Bab 3. Penyakit Tuan Muda

Tatapan menyeringai terpancar dari kedua manik Leon. Ia menoleh pada Khansa yang masih terpaku, “Aku akan membuangnya ke halaman belakang dan menjadi makanan 2 serigala peliharaanku!” serunya tak melepas pandangan dari Khansa.

Gadis itu terdiam, kemudian membatin, serigala? Bukankah itu merupakan binatang buas? Dan merupakan binatang yang tidak bisa dijinakkan oleh manusia?

Khansa juga tengah berpikir dalam diam. 4 keluarga besar konglomerat di kota Palembang, Sebastian, Mahendra, Kawindra, Ugraha, dan keluarga Sebastian adalah salah satu di antaranya.

Tuan Muda keluarga Sebastian memiliki kekuasaan besar, dia adalah penguasa dunia bisnis termuda dan tertampan dalam legenda, tapi belum ada yang pernah melihat wajah aslinya, dia sangat misterius.

Sedangkan Khansa meneliti di Villa Anggrek, yang tinggal di sini hanya seorang cucu dan Neneknya, dan cucunya ini yang tak lain adalah suaminya, bukanlah pria yang penyakitan, jadi jelas bukan orang terhormat dari keluarga Sebastian.

Ini juga alasan kenapa Maharani tidak membolehkan putrinya menikah, dan ingin Khansa yang jadi penggantinya.

Oleh karena itu, di dalam pemahamannya, pria ini bukanlah orang yang punya kekuasaan tinggi, tapi Khansa melihat aura di sekujur tubuh pria ini, melihat keagungan dari gestur tubuhnya, rasa wibawa yang keluar dari tulangnya, seperti raja yang memerintah.

Setelah berpikir sejenak dan hendak berbicara, Khansa melihat Leon yang tiba-tiba menopang kedua tangannya di atas meja dan mengeluarkan ekspresi kesakitan. Keringat dingin nampak mulai bermunculan di keningnya. Leon mendesis, menahan rasa sakitnya.

“Tuan, Anda merasa sakit? Saya akan segera memanggil dokter,” tanya Paman Indra dengan raut khawatir. Pria paruh baya itu hendak keluar memanggil dokter. Pasalnya, jika seperti ini, tandanya penyakit yang diderita Leon kambuh.

“Tunggu! Paman,” gumam Leon sembari mengerang kesakitan. Paman Indra menghentikan langkahnya, menunggu perintah selanjutnya dari sang Tuan Muda.

“Bawa dia pergi dari sini!” Ia menunjuk ke arah Khansa tanpa menoleh. Satu tangannya memegang kepalanya yang berdentum hebat. Leon tidak mau jika Khansa akan menjadi sasaran di saat penyakitnya kambuh. Karenanya, ia menyuruh Khansa segera keluar dari ruangan itu.

“Baik, Tuan! Mari Nyonya, silahkan meninggalkan kamar ini,” pinta Paman Indra, meminta Khansa untuk segera pergi.

“Tidak, saya tidak akan pergi,” ucap Khansa tegas.

Khansa kembali ke keluarga Isvara memang karena punya tujuannya sendiri, dia perlu identitas sebagai pengantin Villa Anggrek. Istri dari sang Tuan Muda, dia tidak ingin pergi. Demi sebuah misi yang baru akan mulai dijalankan.

Dengan berani, Khansa melangkahkan kaki jenjangnya maju untuk memeriksa kondisi Leon, pria itu mengerutkan dahi, saat Khansa menyentuh pergelangan tangan Leon, memeriksa titik-titik syaraf pria itu.

“Saya sedikit memahami tentang pengobatan, baik tradisional maupun barat, saya bisa menyembuhkan penyakit Anda,” ucap Khansa mengelak kebingungan Leon.

Leon justru nampak marah besar, matanya menyalang merah, gerahamnya mengetat, “Pergi dari sini!” sentaknya dengan suara keras.

Paman Indra mencoba membujuknya sebelum kemarahan Leon memuncak, namun gadis itu masih bergeming.

Khansa masih tetap padapendiriannya, ia tidak menggeserkan kakinya dari hadapan Leon. “Anda punya gangguan tidur, mudah emosi, murung, tidak bisa tidur di malam hari. Saya mencium aroma obat tradisional yang mahal untuk mengatasi insomnia di tubuh Anda, jadi kesimpulan saya, Anda punya gangguan tidur,” papar Khansa dengan wajah serius.

Paman Indra terkejut karena Khansa dapat menebaknya dengan benar.

“Eumm … seberapa parah tingkat gangguan tidur, Tuan?” tanya Khansa sembari menganalisis lesinya. “Jika gangguan tidur mencapai tingkat terburuk, maka akan mengubah seseorang menjadi monster yang kejam, seperti ada diri lain yang tinggal di dalam tubuh, terlihat muram, menakutkan, berdarah dingin dan hampir mendekati mengerikan,” jelas Khansa.

