang kembali berbicara mesra dengan Eveliyn di telpon hanya menurut saja sembari tatapannya kembali jatuh di wajah cantik Mayra.

Ada getaran aneh yang menguasai hati Dirga saat Mayra begitu telaten membantunya memakai jas.

Lee yang berdiri tak jauh dari mereka berdua tampak memperhatikan interaksi pasangan suami istri tersebut. Bibirnya tersenyum tipis.

Dirga segera mengakhiri percakapannya dengan Eveliyn.

Mayra juga selesai, dia kembali berdiri di samping Dirga dengan menundukan wajahnya.

"Untuk beberapa malam kedepan mungkin aku tidak akan datang mengunjungi mu.

Tina akan menemanimu disini."

Ucap Dirga tanpa melirik, kemudian berjalan kearah pintu. Tapi Mayra menghentikan langkahnya, kemudian mengambil tangan kanan Dirga dan mencium punggung tangannya.

Dirga kembali tertegun mendapat perlakuan begitu dari Mayra. Selama pernikahannya dengan Eveliyn dia tidak pernah melakukan hal seperti itu.

Namun sesaat kemudian dia kembali berjalan acuh dengan wajah dinginnya.

Mayra terdiam memperhatikan kepergian Dirga.

Hatinya memang sakit, tapi dia berusaha melakukan sedikit kewajiban nya sebagai seorang istri.

Lee menghampiri Mayra.

"Nyonya..ini kunci mobil dan kartu unlimited yang bisa anda gunakan sesuka hati. Untuk saat ini anda boleh melakukan apapun yang anda inginkan. Namun tentu saja dengan batasan..!"

Ucap Lee sambil menyodorkan sebuah kunci dan kartu warna hitam. Mayra menerimanya, dia hanya mengangguk saja.

Setelah itu Lee bergegas pergi menyusul Tuan nya.

Mayra menjatuhkan dirinya diatas sofa yang ada diruang depan tersebut.

Air mata nya terjun bebas tanpa hambatan.

Hatinya pedih, inikah jalan yang harus dia lalui ke depan??

Tapi hati Mayra tidak selemah itu, dia adalah gadis yang kuat dan tegar.

Dia bertekad akan menjalani semua ini dengan ikhlas dan menyerahkan semuanya pada Tuhan.

*****

Dirga selesai meeting dengan klien yang menghabiskan waktu cukup lama. Dia kembali kedalam ruangan nya untuk beristirahat dan makan siang. Sesampai di ruang kerja dia melepas jas dan melonggarkan sedikit dasinya.

Dia terdiam sejenak karena bayangan wajah sendu Mayra tiba2 saja melintas dalam pikirannya.

Rasa aneh itu kembali merayapi hatinya.

Dirga memejamkan matanya mencoba menepis bayangan wajah Mayra yang terus menggoda di pelupuk matanya.

Tiba2 saja terdengar keributan di luar ruangan, dan tak lama di pintu muncul sesosok wanita cantik nan memukau, tubuhnya tinggi semampai, kulit putih berkilau dengan rambut coklat kemerahan yang terlihat elegan. Dia memakai dress warna maroon diatas lutut, sangat ketat, hingga lekuk tubuhnya yang indah tercetak dengan jelas.

Senyum merekah dibibir merah nya sudah tersungging sedari dia masuk kedalam ruangan kerja Dirga.

Dia adalah Eveliyn, istri tercintanya Dirga.

"Honey...aku sangat merindukanmu..!"

Seru Eveliyn dengan suara merdunya, dia berlari menyerbu Dirga dan langsung masuk kedalam rengkuhan pelukan hangat Dirga.

Mereka berdua berpelukan erat melepas rasa rindu yang selama beberapa hari ini tertahan.

"Baby..kapan kau datang.."

Dirga berucap, namun tertahan karena Eveliyn sudah membungkam bibir nya dengan ciuman panas yang memburu. Keduanya larut dalam ciuman penuh kerinduan dan hasrat yang melambung.

Dirga langsung membopong tubuh Eveliyn masuk kedalam kamar pribadi yang ada di ruang kerjanya.

Tak menunggu waktu lama, mereka langsung melucuti pakaian yang menempel di tubuh mereka dan larut dalam cumbuan yang panas.

Kerinduan yang memuncak membuat hasrat mereka seakan sudah mencapai ubun-ubun.

Mereka bercinta dengan ganas tanpa melihat waktu dan situasi. Yang terdengar kini hanya desahan dan erangan kenikmatan memenuhi ruangan.

Evelyn menjerit kecil beberapa kali karena permainan Dirga yang sangat ganas dan liar, tidak seperti biasanya.

