15 : Spy

#NOTE : SEMUA YANG DIKETIK DI SINI ADALAH FIKSI. MOHON PEMBACA TIDAK MENYALAHPAHAMI SEMUA HAL YANG DITULIS OLEH AUTHOR!

Di sore harinya...

Tring!

Ada pesan yang masuk ke ponsel Haz. Setelah hampir menguak apa yang dikatakan oleh Andrian kepada Raphaela, wanita itu menjadi merasa sedikit bersalah kepada Andrian.

Haz membuka ponselnya malas, semalas dirinya yang tengah bersantai di atas kasur empuknya karena tidak ada pekerjaan yang menyenangkan baginya. Bahkan, untuk menulis sebuah novel pun, dia tidak bisa. Ide yang seharusnya muncul di kepalanya mendadak hilang entah kemana.

Ternyata itu pesan Whatsapp dari Whisk.

Mau apa pria menjengkelkan ini? batin Haz malas. Namun, mau tak mau, dia tetap membuka pesan Whisk dan membacanya.

~

Whisk: Aku penasaran.

Whisk: Bagaimana kamu tahu?

Whisk: Maksudku semua tentang Andrian.

Whisk: Dalam satu waktu singkat seperti itu.

~

Haz yang semula jengkel tak ingin membalas pesan apa pun dari Whisk, menjadi tersenyum sendiri dan membalas pesan tersebut.

~

Haz: Sherlock Holmes.

~

Haz mematikan ponselnya setelah menjawab singkat seperti itu. Juga karena setelahnya dia tidak mendengar ada lagi pesan dari Whisk.

Tentu saja Haz tahu Whisk sedang memikirkan jawaban yang dia berikan. Wanita itu terkekeh sendiri seraya menutup wajahnya dengan bantal. Aku tahu aku jahat, kekeh Haz dalam hati.

Di ruangan lain...

Haz membalas pesan Whisk.

~

Haz: Sherlock Holmes.

~

Aku tahu kamu akan membalas demikian... Tapi, aku tidak mengerti sama sekali. Maksudku meski Holmes adalah seorang detektif yang hebat dan tentu saja dia bisa melakukan ramalan seperti itu, apakah wanita berumur tidak lebih dari dua puluh empat tahun seperti dirimu benar-benar bisa melakukannya? batin Whisk.

Tak lama kemudian, ada pesan yang masuk untuk Whisk. Pria bersurai kemerahan menatap monitor ponsel. Itu dari Haz.

Whisk segera membuka dan membacanya.

~

Haz: Aku tahu apa yang tengah kamu pikirkan sekarang. Apakah wanita yang berumur tak lebih dari dua puluh empat tahun itu benar-benar bisa melakukannya? Bukankah begitu yang ada di pikiranmu?

~

Wah... Wah... Sepertinya ini benar-benar karya asli Sir Arthur Conan Doyle... batin Whisk lagi.

Lalu, dia mendapatkan sebuah pesan dari Haz lagi.

~

Haz: Sepertinya dia benar-benar karya asli Sir Arthur Conan Doyle.

Haz: Oh maaf. Menyenangkan bisa mengganggu orang seperti ini.

Haz: Aku sudah lama tidak melakukan hal seperti ini.

Haz: Maafkan aku, jika itu membuatmu merasa tidak nyaman.

Haz: Aku...

Whisk mengetik balasan.

Whisk: Kesepian.

Whisk: Aku tahu.

Whisk: Dulunya, aku berada di posisimu, hahaha.

Whisk: Tidak apa. Kamu memiliki teman yang setia terhadap dirimu.

Whisk: Itu lebih baik dibanding diriku.

Whisk: Aku tak bisa percaya kepada orang begitu saja. Kamu tahu...

Whisk: Curiga.

Whisk berhenti mengetik.

Haz mengetik balasan.

Haz: Terkadang aku benar-benar penasaran dengan kisah hidup orang lain. Aku sudah menemui dan berbicara serta mengirim pesan dengan banyak tipe manusia.

Haz: Jujur saja...

Whisk: Kamu tertarik denganku Haz.