Leon nampak semakin murka, tangannya terkepal kuat, terdengar giginya saling bergemeletuk, “Aaaarggh! Persetan dengan yang kau ucapkan!” bentak Leon melotot tajam.

Tangan lebar Leon mengulur. Detik berikutnya, dia mencekik tenggorokan Khansa. Hal itu membuat paman Indra panik.

“Tu—tuan Muda, tolong … lepaskan Nyonya, Tuan! Pergilah dari sini, Nyonya,” pinta Paman Indra dengan memohon.

“Uhuk! Uhuk!” Khansa kesulitan bernapas. Kedua tangannya berusaha menepuk lengan Leon agar melepaskannya. Namun, justru Leon semakin mengeratkan cengkeramannya di leher gadis itu. Wajahnya sudah semakin memerah, akibat berkurangnya pasokan oksigen di paru-parunya.

Khansa semakin tak kuat, di saat-saat terakhir, Khansa meraih sebuah jarum lalu menusukkannya ke kepala Leon. Cekikan Leon semakin mengendur dan terlepas seketika, Khansa terbatuk sambil menunduk, dengan napas terengah-engah, Khansa mencoba mengumpulkan oksigen di sekitarnya. Sedangkan Leon, jatuh terduduk di atas sofa.

Khansa tidak punya cara lain, dia hanya bisa berusaha sebisanya. Setelah keadaannya membaik, Khansa mulai memijat Leon dengan teknik kuno. Keadaan Leon perlahan tenang.

“Saya ingin membuat sebuah kesepakatan,” ucap Khansa. Tangannya masih sibuk bergerak memijat Leon. Pria itu menatapnya datar. Lalu Khansa melanjutkan ucapannya tanpa mendengar persetujuan dari pria itu.

“Jangan pernah mempertanyakan urusan pribadi saya. Dan saya akan membantu mengobati penyakit Anda, serta membantu berakting di depan nenek. Bagaimana?” tawar Khansa menatapnya dengan serius.

Leon tidak berbicara, namun juga tidak menyanggahnya. Khansa pun menyimpulkan bahwa Leon setuju dengan apa yang ditawarkannya. Seulas senyum nampak terbit di balik cadar yang masih dikenakannya.

Setelah yakin pria itu menyepakatinya, sebuah jarum kembali ditusukkan perlahan ke titik akupuntur Leon. Pria itu melemah, Khansa menangkap wajah samping Leon yang tampan dengan  telapak tangannya secara perlahan. Lama kelamaan, Leon tertidur di tangan gadis bercadar itu.

Kepala pelayan sontak terkejut, Leon seorang Tuan Muda keluarga Sebastian, yang mengambil alih keluarga Sebastian di usia belasan tahun, hingga dia dewasa. Sebelumnya tidak ada seorang pun yang berani bernegosiasi dengan Leon seperti ini, apalagi seorang gadis.

Selain itu, Tuan Muda sudah lama tidak tidur, bahkan master kelas dunia juga tidak bisa membuat Tuan Muda tidur nyenyak, tapi Tuan Muda malah tertidur di telapak tangan gadis itu. Ia sungguh takjub dengan kemampuan Khansa, Nyonya mudanya itu.

“Nyonya muda,” panggil Paman Indra dengan pelan.

Khansa menengadahkan kepalanya, menatap sang kepala pelayan, “Tenanglah, Paman. Sekarang keluarlah, saya akan berjaga di sini,” jawab Khansa dengan lembut.

Kepala pelayan tiba-tiba merasa tenang, dia mendengarkan perintah Khansa, “Baiklah Nyonya Muda, saya permisi. Jika membutuhkan sesuatu, jangan sungkan memanggil saya,” ujar sang kepala pelayan membungkuk hormat.

“Iya, Paman. Terima kasih,” sahut Khansa mengangguk. Kepala pelayan itu segera meninggalkan kamar Tuan Mudanya.

Khansa terus menopang kepala Leon, sampai saat dia sudah tertidur pulas barulah meletakkannya ke sofa, lalu menyelimutinya. Setelah semuanya beres, dia kembali ke atas kasur dan tidur.

Beberapa saat kemudian, Leon yang berada di atas sofa membuka matanya perlahan-lahan, ia beranjak dari sofa lalu berjalan ke tepi kasur, mengulurkan jemarinya yang jenjang untuk membuka cadar di wajah Khansa.

Bersambung~

Mohon dukungannya ya kakak... like komen gift dan vote seiklasnya. Terima kasih😘

 

Terpopuler

Comments

Eny Pangestu

Eny Pangestu

oh,ternyata tdk bisa tidur

2024-12-12

0

G** Bp

G** Bp

kabar yg beredar diluaran sana yg mengatakan tuan muda penyakitan ternyata penyakitnya ga bisa tidur😄😄
tapi ntar Mak tirinya Khansa pasti menyesal telah menikah kan Khansa dgn Leon...

