Zizu yang sedang bertugas, dia kembali mendengar sebuah kabar yang cukup menggemparkan, tapi kabar yang kali ini dia dengar tak ada hubungannya dengan Hiro.
Setelah mengetahui inti dari kabar yang baru dia dengar, dia segera menghubungi seseorang untuk memastikan kebenaran dari kabar yang baru dia dengar.
“Apa mungkin dia masih hidup? Kalaupun benar dia masih hidup, apa dia masih mengingat ku?.” gumam Zizu sambil mengingat beberapa kenangan masa lalunya dengan seseorang yang sampai detik ini belum bisa dia lupakan.
°°°
Malam hari di halaman belakang rumah Hiro.
Hawa panas terasa di halaman belakang rumah walau malam ini cuaca cukup dingin. Bola api berwarna biru terlihat melayang-layang di tengah-tengah halaman.
Swush... Swush... Swush...
Bola api itu terus bergerak seolah ada angin yang mendorongnya. “Ini berhasil, tapi ini sangat melelahkan.” kata Hiro lalu dia menghilangkan bola api beserta angin yang mengelilinginya.
Energi milik Hiro masih sangat terbatas, setidaknya dia harus menjadi seorang hunter tingkat B untuk memiliki energi yang cukup untuk menggunakan kekuatan penuh seluruh elemennya.
Boomm....
Suara ledakan yang berasal dari pusat kota kembali dapat di dengar Hiro yang sedang mengistirahatkan tubuhnya di halaman belakang rumahnya.
Hiro segera pergi ke sebuah bangunan tertinggi tak jauh dari rumahnya untuk memastikan apa yang sebenarnya telah terjadi di pusat kota yang dia tinggali.
Sesampainya di atap bangunan tertinggi di sekitar rumahnya, Hiro melihat kobaran api raksasa yang muncul di tengah-tengah pusat kota. Kobaran api raksasa itu terus membesar seolah tak ada yang bisa memadamkannya.
“Kenapa tidak ada yang berusaha memadamkan api itu?.” Hiro bergumam sambil terus memandang kobaran api yang semakin membesar.
Beberapa saat kemudian, kobaran api yang di pandang Hiro tiba-tiba lenyap tanpa bekas. Saat Hiro kebingungan dengan apa yang baru saja terjadi, sebuah bola api melesat dengan kecepatan tinggi menuju ke arahnya.
Tak sempat bergerak menghindar, tubuh Hiro terpental jatuh dari ketinggian begitu bola api itu menabrak tubuhnya.
“Uh, ini cukup menyakitkan.” kata Hiro sambil memegangi pinggangnya.
Hiro mencoba bangkit dan melihat keadaan tubuhnya setelah tertabrak bola api berwarna biru yang kini entah hilang kemana.
Tiba-tiba mata Hiro terbuka lebar saat melihat keadaan tubuhnya, dan dengan kecepatan yang sangat luar biasa cepat dia berlari pulang ke rumahnya.
“Kenapa aku bisa telanj*ng di tengah jalan?.” pikirnya kebingungan saat melihat seluruh pakaiannya telah berubah menjadi abu.
“Jangan-jangan bola api itu yang melakukannya? Tapi kemana perginya bola api itu setelah menabrak ku?.”
“Hahaha... Apa kamu sedang mencariku?.” sebuah suara terdengar tapi Hiro tak melihat adanya sosok pemilik suara yang baru dia dengar.
Hiro yang sudah berada di dalam rumah dan baru selesai memakai pakaian ganti, dia kembali keluar rumah untuk mencari siapa pemilik suara yang baru saja dia dengar.
Dia terus mencari ke sekeliling rumahnya namun dia tak menemukan keberadaan pemilik suara yang baru dia dengar. Dan setelah cukup lama mencari tapi tak membuahkan hasil, entah kenapa tiba-tiba saja Hiro merinding. “Apa di zaman ini masih ada hantu?.” katanya lalu dia masuk kembali ke dalam rumahnya.
Berada di dalam rumah, Hiro segera pergi ke dapur dan mengambil minuman dari kulkas. “Aku tadi sepertinya hanya berhalusinasi, dan suara yang tadi aku dengar tidaklah nyata.” gumamnya sambil meminum air yang baru dia tuangkan ke dalam gelas.