Whisk: Ingin mendengar ceritaku?

Haz: Tertarik denganmu?

Haz: Apakah mataku bermasalah?

Haz: Wah... Berani sekali Tuan Woods mengatakan seorang Hazelia Lify tertarik dengannya.

Whisk: Tapi, begitulah kenyataannya.

~

Kembali ke ruangan sebelah...

Apa-apaan dirinya... Tidak menyangkal untuk diri sendiri, aku memang tertarik. Tapi, rasanya menyebalkan ketika dia yang mengatakan hal tersebut! seru Haz dalam hatinya.

Tring!

Pesan masuk.

~

Whisk: Sekarang kamu ingin menyangkal hal tersebut?

Whisk: Don't take back your feeling, Haz.

Whisk: Kamu akan menyesal jika menarik kembali perkataan dan perasaanmu.

Haz: Benarkah begitu, Whisky Woods?

Haz: Aku bahkan baru mengenalmu sekarang.

Haz: Tidak sampai sebulan.

Haz: Dan berani sekali kamu mengatakan aku akan menyesal.

~

Haz berkata dalam hatinya, Oh astaga... Bodoh sekali diriku yang malang ini...

~

Whisk: See?

Whisk: Kamu tertarik padaku.

Haz: Baiklah. Baiklah. Tuan Sok Benar... Katakan saja aku tertarik pada dirimu.

Whisk: Well, up to you. It's your feeling.

~

Haz memutar bola matanya malas. Kata Jelkesya, pria selalu berjuang di awal saja... Sepertinya perkataan wanita itu kali ini benar sekali... Aku merasa dia hanya akan berjuang di awal saja dan mulai lelah saat aku mengujinya, batin Haz.

~

Whisk: Kamu kesal?

Whisk: Aku tidak akan berjuang di awal saja.

~

Haz memutar bola matanya malas sekali lagi. Dia meng-screenshot pesan dari Whisk. Jika kamu berjuang di awal saja, aku akan memberikan dirimu ini. Jika kamu mengatakan itu hanya sebatas pesan, kubunuh dirimu perlahan! seru Haz dalam hati.

~

Whisk: Ya. Kamu boleh membunuhku jika aku menarik kembali kata-kataku.

Whisk: Mau perlahan atau langsung, itu terserah padamu.

Whisk: Lagipula, ujungnya sama.

~

Kamu menyebalkan, Haz mematikan ponselnya lalu membantingnya ke atas kasur. Akh! Aku kesal sekali. Entah mengapa...

Di ruangan sebelah...

Sepertinya... Aku membuatnya lebih kesal lagi. Aku tidak mengerti jalan pikiranmu, Hazelia Lify... Mengapa dirimu kamu buat seperti labirin yang rumit? batin Whisk sedikit jengkel tak mengerti apa yang dipikirkan oleh seorang Hazelia Lify.

Whisk kembali memainkan kedua jari jempolnya di atas layar ponsel.

~

Whisk: Maaf jika aku membuatmu kesal.

Pesan dibaca Haz.

~

Astaga, sepertinya dia benar-benar marah dan kesal padaku... batin Whisk seraya mematikan ponselnya. Lebih baik aku membuat blog yang dimintanya. Semoga aku bisa menyelesaikannya malam ini juga!

Malam harinya...

Tring!

Pesan diterima di ponsel Haz. Lagi-lagi, itu dari Whisk.

~

Whisk: Bisakah kamu keluar apartemen sejenak?

Whisk: Aku sudah selesai merancang blog yang kamu minta.

Pesan dibaca Haz.

~

Tanpa membalas pesan Whisk, Haz bergegas menuju pintu depan.

"Ingin pergi kemana?" tanya Jel yang kebetulan tengah duduk di depan televisi.

"Aku ingin menemui Whisk sebentar. Dia telah selesai merancang blog pribadiku," jawab Haz.

"Oh. Semoga hubungan kalian lancar."

Perkataan Jel sukses membuat Haz melotot tajam ke arah wanita tersebut. Seraya memakai sepatu, dia memikirkan kata-kata yang menjadi serangan balasan untuk Jel.