2024-06-14

1

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

Lho ku pikir Leon akan tidur seharian,eh ternyata udah bangun aja,😅😜

2023-11-28

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. Pernikahan
2 Bab 2. Bertemu Kembali
3 Bab 3. Penyakit Tuan Muda
4 Bab 4. Ciuman?
5 Bab 5. Jebakan
6 Bab 6. Menyerang Balik
7 Bab 7. Sugar Daddy
8 Bab 8. Sugar Daddyku, Suamiku
9 Bab 9. Kita Impas
10 Bab 10. Anak Buangan
11 Bab 11. Rencana Maharani
12 Bab 12. Senjata Makan Tuan
13 Bab 13. Kejutan dari Khansa
14 Bab 14. Milik Sasa
15 Bab 15. Kamu Cemburu?
16 Bab 16. Peringatan Kecil
17 Bab 17. Terciduk
18 Bab 18. Pinggang Kuat
19 Bab 19. Undangan Pesta
20 Bab 20. Gaun Misterius
21 Bab 21. Tiruan Premium
22 Bab 22. Rencana yang Sempurna
23 Bab 23. Bertemu Mantan
24 Bab 24. Pasangan Serasi
25 Bab 25. Perintah Presdir
26 Bab 26. Tidak Bisa Melupakanmu
27 Bab 27. Negosiasi
28 Bab 28. Kekecewaan Khansa
29 Bab 29. Salah Paham
30 Bab 30. Flashback
31 Bab 31. Kepergok
32 Bab 32. Kedatangan Leon
33 Bab 33. Lepaskan atau Aku Patahkan Lenganmu!
34 Bab 34. Berubah-ubah
35 Bab 35. Perhatian
36 Bab 36. Perjanjian Batal!
37 Bab 37. Seperti Heroin
38 Bab 38. Hadiah dari Leon
39 Bab 39. Kecurigaan Nenek
40 Bab 40. Sengaja Menggodaku?
41 Bab 41. Kecewa
42 Bab 42. Pertengkaran Leon dan Khansa
43 Bab 43. Menghindar
44 Bab 44. Adu Domba
45 Bab 45. Mission Complete!
46 Bab 46. Ambisi Jane
47 Bab 47. Kenapa Sesakit Ini?
48 Bab 48. Mari Taruhan!
49 Bab 49. Leon VS Khansa
50 Bab 50. Dia Milikku!
51 Bab 51. Menyuapi Leon
52 Bab 52. Noda Merah
53 Bab 53. Mengejar Khansa
54 Bab 54. Terbuka
55 Bab 55. Pembalut
56 Bab 56. Ragu
57 Bab 57. Gara-gara Susan
58 Bab 58. Salah Asisten Gerry
59 Bab 59. Menggodanya
60 Bab 60. Pesta Pertunangan
61 Bab 61. Aku Bercanda
62 Bab 62. Hadiah Besar dari Khansa
63 Bab 63. Penyesalan
64 Bab 64. Harusnya Ayah Membunuhku!
65 Bab 65. Tamu VIP
66 Bab 66. Apa Posisiku di Hatinya?
67 Bab 67. Pelayan
68 Bab 68. Menginap
69 Bab 69. Kacau
70 Bab 70. Melabrak
71 Bab 71. Aku Menyukaimu!
72 Bab 72. Pacaran Setelah Menikah
73 Bab 73. Pengertian
74 Bab 74. Tabur Tuai
75 Bab 75. Kepuasan Maharani
76 Bab 76. Tidak Peduli
77 Bab 77. Konferensi Pers
78 Bab 78. Kemunculan Khansa
79 Bab 79. Bom untuk Maharani
80 Bab 80. Tidak Boleh Menyerah
81 Bab 81. Kebersamaan Khansa dan Emily
82 Bab 82. Oleh-oleh
83 Bab 83. Anniversary
84 Bab 84. Papa Angkat
85 Bab 85. Bukan Papa Angkat Biasa
86 Bab 86. Karma itu Nyata
87 Bab 87. Diambang Kehancuran
88 Bab 88. Cerai
89 Bab 89. Pengakuan Khansa
90 Bab 90. Pulang
91 Bab 91. Meet Up
92 Bab 92. Hadiah Spesial
93 Bab 93. Alasan
94 Bab 94. Mulai Berulah
95 Bab 95. Tetap Tenang
96 Bab 96. Satu Syarat
97 Bab 97. Permintaan Kedua
98 Bab 98. Masih Kilas Balik
99 Bab 99. Di atas Angin
100 Bab 100. Atur Strategi
101 Bab 101. Marah
102 Bab 102. Diduakan
103 Bab 103. Kambuh
104 Bab 104. Golden Card
105 Bab 105. Kemarahan Nenek Sebastian
106 Bab 106. Full Support
107 Bab 107. Emosi Emily
108 Bab 108. Misi Pertama