Benar-benar gila, Dirga seakan ingin melepaskan gejolak hasrat yang benar2 menyiksanya.

Mereka melakukan percintaan panas nya hingga lebih dari dua jam.

Sampai makan siang Dirga pun terlewatkan.

Mereka berdua seusai mengakhiri adegan panasnya,

membersihkan diri dan mengganti pakaian dengan yang baru yang selalu tersedia di lemari.

Kini keduanya duduk di sofa menikmati makan siang yang sudah kadaluarsa.

Evelyn tampak menyuapi Dirga penuh kemesraan.

"Honey..kapan kamu akan menghabiskan waktu semalam mu dengan wanita itu..?"

Tanya Eveliyn sambil tetap menyuapi Dirga.

Dirga menatap wajah cantik Eveliyn, pikirannya kembali melayang pada sosok lain. Perasaan nya tiba2 menjadi resah, ada sesuatu yang mengganjal di hatinya. Dia meneguk air putih dan mengakhiri makan siang nya,mengusap mulut nya dengan tisu.

"Aku belum tahu baby..aku rasa aku tidak bisa..!"

"Kenapa honey..apa wanita itu sangat tidak menarik?"

Eveliyn menatap Dirga, hatinya harap-harap cemas.

Dia tidak ingin wanita yang menjadi madu nya memiliki wajah yang cukup menarik, tapi juga jangan jelek-jelek banget, karena itu akan mempersulit Dirga untuk melakukan satu malam dengan wanita itu.

Dirga meraup wajah Eveliyn dan menarik napas panjang. Dia tampak ragu dan bimbang.

"Aku tidak bisa baby...karena bayangan mu selalu menganggu pikiranku. Aku tidak mengenal wanita itu, bagaimana mungkin aku melakukan hal itu dengannya.." Ucap Dirga pelan.

Eveliyn tersenyum puas. Dia mengecup bibir sexi Dirga dan mengelus pipinya yang putih ditumbuhi jambang halus di sekitar dagunya. Sangat maskulin.

"Honey...aku tahu, hanya aku yang akan selalu ada di hatimu, karena aku mencintai mu, dan kau juga sangat mencintaiku..Tapi..ini demi kelancaran hubungan pernikahan kita.."

Mereka bertatapan dalam, bibir Eveliyn tersenyum manis.

"Kau tahu kan, aku sangat berat membiarkan hal ini terjadi..tapi demi kamu, demi kita..aku rela menerima semua keadaan ini..Aku sangat mencintai mu, tapi aku belum siap melepas karirku..!"

Ucap Eveliyn sedih, matanya juga mulai berkaca-kaca.

Dirga tak tega, dia segera meraih tubuh Eveliyn kedalam dekapannya. Dia mencium puncak kepala Eveliyn penuh sayang.

"Maafkan aku baby..baiklah nanti akan aku coba.."

Lirihnya pelan. Evelyin mengangguk sedih.

Dia mengangkat wajahnya bersentuhan dengan wajah Dirga, mata mereka kembali bertatapan.

"Tapi ingat honey..aku hanya mengijinkanmu menghabiskan waktu semalam saja dengan wanita itu. Tidak ada yang kedua kalinya..!"

Ucap Eveliyn memberi ultimatum.

Dirga terdiam tak bisa berkata-kata.

"Itu pun kalau aku sedang tidak bersamamu.."

Kembali ucap Eveliyn. Dirga termangu menatap Eveliyn yang merajuk.

"Tapi baby.. bagaimana pun wanita itu juga tanggungjawab ku.."

"Tidak ada negosiasi..! berikan saja apa yang dibutuhkan wanita itu, tapi tidak dengan dirimu..!"

Sergah Eveliyn tidak suka. Dirga kembali terdiam, dan akhir nya menarik napas berat.

Dia memeluk tubuh Eveliyn erat.

"Baiklah baby..semua demi kamu..apapun akan ku lakukan.." Ucapnya kemudian.

Mereka kembali berpelukan mesra, dan tak lama ciuman panas pun kembali dilancarkan.

Namun kini di alam bawah sadar Dirga, pikirannya seakan risau, wajah Mayra berkali kali terlintas menganggu fokusnya. Padahal sekarang ini dia sedang mencumbu istrinya, istri yang sangat di cintai nya. Ini benar-benar membuat Dirga kacau.

Setelah puas bermesraan, Eveliyn berniat pergi untuk mendatangi perusahaa agen nya yang menaungi profesinya sebagai artis dan model.

Sebelum keluar dia menatap Dirga yang sudah kembali duduk di kursi kerjanya, terlihat gagah dan berwibawa, hal inilah yang membuat Eveliyn begitu tergila-gila pada Dirga.