"Yang benar itu, semoga kamu dan Alkaf cepat-cepat pergi ke pelaminan. Jangan lupa harga main dish untukku harus mencapai lima ratus ribu," kekeh Haz.

Sama seperti ekspresi Haz tadi. Jel sekarang yang berbalik melotot tajam ke arah wanita bersurai panjang gelombang. "Tidak ada makanan untukmu!" seru Jel.

"Kamu mengakuinya..." Haz melambaikan tangan ke arah Jel, tanda dia tidak ingin berdebat panjang dengan wanita itu.

Saat Haz keluar, Whisk telah berada di samping pintu masuk. Menyenderkan punggung lebarnya ke dinding, menikmati setiap adegan komik yang tampil di layar ponselnya.

Entah Haz yang berhalusinasi atau cahaya apartemen yang terlalu menyakiti mata, wanita itu seolah melihat sesosok malaikat ketika dia menatap ke arah wajah datar yang tertampang jelas di depan mata.

Whisk mengalihkan perhatiannya dari layar ponsel ke mata Haz. Ah... Mata itu penuh misteri... batin pria bersurai kemerahan seraya mematikan layar ponselnya.

Whisk memberikan sebuah flashdisk dan notes kepada Haz. Sedangkan Haz menghidupkan layar ponselnya dan mengirimkan kepada Whisk sesuatu—novel yang dijanjikan olehnya—via file chat. Mereka melakukan transaksi tersebut dalam diam.

~

Haz: Naskah Mentah "The Lucky Kyzel Woods". Ketuk di sini untuk melihat selengkapnya>>

Whisk: Terima kasih. Aku akan pergi.

~

Setelah membaca pesan dari Whisk, Haz melirik ke arah pria yang sudah membalikkan tubuhnya dan siap untuk pergi, kecuali jika wanita bersurai panjang gelombang memanggilnya untuk mengatakan sesuatu.

"Em... Hei! Tunggu..." Haz berkata, memecahkan keheningan yang ada.

Whisk memutar pandangannya. Setengah wajahnya menghadap ke arah Haz, seolah mengatakan: Ada apa?

"Aku kenal sebuah rumah makan kecil di sini. Jika kamu berkenan..."

"Sesuaikan saja dengan jadwalmu, beritahukan kepada diriku kapanpun yang kamu inginkan," Whisk benar-benar pergi dari sana.

Ah... Tentu saja, batin Haz. Wajah wanita itu bersemu kemerahan. Dia menepuk pipinya sendiri. Sadar, Hazelia Lify! Lalu, dia masuk ke dalam apartemennya sendiri.

Tak jauh dari sana...

"Oh. Jadi, Hazelia Lify ingin mengajak Whisky Woods makan malam? Ini akan menjadi berita yang ditunggu oleh Richard Vinzeliuka," gumam pria misterius kepada dirinya sendiri.

Pria misterius itu mengirimkan sebuah pesan kepada Ric.

~

Pria Misterius: Kau akan suka hal ini, Ric. Hazelia Lify, dia...

Terpopuler

Comments

mom_razka

mom_razka

bagusssss

2020-08-08

3

Kim Halia - Bye

Kim Halia - Bye

Ouh mulai deh... Nongol lagi kan si pengganggu... Orang lagi seru juga...

Intuisiku mengatakan bahwa ada pengkhianat... Bener ga sih, Thor? Semenjak baca-baca novel misteri mungkin kepekaanku udah naik level...