109 Bab 109. Ketahuan
110 Bab 110. Sebuah Ancaman
111 Bab 111. Kejutan untuk Yenny
112 Bab 112. Runtuh
113 Bab 113. Pencarian tak Berujung
114 Bab 114. Batu Giok Hijau
115 Bab 115. Penentuan sang Pemilik
116 Bab 116. Belum Seberapa
117 Bab 117. Serangan Misterius
118 Bab 118. Nyamuk yang Berguna
119 Bab 119. Tidak Mau Menjauh
120 Bab 120. Aku Mencintaimu
121 Bab 121. Kompak
122 Bab 122. Hancur dengan Perlahan
123 Bab 123. Terkuak
124 Bab 124. Hampir Terpecahkan
125 Bab 125. Eksekusi
126 Bab 126. Mendadak jadi Detektif
127 Bab 127. Kebetulan
128 Bab 128. Siasat
129 Bab 129. First Night
130 Bab 130. Malam yang Indah
131 Bab 131. Tempat Asing
132 Bab 132. Belajar Menembak
133 Bab 133. Mulai Mengerti
134 Bab134. Kehancuran Fauzan
135 Bab 135. Misteri Kematian Stefanny
136 Bab 136. Awal Mula
137 Bab 137. Kembalikan Ibuku!
138 Bab 138. Kamu Tidak Sendiri
139 Bab 139. Salah Tingkah
140 Bab 140. Laboratorium Raksasa
141 Bab 141. Satu Bukti
142 Bab 142. Bali's in Love
143 Bab 143. Bali's in Love part 2
144 Bab 144. Dibayar Tunai atau Nyicil?
145 Bab 145. Lepaskan dan Tinggalkan!
146 Bab 146. Jauhkan Pisau Itu!
147 Bab 147. Sebuah Kenyataan
148 Bab 148. Sakit yang Sesungguhnya
149 Bab 149. Benang Merah
150 Bab 150. Jumpa Virtual
151 Bab 151. Bunga Tidur
152 Bab 152. Kolaborasi
153 Bab 153. Menyusul Emily
154 Bab 154. Berikan Wanitamu!
155 Bab 155. Penyelamatan Asisten Gerry!
156 Bab 156. Penyelamatan Ass. Gerry part 2
157 Bab 157. Tiger Sebastian
158 Bab 158. Tanggung jawab
159 Bab 159. Lelaki Setengah Wanita
160 Bab 160. Pemakaman Kakek
161 Bab 161. Bucin sedari Kecil
162 Bab 162. Labil
163 Bab 163. Baru Permulaan
164 Bab 164. Pertolongan Pertama
165 Bab 165. Kabar Bahagia
166 Bab 166. Keinginan Khansa
167 Bab 167. Palembang, I'm Coming!
168 Bab 168. Jadi Diri Sendiri
169 Bab 169. Wedding Proposal
170 Bab 170. Rencana Selanjutnya
171 Bab 171. Terbongkar
172 Bab 172. Diam seperti Cupu, Bergerak menjadi Suhu
173 Bab 173. Muntah-muntah
174 Bab 174. Pertemuan tak disengaja
175 Bab 175. Pingsan
176 Bab 176. Kabar Mengejutkan
177 Bab 177. Calon Anak Kita
178 Bab 178. Post-Traumatic Stress Disorder
179 Bab 179. Wanita Kuat
180 Bab 180. Firasat
181 Bab 181. Kemarahan Leon
182 Bab 182. Tidak Pernah Main-main
183 Bab 183. Mood Swing
184 Bab 184. Mantan Sahabat
185 Bab 185. Kembali ke Desa
186 Bab 186. Dia Suamiku!
187 Bab 187. Pilihan
188 Bab 188. Pesan Tersirat
189 Bab 189. LEON vs TIGER
190 Bab 190. Ikatan Batin
191 Bab 191. Interogasi
192 Bab 192. Sang Penguasa
193 Bab 193. Kecolongan
194 Bab 194. Perkenalan yang Epic
195 Bab 195. Accident
196 Bab 196. Ledakan Amarah Khansa
197 Bab 197. Tiada Ampun!
198 Bab 198. Pamit
199 Bab 199. The Best Support System
200 Bab 200. Berdamai dengan Masa Lalu
201 GIVE AWAY
202 Bab 201. Tertampar
203 Bab 202. Pasangan yang Tegas
204 Bab 203. Aku akan Bertanggungjawab
205 Bab 204. Drama sebelum Terbang
206 Bab 205. Terlambat
207 Bab 206. Hatiku cuma Milikmu
208 Bab 207. Lembaran Baru
209 PENGUMUMAN GA