"Honey..kapan kau akan pertemukan aku dengan wanita itu..?"

Tanya Eveliyn mengagetkan Dirga yang langsung terhenyak. Wajah Dirga terlihat ragu.

"Tidak usah buru-buru baby..kita akan bertemu nanti di pertemuan keluarga. Kita tunggu mom and Daddy pulang dari England.."

Ucap Dirga akhirnya.

Eveliyn tersenyum manis.

"Baiklah..aku sangat menantikan hari itu.."

Ucapnya dengan senyum penuh arti.

Dirga mengangguk.

"Baikah..aku pergi honey..sampai jumpa nanti malam di rumah ya..!"

Eveliyn mengakhiri percakapan nya kemudian berlalu, berjalan lenggak-lenggok dengan anggunnya.

Dirga menatap kepergian Eveliyn dengan perasaan campur aduk. Dia mengusap kasar wajahnya.

Kemudian akhirnya kembali fokus pada pekerjaan nya yang sudah menumpuk.

******

TBC...

Terpopuler

Comments

andi hastutty

andi hastutty

Dirga ih klo saya dapat istri cantik dan Sholehah kaya Mayra tak pertahankan Mayra. Dirga mah ngga perjaka lagi

2023-10-09

2

Putri Minwa

Putri Minwa

mantap thor

2023-01-29

0

Rahmawaty❣️

Rahmawaty❣️

Cih istri kya gini di prtahanin.. Palingan si evelyn mh kpngen hrta nya si dirga doang

2022-11-20

0

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 1. KUA
3 2. Siapa suamiku?
4 3. Kenapa jadi gugup?
5 4. Berikan aku keturunan
6 5. Hatimu Hanya Milikku
7 6. Pertemuan
8 7. Kikuk
9 8. Jangan Main-Main Di Belakangku
10 9. Permintaan Aneh Crish
11 10. Kesal
12 11.Aku Benci Kamu
13 12. Frustasi
14 13. Berangkat Bareng
15 14. Pergi Dengan Crish
16 15. Bertemu Amanda
17 16. Amarah Evelyin
18 17. Gala Dinner
19 18. Malam Ini Kamu Bintangnya
20 19. Serangan Evelyin
21 20. Jangan Tinggalkan Aku
22 21. Syuting
23 22. Kamu Berbakat May
24 23. Berkunjung
25 24. Jangan Menyentuhku
26 25. Kedatangan Vanessa
27 26. Shock
28 27. Makan Malam
29 28. Minuman Aneh
30 29. Hari Yang Berat
31 30. Rekaman Cctv
32 31. Cuti Kerja
33 32. Pagi Yang Hangat
34 33. Heboh
35 34. Lunch
36 35. Di Pecat
37 36. Keputusan
38 37. Hari Pertama
39 38. Pemotretan
40 39. Hampir Saja
41 40. Pengawal Baru
42 41. Di jemput Malam-Malam
43 42. Nginep Di Hotel
44 43. Kekacauan
45 44. Laporan Jhon
46 45. Kehebohan Baru
47 46. Tersingkap
48 47. Mengunjungi Dokter
49 48. Saudari Ipar
50 49. Penyerangan
51 50. Kesibukan Di Pagi Hari
52 51. Kabur
53 52. Villa Di Atas Bukit
54 53. Kembali Ke Kota
55 54. Malam Perayaan
56 55. Kejutan Mayra
57 56. Terjatuh
58 57. Gosip Terhangat
59 58. Di Datangin Evelyin
60 59. Rumah Baru
61 60. Pengakuan
62 61. Menjenguk Evelyin
63 62 . Agam Patah Hati
64 63. Makan Malam Romantis
65 64. Serangan Lagi
66 65. Hadiah Baru
67 66. Kepulangan Sang Mertua
68 67. Tuan Aneh
69 68. Bertemu Mertua
70 69. Tidur Di Rumah Mertua
71 70. Morning Sickness
72 71. Ragu
73 72. Pernyataan
74 73. Ngidam
75 74. Kehilangan
76 75. Mencoba Berdiri
77 76. Mengunjungi Pameran
78 77. Pulau Pribadi
79 78. Kapal Pesiar
80 79. Di Tinggal Pergi
81 80. Jalan-Jalan
82 81. Penyelamatan
83 82. Aaron Terluka
84 83. Menembus badai
85 84. Kembali
86 85. Hari Terakhir
87 86. Masih Di Hari Terakhir
88 87. Pulang Ke Rumah
89 88. Kiriman Fhoto
90 89. Gebrakan Evelyin
91 90. Kemelut
92 91. Pergi
93 92. Menenangkan Diri
94 93. Pesona Mayra
95 94. Melepas Rindu
96 95. Ikut Ke Kantor
97 96. Kritis
98 97. Dibawa pergi
99 98. Penthouse
100 99. Ganjaran Setimpal
101 100. Tuan Berharga
102 101. Dilema
103 102. Kabar Mengejutkan
104 103. Mimpi atau Nyata
105 104. Akhir Penantian
106 105. Kepulangan
107 106. Periksa Kandungan
108 107. Persiapan Resepsi
109 108. Resepsi
110 109. Penculikan
111 110. Di Sekap
112 111. Akhir Sebuah Tragedi
113 112. Lahir Prematur
114 113. Kehilangan Kendali
115 114. Pangeran Kecil
116 115. Ulang Tahun Pernikahan
117 Epilog
Episodes