2020-04-27

4

lihat semua
Episodes
1 1 : Hari Pertama
2 2 : Cerita Whisky Woods (1)
3 3 : Cerita Whisky Woods (End)
4 4 : Mengajak Dinner
5 5 : Hal yang Tak Terduga
6 6 : Suara Nyanyian Whisky Woods
7 7 : Perasaan Alkaf
8 8 : Apakah Haz...??
9 9 : Whisk Hacker Kelas S?
10 10. HOT NEWS : SKANDAL
11 11 : Resplendent Nephila
12 12 : Rahasia Hazelia Lify
13 13 : Flashback
14 14 : Skakmat, Andrian!
15 15 : Spy
16 16 : Mustahil Tapi Ada dan Nyata
17 17 : Blog Pribadi Resplendent Nephila
18 18 : Hubungan Rumit Jel dan Alkaf
19 19 : Haz yang Tidak Peduli Terhadap Berita Kedua
20 20 : Calon Perusak Hubungan Alkaf dan Jel
21 21 : Keraguan Alkaf Dalam Memilih
22 22 : Berbalas Pesan
23 23 : Masalah Datang
24 24 : Whisky Woods Terluka
25 25 : Pertarungan
26 26 : Kencan Alkaf dan Jel yang Terganggu
27 27 : Be Stronger Against The Obstacles
28 28 : James Stetson dan Whitney Carmilla Walker
29 29 : Pengumuman, Bukan Update!
30 30 : Keanehan Peristiwa Itu
31 31 : Mademoiselle!
32 32 : Campur Aduk
33 33 : Haz Kecil
34 34 : Little Girl Met Her Relative
35 35 : His Name is Lazul
36 36 : The Clever Little Devil
37 37 : Ayo Berdrama!
38 38 : Be The Hunter or Be The Hunted
39 39 : Berani Ganggu Aku? Lihat Orang-Orang Itu!
40 40 : TAPI BO'ONK!
41 41 : Hampir Saja!
42 42 : Apakah Hazelia Lify Masih Manusia?
43 43 : Tidak Mengingat, Tapi Merasakan
44 44 : Informan dan Rekan Terbaik
45 45 : Keributan Di Atas Kapal
46 46. Seorang Polisi : Nicholas Qet Farnaz
47 47 : Argh! Aku ... Aku ....
48 48 : Kembalinya Si Spy
49 49 : Let The Hunt Begin!
50 50. Hunt : Whisky Woods Ver. (Bagian 1)
51 51. Hunt : Whisky Woods Ver. (Bagian 2)
52 52. Hunt : Hazelia Lify Ver.
53 53 : Pengumuman dan Hiatus
54 54 : Lebih Rumit Dari Labirin
55 55 : Ide yang Buruk
56 56 : Nyaris
57 57 : Teka-Teki Keinginan Zenneth
58 58 : Awas Saja!
59 59 : Suasana Makan Malam di Kafe
60 60 : Canggung
61 61 : Ada Apa di Sewer?
62 62 : Greget dan Ternyata ....
63 63 : Cyan Vilmasyah
64 64 : Kemarahan Alkaf di Telepon
65 65 : Drama Kecil di Dalam Hubungan Pertemanan
66 66 : Masih Bersedih
67 67 : Perdebatan Kecil yang Cukup Memusingkan
68 68 : Pengumuman
69 69 : Rencana dan Pernyataan Jelkesya
70 70 : Kepergian Saksi Satu-Satunya
71 71 : Asumsi Zenneth dan Mencari Seorang Perawat
72 72 : Satu Masalah Clear!
73 73 : Semakin Rumit dengan Kemungkinan yang Semakin Banyak
74 74 : Pembunuhan Kedua
75 75 : Teka-Teki yang Semakin Jelas
76 76 : Kukira Sudah Selesai ....
77 77 : Kesan Pertama Terhadap Nirvana Kenziro
78 78 : Masalah yang Sama
79 79 : Filsafat
80 80 : Rencana Hari Ini
81 81 : Parkiran Shopping Mall
82 82 : Maaf, Aku Tidak Sengaja
83 83 : Bertemu Iris
84 84 : Lantai 6
85 85 : Akhirnya Mengangkat
86 86 : Pengumuman
87 87 : Whisk dan Perasaan
88 88 : Whisk dan Perasaan (Bagian 2)