210 Bab 208. Overthinking
211 Bab 209. Ganti bajumu!
212 Bab 210. Wisuda
213 Bab 211. Big Surprise
214 Bab 212. My Amazing Wife
215 Bab 213. Simulasi saat punya baby
216 Bab 214. Dia selalu penuh kejutan
217 Bab 215. Go Public
218 Bab 216. Go Public part. 2
219 Bab 217. Gentlemen
220 Bab 218. ENDING ~ Bukan Akhir Segalanya
221 Season 2 ~ Bab 1 : Kamu Harus Siap!
222 Season 2 ~ Bab 2 : Kencan Luar Biasa
223 Season 2 ~ Bab 3 : Bertemu Rival
224 Season 2 ~ Bab 4 : Petarung Tangguh
225 Season 2 ~ Bab 5 : Hot News
226 Season 2 ~ Bab 6 : Gugup dan Panik
227 Season 2 ~ Bab 7 : Sambutan Menyakitkan
228 Season 2 ~ Bab 8 : Kecelakaan Beruntun
229 Season 2 ~ Bab 9 : Evakuasi
230 Season 2 ~ Bab 10 : Sama-sama Trauma
231 Season 2 ~ Bab 11 : Ibu adalah Garda Terdepan
232 Season 2 ~ Bab 12. Membuka Masa Lalu
233 Season 2 ~ Bab 13 : Darah Lebih Kental daripada Air
234 Season 2 ~ Bab 14 : Pembelaan
235 Season 2 ~ Bab 15 : Kakak?
236 Season 2 ~ Bab 16 : Dunia Begitu Sempit
237 Season 2 ~ Bab 17 : Keinginan Tak Wajar
238 Season 2 ~ Bab 18 : Apalagi ini, Sayang?
239 Season 2 ~ Bab 19 : Bukan Mimpi
240 Season 2 ~ Bab 20 : Hamil?
241 Season 2 ~ Bab 21 : Kehidupan Baru
242 Season 2 ~ Bab 22 : EXCITED
243 Season 2 ~ Bab 23 : Dua Pria Tangguh
244 Season 2 ~ Bab 24 : Di ambang Batas Kesabaran
245 Season 2 ~ Bab 25 : Han, Sadarlah!
246 Season 2 ~ Bab 26 : Sifat yang Sama
247 Season 2 ~ Bab 27 : Maaf
248 Season 2 ~ Bab 28 : Restu
249 Season 2 ~ Bab 29 : Kejutan
250 Season 2 ~ Bab 30 : Mundur Teratur
251 Season 2 ~ Bab 31 : Cantik Paras dan Hatinya
252 Season 2 ~ Bab 32 : Demi Istri Tercinta
253 Season 2 ~ Bab 33 : Dua Istri
254 Season 2 ~ Bab 34 : Mengurai Sabar
255 Season 2 ~ Bab 35 : Lebih Berhati-hati
256 Season 2 ~ Bab 36 : Couvade Syndrome
257 Season 2 ~ Bab 37 : Klien Kelas Kakap
258 Season 2 ~ Bab 38 : Sudah Sadar
259 Season 2 ~ Bab 39 : Salting ala Jennifer
260 Season 2 ~ Bab 40 : Fitting
261 Season 2 ~ Bab 41 : Last Me Time with Bestie
262 Season 2 ~ Bab 42 : Bulan Madu (lagi?)
263 Season 2 ~ Bab 43 : Undangan Spesial
264 Season 2 ~ Bab 44 : Harus Terapi
265 Season 2 ~ Bab 45 : Tidak Sesuai Ekspektasi
266 Season 2 ~ Bab 46 : Pisah Ranjang
267 Season 2 ~ Bab 47 : Sahabat Sejati
268 Season 2 ~ Bab 48 : Dua Peran dalam Satu Malam
269 Season 2 ~ Bab 49 : Wedding Hansen and Emily
270 Season 2 ~ Bab 50 : Keberanian Jennifer
271 Season 2 ~ Bab 51 : Suami Istri
272 Season 2 ~ Bab 52 : Kado Spesial
273 Season 2 ~ Bab 53 : Seperti Janda
274 Season 2 ~ Bab 54 : Elegan Sejak dalam Kandungan
275 Season 2 ~ Bab 55 : Spektakuler Reception
276 Season 2 ~ Bab 56 : Malam Pertama
277 Season 2 ~ Bab 57 : Jangan sampai Ternoda
278 Season 2 ~ Bab 58 : Honeymoon
279 Season 2 ~ Bab 59 : Siang Pertama
280 Season 2 ~ Bab 60 : Rembes
281 Season 2 ~ Bab 61 : Ketegangan Leon
282 Season 2 ~ Bab 62 : ENDING SEASON 2~
283 THE DEVIL HUSBAND
284 PRIA BAYARAN DAN GADIS MAFIA
285 MARRIED TO STRANGER
286 Mendadak jadi HOT DADDY
287 SQUEL Ke-2 : Terjerat Pesona Dokter Luna
Episodes

