BAB XVII

Aisyah masih duduk di sofa sambil menangis setelah Anton pergi meninggalkannnya. Fattan datang kerumah Aisyah dan melihat Aisyah dengan pipi yang merah akibat ditampar Anton. Aisyah melihat Fattan datang lalu Aisyah memeluknya dan menangis di pelukan Fattan.

"Sampai kapan abang Anton menyiksaku, bang?" tanya Aisyah yang bersandar di dada bidang Fattan.

"Kamu harus kuat, ya," ujar Fattan.

"Abang Anton dia tidak mau menceraikan Aisyah, bang. Bagaimana, Aisyah lepas dari abang Anton?" tanya Aisyah yang mendongak ke menatap Fattan.

"Kita tunggu sampai Mira melahirkan," ujar Fattan.

"Terimakasih, sudah ada di saat Aisyah seperti ini," ucap Aisyah yang melepaskan pelukannya.

Seketika mata Aisyah dan Fattan saling bertatapan, bola mata Aisyah yang berwarna coklat membuat Fattan makin jatuh cinta.

"Ekhmmm... " Fattan mencoba mengalihkan pandangannya begitu juga Aisyah yang menetralkan detak jantungnya saat mata Fattan menatapnya.

"Maafkan Aisyah jika bang Fattan selalu di pukul oleh abang Anton," kata Aisyah yang duduk di sofa mengusap airmata yang membasahi pipinya.

"Ini tak seberapa di banding luka hatimu," jawab Fattan yang tersenyum.

"Bang, bagaimana hubungan abang dengan Faza?" tanya Aisyah.

"Faza," Fattan mengerutkan keningnya.

"Iya, abang ada hubungan kan dengan Faza?" tanya Aisyah terkekeh.

"Aisyah sejak kapan kamu suka meledek?" Fattan balik bertanya pada Aisyah yang terkekeh.

"Sejak abang selalu menghibur Aisyah dengan kekonyolan abang Fattan," jawab Aisyah tersenyum.

"Aisyah, kamu ya," kata Fattan yang membuat keduanya tertawa. Fattan melihat Aisyah tertawa sungguh cantik dan terlihat menawan.

"Seandainya kamu istriku aku tidak akan menyakitimu, aku akan selalu membuatmu tertawa bahagia setiap hari," batin Fattan.

Kemudian Aisyah terdiam saat Fattan menatapnya. " Kenapa kok liatin Aisyahnya begitu, naksir ya," ledek Aisyah.

"Iya, cinta malahan," Fattan menanggapi candaan Aisyah.

"Ish, bercanda juga di anggap serius," ujar Aisyah.

"Benar, Syah. Aku tuh jatuh cinta denganmu sewaktu pas ospek kita, aku kira kamu jomblo eh ternyata kamu sudah punya pacar. Teman satu kelas lagi yang jadi pacarnya," kata Fattan.

"Eh Iya masa, bang Fattan jatuh cinta sama Aisyah pas ospek?" tanya Aisyah tersenyum.

"Iya, sampai sekarangpun aku masih cinta sama kamu," ujar Fattan.

"Faza bagaimana? Dia juga cinta sama abang loh," ujar Aisyah.

"Aku sama Faza hanya teman, Syah," jawab Fattan.

"Tapi Faza suka sama abang, Faza cantik, baik lagi," sahut Aisyah.

"Kamu juga cantik," kata Fattan membawa Aisyah menundukkan kepalanya karena malu.

"Ck, apa sih. Sudah sana pulang, nanti abang Anton datang lagi kena pukul lagi, nanti gantengnya ilang," ledek Aisyah terkekeh.

"Gak takut, lagian kita sama sama sudah dewasa dan jago taekwondo. Sekali-kali aku akan membalas pukulnya," kata Fattan.

"Sudah sana pulang," kata Aisyah yang mendorong tubuh Fattan.

"Iya, iya. Nanti sore aku tunggu ditaman ya," ujar Fattan tersenyum lalu mengedipkan matanya.

"Dasar genit," ucap Aisyah membuat Fattan terkekeh.

*****

Anton yang masih kesal dengan kejadian tadi pagi di taman, Anton melempar semua berkas yang ada di mejanya dan Delia sekretarisnya enggan untuk masuk kedalam ruangannya.

"Kenapa kok gak jadi masuk?" tanya Fadly sepupu Anton yang baru datang dari LA untuk menggantikan Fattan.

"Singa lagi ngamuk, pak. Ups, maaf," kata Delia yang menutup mulutnya dan Fadly tersenyum lalu membuka pintu ruangan Anton.

"Hai, kamu kenapa marah-marah, lihat sekretarismu tidak berani masuk karena kamu seperti singa sedang ngamuk," ujar Fadly terkekeh.

"Delia!" teriak Anton dan Delia masuk sambil menundukkan kepalanya.

"Iya, pak. Maaf saya tid," Delia tak menerusi kata-katanya.

"Lain kali jika ada tamu jangan suruh masuk, mengerti!" seru Anton yang menatap tajam Delia.

"Iya, pak. Maaf, saya ingin memberikan laporan dari bapak Fattan mengenai proyek underpass di Bali, pak," kata Delia yang memberikan laporan pada Anton.

"Kamu boleh keluar," ujar Anton.

"Baik, pak," jawab Delia.

"Fattan udah tidak kerja disini? Bukannya kamu sangat percaya dengan sahabatmu itu?" tanya Fadly.