Saat Hiro duduk santai sambil menikmati air minumnya, kembali dia mendengar suara yang entah datang dari mana. “Anak muda, kamu tidak sedang berhalusinasi, dan aku juga bukan hantu.” suara itu dengan jelas terdengar oleh Hiro.
Saat Hiro dilanda kebingungan dan sedikit ketakutan, tepat di depannya tiba-tiba muncul bola api berwarna biru, dengan bentuk yang sama persis dengan bola api yang tadi menabraknya.
“Aku adalah inti dari segala api yang ada di alam semesta ini, dan kenapa aku bisa sampai di planet kecil yang kamu tinggali, itu karena di tempat ini lah perang besar akan terjadi. Selain itu di tempat ini juga aku merasakan kehadiran tuan baru yang berhak menggunakan kekuatan yang aku miliki.” ujar bola api biru yang melayang-layang di depan Hiro.
Hiro hanya mengangguk mendengar perkataan bola api biru di depannya, tapi sangat penasaran dengan perang besar yang yang dimaksud oleh bola api biru yang mengaku kalau dirinya adalah inti dari seluruh api yang ada di alam semesta.
“Hahaha... Aku tau kamu tidak akan langsung percaya dengan apa yang aku katakan, tapi aku punya bukti yang akan membuatmu percaya dengan apa yang aku katakan.” bola api yang semula hanya berwarna biru, tiba-tiba saja memancarkan warna yang lain.
Warna merah melambangkan api kehancuran, warna putih melambangkan api kehidupan, warna biru melambangkan api penyembuh, dan terakhir warna hitam melambangkan api kematian.
Swush...
Bola api empat warna itu bergerak ke arah dada Hiro dan masuk kedalamnya. “Aku telah memilihmu untuk menjadi tuan ku yang selanjutnya, dan kedepannya kamu bebas menggunakan kekuatanku dengan syarat kamu hanya akan menggunakan kekuatanku untuk kebaikan.”
Begitu suara itu menghilang Hiro dapat merasakan perubahan pada energi yang dia miliki. Jika sebelumnya dia hanya memiliki 100 lingkar energi, begitu bola api yang menyebut dirinya sebagai inti dari segala jenis api yang berada di alam semesta menyatu dengan tubuhnya, Hiro saat ini memiliki lebih dari 1.000 lingkar energi atau kekuatannya saat ini dapat di setarakan dengan hunter tingkat B.
Kalau saja mau, inti api yang yang menyatu dengan Hiro, bisa saja meningkatkan lingkar energi sampai 10.000 lingkar energi, tetapi tubuh Hiro belum kuat untuk menerima kekuatan sebesar itu.
Dan kalau tetap memaksakan tubuh Hiro menerima kekuatan sebesar itu, resiko terbesar yang akan Hiro dapatkan adalah kematian.
Walau sebenarnya ada kemungkinan 10 persen tubuh Hiro dapat menerima kekuatan sebesar itu.
Tapi untuk menghindari resiko terbesar yang dapat mengakhiri hidup Hiro, inti api yang kini telah menyatu dengan tubuh Hiro hanya meningkatkan sedikit kekuatannya.
Hiro masih diam mematung merasakan kekuatan barunya, dia tidak menyangka kekuatannya meningkat begitu besar dalam waktu singkat.
Masih berdiam diri di tempatnya, Hiro mencoba berkomunikasi dengan inti api yang kini telah menjadi bagian dari kekuatannya, dan kabar baiknya dia masih bisa melakukan komunikasi dengan inti api itu.
Dalam komunikasi singkat yang baru dia lakukan, Hiro tahu kalau perang besar yang dimaksud inti api adalah perang besar antara umat manusia melawan para monster yang berasal dari dimensi para monster.
Setelah mendengar penjelasan inti api, Hiro sedikit mengerti tentang masa depan yang menati dunianya. “Hah, hunter di dunia ini masih sangat lemah untuk menghadapi perang itu.” gumamnya.
Hunter terkuat di dunia hanyalah seorang hunter tingkat S, dan kekuatan itu hanya akan menjadi bahan tertawaan para monster yang akan muncul dalam peperangan besar di masa depan.