Updated 287 Episodes

1
Bab 1. Pernikahan
2
Bab 2. Bertemu Kembali
3
Bab 3. Penyakit Tuan Muda
4
Bab 4. Ciuman?
5
Bab 5. Jebakan
6
Bab 6. Menyerang Balik
7
Bab 7. Sugar Daddy
8
Bab 8. Sugar Daddyku, Suamiku
9
Bab 9. Kita Impas
10
Bab 10. Anak Buangan
11
Bab 11. Rencana Maharani
12
Bab 12. Senjata Makan Tuan
13
Bab 13. Kejutan dari Khansa
14
Bab 14. Milik Sasa
15
Bab 15. Kamu Cemburu?
16
Bab 16. Peringatan Kecil
17
Bab 17. Terciduk
18
Bab 18. Pinggang Kuat
19
Bab 19. Undangan Pesta
20
Bab 20. Gaun Misterius
21
Bab 21. Tiruan Premium
22
Bab 22. Rencana yang Sempurna
23
Bab 23. Bertemu Mantan
24
Bab 24. Pasangan Serasi
25
Bab 25. Perintah Presdir
26
Bab 26. Tidak Bisa Melupakanmu
27
Bab 27. Negosiasi
28
Bab 28. Kekecewaan Khansa
29
Bab 29. Salah Paham
30
Bab 30. Flashback
31
Bab 31. Kepergok
32
Bab 32. Kedatangan Leon
33
Bab 33. Lepaskan atau Aku Patahkan Lenganmu!
34
Bab 34. Berubah-ubah
35
Bab 35. Perhatian
36
Bab 36. Perjanjian Batal!
37
Bab 37. Seperti Heroin
38
Bab 38. Hadiah dari Leon
39
Bab 39. Kecurigaan Nenek
40
Bab 40. Sengaja Menggodaku?
41
Bab 41. Kecewa
42
Bab 42. Pertengkaran Leon dan Khansa
43
Bab 43. Menghindar
44
Bab 44. Adu Domba
45
Bab 45. Mission Complete!
46
Bab 46. Ambisi Jane
47
Bab 47. Kenapa Sesakit Ini?
48
Bab 48. Mari Taruhan!
49
Bab 49. Leon VS Khansa
50
Bab 50. Dia Milikku!
51
Bab 51. Menyuapi Leon
52
Bab 52. Noda Merah
53
Bab 53. Mengejar Khansa
54
Bab 54. Terbuka
55
Bab 55. Pembalut
56
Bab 56. Ragu
57
Bab 57. Gara-gara Susan
58
Bab 58. Salah Asisten Gerry
59
Bab 59. Menggodanya
60
Bab 60. Pesta Pertunangan
61
Bab 61. Aku Bercanda
62
Bab 62. Hadiah Besar dari Khansa
63
Bab 63. Penyesalan
64
Bab 64. Harusnya Ayah Membunuhku!
65
Bab 65. Tamu VIP
66
Bab 66. Apa Posisiku di Hatinya?
67
Bab 67. Pelayan
68
Bab 68. Menginap
69
Bab 69. Kacau
70
Bab 70. Melabrak
71
Bab 71. Aku Menyukaimu!
72
Bab 72. Pacaran Setelah Menikah
73
Bab 73. Pengertian
74
Bab 74. Tabur Tuai
75
Bab 75. Kepuasan Maharani
76
Bab 76. Tidak Peduli
77
Bab 77. Konferensi Pers
78
Bab 78. Kemunculan Khansa
79
Bab 79. Bom untuk Maharani
80
Bab 80. Tidak Boleh Menyerah
81
Bab 81. Kebersamaan Khansa dan Emily
82
Bab 82. Oleh-oleh
83
Bab 83. Anniversary
84
Bab 84. Papa Angkat
85
Bab 85. Bukan Papa Angkat Biasa
86
Bab 86. Karma itu Nyata
87
Bab 87. Diambang Kehancuran
88
Bab 88. Cerai
89
Bab 89. Pengakuan Khansa
90
Bab 90. Pulang
91
Bab 91. Meet Up
92
Bab 92. Hadiah Spesial
93
Bab 93. Alasan
94
Bab 94. Mulai Berulah
95
Bab 95. Tetap Tenang
96
Bab 96. Satu Syarat
97
Bab 97. Permintaan Kedua
98
Bab 98. Masih Kilas Balik
99
Bab 99. Di atas Angin
100
Bab 100. Atur Strategi
101
Bab 101. Marah
102
Bab 102. Diduakan
103
Bab 103. Kambuh
104
Bab 104. Golden Card
105
Bab 105. Kemarahan Nenek Sebastian
106
Bab 106. Full Support
107
Bab 107. Emosi Emily
108
Bab 108. Misi Pertama
109
Bab 109. Ketahuan
110
Bab 110. Sebuah Ancaman
111
Bab 111. Kejutan untuk Yenny
112
Bab 112. Runtuh
113
Bab 113. Pencarian tak Berujung