Updated 117 Episodes

1
Prolog
2
1. KUA
3
2. Siapa suamiku?
4
3. Kenapa jadi gugup?
5
4. Berikan aku keturunan
6
5. Hatimu Hanya Milikku
7
6. Pertemuan
8
7. Kikuk
9
8. Jangan Main-Main Di Belakangku
10
9. Permintaan Aneh Crish
11
10. Kesal
12
11.Aku Benci Kamu
13
12. Frustasi
14
13. Berangkat Bareng
15
14. Pergi Dengan Crish
16
15. Bertemu Amanda
17
16. Amarah Evelyin
18
17. Gala Dinner
19
18. Malam Ini Kamu Bintangnya
20
19. Serangan Evelyin
21
20. Jangan Tinggalkan Aku
22
21. Syuting
23
22. Kamu Berbakat May
24
23. Berkunjung
25
24. Jangan Menyentuhku
26
25. Kedatangan Vanessa
27
26. Shock
28
27. Makan Malam
29
28. Minuman Aneh
30
29. Hari Yang Berat
31
30. Rekaman Cctv
32
31. Cuti Kerja
33
32. Pagi Yang Hangat
34
33. Heboh
35
34. Lunch
36
35. Di Pecat
37
36. Keputusan
38
37. Hari Pertama
39
38. Pemotretan
40
39. Hampir Saja
41
40. Pengawal Baru
42
41. Di jemput Malam-Malam
43
42. Nginep Di Hotel
44
43. Kekacauan
45
44. Laporan Jhon
46
45. Kehebohan Baru
47
46. Tersingkap
48
47. Mengunjungi Dokter
49
48. Saudari Ipar
50
49. Penyerangan
51
50. Kesibukan Di Pagi Hari
52
51. Kabur
53
52. Villa Di Atas Bukit
54
53. Kembali Ke Kota
55
54. Malam Perayaan
56
55. Kejutan Mayra
57
56. Terjatuh
58
57. Gosip Terhangat
59
58. Di Datangin Evelyin
60
59. Rumah Baru
61
60. Pengakuan
62
61. Menjenguk Evelyin
63
62 . Agam Patah Hati
64
63. Makan Malam Romantis
65
64. Serangan Lagi
66
65. Hadiah Baru
67
66. Kepulangan Sang Mertua
68
67. Tuan Aneh
69
68. Bertemu Mertua
70
69. Tidur Di Rumah Mertua
71
70. Morning Sickness
72
71. Ragu
73
72. Pernyataan
74
73. Ngidam
75
74. Kehilangan
76
75. Mencoba Berdiri
77
76. Mengunjungi Pameran
78
77. Pulau Pribadi
79
78. Kapal Pesiar
80
79. Di Tinggal Pergi
81
80. Jalan-Jalan
82
81. Penyelamatan
83
82. Aaron Terluka
84
83. Menembus badai
85
84. Kembali
86
85. Hari Terakhir
87
86. Masih Di Hari Terakhir
88
87. Pulang Ke Rumah
89
88. Kiriman Fhoto
90
89. Gebrakan Evelyin
91
90. Kemelut
92
91. Pergi
93
92. Menenangkan Diri
94
93. Pesona Mayra
95
94. Melepas Rindu
96
95. Ikut Ke Kantor
97
96. Kritis
98
97. Dibawa pergi
99
98. Penthouse
100
99. Ganjaran Setimpal
101
100. Tuan Berharga
102
101. Dilema
103
102. Kabar Mengejutkan
104
103. Mimpi atau Nyata
105
104. Akhir Penantian
106
105. Kepulangan
107
106. Periksa Kandungan
108
107. Persiapan Resepsi
109
108. Resepsi
110
109. Penculikan
111
110. Di Sekap
112
111. Akhir Sebuah Tragedi
113
112. Lahir Prematur
114
113. Kehilangan Kendali
115
114. Pangeran Kecil
116
115. Ulang Tahun Pernikahan
117
Epilog

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!