89 89 : There's An Impostor!
90 90 : Ego dan Libido yang Tertahan
91 91 : Permainan Kata dan Rasa
92 92 : Straight To The Point, Please!
93 93 : Semakin Memanas
94 94 : Penyesalan Selalu Datang Terlambat
95 95 : Memperebutkan Satu Sosok yang Sama
96 96 : Keadaan Zenneth
97 97 : Bersaing Untuk Mendapatkan Perhatian Hazelia Lify
98 98 : Memberitahu Cyan
99 99 : Wanita Paruh Baya
100 100 : Alter Ego
101 101 : Kegelisahan Cyan
102 102 : Teman Imajinasi Untuk Investigasi
103 103 : Teman Imajinasi Untuk Investigasi (Bagian 2)
104 104 : Teman Imajinasi Untuk Investigasi (Bagian 3)
105 105 : Orang Misterius yang Sepadan dengan Qerza
106 106 : Untitled
107 107 : Mencari Anjing Pelacak
108 108 : Dua Wraith Asal Kuba
109 109 : Dua Wraith Asal Kuba (Bagian 2)
110 110 : Percakapan Haz dan Waikit
111 111 : Percakapan Haz dan Waikit (Bagian 2)
112 112 : Cerita Yudel
113 113 : Cerita Yudel (Bagian 2)
114 114 : Untitled
115 115 : Sudah Kubilang, Aku Bukan Cenayang!
116 116 : Cyan Siuman
117 117 : Ban Mobil
118 118 : Apakah Whisky Woods ...?
119 119 : Fokus, Hazelia Lify!
120 120 : Transaksi
121 121 : Penculikan Cyan dan Zenneth
122 122 : Perasaan Bersalah yang Menghantui
123 123 : You Know How To Make Me Feel Better, Whisky Woods!
124 124 : Pribadi Mana yang Dikorbankan?
125 125 : Pembahasan Dewasa
126 126 : Mencari Tahu
127 127 : Aku Tidak Terlalu Suka Dipuji ....
128 128 : Kembali ke Cafe yang Pernah Dikunjungi
129 129. Akhirnya Aku Bertemu Denganmu : Liulaika Jelkesya Version
130 130 : Berada di Posisi Serba Salah
131 131 : Keluh Kesah Liulaika Jelkesya
132 132 : Kekacauan Menjadi Semakin Parah
133 133 : Perusak Suasana Datang!
134 134 : Gagal
135 135 : Keanehan
136 136 : Gelud! Gelud! Gelud!
137 137 : Ternyata Dia Bukan Orang Sebaik Itu
138 138 : Kepribadian Qerza
139 139 : Meminta Tolong
140 140 : Masalah yang Lebih Besar Datang
141 141 : Rencana Penyamaran
142 142 : Laporan Hasil Analisis
143 143 : Titik Terang yang Membingungkan
144 144 : Bagaimana Jika ...?
145 145 : Sudah Mengantongi Bukti, Kami Buntu
146 146 : Banyak Penjahat di Keluarga Hassan
147 147 : Sifat Haz yang Kekanak-kanakan
148 148 : Menyusun Rencana untuk Memberikan Barang Bukti
149 149 : Romantisme
150 150 : Romantisme (Bagian 2)
151 151 : Romantisme (Bagian 3)
152 152 : Kejadian Lain yang Aneh
153 153 : Menemukan Cyan dan Zenneth, serta Menghadapi Sesuatu yang Menyeramkan
154 154 : Potongan Puzzle yang Tidak Lengkap
155 155 : Kapan Ini Akan Berakhir?
156 156 : Alasan Mengapa Nich Terlihat Aneh?
157 157 : Drama Macam Apa Lagi Ini?
158 158 : Ingin Membuat Keputusan yang Tidak Mengecewakan
159 159 : Aku Harap Aku Mengambil Keputusan yang Benar
160 160 : Krisis Kepercayaan
161 161 : Nicholas Qet Farnaz Dalam Bahaya?!
162 162 : Cinta Itu....
163 163 : Percakapan Tiga Hari yang Lalu
Episodes