114
Bab 114. Batu Giok Hijau
115
Bab 115. Penentuan sang Pemilik
116
Bab 116. Belum Seberapa
117
Bab 117. Serangan Misterius
118
Bab 118. Nyamuk yang Berguna
119
Bab 119. Tidak Mau Menjauh
120
Bab 120. Aku Mencintaimu
121
Bab 121. Kompak
122
Bab 122. Hancur dengan Perlahan
123
Bab 123. Terkuak
124
Bab 124. Hampir Terpecahkan
125
Bab 125. Eksekusi
126
Bab 126. Mendadak jadi Detektif
127
Bab 127. Kebetulan
128
Bab 128. Siasat
129
Bab 129. First Night
130
Bab 130. Malam yang Indah
131
Bab 131. Tempat Asing
132
Bab 132. Belajar Menembak
133
Bab 133. Mulai Mengerti
134
Bab134. Kehancuran Fauzan
135
Bab 135. Misteri Kematian Stefanny
136
Bab 136. Awal Mula
137
Bab 137. Kembalikan Ibuku!
138
Bab 138. Kamu Tidak Sendiri
139
Bab 139. Salah Tingkah
140
Bab 140. Laboratorium Raksasa
141
Bab 141. Satu Bukti
142
Bab 142. Bali's in Love
143
Bab 143. Bali's in Love part 2
144
Bab 144. Dibayar Tunai atau Nyicil?
145
Bab 145. Lepaskan dan Tinggalkan!
146
Bab 146. Jauhkan Pisau Itu!
147
Bab 147. Sebuah Kenyataan
148
Bab 148. Sakit yang Sesungguhnya
149
Bab 149. Benang Merah
150
Bab 150. Jumpa Virtual
151
Bab 151. Bunga Tidur
152
Bab 152. Kolaborasi
153
Bab 153. Menyusul Emily
154
Bab 154. Berikan Wanitamu!
155
Bab 155. Penyelamatan Asisten Gerry!
156
Bab 156. Penyelamatan Ass. Gerry part 2
157
Bab 157. Tiger Sebastian
158
Bab 158. Tanggung jawab
159
Bab 159. Lelaki Setengah Wanita
160
Bab 160. Pemakaman Kakek
161
Bab 161. Bucin sedari Kecil
162
Bab 162. Labil
163
Bab 163. Baru Permulaan
164
Bab 164. Pertolongan Pertama
165
Bab 165. Kabar Bahagia
166
Bab 166. Keinginan Khansa
167
Bab 167. Palembang, I'm Coming!
168
Bab 168. Jadi Diri Sendiri
169
Bab 169. Wedding Proposal
170
Bab 170. Rencana Selanjutnya
171
Bab 171. Terbongkar
172
Bab 172. Diam seperti Cupu, Bergerak menjadi Suhu
173
Bab 173. Muntah-muntah
174
Bab 174. Pertemuan tak disengaja
175
Bab 175. Pingsan
176
Bab 176. Kabar Mengejutkan
177
Bab 177. Calon Anak Kita
178
Bab 178. Post-Traumatic Stress Disorder
179
Bab 179. Wanita Kuat
180
Bab 180. Firasat
181
Bab 181. Kemarahan Leon
182
Bab 182. Tidak Pernah Main-main
183
Bab 183. Mood Swing
184
Bab 184. Mantan Sahabat
185
Bab 185. Kembali ke Desa
186
Bab 186. Dia Suamiku!
187
Bab 187. Pilihan
188
Bab 188. Pesan Tersirat
189
Bab 189. LEON vs TIGER
190
Bab 190. Ikatan Batin
191
Bab 191. Interogasi
192
Bab 192. Sang Penguasa
193
Bab 193. Kecolongan
194
Bab 194. Perkenalan yang Epic
195
Bab 195. Accident
196
Bab 196. Ledakan Amarah Khansa
197
Bab 197. Tiada Ampun!
198
Bab 198. Pamit
199
Bab 199. The Best Support System
200
Bab 200. Berdamai dengan Masa Lalu
201
GIVE AWAY
202
Bab 201. Tertampar
203
Bab 202. Pasangan yang Tegas
204
Bab 203. Aku akan Bertanggungjawab
205
Bab 204. Drama sebelum Terbang
206
Bab 205. Terlambat
207
Bab 206. Hatiku cuma Milikmu
208
Bab 207. Lembaran Baru
209
PENGUMUMAN GA
210
Bab 208. Overthinking
211
Bab 209. Ganti bajumu!
212
Bab 210. Wisuda
213
Bab 211. Big Surprise
