Hiro segera bergerak menyambut lima sosok bertopeng yang datang menyerangnya. Dengan hanya menggunakan skill berpedang yang sedikit dia tambah dengan kekuatan elemen apinya, dia berhasil membuat kesalahan para lawannya.
Gerakan Hiro terlihat jauh lebih cepat dari gerakan lima sosok bertopeng yang menjadi lawannya.
Walau di serang dari berbagai arah, dengan mengandalkan kecepatannya dia dapat menghindari seluruh serangan lawan dengan sangat mudah, bahkan dia dapat melakukan serangan balik yang berhasil melukai lawannya.
Swish...
Hiro muncul di dekat salah satu sosok bertopeng yang lengah. Deengan gerakan yang sangat cepat dia berhasil menendang bagian belakang kepala sosok itu, dan seketika membuat sosok itu kehilangan kesadaran lalu jatuh tersungkur mencium permukaan tanah.
Empat sosok bertopeng yang tersisa segera melompat mundur saat melihat salah satu rekan mereka telah tumbang, tapi keputusan mereka melompat mundur adalah sebuah kesalahan. Dalam keadaan terpencar, tentu mereka adalah mangsa empuk bagi Hiro.
Hiro dengan kecepatannya yang hampir tak terlihat, dia muncul diantara dua sosok bertopeng yang jaraknya cukup berdekatan, dan dengan sebuah tinju serta sebuah tendangan, dia berhasil membuat kedua sosok itu jatuh tersungkur setelah kehilangan kesadarannya.
Tiga telah tumbang, dan hanya menyisakan dua sosok bertopeng yang memandang Hiro dengan rasa takut.
Saat Hiro ingin menyerang mereka, satu sosok bertopeng yang bersembunyi muncul dan menahan serangan Hiro yang mengarah pada salah satu sosok bertopeng yang sudah sangat ketakutan dengan sosok Hiro.
Sosok bertopeng yang baru datang dan menahan serangan Hiro, dia dapat merasakan telapak tangannya seolah sedang terbakar saat dia gunakan menahan tinju Hiro.
Swish...
Hiro melompat mundur dua langkah setelah serangannya berhasil di tahan oleh sosok bertopeng yang tadinya berdiam diri di tempat persembunyiannya.
“Pemilik elemen api. Sial, kenapa aku tidak pernah mendengar tentang pemilik elemen api lainnya di kota ini?.” kata sosok bertopeng yang baru saja menahan pukulan Hiro demi melindungi kedua rekannya.
“Lebih kuat dari yang lainnya, mungkin dia pemimpinnya.” kata Hiro dalam hati setelah dia melihat kekuatan lawan yang baru saja menunjukkan dirinya.
Dengan keberadaan sosok bertopeng yang baru menunjukkan dirinya, Hiro sedikit meningkatkan kewaspadaan nya. “Setidaknya dia sekuat hunter tingkat B.” kata Hiro dalam hati sambil mencoba mengukur kekuatan lawannya.
Sosok bertopeng yang baru menunjukkan dirinya, dia mengeluarkan pedangnya, lalu dia menggunakan elemen angin miliknya untuk meningkatkan kekuatan skill terkuat yang dia miliki. “Dragon Sword Wind.” teriaknya sambil menganyunkan pedangnya.
Energi dari ayunan pedang sosok itu membentuk gumpalan angin berbentuk naga yang dengan kecepatan tinggi melesat ke arah Hiro.
Hiro pun mengeluarkan skill yang baru dia pelajari untuk melawan skill sosok bertopeng. “Sword Of Flame.” Hiro melepaskan energi elemen api yang terkumpul di katana miliknya, dan dengan sebuah ayunan katana miliknya, dia mengirimkan kekuatan yang sangat besar ke arah lawannya.
Kekuatan skill Hiro jauh lebih kuat dibandingkan dengan kekuatan skill yang dikeluarkan oleh lawannya.
Dalam waktu singkat kedua skill itu berbenturan, tapi tak lama skill terkuat sosok bertopeng yang menjadi lawan Hiro lenyap tertelan skill Sword Of Flame yang dikeluarkan Hiro, bahkan skill yang dikeluarkan Hiro terus bergerak dan menghantam tiga sosok bertopeng yang menjadi lawannya.
“Itu baru 50 persen kekuatan ku, tapi hasilnya sudah sangat mengerikan.” kata Hiro sambil melihat kekuatan skillnya yang telah meluluhlantakkan hutan di balik bukit.
Boomm... Boomm... Boomm...
Tiga tubuh sosok bertopeng jatuh dari langit setelah terhempas dan terpental ke ketinggian begitu mereka terkena dampak kekuatan skill yang dikeluarkan Hiro.
Hiro dengan santai berjalan kearah tiga sosok bertopeng yang telah kehilangan kesadarannya, lalu dengan cepat dia mengambil benda yang terselip di pinggang seluruh sosok bertopeng.
Sedangkan untuk tiga sosok yang sebelumnya telah lebih dulu dibuat pingsan oleh Hiro, entah sejak kapan tubuh mereka telah merubah menjadi cairanmo yang perlawanan lenyap terserap tanah.
Hiro hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat kematian mereka yang begitu sia-sia. “Di saat dunia ini sedang membutuhkan kekuatan besar untuk menghadapi perang besar di masa depan, kenapa masih banyak orang-orang seperti mereka di dunia ini?.”