Updated 163 Episodes

1
1 : Hari Pertama
2
2 : Cerita Whisky Woods (1)
3
3 : Cerita Whisky Woods (End)
4
4 : Mengajak Dinner
5
5 : Hal yang Tak Terduga
6
6 : Suara Nyanyian Whisky Woods
7
7 : Perasaan Alkaf
8
8 : Apakah Haz...??
9
9 : Whisk Hacker Kelas S?
10
10. HOT NEWS : SKANDAL
11
11 : Resplendent Nephila
12
12 : Rahasia Hazelia Lify
13
13 : Flashback
14
14 : Skakmat, Andrian!
15
15 : Spy
16
16 : Mustahil Tapi Ada dan Nyata
17
17 : Blog Pribadi Resplendent Nephila
18
18 : Hubungan Rumit Jel dan Alkaf
19
19 : Haz yang Tidak Peduli Terhadap Berita Kedua
20
20 : Calon Perusak Hubungan Alkaf dan Jel
21
21 : Keraguan Alkaf Dalam Memilih
22
22 : Berbalas Pesan
23
23 : Masalah Datang
24
24 : Whisky Woods Terluka
25
25 : Pertarungan
26
26 : Kencan Alkaf dan Jel yang Terganggu
27
27 : Be Stronger Against The Obstacles
28
28 : James Stetson dan Whitney Carmilla Walker
29
29 : Pengumuman, Bukan Update!
30
30 : Keanehan Peristiwa Itu
31
31 : Mademoiselle!
32
32 : Campur Aduk
33
33 : Haz Kecil
34
34 : Little Girl Met Her Relative
35
35 : His Name is Lazul
36
36 : The Clever Little Devil
37
37 : Ayo Berdrama!
38
38 : Be The Hunter or Be The Hunted
39
39 : Berani Ganggu Aku? Lihat Orang-Orang Itu!
40
40 : TAPI BO'ONK!
41
41 : Hampir Saja!
42
42 : Apakah Hazelia Lify Masih Manusia?
43
43 : Tidak Mengingat, Tapi Merasakan
44
44 : Informan dan Rekan Terbaik
45
45 : Keributan Di Atas Kapal
46
46. Seorang Polisi : Nicholas Qet Farnaz
47
47 : Argh! Aku ... Aku ....
48
48 : Kembalinya Si Spy
49
49 : Let The Hunt Begin!
50
50. Hunt : Whisky Woods Ver. (Bagian 1)
51
51. Hunt : Whisky Woods Ver. (Bagian 2)
52
52. Hunt : Hazelia Lify Ver.
53
53 : Pengumuman dan Hiatus
54
54 : Lebih Rumit Dari Labirin
55
55 : Ide yang Buruk
56
56 : Nyaris
57
57 : Teka-Teki Keinginan Zenneth
58
58 : Awas Saja!
59
59 : Suasana Makan Malam di Kafe
60
60 : Canggung
61
61 : Ada Apa di Sewer?
62
62 : Greget dan Ternyata ....
63
63 : Cyan Vilmasyah
64
64 : Kemarahan Alkaf di Telepon
65
65 : Drama Kecil di Dalam Hubungan Pertemanan
66
66 : Masih Bersedih
67
67 : Perdebatan Kecil yang Cukup Memusingkan
68
68 : Pengumuman
69
69 : Rencana dan Pernyataan Jelkesya
70
70 : Kepergian Saksi Satu-Satunya
71
71 : Asumsi Zenneth dan Mencari Seorang Perawat
72
72 : Satu Masalah Clear!
73
73 : Semakin Rumit dengan Kemungkinan yang Semakin Banyak
74
74 : Pembunuhan Kedua
75
75 : Teka-Teki yang Semakin Jelas
76
76 : Kukira Sudah Selesai ....
77
77 : Kesan Pertama Terhadap Nirvana Kenziro
78
78 : Masalah yang Sama
79
79 : Filsafat
80
80 : Rencana Hari Ini
81
81 : Parkiran Shopping Mall
82
82 : Maaf, Aku Tidak Sengaja
83
83 : Bertemu Iris
84
84 : Lantai 6
85
85 : Akhirnya Mengangkat
86
86 : Pengumuman
87
87 : Whisk dan Perasaan
88
88 : Whisk dan Perasaan (Bagian 2)
89
89 : There's An Impostor!
90