Setelah mengetahui semua itu, Hiro semakin bertekad untuk meningkatkan kekuatannya, selain itu dia juga akan membantu meningkatkan kekuatan orang-orang terdekatnya.
“Kurang dari 10 tahun perang itu akan terjadi. Dalam sepuluh tahun setidaknya aku harus mencapai tingkat Kaisar untuk dapat melindungi dunia ini.” katanya.
Saat Hiro memikirkan bagaimana cara mempercepat peningkatan kekuatannya, dia melihat Zizu yang baru saja masuk kedalam rumah. Terlihat senyuman di wajah Zizu, tapi Hiro tahu kalau senyuman itu bukanlah senyuman yang akan membawa kebaikan untuknya.
Dan benar saja, saat Zizu telah berada di sampingnya, Hiro sedikit merintih saat Zizu dengan tega menarik telinganya. “Lain kali jangan ikut pertarungan yang tidak mungkin kamu menangkan. Daripada mati konyol, lebih baik kamu pergi meninggalkan pertarungan ituitu, dan jangan pernah berlagak sok pahlawan!.” kata Zizu sambil menarik telinga Hiro.
Tanpa bertanya Hiro sudah tahu apa yang membuat Zizu memarahinya. Dia tahu kalau yang dilakukannya salah, tapi kalau dia tidak melakukan itu, ada kemungkinan kota yang dia tinggali akan kehilangan lebih banyak hunter penjaga.
Hiro pada akhirnya hanya bisa meminta maaf pada Zizu, dan dia menceritakan apa yang sebenarnya telah terjadi di tempat itu tanpa ada sedikitpun yang dia tutup-tutupi.
Setelah mendengar cerita Hiro, Zizu hanya bisa menghela nafas. Dia tidak bisa membenarkan apa yang Hiro lakukan, tapi dia juga tidak bisa mengalahkan apa yang telah Hiro lakukan.
Dan pada akhirnya Zizu lebih memilih melupakan masalah itu, dan dia lebih berfokus menceritakan pada Hiro tentang keadaan kota yang semakin tidak aman setelah kemunculan kobaran api raksasa di tengah-tengah pusat kota.
Walau kobaran api itu telah menghilang dan tak sedikit pun menimbulkan kerusakan setelah kemunculannya, tapi kemunculan kobaran api itu semakin memperburuk keadaan kota setelah serangan para monster yang merangkak keluar dari lubang dungeon.
Setelah Zizu menyelesaikan ceritanya, Hiro sepertinya tahu apa yang menyebabkan kobaran api raksasa yang muncul di tengah-tengah pusat kota, tapi dia tidak mengatakannya pada Zizu.
Hiro segera pergi ke kamarnya setelah mendengarkan cerita Zizu. Dengan cepat dia masuk kedalam kamarnya. Begitu berada di dalam kamarnya, Hiro mencoba berkomunikasi dengan inti api di tubuhnya.
“Panggil aku inti api semesta.” kata inti api yang melihat Hiro kebingungan saat ingin memanggilnya.
Hiro menganggukkan kepalanya lalu dia berkata. “Kobaran api yang baru muncul di pusat kota, apa itu ulahmu?.”
“Hahaha... Itu hanya efek yang muncul karena aku terlalu cepat mendarat di dunia ini.” jawab inti api semesta.
“Hah, apa kamu tahu kalau cara kedatanganmu telah membuat keadaan kota ini semakin kacau?.” kata Hiro.
“Tentu aku tahu, tapi mau bagaimana lagi, aku terlalu tidak sabar bertemu dengan tuan baruku, dan sepertinya ketiga saudaraku lainnya juga sedang dalam perjalanan menuju tempat ini.”
“Kamu memiliki tiga saudara? Dan lagi kenapa juga mereka juga datang ke tempat yang sama dengan mu?.”
Inti api semesta tertawa mendengar itu. “Tuan akan mengetahuinya setelah mereka tiba di tempat ini.”
°°°
Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 96 Episodes
Comments
Sunshine
Banaspati 🔥
2022-04-06
0
Atha 😘😘
👍👍👍👍👍🔥🔥🔥🔥🔥💪💪💪💪
2022-01-16
0
izRoiL
Mantapz
2021-11-25
0