Swish...
Hiro melompat menjauh setelah melihat tubuh tiga sosok bertopeng mulai mencair dan itu terjadi di saat mereka semua belum mati.
Hiro yang tak tega melihat apa yang terjadi dengan orang-orang itu, dia dengan cepat pergi meninggalkan tempat itu.
“Semoga dengan benda-benda ini aku bisa tahu identitas asli mereka.” kata Hiro sambil melihat tiga pin berbentuk burung elang.
Hiro sampai di sebuah pos tempat Zizu berjaga, dan kebetulan saat itu Zizu melihat dirinya yang mendatangi pos tempatnya berjaga.
Zizu bergerak mendekati Hiro tanpa ada satu orang pun yang tahu kalau dia telah pergi mening gt tempatnya.
Dengan senyum di wajahnya, Hiro menyambut kedatangan Zizu, lalu dia mengajak Zizu pergi ke suatu tempat untuk menunjukkan pada Zizu benda yang dia dapat dari sekelompok sosok bertopeng.
Zizu yang melihat ekspresi serius yang ditunjukkan Hiro, dia tahu pasti ada peristiwa besar yang baru terjadi pada putra kecilnya.
“Ibu, apa Ibu tahu kira-kira siapa pemilik benda ini?.” sampai di tempat yang jauh dari keramaian, Hiro berhenti dan menunjukkan benda yang dia dapat dari sosok bertopeng kepada Zizu.
“Ini, dari mana kamu mendapatkan benda penunjuk identitas asosiasi hunter Black Eagle?.” kata Zizu yang hanya sekali melihat sudah tahu siapa pemilik benda yang ditunjukkan Hiro padanya.
“Ceritanya panjang, tapi intinya mereka baru saja menyerang aku dan teman-teman ku, dan lagi mereka ingin membunuh salah satu temanku yang merupakan putri dari pemimpin asosiasi hunter Silver Moon.”
“Dua asosiasi itu, sepertinya persaingan mereka masih terus berlanjut.”
Zizu lalu menceritakan secara singkat pada Hiro tentang persaingan antar asosiasi hunter di seluruh dunia. Di juga menceritakan persaingan antar asosiasi hunter yang berada dalam satu negara.
Persaingan antara asosiasi hunter Black Eagle dan asosiasi hunter Silver Moon adalah contoh kecil persaingan asosiasi hunter di dalam satu negara. Tujuan persaingan itu hanya satu, yaitu pamor dan diakuinya kekuatan asosiasi mereka oleh negara asal mereka, atau bahkan ada yang ingin kekuatannya diakui oleh seluruh dunia.
“Haha, ternyata kehidupan seorang hunter tak sesederhana seperti yang aku bayangkan.” kata Hiro sambil menghela nafas.
“Apa kamu mendapatkan luka dari serangan mereka?.” tanya Zizu sambil memandang tubuh Hiro dari ujung kaki sampai ujung kepala.
“Ibu tenang saja, orang-orang lemah seperti mereka tidak mungkin dapat melukaiku.”
Zizu tersenyum mendengar jawaban Hiro. “Sekalipun mereka yang kamu hadapi lebih lemah darimu, tetap jangan meremehkan mereka. Saat kamu meremehkan mereka, saat itulah kamu akan menunjukkan seluruh kelemahanmu pada mereka.”
“Aku akan selalu mengingat pesan yang Ibu berikan padaku.”
Zizu tersenyum sambil mengacak-acak rambut Hiro, lalu dia menyuruh Hiro untuk pulang kerumah. “Malam ini Ibu punya hadiah spesial untukmu, jadi jangan pergi dari rumah!.”
Selesai mengatakan itu Zizu lebih dulu pergi karena dia harus melanjutkan pekerjaannya sampai waktu kerjanya habis.
Hiro segera berjalan pulang sambil memikirkan hadiah spesial apa yang akan diberikan oleh Zizu. “Dalam rangka apa juga Ibu memberikan hadiah padaku?.” pikir Hiro, tapi dia tak menemukan jawaban dari apa yang sedang dia pikirkan.
“Hah, nanti malam aku juga mendapat jawabannya.” katanya sambil terus melanjutkan perjalanannya.
Di tempat lain. Harry Pemimpi asosiasi hunter Black Eagle meluapkan kemarahannya dengan menghancurkan meja kerjanya setelah mendengar kegagalan anggotanya menculik seorang putri saingannya. Dia sebelumya tidak pernah menyangka kalau putri dari saingannya adalah seorang hunter yang memiliki empat elemen dalam dirinya.
Dalam marahnya Harry memandang wanita yang merupakan asisten pribadinya. “Kirim hunter nomor lima dan nomor tujuh untuk membawa wanita itu ke hadapanku hidup atau mati!.”
“Baik pemimpin.” kata asisten Harry lalu dia pergi meninggalkan ruang kerja milik Harry.
“Kekuatan itu pasti menjadi milik ku....” teriak Harry dengan suara kerasnya.
°°°
Jangan lupa like, vote dan komentarnya, terimakasih....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 96 Episodes
Comments
PUŁŁ ME U₦ÐEƦ
☺
2022-11-03
0
Grim Reaper
ENTAH KENAPA PIKIRANKU TRAVELING KEMANA MANA🤤🤤
2022-05-14
0
Bats_Al-Hasan
hadiaaaaaah
2022-04-26
0