90 : Ego dan Libido yang Tertahan
91
91 : Permainan Kata dan Rasa
92
92 : Straight To The Point, Please!
93
93 : Semakin Memanas
94
94 : Penyesalan Selalu Datang Terlambat
95
95 : Memperebutkan Satu Sosok yang Sama
96
96 : Keadaan Zenneth
97
97 : Bersaing Untuk Mendapatkan Perhatian Hazelia Lify
98
98 : Memberitahu Cyan
99
99 : Wanita Paruh Baya
100
100 : Alter Ego
101
101 : Kegelisahan Cyan
102
102 : Teman Imajinasi Untuk Investigasi
103
103 : Teman Imajinasi Untuk Investigasi (Bagian 2)
104
104 : Teman Imajinasi Untuk Investigasi (Bagian 3)
105
105 : Orang Misterius yang Sepadan dengan Qerza
106
106 : Untitled
107
107 : Mencari Anjing Pelacak
108
108 : Dua Wraith Asal Kuba
109
109 : Dua Wraith Asal Kuba (Bagian 2)
110
110 : Percakapan Haz dan Waikit
111
111 : Percakapan Haz dan Waikit (Bagian 2)
112
112 : Cerita Yudel
113
113 : Cerita Yudel (Bagian 2)
114
114 : Untitled
115
115 : Sudah Kubilang, Aku Bukan Cenayang!
116
116 : Cyan Siuman
117
117 : Ban Mobil
118
118 : Apakah Whisky Woods ...?
119
119 : Fokus, Hazelia Lify!
120
120 : Transaksi
121
121 : Penculikan Cyan dan Zenneth
122
122 : Perasaan Bersalah yang Menghantui
123
123 : You Know How To Make Me Feel Better, Whisky Woods!
124
124 : Pribadi Mana yang Dikorbankan?
125
125 : Pembahasan Dewasa
126
126 : Mencari Tahu
127
127 : Aku Tidak Terlalu Suka Dipuji ....
128
128 : Kembali ke Cafe yang Pernah Dikunjungi
129
129. Akhirnya Aku Bertemu Denganmu : Liulaika Jelkesya Version
130
130 : Berada di Posisi Serba Salah
131
131 : Keluh Kesah Liulaika Jelkesya
132
132 : Kekacauan Menjadi Semakin Parah
133
133 : Perusak Suasana Datang!
134
134 : Gagal
135
135 : Keanehan
136
136 : Gelud! Gelud! Gelud!
137
137 : Ternyata Dia Bukan Orang Sebaik Itu
138
138 : Kepribadian Qerza
139
139 : Meminta Tolong
140
140 : Masalah yang Lebih Besar Datang
141
141 : Rencana Penyamaran
142
142 : Laporan Hasil Analisis
143
143 : Titik Terang yang Membingungkan
144
144 : Bagaimana Jika ...?
145
145 : Sudah Mengantongi Bukti, Kami Buntu
146
146 : Banyak Penjahat di Keluarga Hassan
147
147 : Sifat Haz yang Kekanak-kanakan
148
148 : Menyusun Rencana untuk Memberikan Barang Bukti
149
149 : Romantisme
150
150 : Romantisme (Bagian 2)
151
151 : Romantisme (Bagian 3)
152
152 : Kejadian Lain yang Aneh
153
153 : Menemukan Cyan dan Zenneth, serta Menghadapi Sesuatu yang Menyeramkan
154
154 : Potongan Puzzle yang Tidak Lengkap
155
155 : Kapan Ini Akan Berakhir?
156
156 : Alasan Mengapa Nich Terlihat Aneh?
157
157 : Drama Macam Apa Lagi Ini?
158
158 : Ingin Membuat Keputusan yang Tidak Mengecewakan
159
159 : Aku Harap Aku Mengambil Keputusan yang Benar
160
160 : Krisis Kepercayaan
161
161 : Nicholas Qet Farnaz Dalam Bahaya?!
162
162 : Cinta Itu....
163
163 : Percakapan Tiga Hari yang Lalu

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!