214
Bab 212. My Amazing Wife
215
Bab 213. Simulasi saat punya baby
216
Bab 214. Dia selalu penuh kejutan
217
Bab 215. Go Public
218
Bab 216. Go Public part. 2
219
Bab 217. Gentlemen
220
Bab 218. ENDING ~ Bukan Akhir Segalanya
221
Season 2 ~ Bab 1 : Kamu Harus Siap!
222
Season 2 ~ Bab 2 : Kencan Luar Biasa
223
Season 2 ~ Bab 3 : Bertemu Rival
224
Season 2 ~ Bab 4 : Petarung Tangguh
225
Season 2 ~ Bab 5 : Hot News
226
Season 2 ~ Bab 6 : Gugup dan Panik
227
Season 2 ~ Bab 7 : Sambutan Menyakitkan
228
Season 2 ~ Bab 8 : Kecelakaan Beruntun
229
Season 2 ~ Bab 9 : Evakuasi
230
Season 2 ~ Bab 10 : Sama-sama Trauma
231
Season 2 ~ Bab 11 : Ibu adalah Garda Terdepan
232
Season 2 ~ Bab 12. Membuka Masa Lalu
233
Season 2 ~ Bab 13 : Darah Lebih Kental daripada Air
234
Season 2 ~ Bab 14 : Pembelaan
235
Season 2 ~ Bab 15 : Kakak?
236
Season 2 ~ Bab 16 : Dunia Begitu Sempit
237
Season 2 ~ Bab 17 : Keinginan Tak Wajar
238
Season 2 ~ Bab 18 : Apalagi ini, Sayang?
239
Season 2 ~ Bab 19 : Bukan Mimpi
240
Season 2 ~ Bab 20 : Hamil?
241
Season 2 ~ Bab 21 : Kehidupan Baru
242
Season 2 ~ Bab 22 : EXCITED
243
Season 2 ~ Bab 23 : Dua Pria Tangguh
244
Season 2 ~ Bab 24 : Di ambang Batas Kesabaran
245
Season 2 ~ Bab 25 : Han, Sadarlah!
246
Season 2 ~ Bab 26 : Sifat yang Sama
247
Season 2 ~ Bab 27 : Maaf
248
Season 2 ~ Bab 28 : Restu
249
Season 2 ~ Bab 29 : Kejutan
250
Season 2 ~ Bab 30 : Mundur Teratur
251
Season 2 ~ Bab 31 : Cantik Paras dan Hatinya
252
Season 2 ~ Bab 32 : Demi Istri Tercinta
253
Season 2 ~ Bab 33 : Dua Istri
254
Season 2 ~ Bab 34 : Mengurai Sabar
255
Season 2 ~ Bab 35 : Lebih Berhati-hati
256
Season 2 ~ Bab 36 : Couvade Syndrome
257
Season 2 ~ Bab 37 : Klien Kelas Kakap
258
Season 2 ~ Bab 38 : Sudah Sadar
259
Season 2 ~ Bab 39 : Salting ala Jennifer
260
Season 2 ~ Bab 40 : Fitting
261
Season 2 ~ Bab 41 : Last Me Time with Bestie
262
Season 2 ~ Bab 42 : Bulan Madu (lagi?)
263
Season 2 ~ Bab 43 : Undangan Spesial
264
Season 2 ~ Bab 44 : Harus Terapi
265
Season 2 ~ Bab 45 : Tidak Sesuai Ekspektasi
266
Season 2 ~ Bab 46 : Pisah Ranjang
267
Season 2 ~ Bab 47 : Sahabat Sejati
268
Season 2 ~ Bab 48 : Dua Peran dalam Satu Malam
269
Season 2 ~ Bab 49 : Wedding Hansen and Emily
270
Season 2 ~ Bab 50 : Keberanian Jennifer
271
Season 2 ~ Bab 51 : Suami Istri
272
Season 2 ~ Bab 52 : Kado Spesial
273
Season 2 ~ Bab 53 : Seperti Janda
274
Season 2 ~ Bab 54 : Elegan Sejak dalam Kandungan
275
Season 2 ~ Bab 55 : Spektakuler Reception
276
Season 2 ~ Bab 56 : Malam Pertama
277
Season 2 ~ Bab 57 : Jangan sampai Ternoda
278
Season 2 ~ Bab 58 : Honeymoon
279
Season 2 ~ Bab 59 : Siang Pertama
280
Season 2 ~ Bab 60 : Rembes
281
Season 2 ~ Bab 61 : Ketegangan Leon
282
Season 2 ~ Bab 62 : ENDING SEASON 2~
283
THE DEVIL HUSBAND
284
PRIA BAYARAN DAN GADIS MAFIA
285
MARRIED TO STRANGER
286
Mendadak jadi HOT DADDY
287
SQUEL Ke-2 : Terjerat Pesona Dokter Luna

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!