"Dia sudah mengkhianati aku, dia menghasut Aisyah untuk bercerai denganku. Agar dia bisa memiliki Aisyah," kata Anton.

"Fattan menghasut Aisyah? Ada apa sebenarnya? Aisyah perempuan berhijab, cantik, sholehah lagi, tidak mungkin dia selingkuh dengan Fattan," kata Fadly.

"Aku dan Aisyah sedang tidak baik-baik saja, karna ingin cucu ibu menyuruhku menikah lagi, dan sekarang istri mudaku sedang hamil," kata Anton.

"Apa? Gila kami istri sebaik dan secantik Aisyah kamu duakan?" tanya Fadly menggelengkan kepalanya.

"Itu kemauan ibu, kamu bisa bayangkan bagaimana ibu yang sangat antusias ketika bicara soal anak," ujar Anton.

"Tapi tidak harus berpoligami, Ton. Pantas saja Fattan mepet terus dengan Aisyah," kata Fadly.

"Aah, pusing aku mikirin masalah kantor," ucap Anton.

"Aku sampai sekarang satu belum dapat istri, kamu sudah dua," ujar Fadly terkekeh.

****

Sore hari Aisyah sedang berjalan-jalan di taman seperti biasanya untuk menghilangkan rasa jenuh dan bosannya dirumah.Dalam perjalanan ke taman tak sengaja bertemu Fattan, Aisyah melirik ketika Fattan membunyikan klakson mobilnya, Fattan tersenyum lalu memberhentikan mobilnya dan turun lalu duduk bersama sambil bercanda.

Tanpa mereka sadari Mira datang sambil tersenyum sinis menatap Fattan dan Aisyah. Mira bertepuk tangan sambil tertawa melihat mereka.

"Wah.. Wah... Bisa ya seorang istri yang masih punya suami tapi selingkuh dengan asisten suaminya," ujar Mira dengan licik.

"Jaga ya bicara kamu ya, Mira," kata Aisyah yang berdiri berhadapan dengan Mira.

"Ah, apa aku harus telepon mas Anton ya.Istri tercintanya sedang bermesraan dengan asisten kepercayaannya," ucap Mira.

"Kamu itu benar-benar perempuan licik," kata Aisyah.

"Hei, apa aku tidak salah dengar ya. Aku perempuan licik," ujar Mira.

"Apa kamu belum puas sakiti aku?" tanya Aisyah.

"Belum, aku akan puas jika kamu berpisah dengan mas Anton," kata Mira.

Plak

"Dasar p*******r," ucap Aisyah menampar pipi Mira.

Plak

Mira menampar kembali pipi Aisyah dan Fattan langsung memegang bahu Aisyah.

" Mira, kamu keterlaluan. Apa salah Aisyah padamu?"tanya Fattan.

"Salah dia karena terlalu dicintai mas Anton," kata Mira.

"Mungkin kamu harus banyak merenung kenapa abang Anton tidak mencintai dirimu,lihat dirimu seperti seorang j*******g yang merebut suami orang lain. PELAKOR!" Aisyah menegaskan kata-kata terakhirnya.

"K*********r," Mira ingin menampar Aisyah lagi tapi tangannya di cekal oleh Fattan.

"Berani kamu menampar Aisyah, kamu tahu akibatnya," kata Fattan menghempaskan tangan Mira.

"Awas kalian berdua, lihat saja nanti," ucap Mira yang pergi meninggalkan mereka berdua.

"Kamu tidak apa, Syah?" tanya Fattan yang melihat pipi Aisyah yang merah.

"Maaf, karena aku abang Fattan jadi ikut terlibat dalam masalah yang aku hadapi," ujar Aisyah.

"Aku tidak ingin kamu disakiti, aku tidak rela jika melihatmu tersakiti," kata Fattan.

"Terimakasih, bang. Sudah ada di saat Aisyah sulit seperti ini," ucap Aisyah.

"Selama kamu merasa nyaman aku akan selalu ada untukmu," kata Fattan tersenyum.

"Aisyah mau pulang, bang," ujar Aisyah.

"Baiklah, aku antar," ucap Fattan.

Aisyah dan Fattan berjalan dan masuk ke dalam mobil. Fattan melajukan mobilnya mengantarkan Aisyah pulang kerumah. Fattan sangat senang bisa mengantar Aisyah pulang.

****

Mira sangat kesal dengan Aisyah yang berani menghina dirinya, mengatakan dirinya seorang pelakor. Mira menghempaskan tubuhnya ke kasur dengan wajah yang sangat emosi.

"Lihat saja, aku akan membuatmu menderita.Lihat saja, Aisyah aku pastikan kamu menyesal sudah mempermalukan aku, dan mengatakan aku seorang j*******g,"

Terpopuler

Comments

Sinsin Sinsin

Sinsin Sinsin

dunia sempit ketemu Fattan Fattan lgii😁😁

2024-12-08

0

Oktavia

Oktavia

kok bego bgt sih… cari perlindungan ke ortu dong….. ke orng lain aib di umbar. klo ga mau umbar aib byk cara pisah kok. kan kdet itu… tgl visum selesai

2023-06-30

0

Jumiah

Jumiah

klo aosyah gk mau di siksa ya pisah
cari jln supaya pisah ,klo aisyah mau di siksa terus ya bersama aj terus
sma anton ,mau bodoh ,mau pintar itu ,aisyah yg mutus kan nya...
lanjut thor...trmks...

2023-06-28

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!